Anda di halaman 1dari 30

MODUL 1 Sistem Urogenital

PRODUKSI KENCING MENURUN

KELOMPOK 6
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO 2012

SKENARIO
Seorang wanita, 68 tahun, masuk RS dengan keluhan produksi kencing berkurang. Gejala ini disertai muntah-muntah, merasa sangat lemas dan malaise. Dua minggu sebelumnya penderita merasa sangat lemas dan sakit seluruh tubuh, terutama lengan dan kaki. Penderita minum obat untuk mengurangi rasa sakit tersebut.

KATA SULIT
perasaan tidak nyaman

Malaise
mengeluarkan isi lambung melalui mulut dapat disebabkan karena perangsangan batang otak dan pada saluran

Muntah

Lemas Muntah Malaise


Sebelumnya lemas & sakit seluruh tubuh (lengan & kaki)

Prodiksi kencing

, 68 thn

KATA KUNCI

Minum obat untuk mengurangi rasa sakit

PERTANYAAN
Jelaskan anatomi, faal, histologi yang terkait dengan gejala / skenario?

Patomekanisme oligouria?
Hubungan umur dan jenis kelamin diagnosis dari kasus? Hubungan riwayat 2 minggu lalu dengan keluhan utama? Patomekanisme (muntah, lemas, malise) pada skenario?
Jelaskan bagaimana hubungan riwayat konsumsi oabat analgesic dengan produksi urin menurun?

Penyakit apa saja yang menyebabkan produksi urin menurun? Differensial diagnose?

LANJUTT
Mengapa sakit yang di derita lebih berat pada lengan dan kaki? Jelaskan epidemiologi dari kasus? Gambaran klinik dari diagnosis? Jelaskan langkah-langkah diagnosis? Jelaskan penatalaksanaan? Komplikasi ? Prognosis? Pencegahan?

ANATOMI, FAAL, HISTOLOGI YANG TERKAIT DENGAN GEJALA / SKENARIO?

Fungsi ginjal (ekskresi )


Mempertahankan osmolaritas plasma sekitar 285 mOsmol dengan mengubahubah ekskresi air. Mempertahankan kadar masing-masing elektrolit plasma dalamrentang normal. Mempertahankan pH plasma sekitar 7,4 dengan mengeluarkan kelebihan H+dan membentuk kembali HCO3 Mengekresikan produk akhir nitrogen dari metabolism protein, terutama urea, asam urat dan kreatinin.

Fungsi ginjal (non-ekresi)


Menghasilkan rennin yang penting untuk pengaturan tekanan darah. Menghasilkan eritropoetin sebagai factor penting dalam stimulasi produksi sel darah merah olehsumsum tulang. Metabolism vitamin D menjadi bentuk aktifnya. Degradasi insulin. Pembentuk Menghasilkan prostaglandin.
an Urin

Patomekanisme oligouri

1) Teori kebocoran kembali

Kiri : Laju filtrasi glomerulus normal Kanan : Kebocoran inulin melalui sel-sel tubulus yang telah rusak ke dalam sirkulasi peritubulus

2) Teori vaskuler

Kiri

: Vasokonstriksi arteriol afferent menyebabkan penurunan tekanan filtrasi glomerulus dan diikuti penurunan laju filtrasi glomerulus Kanan : Teori penurunan permeabilitas membran basalis glomerulus. Penurunan Permeabilitas membran glomerulus menyebabkan penurunan LFG walaupun Tekanan filtrasi glomerulus dan aliran ginjal masih dipertahankan dalam batas normal

3) Teori obstruksi tubulus

Obstruksi tubulus (sel debris, sembab interstitial, silinder titik kasar) menyebabkan kenaikan tekanan intratubular diikuti penurunan tekanan filtrasi glomerulus dan Laju filtrasi glomerulus.

next

HUBUNGAN UMUR DAN JENIS KELAMIN DIAGNOSIS DARI KASUS


Lbh sering terkena pada WANITA karena urethra pada wanita lebih pendek dari pria sehingga lebih mudah terkena infeksi pada USIA TUA terjadi penurunan fungsi kerja ginjal & sudah banyak sel-sel yang mati sehingga kerja dari ginjal berkurang
Sorry bro, saya COWO, n msh KECIL :D

HUBUNGAN RIWAYAT 2 MINGGU LALU DENGAN KELUHAN UTAMA

HUBUNGAN RIWAYAT KONSUMSI OBAT ANALGESIC DENGAN PRODUKSI URIN MENURUN


Analgetik (NSAID)

menekan prostaglandin (vasodilatasi)


vasokonstriksi

iskemik

Ggn fungsi ginjal

NAT (nekrosis akut tubular)

GFR

Prod.kencing

PATOMEKANISME (MUNTAH, LEMAS, MALISE) PADA SKENARIO

Oliguria
zat-zat yang seharusnya dibuang jadi di simpan dalam darah

keseimbangan cairas dan elektrolit <<

tubuh kehilangan elektrolit

reflex muntah

Dehidrasi

menumpuk didarah Azotemia

merangsang Kemoreseptor Trigger Zone

Lemas,cepat lelah, & malaise

PENYEBAB YANG MEMPENGARUHI OLIGURIA

PRERENAL

Hipovolemia Vasodilatasi sistemik Penurunan curah jantung/kegagalan pompa jantung Kelainan glomeroulus Reaksi imun Hipertensi maligna Kelainan tubulus Kelainan interstisial Kelainan vaskuler

RENAL

POSTRENAL

Obstruksi intra renal Obstruksi ekstra renal

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OLIGURIA


Umur dan jenis kelamin

Pekerjaan

Riwayat kebiasaan seperti banyak minum

Riwayat trauma Riwayat penyakit dahulu seperti gagal jantung kongestif Riwayat minum obat jangka panjang serta riwayat alergi

DIFRENSIAL DIAGNOSE
DD Wanita 68 tahun Oligouri Muntah lemas Riwayat minum obat analgesik + Malaise

GGA GGK

+++ +++

+++ ++

+++ +++

+++ +/-

+++ +++

MENGAPA SAKIT YANG DI DERITA LEBIH BERAT PADA LENGAN DAN KAKI
Gejala klinis utama AR adalah poliartritis yang mengakibatkan terjadinya kerusakan pada rawan sendi dan tulang disekitarnya. Kerusakan ini terutama mengenai sendi perifer pada tangan dan kaki yang umumnya bersifat simetris

EPIDEMIOLOGI
Di Amerika Serikat, data tahun 1995-1999 menyatakan insiden penyakit ginjal kronik diperkirakan 100 kasus perjuta penduduk pertahun dan angka ini meningkat sekitar 8% setiap tahunnya. Malaysia dengan populasi 18 juta, diperkirakan terdapat 1800 kasus baru gagal ginjal pertahunnya. Di negara-negara berkembang lainnya, insiden ini diperkirakan sekitar 40-60 kasus perjuta penduduk pertahun

Mual,muntah
Berkurangnya rasa, terutama di tangan atau kaki

Kejang Perubahan mental atau suasana hati

lemas

Nokturia

Berkurangnya produksi air kemih

Pembengkakan tungkai, kaki atau pergelangan kaki

GAMBARAN KLINIS
tergantung kepada beratnya kegagalan ginjal

LANGKAH-LANGKAH DIAGNOSIS

Pemeriksaan laboratorium

Pemeriksaan penunjang diagnosis

pemeriksaan fisik Anamnesis


1.retensi atau akumulasi toksin azotemia 2.etiologi GGA 3.perjalanan penyakit 4.Gambaran klinik
1.Pemeriksaan faal ginjal (LFG) 2.Etiologi gagal ginjal akut (GGA) 3.Pemeriksaan laboratorium untuk perjalanan penyakit foto polos perut, ultrasonografi (USG), nefrotomogram, pielografi retrograde, pielografi antegrade dan Micturating Cysto Urography (MCU). radionuklida (renogram)

PENATALAKSANAAN
Pengobatan Penyakit Dasar
Penghentian pemakaian obat pencetus

Pengelolaan Terhadap GGA

Pengaturan Diet

Antidotum pd nefrotoksik Pengaturan kebutuhan cairan dan keseimbangan elektrolit (air(H2O),Natrium (Na) ,Dialisis ,Operasi

Dialisis zat2 yg hrs didialisis

Rehidrasi

Dan lain-lain

KOMPILIKASI
anemia osteodistrofi ginjal hiperfosfatemia udema Hiperkalemia

PROGNOSIS
Baik, jika dicegah pada stadium dini sebelum sampai pada gagal ginjal kronik.

PENCEGAHAN
PRIMER

gaya hidup sehat


meminum air dalam jumlah yang cukup
Rehidrasi cairan elektrolit yang adekuat ,pd penderita gastroenteritis akut,diabetes melitus Transfusi darah,pd traumatrauma kecelakaan atau luka bakar Pengelolaan optimal, pd syok kardiogenik maupun septik.

SEKUN DER mengidentifikasi pasien yang berisiko GGA


Mengatasi penyakit yang menjadi penyebab timbulnya penyakit GGA.

TERSIER

mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat

Hindari pemakaian obatobat/zat nefrotoksik

Cegah hipotensi dalam jangka panjang Hindari hipoperfusi ginjal

ADA PERTANYAAN?