Anda di halaman 1dari 4

Dukung pasien dalam memahami bahwa kebutuhannya dan kebutuhan keluarganya akan beragam pada kecepatan yang berbeda

ketika pasien dan keluarga melewati tahap menjelang ajal. Sadari bahwa pasien memiliki banyak ketakutan Anjurkan untuk mengungkapkan perasaannya Berikan lingkungan yang menerima Tunjukkan kehangatan dan keramahan Anjurkan penggunaan sumber spiritual Gali kekuatan koping masa lalu Jelaskan semua prosedur dan fungsi keperawatan Diskusikan ketakutan pasien dengannya Ketakukan edngan sesuatu yang tidak diketahui Kehilangan kendali atas tubuh dan perilakunya Nyeri: pasien butuh kejelasan mengenai ketersediaan beragam obat dan terapi, seperti radiasi dan pembedahan. Pahami bahwa pasien yang gelisah, sedih, cemas, takut, marah atau depresi mempunyai ambang yang lebih hebat Ketidakberdayaan: pasien butuh nutrisi yang biasa, aktivitas, dan nafas dalam setiaphari, yang biasanya membantu dalam awalnya. Pahami bahwa pasien membutuhkan hari-harinya menjadi senyaman, positif dan seproduktif mungkin Tingkatkan perawatan diri dan aktivitas hiburan Bantu pasien mempertahankan gaya hidup normal selama mungkin.

Perawatan selama proses menjelang ajal


Menyangkal dan syok Pengkajian Data subjektif dan objektif Pengabaian alas an yang diberikan tentang penyakit Penolakan untuk berpartisipasi dalam keperawatan

Penolakan untuk mengikuti arahan dokter atau staf Intervensi Kenali bahwa menyangkal dan syok dapat digunakan oleh pasien setelah diberitahu bahwa ia akan menghadapi kematian. Jangan mempengaruhi mekanisme itu, kecuali hal ini menjadi destruktif (mis. Pasien menolak pengobatan dan perawatan lebih lanjut) Habiskan waktu bersama pasien untuk menununjukkan bahwa ia tidak akan ditinggalkan sendirian. Jangan mendukung penyangkalan, percakapan harus harus mencakup kenyataan Lanjutkan untuk mengajarkan dan mendorong perawatan diri dan aktivitas. Marah Pengkajian Data subjektif dan objektif Caci maki Penolakan perawatan Penolakan nutrisi dan perawatan diri Pengkritikan staff secara negative Cari perhatian Tidak mengizinkan orang lain mendekatinya Pelamparan barang-barang Pencabutan jarum infuse, sadapan Memanggil perawat, kemudian bertanya mengapa perawat ada di sana Intervensi Sadari bahwa pasien tidak marah kepada anda secara pribadi Jangan biarkan perilaku yang membahayakan secara fisik diteruskan Habiskan waktu bersama pasien dan diskusikan tentang kemarahannya Dorong pasien mengungkapkan rasa marah secara verbal, bersikap empati

Rencanakan perawatan pasien dengannya dan dorong pemecahan masalah secara bersama Pertanyakan bagaimana pasien mengevaluasi perawatan yang telah diberikan Lanjutkan pertanyaan dan diskusikan kemarahan pasien Kaji kebutuhan pelayanan social Tawar menawar Pengkajian Data objektif Pernyataan, seperti saya berharap dapat hidup sampai hanya jika saya dapat Intervensi Sadari bahwa pasien membuthkan waktu untuk menerima kematian yang akan dihadapinya

Habiskan waktu bersama pasien Diskusikan pentingnya benda dan orang yang dihargai Terapkan tujuan yang kecil, relistis, dan dapat dicapai Berikan pujian untuk tujuan yang akan dicapai atau di0usahakan untuk dicapai Depresi Pengkajian Data subjektif dan objektif Apatis Penurunan kemampuan berkonsentrasi Insomnia Ketidakmampuan untuk bangun Menangis Keletihan yang konstan Nafsu makan buruk

Kurang tertarik pada orang atau lingkungan Duduk sendirian Intervensi Sadari bahwa pasien mulai memisahkan diri dari kehidupan Jangan mencoba untuk mengembirakan pasien Bersedia untuk duduk diam dan jika tepat pegang tangan pasien. Terima tangisan, jangan diganggu Sadari bahwa pasien mungkin ingin orang yang paling disayangi saja yang ada didekatnya Tingkatkan hubungan positif untuk memelihara kehormatannya Tenangkan pasien dengan perawatan punggung dan perawatan mulut yang lembut Penerimaan Pengkajian Data subjektif dan objektif Tidak memiliki perasaan Tidak ada sikap emosional Kedamaian Nyeri dan ketidaknyamanan lebih sedikit Kecemasan lebih sedikit Intervensi Rencanakan perawatan pasien dengan membiarkan orang yang membuat pasien merasa nyaman untuk merawat pasien Sadari bahwa pasien mungkin tidak ingin sendirian