Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PERASAT ASUHAN KEBIDANAN PADA PASIEN Ny.

K DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN PERSONAL HIGIENE( VULVA HIGIENE ) DI RUANG BOUGENVILLE 1 RSUD KUDUS
Laporan praktik diajukan untuk melengkapi tugas seminar praktik KDPK di RSUD KUDUS

OLEH : Anida Amelia Rohmawati (11.004) Dewi Citra (11.020)

AKADEMI KEBIDANAN PEMERINTAH KABUPATEN KUDUS 2011/2012

PERSONAL HIGIENE
1. PENGERTIAN Personal higiene atau kebersihan diri merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis (musrifatul,2007)

Macam-macam personal higiene


1. Memelihara kebersihan menggosok gigi dan mulut pasien a. Menggosok gigi pasien Tindakan yang tidak mampu mempertahankan kebersihan gigi dengan dengan membersihkan serta menyikat gigi secara teratur. b. Membersihkan gigi dan mulut pasien tidak sadar Tindakan yang tidak mampu mempertahankan kebersihan mulut dan gigi dengan dengan membersihkan serta menyikat gigi dan mulut secara teratur.

2. Memandikan pasien Memandikan pasien ditempat tidur dilakukan pada pasien yang tidak mampu mandi secara mandiri. 3. Memelihara kebersihan rambut
Mencuci rambut pasien

tindakan pada pasien yang tidak mampu memenuhi kebutuhan perawatan diri dengan mencuci dan menyisir rambut. 4. Memelihara perawatan pada kuku dan kaki tindakan pada pasien yang tidak mampu merawat kuku sendiri.

5. Vulva higiene Membersihkan alat kelamin perempuan atau sering disebut vulva higiene merupakan tindakan pada pasien yang tidak mampu membersihkan vulvanya sendiri. Tujuan Untuk mencegah terjadinya infeksi pda vulva. Menjaga kebersihan vulva. Memberikan rasa nyaman pada pasien

PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN


Kapas sublimat atau disinfektan Pinset Bengkok Pispot Tempat membersihkan (cebok) yang berisi disinfektan Disinfektan sesuai dengan kebutuhan Sarung tangan

PROSEDUR KERJA
1. 2. 3. 4. 5. 6. Dekatkan alat dan bahan ke pasien Jelaskan prosedur yang akan dilakukan Tutup kordent atau jendela Cuci tangan Atur posisi pasien dengan dorsal recumbent Pasang pengalas dan pispot, kemudian letakkan dibawah glutea pasien.

8. Lakukan tindakan perawatan kebersihan vulva dengan tangan


kiri membuka vulva memakai kapas sublimat dan tangan kanan
sublimat dan tangan kanan menyiram vulva dengan disinfektan. 9. Kemudian ambil kapas sublimat dengan pinset, lalu

bersihkan vulva dari atas ke bawah, kapas yang telah kotor dibuang di bengkok. Hal ini dilakukan hingga bersih 9. Setelah selesai, ambil pispot dan atur posisi pasien

10. Cuci tangan dan rapikan alat.


11. Catat respon pasien

HAL-HAL YANG DIPERHATIKAN:


Pada saat melakukan tindakan vulva hygine

yaitu menjaga privasi pasien.


Prinsip perawatan genital adalah bersih,

meskipun menggunakan sarung tangan.


Fungsi sarung tangan lebih kearah proteksi

perawat.