Anda di halaman 1dari 24

PENGANTAR

Tujuan dari program Indonesia Sehat Tahun 2010 adalah untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Salah satu upaya yang perlu dilakukan yaitu pemenuhan kebutuhan air minum yang sehat. Seiring dengan kemajuan teknologi dan semakin sibuknya aktivitas manusia, maka masyarakat cenderung memilih cara yang lebih praktis dengan biaya yang relatif lebih murah dalam memenuhi kebutuhan air minum. Dalam hal ini, kami membahas sebuah judul Teknologi Penyediaan air minum untuk keluarga yang diharapkan dapat memberikan suatu pengetahuan yang berguna bagi semua pihak. Adapun yang akan kami bahas ialah tentang definisi teknologi air minum, kebutuhan air minum, persyaratan air minum, sumber-sumber air, manfaat dan tujuan air minum, teknologi pengeolaan air minum, dan cara pengelolaan air minum.

Definisi teknologi penyediaan air minum

Kebutuhan Air Minum


Sumber-sumber Air

Persyaratan Air Minum

Manfaat dan Tujuan Air minum


7

Teknologi Pengolahan air minum

Cara pengelolaan air minum

Definisi Teknologi Penyediaan Air Minum

Tahukah Anda???
Definisi Teknologi penyediaan Air minum ialah metode ilmiah yang digunakan untuk memproses perubahan sifat fisik, kimia, dan biologi air baku agar memenuhi syarat untuk digunakam sebagai air minum.

Kebutuhan Air Minum


Jumlah air di muka bumi cenderung konstan, kurang lebih 97% merupakan air laut. Tubuh manusia terdiri dari 50-70% air (otak 90%, paru-paru 85%, jantung 75%, hati 86%, ginjal 83%, otot 75%, darah 90%) Kebutuhan air peroragan : 150 liter/orang/hari diperkotaan 100 liter/orang/hari dipedesaan

Persyaratan Air Minum

a. Air Raksa ( Hg ) b. Arsen ( As ) c. Barium ( Ba ) d. Besi ( Fe ) e. Flourida ( F )

f. Cadmium ( Cd ) h. Chlorida ( Cl ) j. Mangan ( Mn ) Dan lain-lain..

2. Parameter yang tidak berhubungan langsung dengan kesehatan. Parameter fisik dan kimia. Contoh : Suhu,warna, Rasa, Fe, pH Suhu Suhu sebaiknya sejuk atau tidak panas terutama agar tidak terjadi pelarutan zat kimia yang ada pada saluran/pipa. Warna Air minum sebaikany tidak berwarna untuk alasan estetis dan untuk mencegah keracunan dari berbagai zat kimia maupun mukroorganisme yang berwarna.

Lanjutan....
Rasa Air minum biasanya tidak memberi memberi rasa / tawar. Derajat Keasaman ( pH ) Air minum sebaiknya netral, tidak asam/basa. pH yang lebih kecil dari 6,5 menimbulkan rasa tidak enak.

Teknologi Pengolahan Air Minum

*Skema pengolahan air minum metode ozonisasi

Keterangan Skema Pengolahan Air Minum Metode Ozonisasi

Tahapan pengolahan air minum terdiri dari :


a. Netralisasi : Mengatur keasaman air agar menjadi netral (pH 7-8) b. Aerasi : Untuk menghilangkan gas-gas beracun yang tak diinginkan. misalnya, gas H2S, CH4, CO2 dan gasgas racun lainnya. c. Koagulasi : Proses penambahan bahan kimia kedalam air yg berupa padatan tersuspensi dapat menggumpal dan cepat mengendap

Sambungan...
d. Pengendapan : Setelah proses koagulasi, air didiamkan sampai gumpalan kotoran mengendap (kira-kira 45-60 menit) setelah kotoran mengendap, endapan dalam tangki dibersihkan. e. Penyaringan : Proses ini dilakukan dengan mengalirkan air yang kotorannya telah diendapkan ke bak penyaring yang berisikan saringan pasir. f. Ozonisasi : Air hasil penyaringam yang cukup jernih diozonisasi untuk menghilangkan bakteri patogen dan senyawa-senyawa organik sehingga air hasil pengolahan dapat langsung di konsumsi.

Depot Air Minum Isi Ulang


Depot Air Minum isi ulang Sistem UV ultra violet dan Ozone + Bio Magnetized/FIR sistem ini adalah teknologi yang umum digunakan oleh isi ulang pada umumnya. penggunaan teknologi hanya 0.45 mikron. proses penyaringan standar sebagai berikut : Air baku ---> 3 tahap filter media ---> filter catridge 5,3,1 mikron--->filter catridge pleated 0.45 mikron ---> Ozone Processor ---> Bio Magnetized ---> ultra violet ---> distribusi pengisian

Contoh gambar...

Teknologi Unilever Pureit

Cara pengelolaan air minum

Lanjutan...
Pengelolaan air dengan menambahkan zat kimia berupa : (a)zat kimia yang berfungsi sbg kongulan. (b)zat kimia yang berfungsi untuk membunuh bibit penyakit yg ada didalam air. Lalu air dimasak untuk air minum bagi keluarga. Pengelolaan air dengan cara dipanaskan Bertujuan untuk membunuh bibit penyakit yg ada didalam air, tetapi cara ini membutuhkan biaya dan waktu yg tidak sedikit dan hanya untuk konsumsi batas kecil (rumah tangga). Kemudian air dimasak sebagai air minum bagi keluarga.

KESIMPULAN
Mengetahui proses pengolahan air minum. Mengetahui manfaat dan tujuan air minum yang kita konsumsi Dapat membedakan mana air minum yang layak dikonsumsi dan yang tidak layak dikonsumsi Mengetahui persyaratan air minum yang sehat

SARAN
o Keluarga harus tetap memperhatikan kualitas air minum yang akan di konsumsi. o Air minum yang dikonsumsi sebaiknya memenuhi persyaratan air minum. o Sebaiknya setiap individu mencukupi o kebutuhan akan air minum yaitu o 2-5liter/hari.

Daftar Pustaka
Mubarak, Iqbal Wahid dan Nurul Chayatin. 2008. Ilmu Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Gresik: Salemba Medika. Mulia, Ricki M. 2005. Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Graha Ilmu. Rice, Rip G. 2000. Safe Drinking Water: the impact of chemicals on a limited resources. United States of America. Internet : http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi http://id.wikipedia.org/wiki/Air_minum http://www.berbagaihal.com/2011/05/manfaat-minum-airputih.html