Anda di halaman 1dari 32

Whiplash Injury

Kepaniteraan Klinik Forensik dan Medikolegal Boby Hartanto Jessieca Liusen Putri Ingen Setiasih

Pendahuluan

Vertebrospinal struktur kompleks cukup mobile. Vertebrospinal sering mengalami cedera akibat trauma mayor seperti kecelakaan lalu lintas di jalan, jatuh dari ketinggian, dan cedera berat dengan diskontinuitas mudah diidentifikasi.

Pendahuluan

Whiplash injury terjadi akibat akselerasi dan deselerasi kepala dan leher menyebabkan trauma vertebrae bagian servikalis, batang otak, dan cerebrum. Kecelakaan lalu lintas dengan mobil di Jepang 50%-nya trauma pada leher.

National Highway Traffic Safety Administration di USA 84% dari semua trauma leher jaringan lunak.

Pendahuluan

Whiplash sembuh sempurna atau dengan komplikasi Tatalaksana dimulai dari mencegah komplikasi TKP

Batasan Masalah

Whiplash injury pada antemortem dan postmortem.

Tujuan penulisan

1. Memahami tentang whiplash injury pada korban hidup dan korban mati 2. Meningkatkan kemampuan penulis di bidang kedokteran khususnya di bidang forensik dan medikolegal

3. Memenuhi salah satu syarat kelulusan kepaniteraan klinik senior di bagian ilmu forensik dan medikolegal.

Manfaat penulisan

1. Bagi masyarakat : memberi informasi mengenai whiplash injury 2. Bagi ilmu forensik Fakultas Kedokteran Universitas Riau : membuka wacana agar diadakan riset tentang whiplash injury 3. Bagi mahasiswa: menambah pengetahuan di bidang traumatologi forensik.

Tinjauan Pustaka

Definisi

Whiplash injury adalah terjadi akibat akselerasi dan deselerasi pada kepala dan leher menyebabkan trauma vertebrae bagian servikalis, batang otak, dan cerebrum.

Etiologi

Kecelakaan mobil orang yang sedang mengendarai mobil tidak bergerak dan ditabrak dari belakang tanpa disadari. Kepala dan leher terdorong -> hiperekstensi kepala dan leher menjadi hiperfleksi kerusakan jaringan lunak di vertebrae servikalis (ligamen, kapsul, otot)

Mekanisme Terjadinya Whiplash Injury

Segmen servikalis bawah terutama C5 dan C6 trauma huruf S segmen servikalis menjadi fleksi

Kurvatura vertebrae servikalis selama terjadi whiplash trauma

crushed

Tempat predileksi lesi


Ligamen longitudinal anterior dan tekanan pada C5 inferior sampai C6 superior Inflamasi pada jaringan sinovia antara sendi zygapophysis Diskus intervertebral dan ligamen servikalis superior Kerusakan saraf Trauma otot

Diagnosis

Nyeri kepala Pusing Spasme otot Pandangan kabur/diplopia Tinitus Nausea Neuropati Akral dingin Kelemahan dan parestesi pada anggota gerak atas

Quebec Task Force (QTF)


Grade 0: tidak sakit leher, kekakuan, atau tanda-tanda fisik terlihat Grade 1: nyeri leher, kekakuan tetapi tidak ada kerusakan fisik yang ditemukan Grade 2: leher nyeri dan dokter yang memeriksa menemukan penurunan jangkauan gerak dan menemukan titik neri di leher.

Quebec Task Force (QTF)


Grade 3: leher keluhan plus tandatanda saraf seperti penurunan refleks tendon yang dalam, kelemahan dan defisit sensorik. Grade 4: leher nyeri dan fraktur atau dislokasi, atau cedera pada sumsum tulang belakang.

Tatalaksana
Kompres es pada 72 jam pertama istirahat 15-20 menit Setelah 72 jam diberikan kompres panas selama 20-30 menit. Gel analgesik

Tatalaksana
Relaksasi otot dengan beristirahat dan imobilisasi pada area yang terkena trauma Servikalis collar selama beraktivitas 24 jam untuk relaksasi otot leher lepas jika gejala dan ROM (range of motion) kembali normal

Pencegahan

Sabuk pengaman
Sabuk pengaman mengurangi risiko kematian/cedera berat.

Sesuaikan tinggi tatakan kepala pada jok


Bagian tengah dari tatakan kepala, harus setinggi ujung atas telinga.

Pilihlah kendaraan yang memiliki kantung udara (airbag).

Pemeriksaan Luar
Inspeksi daerah leher Perhatikan ROM sendi leher

Pemeriksaan Forensik Patologi


Fraktur vertebrae? Lesi pada ligament? Lesi jaringan Lunak?

CT

Scan atau MRI

Curiga trauma spinal??


Medula spinalis diangkat melalui dorsal Diseksi spinal seharusnya dilalukan sebelum mengangkat otak. Otak diangkat setelah pemeriksaan medula spinalis.

Lokasi perdarahan di jaringan lunak perivertebrae lokasi perkiraan trauma ligamen atau vertebrae.

Taylor Et al 96% trauma pada diskus intervertebralis. Jonnson Et al trauma kolumna servikalis.
245 kasus trauma tidak terdeteksi pada antemortem radiografi. 4 kasus terdeteksi dengan radiografi. 5 kasus instabilitas servikalis terdeteksi pada radiografi fleksi dan ekdtensi. MRI gagal mendeteksi lesi jaringan lunak bagian posterior

Kesimpulan

Whiplash injury akibat akselerasi dan deselerasi kepala dan leher menyebabkan trauma pada vertebrae bagian servikalis, batang otak, dan cerebrum. Kecelakaan lalu lintas dengan mobil di Jepang 50%-nya trauma pada leher.

National Highway Traffic Safety Administration di USA 84% dari semua trauma leher jaringan lunak.

Kesimpulan

Whiplash injury kepala dan leher terdorong hiperekstensi kepala dan leher hiperfleksi kerusakan pada jaringan lunak di vertebrae servikalis (ligamen, kapsul, otot)

Kesimpulan

Investigasi post mortem pada whiplash injury kelainan pada facet joint, arteri vertebralis, diskus intervertebralis, kontusio radiks ganglion dorsalis, robeknya ligamentum longitudinal anterior maupun posterior.

Terima kasih