Anda di halaman 1dari 2

NAMA : LILI AFINI NIM : P17431110065

KELAS : REG.B/ IV

PROBABILITAS (LABA)

Laba adalah sisa pendapatan penjualan setelah dikurangi biaya eksplisit dalam menjalankan bisnis. Laba merupakan unsur kunci dalam sistem pasar bebas sehingga sistem tersebut akan gagal beroprasi tanpa laba dan motif laba. Bahkan sekalipun dalam perekonomian terencana,di mana kepemilikan negara lebih umum daripada usaha swasta,motif laba semakin dipergunakan untuk mendorong penggunaan sumber daya yang efisien. Tingkat pengembalian atas modal yang normal adalah tingkat pengembalian minimum yang diperlukan untuk menarik dan mempertahankan investasi untuk satu penggunaan tertentu.Bagi seorang ekonom, laba merupakan laba bisnis dikurangi biaya modal yang implisit dan masukan-masukan lain yang disediakan pemilik dan dipergunakan perusahaan. Dalam ekuilibrium, laba ekonomi akan nol jika semua perusahaan beroprasi dalam persaingan sempurna. Pasar sering kali tidak berada dalam ekuilibrium karena adanya perubahan yang tidak diantisipasi dalam permintaan produk atau kondisi biaya. Kejutan terjadi dalam perekonomian, yang menghasilkan kondisi disekuilibrium yang mengarah pada laba ekonomi yang positif atau negatif bagi beberapa perusahaan. Misalnya, timbulnya generasi baru dari perangkat lunak komputer yang mudah dipergunakan dapat mengarah pada peningkatan yang jelas dalam permintaan akan computer micro,yang menyebabkan laba para pabrik computer micro akan meningkat di atas normal untuk jangka waktu tertentu. Teory kompensasi dari laba ekonomi menyatakan bahwa tingkat pengembalian yang diatas normal semata-mata merupakan imbalan bagi perusahaan yang sangat berhasil dalam memenuhi kebutuhan pelanggan,mempertahankan operasi yang efisien,dan sebagainya. Misalnya,jika perusahaan yang beroperasi di tingkat efisiensi industri yang normal memperoleh tingkat pengembalian yang normal pula, maka wajarlah bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di tingkat efisiensi yang diatas rata-rata untuk untuk memperoleh tingkat

pengembalian yang diatas rata-rata. Demikian pula,perusahaan-perusahaan yang tidak efisien dapat diperkirakan akan memperoleh tingkat pengembalian yang tidak memuaskan (di bawah normal). Laba ekonomi memainkan peran penting dalam perekonomian berbasiskan pasar. Laba diatas normal berfungsi sebagai sinyal yang bernilai bahwa keluaran perusahaan atau industry harus ditingkatkan. Pada kenyataanya,ekspansi perusahaan-perusahaan yang sudah mapan atau masuknya pesaing-pesaing baru sering kali terjadi dengan cepat selama periode laba yang tinggi. Sama seperti laba yan diatas normal memberikan sinyal untuk ekspansi dan masuk, laba dibawah normal memberikan sinyal untuk kontraksi dan ke luar. Laba ekonomi adalah salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi alokasi sumber daya ekonomi yang langka. Laba di atas normal juga merupakan imbalan penting bagi inovasi dan efisiensi,sama seperti laba di bawah normal yang dapat berfungsi sebagai penalty bagi stagnasi dan inefisiensi. Jadi, laba memainkan peran kritis baik dalam memberikan insentif bagi inovasi dan efisiensi produksi maupun dalam mengalokasikan sumber daya yang langka.