Anda di halaman 1dari 5

Arya Wisnu Permadi 11/327054/PEK/16494 Chapter 5 Competitors and Competition

1. Why are the concepts of own and cross-price elasticity of demand essential to competitor

identification and market definition? Answer : Besarnya respon konsumen terhadap perubahan harga pasar (atau industri) sebuah produk diukur oleh own-price elasticity of demand, yang sama dengan persentase perubahan penjualan pasar produk yang dihasilkan dari perubahan 1 persen dalam harga. Jika suatu industri meningkatkan harga dan akibatnya kehilangan sebagian besar konsumen untuk industri lain, dapat disimpulkan bahwa pasar sedang menghadapi close substitute products. Dengan mengukur own-price elasticity of demand dapat memeberitahu bahwa sebuah produk sedang manghadapi close substitute products, tetapi tidak memeberitahu produk seperti apa. Close substitute products dapat diedentifikasi dengan mengukur cross-price elasticity of demand antara dua produk. Semakin tinggi nilai cross-price elasticity of demand, maka konsumen akan semakin mudah mengganti ke produk yang lain apabila harga sebuah produk meningkat. 3. How should you characterize the nature of competition in the restaurant industry? Are there submarkets with distinct competitive pressures? Are there important substitutes that constraint pricing? Given these competitive issues, how can a restaurant be profitable? Answer : Industri restoran dapat digambarkan sebagai persaingan monopolistik karena ada banyak penjual di pasar tetapi perbedaan antara setiap penjual dengan yang lain hanya sedikit. Sebuah restoran dapat dibedakan secara horisontal oleh jenis masakan yang disajikan, kualitas makanan, layanan, suasana dan dekorasi dan lokasi. Harga yang dapat dikenakan dibatasi sebagian besar oleh lokasi geografis dari restoran dan kompetisi lokal. Konsumen akan cenderung untuk tidak melakukan perjalanan jauh untuk memilih tempat makan (restoran), tidak peduli apakah produk yang ditawarkan sangat berbeda atau tidak. Konsumen akan mempertimbangkan kenyamanan lokasi terhadap harga makanan dan cross-price elasticity of demand dapat dikatakan tinggi. Substitute products untuk restoran adalah makanan rumah makan siap saji dan forzen food. Restoran akan profitable jika memiliki lokasi yang strategis. Jika tidak memiliki lokasi yang strategis, maka sebuah restoran dapat profitable dengan menciptakan horizontally differentiated product, sehingga permintaan konsumen relatif inelastis. 5. What is the revenue destruction effect? As the number of Cournot competitors in a market increase, the price generally falls. What does this have to do with the revenue destruction effect? Smaller firms
1

often have greater incentive to reduce prices than do larger firms. What does this have to do with the revenue destruction effect? Answer : Ketika perusahaan memperluas produksinya, hal itu akan mengurangi harga pasar dan dengan demikian menurunkan pendapatan penjualan dari pesaingnya (revenue destruction effect). Setiap perusahaan berusaha untuk memaksimalkan keuntungan sendiri, tetapi tidak untuk keuntungan industri secara total. Semakin kecil market share sebuah perusahaan dalam sebuah industri, maka semakin besar perbedaan antara private gain perusahaan tersebut dengan revenue destruction effect dari ekspansi produksinya. 7. Numerous studies have shown that there is usually a systematic relationship between concentration and price. What is this relationship? Offer two brief explanations for this relationship. Answer : Konsentrasi yang dimaksudkan ialah tingkat persaingan yang dipengaruhi struktur pasar. Pengaruh struktur pasar diukur dalam bentuk harga yang dibayar oleh konsumen, ketersediaan dan mutu keluaran , ketenagakerjaan dan kesempatan kemajuan karir, dan laju inovasi produk diantara factorfaktor lainnya. Sehingga dapat ditarik kesimpulan singkat bahwa hubungan antara konsentrasi dan harga, antara lain :

Semakin tinggi tingkat konsentrasi suatu persaingan (Market Power), maka tingkat harga yang ditawarkan semakin tinggi, dan berlaku sebalinknya. Tinggi rendahnya tingkat konsentrasi suatu persaingan terhadap harga merupakan sebuah bentuk respon pasar terhadap perubahan permintaan dan penawaran yang terjadi. (jika satu produk menjadi terlalu mahal, pembeli dapat memilih barang pengganti yang lebih murah).

9. The following are the approximate U.S. market shares of different brands of soft drinks: Coke-42%; Pepsi-30%; Dr Pepper/7-up-18%; all other brands-10%. a. Compute the Herfindahl for the soft drink market. Suppose that Pepsi acquired Dr Pepper/7-up. Compute the post-merger Herfindahl. What assumptions did you make? Answer : HHI for the soft drink market : (0.42)2 + (0.3)2 + (0,18)2 + (0.1)2 = 0.3088 Hal ini mengindikasikan bahwa soft drink market masuk dalam kategori HIGH CONCENTRATION (> 0.25) Pepsi + Dr.Pepper/7-Up = 30% + 18% = 48% The Post-Merger HHI between Pepsi and Dr.Pepper :
2

(0.42)2 + (0.48)2 + (0.1)2 = 0.4168 Dengan Pepsi mengakuisisi Dr.Pepper/7-Up, soft drink market tetap berada pada kategori HIGH CONCENTRATION (> 0.25). b. Federal antitrust agencies would be concerned to see a Herfindahl increase of the magnitude you computed in (a), and might challenge the merger. Pepsi could respond by defining the market as something other than soft drinks. What market definition might they propose? Why would this change the Herfindahl? Answer : Pepsi harus mempertimbangkan definisi pasar yang dapat menyebabkan pangsa pasar dari perusahaan untuk tampil lebih terfragmentasi. Artinya, Pepsi harus berusaha untuk meningkatkan ukuran denominator yang menentukan pangsa pasarnya. Misalnya, Pepsi mungkin berpendapat bahwa definisi pasar adalah "junk food market" - yang meliputi keripik dan permen. Ini akan memiliki pengaruh dalam membuat pasar dimana Pepsi bersaing menjadi lebih terfragmentasi.

11. In what ways are monopolistically competitive market monopolistic? In what ways are they competitive? Dalam monopolistically competitive market, perusahaan dapat berperilaku seperti monopoli (monopolistic) dalam jangka pendek, termasuk dengan menggunakan kekuatan pasar untuk menghasilkan keuntungan. Dalam jangka panjang, perusahaan lain akan memasuki pasar dan keuntungan dari diferensiasi produk akan menurun seiring dengan semkin terkonsentrasinya persaingan. Pasar menjadi lebih competitive seperti persaingan sempurna di mana perusahaan tidak dapat memperoleh keuntungan ekonomi.

13. The large turbine generator industry is a duoploy. The two firms, GE and Westing house, compete trough Cournot quantity setting competition. The demand curve for the industry is P = 100 Q, where P is price (in $ million) and Q is the total quantity produced by GE and Westinghouse. Currently, each firm has marginal cost of $40 and no fixed cost. Show that the equilibrium price is $60, with each firm producing 20 machines and earning profits of $400. Answer:

Menggunakan rumus yang sama maka didapatkan:

, maka

15. Consider a market with two horizontally differentiated firms, X and Y. Each has a constant marginal cost of $20. Demand functions are: Qx = 100-2Px+1Py Qy = 100-2Py+1Px Calculate the Bertrand equilibrium in prices in this market. Answer :

- 2Px + Py + 100 = 20 Px 2Py + 100 = 20 -2Px + Py + 100 = 20 2Px 4Py + 200 = 40 -3Py + 300 = 60 Py = 80; Px = 160 + 20 100 = 80 +
X2