Anda di halaman 1dari 18

Pengertian

Hepatitis adalah penyakit infeksi akut dengan gejala utama berhubungan erat dengan adanya nekrose hati. Biasanya disebabkan oleh virus yaitu oleh virus hepatitis A, virus hepatitis B, dan virus non A dan non B disamping oleh virus-virus lain. (Kapita salekta kedokteran edisi II).

Hepatitis virus adalah infeksi sistemik oleh virus disertai nekrosis dan inflamasi pada sel-sel hati yang menghasilkan kumpulan perubahan klinis, biokimia serta seluler yang khas (Smeltzer and Bare, 2002)

Hepatitis A Disebabkan oleh virus hepatitis A yang berjenis RNA virus (enterovirus). Penularan melalui rute fecal oral, kadang juga melalui tranfusi darah. Perjalanan penyakit dapat berlangsung lama, dari 4 8 minggu. Dengan gejala yang muncul, berupa infeksi saluran pernafasan atas ringan dengan panas yang tidak terlalu tinggi. Hepatitis B Disebabkan oleh virus hepatitis B yang berjenis DNA double shelled. Penularan utama perkutaneus dengan terkena darah penderita, juga melalui membrane mukosa, dan melalui jarum injeksi, prosedur suction, tranfusi darah. Periode inkubasi berlangsung 28 160 hari. Gejala yang mungkin timbul atralgia dan ruam.

Hepatitis C Disebabkan pleh virus hepatitis C yang mirip dengan HBV, merupakan RNA virus. Penyakit ini ditularkan melalui darah atau produk darah, dan sering terjadi pada homoseksual laki-laki melalui kontak seksual. Masa inkubasi 2 22 minggu. Gejala penyakit hamper sama dengan hepatitis B. Hepatitis D Disebabkan oleh virus hepatitis D (HDV), yang merupakan virus RNA yang membutuhkan bantuan HBV. Penularan utama melalui nonperkutaneus rute. Gejalanya hamper sama dengan hepatitis B kecuali klien cenderung untuk menderita hepatitis fullminant dan berlanjut menjadi hepatitis aktif yang kronis serta serosis hepatic. Hepatitis E Merupakan virus terbaru yang teridentifikasi, dianggap penularan melalui jalur fecal oral. Masa inkubasinya bervariasi diperkirakan antara 15 65 hari. Gejalanya serupa dengan yang terdapat pada tipe hepatitis virus yang lain.

Virus

: hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hepatitis D dan hepatitis E Obat-obatan : acetaminophen, analgesik Toksin : aflatoksin, karbon, tetraklorit, trikloroetilen Infeksi Sekunder : cytomegalo virus, herpes simplek virus, varicelazoster virus

Patofisiologi

PATHWAYSHEPATITIS.doc

TANDA DAN GEJALA

Fase Praikterus (prodromal)

Berlangsung 1 sampai 21 hari, dengan gejala pada gastrointestinal yang nampak yaitu :
Anoreksia Tidak nyaman pada abdomen kuadran kanan

atas Nausea Muntah Konstipasi Diare Malaise Nyeri kepala Peningkatan suhu tubuh kemerahan

Fase Ikterus
Berlangsung 4 6 minggu dengan gejala : Urin warna coklat Feces warna pucat Pruritus Fatique Gejala GIT berlanjut

Fase Post Ikterus

Ikterik akan menghilang dalam waktu 2 4 minggu, gejala yang nampak :


Malaise dan fatique Hepatomegali masih teraba beberapa waktu

Hilangnya ikterus bukan berarti sembuh

tetapi suatu saat bias relaps.

PROSES KEPERAWATAN PADA HEPATITIS

Pengkajian

Riwayat Kesehatan

Riwayat tentang tranfusi darah, hemodialisis, pemberian obat intravena Perilaku kesehatan tentang aktivitas seksual, dan penggunaan sikat gigi serta personal hygiene Riwayat pekerjaan, termasuk profesi yang beresiko tertular penyakit hepatitis, misalnya bekerja di pelayanan kesehatan, pabrik bahan kimia Lingkungan rumah, sanitasi yt

- Keluhan Bergantung dari jenis penyebab, secara umum gejalanya adalah : Malaise Kelemahan Nyeri otot Nyeri kepala Mual muntah Urtikaria ikterus - Pemeriksaan Fisik Ikterus pada kulit dan sclera, terdapat pembesaran hepar pada pemeriksaan palpasi abdomen

Pemeriksaan penunjang
Hasil laboratorium : SGOT melebihi jumlah normal (4,8 1,9 U/L), SGPT meningkat (normal 2,4 17 U/I), bilirubin total lebih dari 2,5 mg/dl, terdapat antivirus hepatitis (tergantung penyebab), peningkatan immunoglobulin M (IgM). USG, CT Scan, MRI diketahui adanya inflamasi pada hepar.

Diagnosa Keperawatan

Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum Kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anoreksia, mual dan muntah Kecemasan berhubungan dengan hospitalisasi Nyeri berhubungan dengan inflamasi hepar Isolasi social berhubungan dengan resiko transmisi infeksi Resiko kerusakan integritas kulit berhubungan dengan pruiritas, ikterus.

Intervensi
Diagnosa Keperawatan : Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum Tujuan / criteria standar : Pasien akan : Klien menyatakan pemahaman situasi dan program pengobatan Klien menunjukkan aktivitas baru sesuai dengan pembatasan aktivitas Klien menunjukkan/ melaporkan peningkatan aktivitas

secara bertahap

Intervensi

tingkatkan tirah baring pasien beritahu keluarga untuk berkunjung secara singkat ubah posisi sering (minimum 2 jam) diskusikan dengan klien aktivitas lain yang dapat ditoleransi dengan kelemahan tingkatkan aktivitas sesuai dengan toleransi, misalnya ROM pasif aktif Bantu personal hygiene klien pada fase akut

Referensi..
www.infopenyait.com .Hepatitis Delta Virus (Medical Intelligence Unit) --> by Hiroshi Handa (Author), Yuki Yamaguchi (Author) . 1 edition (April 25, 2006) Hepatitis C Virus Disease: Immunobiology and Clinical Applications --> by Emilio Jirillo (Editor). 1 edition (November 13, 2007) Kaplan Medical USMLE Step 3 Qbook (Kaplan USMLE Qbook) --> by Kaplan Medical (Author). edition (August 31, 2004) Understanding Medical Surgical Nursing --> by Linda S. Williams (Editor), Paula D. Hopper (Editor). F. A. Davis Company; 2 edition

(January 2003)

Terima Kasih
Wassalamualaikum