P. 1
Permen No.32-2009

Permen No.32-2009

|Views: 6|Likes:
Dipublikasikan oleh Dhan Ind
Permen 32 tahun 2009
Permen 32 tahun 2009

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Dhan Ind on Feb 22, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2014

pdf

text

original

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN PERTAMA ATAS PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI

NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI, Menimbang : bahwa sebagai pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2004 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri ke dalam Institut Ilmu Pemerintahan, perlu dilakukan penyesuaian Organisasi dan Tata Kerja Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Pemerintahan Dalam Negeri, dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri. 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844; 3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 115, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3859); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

Mengingat

:

diubah sebagai berikut : 1. b. Pembantu Rektor. e. Program Pascasarjana. 9. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2008. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Senat Institut. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496). MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PERUBAHAN PERTAMA ATAS PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI. d. Tugas. Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2008. g. 7. Dewan Penyantun. dengan membentuk Lembaga Bimbingan dan Konseling . Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2004 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri Ke Dalam Institut Ilmu Pemerintahan. Fakultas: 1) Fakultas Politik Pemerintahan. 2005 Nomor 41. perubahan IPDN Kampus di Daerah sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 4 1) Organisasi IPDN terdiri dari: a. Ketentuan Pasal 4 ayat (1) diubah. f. Pasal I Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Rektor dan Wakil Rektor. Fungsi. dan 2) Fakultas Manajemen Pemerintahan. 8.2 6. c. Lembaga: . Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2005 tentang Kedudukan.

Biro-Biro: 1) Biro Administrasi Akademik. 3) Subbagian Administrasi Umum mempunyai tugas melakukan administrasi umum pada fakultas. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). penyusunan program akademika dan evaluasi. IPDN Kampus di Daerah. 2) Pengasuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pengasuhan serta administrasi umum fakultas. Pasal 25 1) Subbagian Program dan Evaluasi mempunyai tugas menyiapkan bahan penyusunan program dan evaluasi akademik. Pasal 46 dan Pasal 47 diubah. pelaksanaan administrasi umum Pasal 24 Bagian Tata Usaha terdiri atas: Subbagian Program dan Evaluasi. Pasal 24. pelaksanaan pengasuhan. Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: a. masingmasing dapat dibantu oleh 5 (lima) anggota satuan. Pasal 44. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 23 1) 2) Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan program dan evaluasi . dan ditambah Pasal 25 A. Pasal 45. dan 3) Biro Administrasi Keprajaan dan Kemahasiswaan. Subbagian Pengasuhan. Pasal 25A 1) Dalam melaksanakan tugasnya. b. Ketentuan Pasal 41. Ketentuan Pasal 23. i. Perencanaan dan kerja sama. c. 3. Subbagian Pengasuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (2) dibantu oleh 18 (delapan belas) Pengasuh sebagai Kepala Satuan. ditetapkan pada masing-masing Fakultas sesuai dengan rasio jumlah praja. Pasal 43. 2) Biro Administrasi Umum dan Keuangan. 2) Subbagian Pengasuhan mempunyai tugas melakukan pengasuhan praja. Pasal 42. sehingga berbunyi sebagai berikut : . h. b. Unit Pelaksana Teknis.3 2. dan c. dan Subbagian Administrasi Umum. a. 1) Lembaga Penelitian. Pasal 25 diubah. dan 2) Lembaga Pengabdian Masyarakat. 3) Pengasuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1). dan j.

pelaksanaan perencanaan. Subbagian Pengajaran. Bagian Perencanaan. c. Pasal 45 Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 44. Perencanaan dan Kerjasama menyelenggarakan fungsi : a. perencanaan. Pasal 47 1) Subbagian Pengajaran mempunyai tugas melakukan urusan penyiapan bahan dan urusan pelaksanaan proses pengajaran. kerjasama dan pelatihan.4 Pasal 41 Biro Administrasi Akademik. b. pelaksanaan kerjasama. b. dan d. pelaksanaan proses pengajaran. pelaksanaan pelatihan. 2) Subbagian Evaluasi dan Pengembangan mempunyai tugas melakukan urusan evaluasi dan pengembangan akademik. dan b. Bagian Administrasi Pelatihan. . pelaksanaan evaluasi dan pengembangan. Pasal 44 Bagian Akademik mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penyiapan bahan pengajaran dan pengembangan serta evaluasi akademik. dan c. Pasal 42 Dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud pada Pasal 41. Pasal 46 Bagian Akademik terdiri atas: a. dan d. Bagian Kerjasama. Subbagian Evaluasi dan Pengembangan. Pasal 43 Biro Administrasi Akademik. Bagian Akademik menyelenggarakan fungsi: a. Perencanaan dan Kerjasama mempunyai tugas menyelenggarakan urusan administrasi akademik. pelaksanaan administrasi pengajaran dan pelatihan. c. Bagian Akademik. Perencanaan dan Kerjasama terdiri atas: a. Biro Administrasi Akademik. b. penyiapan bahan pengajaran.

Pasal 55C Bagian Administrasi Pelatihan terdiri atas: a. dan b. Bagian Kerjasama menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan evaluasi. 2) Subbagian Kerjasama Pendidikan pelaksanaan kerjasama pendidikan. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 53 Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 52. 5. Pasal 55B Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 55A. Ketentuan Pasal 53. pelaksanaan penyiapan kerja sama pendidikan. Pasal 54 dan Pasal 55 diubah.5 4. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 55A Bagian Administrasi Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penyusunan program pengembangan serta evaluasi penyelenggaraan pelatihan. Pasal 55C dan Pasal 55D. Pasal 54 Bagian Kerjasama terdiri atas: a. dan b. Bagian Administrasi Pelatihan menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 55D 1) Subbagian Pengembangan mempunyai tugas melakukan penyiapan . pelaksanaan penyiapan program kerjasama. Subbagian Program Kerjasama. dan b. penyusunan program pengembangan. Pasal 55B. Pasal 55 1) Subbagian Program Kerjasama penyiapan program kerja sama. Subbagian Kerjasama Pendidikan. Subbagian Evaluasi. mempunyai mempunyai tugas tugas urusan urusan Diantara Pasal 55 dan 56 disisipkan Pasal 55A. Subbagian Pengembangan. dan b.

b.6 penyusunan program pengembangan pelatihan. Pasal 59 Biro Administrasi Umum dan Keuangan terdiri atas: a. b. Pasal 58 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 57. Bagian Keuangan. dan d. pelaksanaan urusan umum. Pasal 66 Bagian Keuangan terdiri dari: c. Subbagian Verifikasi dan Pelaporan Anggaran. Pasal 66 dan Pasal 67 diubah. dan c. pelaksanaan anggaran. Bagian Kepegawaian. pelaksanaan urusan humas dan protokol. perlengkapan. 7. penyusunan rencana anggaran. Subbagian Pelaksanaan Anggaran. pelaksanaan administrasi kepegawaian. b. rumah tangga dan humas protokol. pelaksanaan verifikasi dan pelaporan anggaran. keuangan. 6. Ketentuan Pasal 57. Subbagian Perencanaan Anggaran. c. Ketentuan Pasal 65. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 57 Biro Administrasi Umum dan Keuangan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan kepegawaian. d. . tata usaha. Bagian Humas dan Protokol. Biro Administrasi Umum dan Keuangan menyelengarakan fungsi: a. pelaksanaan administrasi keuangan. Pasal 67 1) Subbagian Perencanaan Anggaran mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana anggaran. Bagian Umum. Pasal 58 dan Pasal 59 diubah. Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi: a. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 65 Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 64. 2) Subbagian Evaluasi mempunyai tugas melakukan evaluasi dan menyiapkan laporan penyelenggaraan administrasi pelatihan. dan e. dan d. c.

c. e. rumah tangga. Pasal 69. 3) Subbagian Verifikasi dan Pelaporan Anggaran mempunyai tugas urusan verifikasi. 3) Subbagian Menza dan Laundry mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan urusan menza dan laundry. Pasal 69 Bagian Umum terdiri dari: a. Subbagian Keamanan Dalam. pelaksanaan urusan perlengkapan dan angkutan. pelaksanaan urusan menza dan laundry. b. 2) Subbagian Tata Usaha dan Rumah Tangga mempunyai tugas urusan tata usaha dan rumah tangga. pengujian dan pelaporan akuntansi anggaran. Pasal 68 Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 67A. 4) Subbagian Keamanan Dalam mempunyai tugas melaksanakan urusan keamanan dalam. Pasal 70C dan Pasal 70D sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 70A Bagian Humas dan Protokol mempunyai tugas melaksanakan urusan humas dan protokol. pelaksanan urusan tata usaha dan rumah tangga. dan Pasal 70 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 67A Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan perlengkapan dan angkutan. dan d. pelaksanaan urusan keamanan dalam. Subbagian Menza dan Laundry. disisipkan Pasal 67A. b. Subbagian Tata Usaha dan Rumah Tangga. Pasal 70B. 9. c.7 2) Subbagian Pelaksanaan Anggaran mempunyai tugas urusan pengelolaan pelaksanaan anggaran. Subbagian Perlengkapan dan Angkutan. Pasal 70B . Pasal 70 1) Subbagian Perlengkapan dan angkutan mempunyai tugas melakukan urusan administrasi perlengkapan dan pengelolaan angkutan. 8. tata usaha. dan d. dan Ketentuan Pasal 68. menza dan laundry serta keamanan dalam. Diantara Pasal 67 dan Pasal 68. Bagian Umum menyelenggarakan fungsi: a. Diantara Pasal 70 dan Pasal 71 disisipkan Pasal 70A.

dan b. Pasal 80 Pasal 81 dan pasal 82 diubah. dan b. Bagian Humas dan Protokol menyelenggarakan fungsi: a. Subbagian Protokol. Ketentuan Pasal 83 dihapus. 11. b. Bagian Ekstrakurikuler. Pasal 82 1) Subbagian Bimbingan dan Pengawasan mempunyai tugas menyiapkan bahan kebijakan bimbingan dan pengawasan. pengawasan. dan b. Pasal 81 Bagian Administrasi Pengasuhan terdiri atas: a. Bagian Administrasi Pengasuhan. Subbagian Humas. . Ketentuan Pasal 74. Subbagian Bimbingan dan Pengawasan. 10.8 Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 70A. Bagian Administrasi Pengasuhan menyelenggarakan fungsi: a. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 74 Biro Administrasi Keprajaan/Kemahasiswaan dan Alumni membawahkan: a. dan c. 2) Subbagian Pembinaan Disiplin mempunyai tugas menyiapkan bahan kebijakan pembinaan disiplin praja dan mahasiswa. Pasal 80 Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada Pasal 79. dan disiplin praja. pelaksanaan urusan protokol. 2) Subbagian Protokol mempunyai tugas melaksanakan urusan protokol. dan b. Bagian Administrasi Keprajaan/Kemahasiswaan dan Alumni. pelaksanaan urusan bimbingan dan pengawasan. Pasal 79 Bagian Administrasi Pengasuhan mempunyai tugas menyiapkan bahan kebijakan bimbingan. Subbagian Pembinaan Disiplin. Pasal 70D 1) Subbagian Humas mempunyai tugas melaksanakan urusan humas dan publikasi. Pasal 79. pelaksanan urusan pembinaan disiplin. Pasal 70C Bagian Humas dan Protokol terdiri atas: a. pelaksanaan urusan humas dan publikasi.

f. 4) Asisten Direktur berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur. Unit Poliklinik. yang masing-masing dipimpin oleh Kepala Unit dan/atau Kepala Pusat dan/atau Ketua Komisi yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Rektor. d. Pasal 90. b. Ketentuan BAB III Pasal 89. 3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas dan fungsi Unit Pelaksana Teknis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Rektor. 14. Komisi Disipilin. Ketentuan Pasal 88 diubah. 2) Unit-unit terdiri atas: a. Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum. merupakan bagian dan satu kesatuan yang tidak terpisah dari peraturan ini. 2) IPDN Kampus di Daerah dipimpin oleh Ketua yang disebut dengan Direktur. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 88A Perubahan Bagan Susunan Organisasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Diantara Pasal 88 dan Pasal 89 disisipkan Pasal 88A. Pasal 90 IPDN Kampus di Daerah terdiri atas: . dan h. sehingga berbunyi sebagai berikut: BAB III IPDN KAMPUS DI DAERAH Pasal 89 1) IPDN Kampus di Daerah adalah unsur pelaksana akademik IPDN yang melaksanakan sebagian tugas pokok dan fungsi IPDN untuk menyelenggarakan program Diploma. e. yang berada di bawah dan bertangungjawab kepada Dekan. Unit Budidaya. 13. Unit Laboratorium Komputer dan Laboratorium Bahasa. 3) Direktur dalam melaksanakan tugas dibantu oleh 3 (tiga) Asisten Direktur. Unit Perpustakaan. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 88 1) Unit pelaksana teknis merupakan unsur penunjang IPDN.9 12. Pasal 92 dan Pasal 93 diubah. Pusat Bimbingan dan Konseling Praja. sebagaimana tercantum dalam Lampiran I. c. Pasal 91. Unit Museum. g.

c. Bagian Administrasi Akademik dan Kerja Sama menyelenggarakan fungsi: a. struktur organisasi IPDN Kampus di Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian dan satu kesatuan yang tidak terpisah dari peraturan ini. dan d. Pasal 93 1). Makassar. d. Pasal 102. b. pelaksanaan administrasi tenaga akademik. Organisasi IPDN Kampus di Daerah terdiri atas: a. dan Pasal 106 diubah. c. pembinaan tenaga kependidikan. Pekanbaru. dan pengabdian kepada masyarakat. Asisten Direktur. menyelenggarakan (2). b. b. misi dan kebijakan teknis. Bagian. pelatihan serta administrasi tenaga akademik. Direktur. pelaksanaan administrasi dan manajemen IPDN Kampus di Daerah. penelitian. Pasal 104. c. praja dan mahasiswa. dan Bukit Tinggi.Bagan 15. serta penyiapan perkuliahan dan evaluasi. pelaksanaan pendidikan.10 a. Unit Pelaksana Teknis. Pasal 103. perumusan visi. Ketentuan Pasal 101. e. sehingga berbunyi sebagai berikut: Pasal 101 1) Bagian Administrasi Akademik dan Kerja sama mempunyai tugas melaksanakan urusan administrasi akademik. b. dan Kelompok fungsional dosen. perkuliahan dan evaluasi. IPDN IPDN IPDN IPDN Kampus Kampus Kampus Kampus Manado. Pasal 92 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pasal 91. dan . IPDN Kampus di Daerah menyelenggarakan fungsi: a. 2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pasal 105. penyusunan administrasi akademik. d. Pasal 91 IPDN Kampus di Daerah mempunyai tugas pendidikan kepamongprajaan program diploma.

Ketentuan BAB VI Pasal 110 diubah. penyusunan program dan pengembangan serta penyelenggaraan pengasuhan. Subbagian Administrasi Tenaga Akademik. b. 3) Subbagian Pelatihan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penyusunan program pengembangan serta evaluasi penyelenggaraan pelatihan. disiplin serta pengaturan dan pengawasan asrama. pelaksanaan bimbingan. Perkuliahan dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan urusan administrasi akademik pada program studi serta penyiapan urusan perkuliahan dan evaluasi pada program studi. dan c. dan c. Pasal 106 1) Subbagian Ekstrakurikuler mempunyai tugas melakukan urusan ekstrakurikuler keprajaan pada program studi. serta urusan pengaturan dan pengawasan asrama pada fakultas. Subbagian Administrasi Akademik. 2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Pasal 102 Bagian Akademik dan Kerjasama terdiri atas: a. dan Asrama. Subbagian Pelatihan. Pasal 103 1) Subbagian Administrasi Akademik. Pasal 105 Bagian Administrasi Keprajaan terdiri atas: a. Perkuliahan dan Evaluasi. pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Praja . 16. b. pelaksanaan pelatihan. Bagian Administrasi Keprajaan menyelenggarakan fungsi: a. 3) Subbagian Pengasuhan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan penyusunan program pengembangan serta evaluasi penyelenggaraan pengasuhan. dan c. Pasal 104 1) Bagian Administrasi Keprajaan mempunyai tugas menyelengarakan administrasi keprajaan dan pengasuhan. Subbagian Bimbingan. Disiplin. Disiplin dan Asrama mempunyai tugas melakukan urusan bimbingan dan disiplin pada program studi. b. Subbagian Ekstrakurikuler. sehingga berbunyi sebagai berikut: . 2) Subbagian Administrasi Tenaga Akademik mempunyai tugas melakukan urusan administrasi tenaga kependidikan. 2) Subbagian Bimbingan. Subbagian Pengasuhan.11 c.

3) Kepala Subbagian pada IPDN dan Kepala Subbagian pada IPDN Kampus di Daerah adalah jabatan struktural eselon IV.b. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 Juli 2009 .a. MARDIYANTO BAB VI ESELONISASI Pasal 110 1) Kepala Biro pada IPDN adalah jabatan struktural eselon II. Pasal II Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.MENTERI DALAM NEGERI 12 ttd H. 4) Pengasuh pada IPDN adalah jabatan struktural eselon IV.a. 2) Kepala Bagian pada IPDN dan Kepala Bagian pada IPDN Kampus di Daerah adalah jabatan struktural eselon III.a.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->