1 BAB I PENDAHULUAN 1.

1 LATAR BELAKANG Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja-SKPD) Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2013 merupakan Dokumen Perencanaan yang berisi rencana Program Kegiatan yang akan digunkan sebagai acuan dalam pelaksaan tugas pokok dan fungsi serta sebagai tolak ukur pencapaian kinerja dalam kurun waktu tertentu. Rencana kerja (Renja) Tahun 2013 Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak menjabarkan visi dan misi serta arah pembangunan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak yang mengacu pada Rencana Strategis (Renstra). Renja-SKPD Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak ini disusun berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya, antisipasi terhadap permasalahan yang dihadapi dengan memperhatikan aspirasi stakeholder dan dinamika perkembangan lingkungan strategis. Hal tersebut merupakan pilihan yang telah menjadi komitmen bersama, sehingga dalam pencapaiannya harus dilakukan secara bersama-sama antara Pemerintah Daerah, DPRD, Kelompok-kelompok masyarakat yang bergerak dibidang sosial budaya, ekonomi, politik dan keamanan. Untuk mencapai hal tersebut proses pembangunan daerah harus dilaksanakan dengan sistematis mulai dari tahap perencanaan , pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan hasil-hasilnya. Dari pemikiran diatas, perencanaan pembangunan baik dilihat dari sisi manajemen maupun sebagai sebuah kebijakan adalah merupakan instrumen pembangunan yang sangat penting karena didalamnya terkandung formulasi visi, misi, tujuan dan sasaran yang akan dicapai. Dengan kata lain perencanaan pembangunan yang baik akan dapat menghasilkan pembangunan yang baik yang dapat memberikan manfaat serta dampak yang jauh lebih besar.

Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

2 1.2 LANDASAN HUKUM Penyusunan Tahun 2012 Rencana (Renja) Badan Keluarga Berencana

Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu memperhatikan arah dan garis kebijakan terkait yang telah dirumuskan, antara lain : 1. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat republik Indonesia Nomor: VII/MPR/2001 tentang Visi dan Misi Indonesia Masa Depan; 2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851); 3. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Balangan di Provinsi Kalimantan Selatan; 4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 5. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 6. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang–undangan, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); 7. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan, dan Pertanggungjawaban Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4410); 8. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 9. Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 1137), sebagaimana telah
Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

3 diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 10. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 11. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005–2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700); 12. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang; 13. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); 14. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan; 15. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Kabupaten, Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota; 16. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional; 17. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; 18. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2005-2009; 19. Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 14 Tahun 2007 tentang Pembentukan kedudukan Tugas Pokok dan Susunan Organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Tanah Bumbu; 20. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional;
Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Peraturan Bersama Menteri Dalam Badan Negeri. Dasar untuk melaksanakan program dan kegiatan oleh SKPD. Kedudukan.4 21. 2. 23. Misi. Tata Cara Penyusunan. Mewujudkan visi dan misi Bupati/Wakil Bupati Tanah Bumbu kedalam rencana kegiatan Pembangunan. Tujuan dari Penyusan Rencana Kerja (RENJA) Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu yaitu : 1.3 MAKSUD DAN TUJUAN Maksud dari dibuatnya Rencana kerja (Renja) Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2012 adalah untuk menentukan arah pelaksanaan pembangunan serta sebagai acuan atau pedoman dalam perencanaan kegiatan selama kurun waktu 1 (satu) tahun yang sesuai dengan Visi. keamanan dan kenyamanan dalam hidup bermasyarakat. 22. Tujuan dan Sasaran Pembangunan yang telah ditetapkan oleh Bupati/Wakil Bupati Tanah Bumbu Periode 2011-2015. Nomor 0199/M PPN/04/2010. berbangsa dan bernegara yang demokratis. Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.serta kehidupan yang lebih sejahtera. ketertiban. Tugas Pokok dan Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Tanah Bumbu 1. Menteri Perencanaan Pembangunan Pembangunan Nasional/Kepala Perencanaan Nasional dan Menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2010. 3. ketentraman. Terwujudnya kemandirian. Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pembemtukan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. Nomor PMK 95/PMK 07/2010 tentang Penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .

TUJUAN. Latar Belakang Landasan Hukum Maksud dan Tujuan Sistematika Penulisan EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 2.1 3.2 1.2 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional Tujuan dan Sasaran Renja BAB IV. PENDAHULUAN 1.4 SISTEMATIKA PENULISAN Sistematika penyusunan Rencana Kerja (Renja) Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2012 adalah sebagai berikut : BAB I.5 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun lalu dan capaian Renstra SKPD Analisis Kinerja Pelayanan SKPD Isu – isu penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD Review terhadap Rancangan Awal RKPD Penelaahan usulan Program dan Kegiatan Masyarakat BAB III.4 2.2 2.4 BAB II. SASARAN.1 1.1 4.1 2. PROGRAM DAN KEGIATAN 3. PENUTUP 4.5 1.3 2.3 1.2 Kesimpulan Saran Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .

1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun lalu dan Capaian Renstra SKPD Untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan tahun lalu pada Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu. maka perlu adanya gambaran mengenai kinerja pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan sampai dengan tahun berjalan. Berikut tabel 2.6 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA BADAN KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN LALU 2. sejauh mana target kinerja dan capaian tahun yang lalu sampai dengan tahun berjalan serta rencana target kinerja capaian program (Renstra SKPD) ditahun 2013 adalah : Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .1 mengenai pelaksanaan program dan kegiatan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak.

d tahun (n-3) Target dan Realiasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun Lalu (n-2) Target Renja SKPD tahun (n-2) 6 Realisasi Renja SKPD tahun (n-2) 7 Ringkasa n Realisasi (%) 8=(7/6) Target Program dan Kegiatan (Renja SKPD tahun n1) 9 Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra SKPD s.03 1 1 1 1 100% 1 1 100% 95% 95% 95% 95% 100% 95% 95% 100% Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .1. Tercapainya pengelolaan keuangan SKPD yang tertib.1.1.1. Kelancaran dalam melaksanakan kegiatan baik dikantor maupun dilapangan.01. akuntabilitas.11. 42 org 1 kantor 94% 42 org 1 kantor 94% 60 org 1 kantor 94% 60 org 1 kantor 94% 100% 100% 100% 50 org 1 kantor 94% 50 org 1 kantor 94% 100% 100% 100% 1.11.11.01.02 1. Terlaksananya kegiatan rumah tangga surat menyurat dan kearsifan.1.d tahun Target berjalan Renstra (tahun n-1) (%) 10 12 1 2 3 4 5 1 Urusan Wajib 1.1.1 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak s.11.d Tahun Berjalan Realisasi Tingkat Capaian Capai Program an dan Realisa Kegiatan si s.01.1. transparan dan profesional dalam satu tahun.11.1.7 Tabel 2. Sumber Daya Air dan Listrik Penyediaan jasa Administrasi Keuangan Penyediaan Alat Tulis Kantor Penyediaan Peralatan Dan Perlengkapan Kantor Kelancaran dalam pelayanan administrasi perkantoran dengan baik serta tepat waktu.07 Penyediaan Jasa Komunikasi.11.d Tahun 2012(tahun berjalan) Kabupaten Tanah Bumbu Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintah Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/Kegiatan (output) Target Kinerja Capaian Program (Restra SKPD) Tahun 2012 Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s.11. Kelancaran dan pelayanan prima yang meningkat.1.01.10 1. disiplin.01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.11.11.11 Urusan Wajib pemberdayaan Perempuan dan Anak BELANJA TIDAK LANGSUNG 1.11.1.

17 1.11.1.xx 1.18 Program Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan jender dalam pembangunan 1.11.03 Kegiatan penyuluhan bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sejahtera Program peningkatan kualitas hidup dan perlindungan anak Sosialisasi kegiatan pembinaan organisasi perempuan Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang tindak kekerasan dalam rumah tangga.24 1.11.11.02.1. kunjungan luar daerah / study banding serta koordinasi antar instansi terkait.18 Rapat-Rapat Koordinasi Dan Konsultasi Ke Luar Daerah Terlaksananya SDM aparatur yang telah mengikuti bintek. Meningkatnya Perempuan Kualitas hidup Hidup 600 anak 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 100% 1 kali 1 kali 100% 1.11.10 2 kali Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .01.1.01 Kegiatan pembinaan organisasi perempuan 1.11.1.1.11.11.11. Meningkatkan perbaikan gizi anak sekolah desa tertinggal.01.22.11.18.1.1.1.11.xx Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan Jasa Non PNS (PTT) Rapat-Rapat Dalam Daerah 12 bln 78 org 12 bln - 12 bln - 12 bln - 100% - 12 bln 80 org 12 bln 80 org 100% - 35 kali - - - - 35 kali 35 kali - 1.11.xx 1.1.1.11.11.11.11.1.1.11.11.02 1.11.1.1.18.1.1.1.01.17.11.11. Terlaksananya perkantoran administrasi 90% 186 kali 90% 80% 90% 90% 90% 90% 1. Meningkatnya kesadaran perempuan membangun keluarga sejahtera Meningkatnya kualitas perempuan dan anak.02.1.1.1.1.11.1.11.8 1.1. Rencana Kerja Anggaran ( RKA ) dan DPA SKPD Meningkatnya kinerja dan Pelayanan Administrasi Perkantoran Diperolehnya informasi dan sinkronisasi yang berhubungan dengan kegiatan yang dilaksanakan dalam lingkup kerja kesbang linpemmas Terpenuhinya sarana penunjang dalam melaksanaan tugas dan melancarkan pelaksanaan kegiatan Terlaksananya Mobilitas kerja dengan baik dan lancar.28 Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur Pemeliharaan Rutin / Berkala Kendaraan Dinas / Operasional Pemeliharaan Rutin / Berkala Peralatan Gedung Kantor 97 unit 12 bulan 30 unit 12 bulan 82 unit 12 bulan 82 unit 12 bulan 100% 100% 105 unit 12 bulan 105 unit 12 bulan 100% 100% BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK 1.01.1.

12.1.1.1.11.1.12.15 Program Keluarga Berencana Pelayanan yang mudah terakses dengan penggunaan alkon yang tersedia bagi keluarga miskin persi BKKBN ( Pra KS & KS 1 ) Tersedianya sarana transportasi dalam melaksanakan program KB Terselenggaranya Kegiatan KB terintegrasi dengan lintas sektor Masyarakat tumbuh seimbang seluruh absebtor terlayani.24. terlaksananya orientasi TRBINA dan PKLK 7 unit 1 buah mobil mupen 15 klpk 3 kegiatan - 1.11.1.12.15.24 Kegiatan Pelayanan KIE Pembinaan Keluarga Berencana Program Pelayanan Kontrasepsi Kegiatan Pelayanan Pemasangan Kontrasepsi KB Program Pengembangan Model Operasional BKB – Posyandu-PADU Kegiatan Pengkajian Pengembangan Model operasional BKB.11.12.bina.1.Posyandu padu 21 Unit 3 kegiatan 21 Unit 3 kegiatan 100% 100% 3 kegiatan 3 kegiatan 100% 100% 150 orang 120 orang 120 orang 100% 120 orang 200 org 120 orang 100% 200 org 85 org 200 org 200 org 100% 200 org 100% 1.1.17.1.11.1.1.11.12.1.02 1.02 1. Pelayanan Pemasangan kontrasepsi KB bagi PUS dan bukan PUS Tercapainya kerjasama dengan instansi terkait untuk meningkatkan peserta KB aktif bagi kelompok bina /Tribina .1.11.12.01 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .15.12.17 1.9 BIDANG KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA 1.05 1.11.1.1.

2 mengenai capaian kinerja dan pelayanan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu adalah sebagai berikut : Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . maupun terhadap IKK sesuai Peraturan pemerintah nomor 6 tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007. Jenis indikator yang dikaji serta ketentuan peraturan PerUndangUndangan yang terkait dengan kinerja pelayanan sesuai dengan tugas dan fungsi Badan Berikut Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tabel 2.10 2.2 Analisis kinerja pelayanan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Merupakan kajian terhadap capaian kinerja pelayanan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM.

11 Tabel 2.5% 77.0% 25 Kelompok 83. PKLK) 403 Kelompok 20 Kelompok 25 Kelompok 20 Kelompok 25 Kelompok 50 Kelompok Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .0% 25 Kelompok 83.5% 78.5% 50 Kelompok 82% 76% 82.5% Berkembangya Posyandu Padu (BKB.BKL.0% 78.2 Pencapaian Kinerja Pelayanan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu Target Renstra SKPD Tahun Tahun 2012 2011 (Thn n-1) (Thn n) 5 6 85% 93% No 1 1 Indikator 2 SPM /Standar Nasional 3 80% Realisasi Capaian Tahun 2013 (Thn n+1) 7 96% Proyeksi Tahun 2012 (Thn n) 10 Tahun 2010 (Thn n-2) 4 Tahun 2010 (Thn n-2) 8 Tahun 2011 (Thn n-1) 9 85% Tahun 2013 (Thn n+1) 11 96% Catatan Analisis 12 Meningkatnya pemberdayaan perempuan Terlaksananya Pengadministrasian SKT Terlaksananya KB Aktif Terlaksananya Peserta KB Pelayanan Pembinaan 80% 80% 93% 2 3 4 5 10 15 16 20 21 15 16 20 21 70% 80% 82% 76% 82.0% 83.0% 83.5% 78.BKR.5% 77.0% 78.

c. Kepala Sub Bidang Pemberdayaan dan Ketahanan Keluarga. Kepala Bidang Keluarga Berencana b. Kepala Sub Bagian Evaluasi. Kepala Sub Bidang Pemberdayaan Perempuan.12 2. 1. Kepala Sub Bidang Teknis dan Pelayanan SKPD 3 (tiga) orang.3 Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak 1. Dibawah Sekretariat ada 3 (tiga) sub bagian. Sekretaris Badan 1 (satu) orang 3. Dokumentasi dan Pelaporan. Kepala Sub Bidang Perlindungan Anak Sumber daya manusia tersebut telah mencukupi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat disamping itu. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak c. Tingkat kinerja pelayanan Badan Keluarga Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Berencana Dalam rangka pelayanan kinerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberdayakan sumber daya manusia yang meliputi . Kepala Bidang Bina Peran Serta Masyarakat dan Keluarga Sejahtera 5. Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan dan c. e. terdiri dari : a. Kepala Sub Bidang Peran Serta Masyarakat dan f. Kepala Badan 1 (satu) orang 2. d. Kepala Bidang Teknis dan Pelayanan memiliki 6 (enam) Sub Bidang Teknis. terdiri dari : a. Kepala Sub Bidang Kesehatan Reproduksi. pelayanan kinerja SKPD semakin meningkat dengan tersedianya tenaga teknis yang melayani keperluan masyarakat secara riil Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . b. Kepala Sub Bidang Gerakan Keluarga Berencana. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. 4. b. terdiri dari : a.

 Perlunya mengubah persepsi masyarakat tentang kemiskinan melalui kegiatan penyuluhan. Bidang Keluarga Sejahtera dan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar lebih giat lagi untuk membuat perencanaan program kegiatan.  Tingkat pemahaman Aparatur pelaksanaan pelayanan terhadap tugas dan fungsi belum maksimal. 2. Hambatan pelaksanaan tugas dan fungsi  Koordinasi yang masih fersial sehingga menghambat dalam proses pelayan publik. Oleh karena itu Bidang KB. kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan Dengan demikian kinerja pelayanan Badan Keluarga Berencana memenuhi standar Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak cukup melayani operasional prosedur (SOP) sehingga kinerja pelayanan dapat terlaksana dengan baik. Permasalahan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Permasalahan pelaksanaan tugas dan fungsi Secara garis besar permasalahan yang dihadapi Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah sebagai berikut :  Kurangnya koordinasi dinas terkait dalam hal pelaksanaan kegiatan lintas sektoral sehingga sasaran program kerja yang telah dibuat kurang maksimal. pelatihan dan pembinaan secara teratur sehingga masyarakat sadar akan potensi yang ada. sehingga menghambat semua kegiatan. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .  Inovasi dan kreatifitas dalam melaksanakan tanggung jawab pelayanan tidak berjalan sesuai ketentuan yang berlalu. . sebagaimana keinginan masyarakat.  Kurangnya fasilitas kerja sehingga pekerjaan yang penting sering tidak bisa mengerjakan dengan cepat bahkan terlambat.13 di lapangan sebagai ujung tombak pelayanan Petugas Lapangan Keluarga Berencana sebanyak 90 (sembilan puluh) orang.

Peluang  Adanya peraturan perundang-undangan di Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 3.  Dukungan pemerintah daerah dalam bidang Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 4.  Kemajuan teknologi informasi.  Tidak harmonis antara pejabat atasan dengan pejabat bawahan dan staf pelayanan.14  Kepedulian terhadap tugas dan tanggung jawab pelaksanaan tugas yang belum terwujud dengan baik. Rasa memiliki dan ikut bertanggung jawab terhadap kemajuan daerahnya melalui proses pembangunan yang berkelanjutan akan sulit diciptakan. Dampak terhadap pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah 1.  Penempatan Pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensinya. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . Tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tantangan  Bidang lebih mementingkan kelompoknya dari pada kepentingan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak secara keseluruhan. 2.  Persaingan antar Pegawai/Pejabat. Jaminan kemudahan sebagai bentuk menciptakan kepercayaan timbal balik pemerintah dan masyarakat tidak terealisasi.  Terjadinya perubahan struktur organisasi akibat adanya perubahan peraturan perundang-undangan. Upaya pengawasan terhadap persaingan bebas yang berbasis ekonomi kerakyatan minim peningkatan 3.  Kurangnya Pendanaan dalam pelaksanaan program dan kegiatan.

Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . 5.  Personil Pegawai yang mempunyai dedikasi yang tinggi untuk maju dan penuh tanggung jawab. pengaturan kelahiran.  Meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehat dan sejahtera melalui program keluarga berencana dengan pelayanan KB gratis bagi masyarakat Pra sejahtera dan sejahtera 1 serta melaksanakan isu grand strategi yaitu : pendewasaan usia perkawian. pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga.  Koordinasi yang baik antara Instansi terkait dilingkungan pemerintah Kabupaten. Isu-Isu strategis Badan Keluarga Perempuan dan Perlindungan Anak Berencana Pemberdayaan  Peningkatan kualitas hidup perempuan dengan pelibatan peran perempuan yang akan memberi pengaruh tertentu pada perempuan dengan menjalankan beraneka ragam tugas.15  Salah satu peluang eksternal untuk membuka wawasan pemikiran bagi aparatur dalam rangka peningkatan kualitas mereka adalah pelaksanaan orientasi kerja dan proses pembelajaran keluar.  Peraturan Daerah Nomor : 17 Tahun 2007 tentang pembentukan kedudukan tugas pokok dan susunan organisasi dinas/badan daerah Kabupaten Tanah Bumbu. baik yang Profesional secara Teknis maupun Operasional. Kelemahan  Belum optimalnya anggaran dalam rangka memenuhi sarana dan prasarana untuk mendudukung program dan kegiatan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  Kurangnya kualitas keterampilan Pegawai. Kekuatan  Dukungan dan persetujuan bupati terhadap rencana program dan Kegiatan.  Teknologi Informasi belum dimanfaatkan secara optimal.

bawah serta bawah-atas (topdown – bottom up). disamping adanya hal-hal baru yang berkembang selama periode berikutnya. melalui proses pendekatan dan teknokratik. Bumbu tahun 2011-2015 pembangunan telah yaitu perencanaan Penyusunan RPJMD Kabupaten Tanah disusun politik. RPJMD merupakan pedoman dalam penyusunan Rencana Strategis setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahun. terpadu dan menyeluruh. RPJMD dilakukan secara komprehensif. Namun demikian tentunya masih terdapat berbagai hal yang masih perlu ditindaklanjuti. untuk itulah Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2011-2015 untuk mengasilkan rumusan strategi. serta mengedepankan keterlibatan masyarakat secara partisipatif dengan mempertimbangkan dan menampung aspirasi berbagai pemangku kepentingan.4 Review terhadap rancangan awal RKPD Dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan nasional sebagaimana diatur dalam Undangundang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam penyusunannya. Berikut tabel 2. arah kebijakan dan program pembangunan yang terarah efektif. partisipatif perencanaan yang disusun berdasarkan masukan-masukan dari atas . misi.16 2. RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2011-2015 adalah tahapan pertama dalam rangka mewujudkan visi dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2011-2030.4 tujuan sasaran jangka menengah Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2011-2015 adalah sebagai berikut : Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. efisien sehingga mendorong terwujudnya visi.

4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD Kabupaten Tanah Bumbu Rancangan Awal RKPD No (1) A 1 Program/Kegiatan (2) Program pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan jasa administrasi keuangan Lokasi (3) Indikator Kinerja (4) Target Capaian (5) Pagu Indikatif (Rp.000.050.00 Penyediaan Alat tulis kantor Tanah Bumbu Outcame : Terpenuhinya kebutuhan jasa administrasi keuangan Output : Terlaksananya penyediaan jasa administrasi keuangan Outcame :Terpenuhinya kebutuhan peralatan dan Perlengkapan Kantor yang memadai Output : Terlaksananya penyediaan peralatan dan Perlengkapan Kantor yang memadai Outcame : Terpenuhinya penyediaan alat tulis kantor Output : Terlaksananya penyediaan alat tulis kantor Rp 132.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .00 Rp 138.900.577.00 Tanah Bumbu 2 Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Tanah Bumbu Rp 138.150.Program pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan jasa administrasi keuangan Lokasi (8) Hasil Analisis Kebutuhan Indikator Kinerja (9) Target Capaian (10) 17 Kebutuhan Dana (Rp. 000) (6) Program/Kegiatan (7) 1.050.900.150.577.322.00 Rp 22.322.Tabel 2. 000) (11) Catat an Pentin g (12) Tanah Bumbu Outcame : Terpenuhinya kebutuhan jasa administrasi keuangan Output : Terlaksananya penyediaan jasa administrasi keuangan Outcame :Terpenuhinya kebutuhan peralatan dan Perlengkapan Kantor yang memadai Output : Terlaksananya penyediaan peralatan dan Perlengkapan Kantor yang memadai Outcame : Terpenuhinya penyediaan alat tulis kantor Output : Terlaksananya penyediaan alat tulis kantor Rp 132.00 Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Tanah Bumbu 3 Penyediaan Alat tulis kantor Tanah Bumbu Rp 22.000.

302.000.000.560. sumber daya air dan listrik Outcame : Meningkatnya kelancaran pelaksanaan tugastugas kedinasan Output : Terlaksananya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Outcame : Terpenuhinya kebutuhan pegawai Output : Tersedinanya jasa tenaga non PNS Outcame : Meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugastugas aparatur Output : Terlaksananya koordinasi dan Rp 14.00 Rapat-rapat Koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Tanah Bumbu Rp 561. sumber air dan listrik Tanah Bumbu Rp 19.011.000.600.011.000. sumber air dan listrik Tanah Bumbu Rp 19.800.000.18 4 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Tanah Bumbu Outcame : Meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugastugas kedinasan dan pelaporan Output : Terlaksananya penyediaan barang cetakan dan penggandaan Outcame : Terpenuhinya jasa telepon.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .00 6 Rapat-rapat Koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Tanah Bumbu Rp 561.00 Rapat-rapat Koordinasi Dalam Daerah Tanah Bumbu Rp 37.00 8 Rapat-rapat Koordinasi Dalam Daerah Tanah Bumbu Rp 37.000.600.00 5 Penyediaan jasa komunikasi.000.000.00 7 Penyedian jasa tenaga non PNS Tanah Bumbu p1.200.000.00 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Tanah Bumbu Outcame : Meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugastugas kedinasan dan pelaporan Output : Terlaksananya penyediaan barang cetakan dan penggandaan Outcame : Terpenuhinya jasa telepon.302.00 Penyediaan jasa komunikasi. internet dan media cetak Output : Terlaksananya penyediaan jasa komunikasi. internet dan media cetak Output : Terlaksananya penyediaan jasa komunikasi.800.200.00 Penyedian jasa tenaga non PNS Tanah Bumbu Rp1.560. sumber daya air dan listrik Outcame : Meningkatnya kelancaran pelaksanaan tugastugas kedinasan Output : Terlaksananya rapatrapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Outcame : Terpenuhinya kebutuhan pegawai Output : Tersedinanya jasa tenaga non PNS Outcame : Meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugastugas aparatur Output : Terlaksananya koordinasi dan Rp 14.000.

330. Kecamatan dan Desa B 9 Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Tanah Bumbu Tanah Bumbu Outcame : Meningkatnya nilai guna peralatan gedung kantor Output : Terlaksananya mobilitas kerja dan pemeliharaan peralatan kantor Outcame : Meningkatnya nilai guna kendaraan dinas/operasionalOut put : Terlaksananya pemeliharaan kendaraan dinas/operasional Rp 6.000.00 3.000.250. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Konsultasi dengan SKPD.000.330.00 Rp 61.000.000.890.000. Kecamatan dan Desa Tanah Bumbu 10 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Tanah Bumbu Rp 294.00 Pembinaan Keluarga Berencana Tanah Bumbu Rp 61.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .000.000.00 2.250.00 Rp 294.890.00 Tanah Bumbu Rp 291. Program Keluarga Berencana Pelayanan KIE Outcame : Meningkatnya nilai guna peralatan gedung kantor Output : Terlaksananya mobilitas kerja dan pemeliharaan peralatan kantor Outcame : Meningkatnya nilai guna kendaraan dinas/operasionalOu tput : Terlaksananya pemeliharaan kendaraan dinas/operasional Outcame : Meningkatnya Mutu Pelayanan terhadap PPM KB Baru & PPM KB Aktif Output : Terlaksananya pengadaan kendaraan roda 2 plkb Outcame : Meningkatnya kapasitas sumberdaya aparatur pemerintahan desa Output : Terselenggaranya Kegiatan KB Rp 6.19 Konsultasi dengan SKPD.000.00 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Tanah Bumbu C 11 Program Keluarga Berencana Pelayanan KIE Tanah Bumbu 12 Pembinaan Keluarga Berencana Tanah Bumbu Outcame : Meningkatnya Mutu Pelayanan terhadap PPM KB Baru & PPM KB Aktif Output : Terlaksananya pengadaan kendaraan roda 2 plkb Outcame : Meningkatnya Mutu Pelayanan terhadap PPM KB Baru & PPM KB Aktif Output : Terselenggaranya Kegiatan KB terintegrasi dengan Rp 291.000.

00 5.825. Program Pelayanan Kontrasepsi Pelayanan pemasangan kontrasepsi KB Tanah Bumbu terintegrasi dengan lintas sektor E Program Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan Pembinaan organisasi perempuan Tanah Bumbu Outcame : Meningkatnya kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas hidup perempuan Output : Terpenuhinya Gizi Anak Sekolah Desa Tertinggal Outcame : Memberikan Pengetahuan dan Pemahaman tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Meningkatnya kualitas hidup perempuan Output : Terlaksananya penyusunan sistem bagi perlindungan perempuan guna tercapainya kualitas hidup perempuan Rp 251. Program Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan Pembinaan organisasi perempuan Tanah Bumbu Outcame : Meningkatnya Pelayanan Pemasangan kontrasepsi KB bagi PUS dan bukan PUS Output : Terpenuhinya PPM KB Baru & PPM KB Aktif Rp 86.00 14 15 Penyuluhan bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sejahtera Tanah Bumbu Rp 16.825.500.000.000.430.660.000.00 4.000.20 lintas sektor D 13 Program Pelayanan Kontrasepsi Pelayanan pemasangan kontrasepsi KB Tanah Bumbu Outcame : Meningkatnya Pelayanan Pemasangan kontrasepsi KB bagi PUS dan bukan PUS Output : Terpenuhinya PPM KB Baru & PPM KB Aktif Rp 86.00 Penyuluhan bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sejahtera Tanah Bumbu Outcame : Meningkatnya kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas hidup perempuan Output : Terpenuhinya Gizi Anak Sekolah Desa Tertinggal Outcame : Memberikan Pengetahuan dan Pemahaman tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Meningkatnya kualitas hidup perempuan Output : Terlaksananya penyusunan sistem bagi perlindungan perempuan guna tercapainya kualitas hidup perempuan Rp 251.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .500.00 Rp 16.430.660.

00 16 G Program pengembangan model operasional BKBPosyandu-PADU Pengkajian pengembangan model operasional BKBPosyandu-PADU Tanah Bumbu 17 Outcame : Meningkatnya mutu dan kesejahteraan akseptorOutput : Terlaksananya Kegiatan orientasi TRIBINA dan PKLK Rp 72.00 7.925.925. pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Tanah Bumbu Outcame : Memberikan peluang terhadap peran perempuan serta organisasi/lembaga perempuan Output : Terlaksananya & terciptanya keterlibatan peran perempuan yang akan memberi pengaruh tertentu pada perempuan dalam menjalankan beraneka ragam tugas Rp 88.00 6. pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Tanah Bumbu Outcame : Memberikan peluang terhadap peran perempuan serta organisasi/lembaga perempuan Output : Terlaksananya & terciptanya keterlibatan peran perempuan yang akan memberi pengaruh tertentu pada perempuan dalam menjalankan beraneka ragam tugas Rp 88.165. Program pengembangan model operasional BKBPosyandu-PADU Pengkajian pengembangan model operasional BKBPosyandu-PADU Tanah Bumbu Outcame : Meningkatnya mutu dan kesejahteraan akseptorOutput : Terlaksananya Kegiatan orientasi TRIBINA dan PKLK Rp 72.000.000.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . Program Peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan Sosialisasi kesetaraan gender.165.000.21 F Program Peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan Sosialisasi kesetaraan gender.000.

perguruan tinggi diharapkan adanya pelatihan-pelatihan masuk dalam pelayanan propinsi. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . program pembinaan ketahanan keluarga masyarakat menghendaki adanya wadah yang mengayomi ketahanan keluaga dalam bentuk kelompok bina-bina (BKB. Bidang Keluarga Berencana Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk masyarakat menghendaki adanya pelayanan alat kontrasepsi gratis dalam pengaturan kelahiran diharapkan adanya jaminan ketersediaan kontrasepsi. BKL. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Untuk membantu pendewasaan usia perkawinan masyarakat menghendaki suatu wadah yang menangani remaja dalam bentuk kelompok pusat informasi konseling kesehatan reproduksi remaja (PIK-KRR) di desa. Bidang Keluarga Sejahtera Dalam hal peningkatan pendapatan kesejahteraan keluarga masyarakat mengharapkan penyertaan modal usaha pada kelompok yang ada di desa yaitu kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) masuk dalam penyertaan modal dari propinsi/ pusat. pesantren.22 2. karang taruna. sekolah.5 Penelaahan usulan program dan kegiatan masyarakat Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pada program ini mengusulkan adanya pembinaan organisasi perempuan untuk meningkatkan peran serta gender dalam pembangunan melalui sosialisasi kesetaraan gender pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam bentuk program P2W-KSS & GSI. BKR) pembinaan diharapkan masuk dalam pelayanan propinsi.

Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu. Pembinaan dan pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. pembinaan dan pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. dipimpin oleh seorang Kepala Badan dan memiliki 29 orang pegawai serta memiliki tugas dan fungsi antara lain memberikan layanan Pengelolaan Kesekretariatan. Pembinaan Keluarga berencana dan Pembinaan Keluarga Sejahtera. PROGRAM DAN KEGIATAN 3. Pembinaan Keluarga berencana dan Pembinaan Keluarga Sejahtera.1 TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL Badan pemerintah Keluarga yang Berencana tugas Pemberdayaan melaksanakan Perempuan penyusunan dan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu. Pembinaan dan pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu. Struktur Organisasi Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu. SASARAN. berdiri sejak tahun 2012 dan berlokasi di Jalan Dharma Praja No 01 Gunung Tinggi Batulicin Kode Pos 72171 Kabupaten Tanah Bumbu Propinsi Kalimantan Selatan.23 BAB III TUJUAN. pembinaan keluarga berencana dan pembinaan keluarga sejahtera senantiasa berbenah untuk bisa menjadi lebih baik dan mampu memecahkan masalah yang dihadapi yang antara lain adanya kinerja pegawai yang selama ini memang harus ditingkatkan karena adaya banyak faktor disentralisasi soal motivasi kerja lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan. Oleh karenanya pengelolaan kesekretariatan. Adapun Struktur organisasi dan tupoksi Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . memiliki harapan dimasa yang akan datang bisa lebih baik dalam memberikan layanan tentang Pengelolaan Kesekretariatan. adalah sebuah instansi mempunyai pelaksanaan kebijakan daerah dibidang Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

g. Pengelolaan Kesekretariatan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diatas mempunyai fungsi sebagai berikut : a. Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mempunyai tugas membantu kepala daerah dalam melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Menyusun program bidang keluarga berencana. pembinaan pembinaan dan dan pengendalian pengendalian penyelenggaraan kegiatan keluarga berencana.24 Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pembentukan. d. c. pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Mengendalikan pengelolaan kegiatan ketatausahaan. b. Melaksanakan e. pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pembinaan dan pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Melaksanakan f. Pembinaan keluarga sejahtera. koordinasi. Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut diatas Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diatas mempunyai fungsi sebagai berikut : a. Kedudukan. koordinasi. c. Mengevaluasi pelaksanaan tugas. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pemberdayaan perempuan dan . Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera. Pembinaan keluarga berencana. penyelenggaraan kegiatan keluarga sejahtera. kegiatan bidang perlindungan perlindungan anak. d. Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis bidang keluarga berencana. b. Tugas Pokok dan Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Bidang Keluarga Sejahtera 5. Untuk menjabarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana tersebut diatas maka sekretariat mempunyai uraian tugas sebagai berikut : a. ketatausahaan dan rumah tangga serta perlengkapan dan memberikan pelayanan teknis administratif kepada semua unsur organisasi badan pengendalian dampak lingkungan daerah. menyiapkan bahan dan penyusunan rencana kebutuhan barang unit dan rencana tahunan barang unit (RKBU dan RTBU). Sekretariat 2. keuangan. pengelolaan urusan kepegawaian. pengelolaan surat menyurat. Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 3. Kelompok Jabatan Fungsional SEKRETARIAT Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan pembinaan administrasi yang meliputi pembinaan penyusunan program dan rencana kerja. Bidang Keluarga Berencana 4. pengelolaan urusan keuangan. dokumentasi arsip dan penggadaan. kehumasan dan keprotokolan. dokumentasi dan pelaporan.25 h. melaksanakan kegiatan surat menyurat. c. kepegawaian. d. b. e. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan. Unsur-unsur organisasi Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terdiri dari: 1. Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut diatas maka sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut: a. f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugasnya. b. penataan. pengumpulan dan pengelolaan data serta penyusunan program dan rencana kerja Badan. pengumpulan dan pengelolaan kegiatan evaluasi.

dokumentasi dan pelaporan. distribusi dan penghapusan d. n. atasan sesuai bidang Unsur-unsur Organisasi Sekretariat terdiri dari :  Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. inventarisasi. k. f. menyiapkan bahan dan pengelolaan tata usaha kepegawaian dan absensi. i. menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis kegiatan evaluasi. Dokumentasi dan Pelaporan. dokumentasi dan pelaporan semua unsur organisasi badan. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh tugas. m. l. o. pemeliharaan. kesejahteraan. kepangkatan dalam jabatan. menghimpun dan menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan dokumentasi kegiatan badan. menyiapkan bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas. menyiapkan bahan kooardinasi dengan unit kerja/ instansi terkait dalam rangka pelaksanaan kegiatan evaluasi. meliputi pengusulan. menyiapkan bahan pembinaan pegawai. menyiapkan bahan administrasi perjalanan dinas. kenaikan pangkat. pengawasan melekat. bahan dan melaksanakan pengelolaan. j. dokumentasi. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . hubungan masyarakat dan keprotokolan. menghimpun dan menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan evaluasi kegiatan badan. menyiapkan barang unit.26 c. pemindahan.  Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan. e. pelayanan akomodasi tamu. pengadaan. g. menyiapkan bahan penyusunan program kegiatan evaluasi. meliputi pembinaan disiplin. menyiapkan bahan usulan mutasi kepegawaian. kenaikan gaji berkala. dan pelaporan badan. penyimpanan. pemberian tanda jasa / penghargaan dan kedudukan hukum pegawai. pemberhentian dan pensiun. menghimpun dan menyiapkan bahan penyusunan pelaksanaan pelaporan kegiatan badan. h.  Sub Bagian Evaluasi.

Fasilitasi dan dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. e. Merumuskan dan menetapkan kebijakan. b. Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut diatas. Merumuskan dan menetapkan kebijakan operasional. mengoordinasikan. Perumusan kebijakan teknis dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Merumuskan dan menetapkan kebijakan. Merumuskan perempuan. memfasilitasi dan memberikan dukungan atas penyelenggaran pemerintahan daerah dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. d. Merumuskan dan menetapkan kebijakan teknis pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. mengoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan pembinaan peran serta masyarakat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. c. mengoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan program peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak. Untuk menjabarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana tersebut diatas Bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak mempunyai uraian tugas sebagai berikut : a. Bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak mempunyai fungsi sebagai berikut : a.27 BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK Bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak mempunyai tugas melaksanakan kebijakan daerah dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. c. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan menetapkan kebijakan. b. pembinaan dan pelaksanaan fasilitasi pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan serta perlindungan anak. Perumusan kebijakan operasional. mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan program pemberdayaan .

Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut diatas Bidang keluarga berencana mempunyai fungsi sebagai berikut : a. BIDANG KELUARGA BERENCANA Bidang keluarga berencana mempunyai tugas melaksanakan dan mengkoordinasikan program penyelenggaraan. Mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penyusunan petunjuk teknis mengenai pembinaan serta pengendalian keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. e. b. Merencanakan operasional. Mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Pembinaan dan pelaksanaan operasional kesehatan reproduksi (KR). Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pembinaan dan pelaksanaan operasional keluarga berencana (KB). pengendalian dan pelayanan kegiatan institusi dan peran serta dibidang KB. Untuk menjabarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana tersebut diatas Bidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera mempunyai uraian tugas sebagai berikut : a. c. Mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pembinaan pelayanan kontrasepsi dan kesehatan reproduksi. Mengendalikan pengelolaan kesekretariatan. mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penyusunan program keluarga berencana (KB). Merencanakan operasional. pengembangan dan pelayanan keluarga berencana serta mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan program keluarga berencana. b. f.28 f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . g. bidang tugasnya. mengatur dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penyusunan program kesehatan reproduksi (KR). c. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. d.

Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . Pembinaan dan pelaksanaan operasional keluarga sejahtera (KS). Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana tersebut diatas Bidang keluarga berencana mempunyai fungsi sebagai berikut : a.29 BIDANG KELUARGA SEJAHTERA Bidang keluarga berencana mempunyai tugas melaksanakan dan mengkoordinasikan program penyelenggaraan. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. b. pengembangan dan pelayanan keluarga sejahtera serta mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan program keluarga sejahtera.

Si NIP. H. Kesehatan Reproduksi Muhammad Maksun. Indriyani Dwi WP. S.30 Bagan Struktur Organisasi Badan Keluarga Berencana.. 19710507 200604 2 027 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . 19560410 197812 2 002 Plt. 19610925 198603 2 007 Kasubbid. 19810626 200701 1 014 Kasubbag. S.Sos NIP.Pd. 19570918 198903 1 001 Saparudin. Perencanaan dan Keuangan Hamka. Gerakan Keluarga Berencana Efferliani NIP. S. I Putu Suwandhya NIP. Umum dan Kepegawaian Misnawati NIP. 19600424 198402 2 003 Kabid. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu Kepala Badan Keluarga Berencana. SH NIP. Pemberdayaan dan Ketahanan Keluarga NIP. Bina Peran Serta Masyarakat dan Keluarga Sejahtera Drs.Sos NIP. S. SH NIP.Sos NIP. 19571225 198103 1 017 Kasubbid.M. 010 150 496 Kasubbid. Perlindungan Anak EM.Sos Kasubbid. S. Pemberdayaan Perempuan Dida Rodiah NIP.Sos NIP. 19690222 199603 1 007 Kasubbid. Dokumentasi dan Pelaporan Mursidah. 19610525 198403 2 010 Kasubbid. Sumarni. H. M. Syuriani. S.Ap 19610512 198009 2 003 Lampiran IV Nomor Tanggal : Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu : 20 Tahun 2011 : 20 September 2011 KELOMPOK JAFUNG Sekretaris dr. Kasubbag. M. 19630807 198303 2 012 Kabid. Janu Wibowo. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Normawaty. Evaluasi. Peran Serta Masyarakat Drs.Si NIP. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sri Yudawati. 19751029 200701 2 017 Kepala Bidang Keluarga Berencana Hj. 19610311 199603 1 002 Kasubbag.

2 TUJUAN DAN SASARAN RENJA a. pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . Adanya Visi dan Misi Bupati Tanah Bumbu. 4. Standar Operasional Prosedur (SOP). a. Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan BELANJA TIDAK LANGSUNG Belanja Tidak Langsung Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan jasa komunikasi. RPJP dan RPJM Nasional serta RPJP dan RPJM Propinsi.31 3. 2. Faktor yang Menjadi Bahan Pertimbangan Terhadap Rumusan Program dan Kegiatan. sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan jasa administrasi keuangan Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Penyediaan Jasa Non PNS *) Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Program Keluarga Berencana Pembinaan Keluarga Berencana Pelayanan KIE Program pelayanan kontrasepsi Pelayanan pemasangan kontrasepsi KB Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan Sosialisasi Kesetaraan Gender. Visi dan Misi Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 5. 3. 1. RPJMD dan RKPD.

pagu indikatif. maupun kombinasi keduanya.32 Program peningkatan peran serta dan kesetaraan jender dalam pembangunan Kegiatan Pembinaan Organisasi Perempuan Kegiatan penyuluhan bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sejahtera Program pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU Pengkajian pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU b. Penjelasan jika rumusan program dan kegiatan sesuai dengan rancangan awal RKPD. baik jenis program/kegiatan. Bahwa Rumusan Program dan Kegiatan sudah sesuai dengan rencana awal RKPD. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .

900.577.150.322.577.000.00 0 1 0 2 Penyediaan jasa komunikasi. internet dan media cetak Output : Terlaksananya penyediaan jasa komunikasi.937.937.Tabel 3.00 Rp 1.1 Rumusan Rencana Program dan Kegiatan SKPD Tahun 2012 dan Prakiraan Maju Tahun 2013 Kabupaten Tanah Bumbu 33 Rencana Tahun Kode Urusan/Bidang Uruan Pemerintahan/Daearah dan Program/Kegiatan Indikator Kineja Program/Kegiatan Target Capaian Kinerja (4) Prakiraan Maju Rencana Tahun 2013 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (7) Lokasi Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Sumber Dana Catatan Penting Target Capaian Kinerja (9) Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif (1) (2) (3) (3) (5) (6) (8) (10) 0 1 Program pelayanan Administrasi Perkantoran Terciptanya prima pelayanan Rp 1. sumber daya air dan listrik Outcame : Terpenuhinya jasa telepon. sumber daya air dan listrik Outcame :Terpenuhinya kebutuhan peralatan dan Perlengkapan Kantor yang memadai Output : Terlaksananya penyediaan peralatan dan Perlengkapan Kantor yang memadai Outcame : Terpenuhinya penyediaan alat tulis kantor Output : Terlaksananya penyediaan alat tulis kantor Tanah Bumbu 12 bln Rp 19.800.00 APBD II 12bln Rp 22.00 0 1 1 0 Penyediaan Alat tulis kantor Tanah Bumbu 12 bln Rp 22.900.412.800.00 APBD II 12 bln Rp 19.00 0 1 0 3 Penyediaan jasa peralatan perlengkapan kantor dan Tanah Bumbu 12 bln Rp 138.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .000.00 APBD II 12 bln Rp 138.322.412.050.150.050.

000.000.011.000.000.000.00 APBD II Rp 561.00 0 1 2 1 Rapat-rapat Daerah Koordinasi Dalam Tanah Bumbu Rp 37.00 APBD II 12 bln Rp 132.890.00 0 1 1 8 Rapat-rapat Koordinasi konsultasi ke luar daerah dan Rp 561.890.00 Rp 300.000.00 APBD II Rp 37.890.000.00 0 1 1 9 Penyedian jasa tenaga non PNS 74 PTT Rp 1.000.000.00 APBD II 74 PTT Rp 1.560.00 0 2 Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Rp 300.000.600.000.00 APBD II Rp 294.050. Kecamatan dan Desa Terciptanya kelancaran aparatur dalam melaksanakan tugas Outcame : Meningkatnya nilai guna kendaraan dinas/operasional Output : Terlaksananya pemeliharaan kendaraan dinas/operasional Tanah Bumbu 0 1 1 1 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Tanah Bumbu 12 bln Rp 14.011.600.560.302.000.302.000.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .00 0 1 0 7 Penyediaan keuangan jasa administrasi Tanah Bumbu 12 bln Rp 132.00 APBD II 12 bln Rp 14.200.34 Outcame : Meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas-tugas kedinasan dan pelaporan Output : Terlaksananya penyediaan barang cetakan dan penggandaan Outcame : Terpenuhinya kebutuhan jasa administrasi keuangan Output : Terlaksananya penyediaan jasa administrasi keuangan Outcame : Meningkatnya kelancaran pelaksanaan tugas-tugas kedinasanOutput : Terlaksananya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Outcame : Terpenuhinya kebutuhan pegawai Output : Tersedinanya jasa tenaga non PNS Outcame : Meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas-tugas aparatur Output : Terlaksananya koordinasi dan Konsultasi dengan SKPD.000.200.00 0 2 2 4 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Tanah Bumbu Rp 294.050.890.

255.250.000.00 APBD II Sharing APBN Rp 291.500.000.00 DAU Rp 251.330.000.000.330.00 1 8 0 1 Pembinaan organisasi perempuan Tanah Bumbu Rp 251.00 Rp 268.500.000.00 1 5 Program Keluarga Berencana Rp 352.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .000.00 Rp 352.580.000.000.500.000.250.00 1 5 0 2 Pelayanan KIE Tanah Bumbu 74 Kendaraan Roda 2 Rp 291.500.660.00 1 7 0 2 Pelayanan pemasangan kontrasepsi KB Tanah Bumbu Rp 86.000.430.000.660.430.000.00 DAU Rp 61.00 DAU Rp 6.000.00 1 5 1 5 Pembinaan Keluarga Berencana Tanah Bumbu Rp 61.660.00 DAU Rp 86.580.35 Outcame : Meningkatnya nilai guna peralatan gedung kantor Output : Terlaksananya mobilitas kerja dan pemeliharaan peralatan kantor Terciptanya penduduk yang tumbuh seimbang Outcame : Meningkatnya Mutu Pelayanan terhadap PPM KB Baru & PPM KB Aktif Output : Terlaksananya pengadaan kendaraan roda 2 plkb Outcame : Meningkatnya Mutu Pelayanan terhadap PPM KB Baru & PPM KB Aktif Output : Terselenggaranya Kegiatan KB terintegrasi dengan lintas sektor Meningkatkan Tarap hidup masyarakat pra KS & KS I serta dalam pencapaian kesejahteraan keluarga Outcame : Meningkatnya Pelayanan Pemasangan kontrasepsi KB bagi PUS dan bukan PUS Output : Terpenuhinya PPM KB Baru & PPM KB Aktif Terwujudnya kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas hidup perempuan Outcame : Meningkatnya kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas hidup perempuan Output : Terpenuhinya Gizi Anak Sekolah Desa Tertinggal 0 1 2 8 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Tanah Bumbu Rp 6.660.000.00 1 7 Program Pelayanan Kontrasepsi Rp 86.00 1 8 Program Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan Rp 268.255.00 Rp 86.

00 2 4 0 1 Pengkajian pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU Tanah Bumbu Rp 72.165.925.00 Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak .000.825.000.00 DAU Rp 88.165.00 Rp 72.00 2 4 Program pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU Rp 72.000.825.00 DAU Rp 88.00 1 7 1 0 Sosialisasi kesetaraan gender.165.00 DAU Rp 16.000.000.925.000.000.00 1 7 Program Peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan Rp 88. pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Tanah Bumbu Rp 88.165.000.000.925.925.000.36 Outcame : Memberikan Pengetahuan dan Pemahaman tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Meningkatnya kualitas hidup perempuan Output : Terlaksananya penyusunan sistem bagi perlindungan perempuan guna tercapainya kualitas hidup perempuan Terciptanya keterlibatan perempuan dalam berbagai organisasi/lembaga Outcame : Memberikan peluang terhadap peran perempuan serta organisasi/lembaga perempuanOutput : Terlaksananya & terciptanya keterlibatan peran perempuan yang akan memberi pengaruh tertentu pada perempuan dalam menjalankan beranekaraga tugas Peningkatan kualitas kesejahteraan akseptor untuk mewujudkan SDM Outcame : Meningkatnya mutu dan kesejahteraan akseptor Output : Terlaksananya Kegiatan orientasi TRBINA dan PKLK 1 8 0 3 Penyuluhan bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sejahtera Tanah Bumbu Rp 16.00 DAU Rp 72.

37 BAB IV PENUTUP Apabila tersedia anggaran yang memadai maka semua program kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan target yang di inginkan akan tercapai demikian sebaliknya seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan maka program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tidak akan terlaksana dengan baik sehingga tidak mendapatkan hasil yang maksimal. efektif dan efisien. RPJMD. sehingga seluruh program dan kegiatan akan dapat dicapai secara terukur. Renstra. Renja. Untuk tindak lanjut dalam penyusunan Renja ini selanjutnya kami akan menyusun Program kegiatan dan anggaran dalam bentuk RKA serta Rencana Operasional Kegiatan Tahun 2012. terarah. Dalam pelaksanaan program dan kegiatan akan berpedoman pada kaidahkaidah yang sudah ada yaitu RPJP dan RPJM Nasional serta RPJP dan RPJM Propinsi. RKPD. visi dan misi kepala daerah Kabupaten Tanah Bumbu. DPA Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Rencana Kerja Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . Demikian Rencana Kerja (Renja) Tahun 2012 ini dibuat dan diharapkan akan menjadi pedoman semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program dan kegiatan pada Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful