Anda di halaman 1dari 16

SOSIALISASI PENYUSUNAN APBS MEKANISME DAN ALUR PENGISIAN RENCANA KERJA ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)

Format yang digunakan untuk penyusunan APBS harus sesuai dengan yang sudah ditentukan Program dan Kegiatan yang ditentukan harus mendukung Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran sekolah yang sudah ditetapkan

Seluruh bentuk Pendapatan dan Belanja / pengeluaran harus dianggarkan dalam kegiatan pada format RKAS
Besaran satuan harga tidak boleh melebihi standard indek biaya yang telah ditetapkan Bupati Pemberian honor honor yang tidak merefleksikan kegiatan langsung tidak diperkenankan ( honor Kepala Sekolah, honor Wakil Kepala, honor Wali Kelas, honor Komite Sekolah ) Kegiatan di luar jam sekolah yang ditetapkan yang bisa dianggarkan adalah kegiatan yang dilaksanakan setelah jam 14.00

Sekolah ( SD dan SMP ) Negeri selain sekolah SBI / RSBI tidak diperkenankan menarik dana dari siswa.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Nasional No. 186/MNP/KU/2008 tanggal 2 Desember 2008, menegaskan bahwa dengan kenaikan kesejahteraan guru PNS dan kenaikan anggaran BOS sejak Januari 2009, semua SD dan SMP Negeri harus membebaskan siswa dari biaya operasional sekolah kecuali pada sekolah kategori Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 37 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2011 pada Tujuan Khusus Program BOS disebutkan bahwa : Membebaskan pungutan bagi seluruh siswa SD negeri dan SMP negeri terhadap biaya operasi sekolah, kecuali pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI). Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di sekolah negeri maupun swasta. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta.

Tarikan dana / iuran siswa / komite hanya diperkenankan guna mencukupi kekurangan kebutuhan operasional seperti yang diamanatkan pada Permendiknas Nomor 69 tahun 2009 tentang Standar Biaya Operasi Non personalia Tahun 2009 Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) Kelebihan iuran siswa / komite sekolah dari amanat Permendiknas tersebut digunakan untuk biaya investasi ataupun pengembangan institusi sekolah.

Investasi yang akan dilaksanakan oleh sekolah agar diprioritaskan untuk kepentingan siswa sebagai contoh buku buku teks mata pelajaran, buku sumber dan buku buku bacaan di perpustakaan, alat pembelajaran siswa di laboratorium, perabot dan meubelair siswa, peralatan dan perlengkapan pembelajaran siswa maupun lainnya.
Kelebihan iuran siswa / komite sekolah dari amanat Permendiknas tersebut digunakan untuk biaya investasi ataupun pengembangan institusi sekolah.

Sambil menunggu petunjuk teknis lebih lanjut tentang tata cara dan mekanisme pengaturan dana komite sekolah, dan peraturan iuran sekolah dari pemerintah pusat, diminta dalam penyusunan APBS, sekolah mentaati hal-hal yang perlu diperhatikan di atas.

PERENCANAAN

APBS

PROGRAM X

KEGIATAN A

BEL. PEGAWAI

Honor Tim / Panitia


Honor Pengawas Uji
Honor Pembuatan soal

BEL. BARANG DAN JASA

Bel. ATK Bel. Foto Copy


Bel. Konsumsi rapat 2

BEL. MODAL

Pengadaan Papan Data


Bel. Foto Copy Bel. Konsumsi

KEGIATAN B

BEL. BARANG DAN JASA

Bel. Perj Dinas DD

PROGRAM Y

KEGIATAN C

BEL. MODAL

Pengadaan PC

BELANJA KELOMPOK JENIS OBYEK


Honor, Uang Sidang, Uang lelah, Uang Saku

RINCIAN OBYEK
Honor Tim, Honor Pengawas ujian, Penyusun soal dll HVS, Pensil, Bolpoin, Cetah surat,, Sewa mobil, tempat, perj DL,DD dll

PEGAWAI

BELANJA LANGSUNG

BARANG / JASA

ATK/ Habis Pakai, Pe


nggandaan/Cetak, Sewa, Konsumsi, Perj Dinas

MODAL

Meja, Kursi, Komputer (Aseet masa manfaatnya lebih 12 th

Meja Siswa, Meja Guru, Kursi Siswa, Kursi Guru dll

BELANJA TIDAK LANGSUNG

PEGAWAI

Gaji Guru, Gaji Pegawai, Gaji Penjaga

Guru Gol IV, III, II dll

SEKOLAH
SEKRETARIAT /TATAUSAHA

PRGRAM SEKOLAH

KESISWAAN
Keg. PSB. Keg. MOS. KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Keg. Ujian Sekolah.
Keg. Peningkatan Pemb.

NON PROGRAM SEKOLAH / Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

SARANA PRASARANA

Kegiatan Persuratan
Keg. Penyediaan Makanan dan Minuman

Keg.Pegadaan Kursi Sw Keg. Perbaikan Meja. DAN LAIN LAIN SEPERTI DI APLIKASI Keg. .. Keg. .

Keg. Penyediaan ATK


Keg. Rapat Koordinasi Dalam dan Luar Daerah

Mekanisme dan Alur Pengisian Format Struktur APBS


RKAS 1.1.1
(Rincian Pendapatan LS)

RKAS RKAS 1 1 (Pendapata (Pendapatan) n)

RKAS 2.1.1
(Rincian Belanja LS)

RKAS 2.1
(Belanja T.L)

RKAS 2.2.1
(Rincian Belanja LS)

RKAS 2.2.
(Rekap Belanja LS)

RKAS
(Ringkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah)

RKAS 3.1
(Penerimaan Pembiayaan)

RKAS 3.2
(Pengeluaran Pembiayaan)

RINGKASAN ANGGARAN PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN SEKOLAH

(RKAS) Formulir RKAS merupakan ringkasan anggaran sekolah yang sumber datanya berasal dari peringkasan

RKAS 1

RKAS 2.1

RKAS 2.2

RKAS 3.1 / 3.2

Pendapatan Menurut Kelompok dan Jenis

Bel. Tidak Langsung Menurut Kelompok dan Jenis

Bel. Langsung Menurut Kelompok dan Jenis

Penerimaan dan Pengeluaran Pembiayaan

RENCANA KERJA ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)

KODE FORMAT
RKAS RKAS 1 RKAS 2.1 RKAS 2.2.1 RKAS 2.2 RKAS 3.1 RKAS 3.2

NAMA FORMAT / FORMULIR


Ringkasan Anggaran Pendapatan , Belanja dan Pembiayaan Sekolah Rincian Anggaran Pendapatan Sekolah Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Sekolah Rincian Anggaran Belanja Langsung Menurut Program dan Per Kegiatan Sekolah Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung Menurut Program dan Kegiatan Sekolah Rincian Penerimaan Pembiayaan Sekolah Rincian Pengeluaran Pembiayaan Sekolah

RINGKASAN ANGGARAN PENDAPATAN

RKAS 1

Formulir RKAS 1 digunakan untuk menyusun rencana pendapatan sekolah dalam tahun anggaran yang direncanakan. Nomor kode rekening dan uraian nama kelompok, jenis, obyek dan rincian obyek pendapatan yang dicantumkan dalam formulir RKAS disesuaikan dengan pendapatan tertentu yang akan diterima dari pelaksanaan Tupoksi sekolah

Pengisian rincian penghitungan tidak diperkenankan mencantumkan satuan ukuran yang tidak terukur.

RINGKASAN ANGGARAN ANGGARAN BELANJA TIDAK LANGSUNG

RKAS 2.1

Formulir RKAS 2.1 merupakan formulir untuk menyusun rencana kebutuhan belanja tidak langsung sekolah dalam tahun anggaran yang direncanakan.
Pengisian rincian penghitungan tidak diperkenankan mencantumkan satuan ukuran yang tidak terukur.

RINCIAN BELANJA LANGSUNG MENURUT PROGRAM DAN KEGIATAN

RKAS 2.2.1

Formulir RKAS 2.2.1 digunakan untuk merencanakan belanja langsung dari setiap kegiatan dan diprogramkan
Apabila dalam 1 Program terdapat lebih dari 1 kegiatan, maka setiap kegiatan dituangkan dalam formulir sendiri sendiri (RKAS 2.2.1, RKAS 2.2.2, RKAS 2.2.3, . dst

REKAPITULASI BELANJA LANGSUNG MENURUT PROGRAM DAN KEGIATAN

RKAS 2.2

Formulir RKAS 2.2 merupakan formulir rekapitulasi dari seluruh program dan kegiatan sekolah yang dikutip dari setiap formulir ( RKAS 2.2.1, RKAS 2.2.2, RKAS 2.2.3, ..dst )
Kolom 9 ( Jml l th n + 1 ) diisi dengan jumlah menurut program dan kegiatan yang akan dilaksanakan 1 tahun berikutnya. Kolom ini diisi apabila program dan kegiatan direncanakan akan selesai lebih dari satu tahun.

Rincian Penerimaan dan Pengeluaran Pembiayaan

RKAS 3.1 & 3.2

Formulir ini tidak diisi oleh satuan kerja perangkat daerah lainnya termasuk sekolah, pengerjaannya dilakukan oleh satuan kerja pengelola keuangan daerah.

Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai: 1. Kesiswaan; 2. Kurikulum dan kegiatan pembelajaran; 3. Pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya; 4. Sarana dan Prasarana; 5. Keuangan dan Pembiayaan; 6. Budaya dan Lingkungan Sekolah; 7. Peranserta Masyarakat dan Kemitraan; 8. Rencana-rencana kerja lain yang mengarah kepada peningkatan dan pengembangan mutu.