Anda di halaman 1dari 15

Abdul Wahid

Dari Fungsi Mp mampu menangani berbagai macam program aplikasi (misalnya pengolah kata, pengolah angka, multimedia, dan lain sebagainya) ====General purpose Mikrokontroler hanya bisa digunakan untuk suatu aplikasi tertentu saja (hanya satu program saja yang bisa disimpan), misalnya kontroler motor, kontroler suhu, robot, dll. === Special Purpose

Pada sistem komputer perbandingan RAM dan ROMnya besar, artinya program-program pengguna disimpan dalam ruang RAM yang relatif besar, sedangkan rutin-rutin antarmuka perangkat keras disimpan dalam ruang ROM yang kecil. Sedangkan pada Mikrokontroler, perbandingan ROM dan RAMnya yang besar, artinya program kontrol disimpan dalam ROM (bisa Masked ROM atau Flash PEROM) yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpan sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang bersangkutan.

kelebihan dari mikrokontroller adalah sebagai berikut :


1. Penggerak pada mikrokontoler menggunakan bahasa pemograman assembly dengan berpatokan pada kaidah digital dasar sehingga pengoperasian sistem menjadi sangat mudah dikerjakan sesuai dengan logika sistem.

2. Mikrokontroler tersusun dalam satu chip dimana prosesor, memori, dan I/O terintegrasi menjadi satu kesatuan kontrol sistem sehingga mikrokontroler dapat dikatakan sebagai komputer mini yang dapat bekerja secara inovatif sesuai dengan kebutuhan sistem.
3. Sistem running bersifat berdiri sendiri tanpa tergantung dengan komputer. Langkah-langkah untuk download komputer dengan mikrokontroler sangat mudah digunakan karena tidak menggunakan banyak perintah. 4. Pada mikrokontroler tersedia fasilitas tambahan untuk pengembangan memori dan I/Oyang disesuaikan dengan kebutuhan sistem. 5. Harga untuk memperoleh alat ini lebih murah dan mudah didapat.

Keluarga MCS-51 Keluarga AVR

Keluarga MCS-51
MCS-51 pertama kali dikembangkan oleh Intel Corporation pada tahun 70-an. MCS-51 merupakan salah satu keluarga mikrokontroler yang sampai sekarang masih banyak dikembangkan oleh berbagai produsen semacam Atmel Corp., Philips Semiconductors, Cygnal Integrated Products, Inc., dan Winbond Electronics Corp. Beberapa contoh mikrokontroler yang merupakan keluarga MCS-51, yaitu AT89C51, AT89C52, dll. Mikon AT89C51, AT89S51 merupakan anggota MCS51 dari seri 8051 Keluarga MCS-51 merupakan mikrokontroller 8 bit seperti terlihat pada table berikut ini :

Keluarga MCS-51 merupakan mikrokontroller 8 bit seperti terlihat pada table berikut ini :

Salah satu mikrokontroller yang banyak digunakan saat ini yaitu mikrokontroller AVR. AVR adalah mikrokontroler RISC ( Reduce Instruction Set Compute ) 8 bit berdasarkan arsitektur Harvard, yang dibuat oleh ATMEL pada tahun 1996. AVR ( AdvanceVersatile RISC atau Alf and Vegards Risc Processor ) yang berasal dari nama 2 mahasiswa Norwegian Institute of Technolgy (NTH), yaitu Alf-Egil Bogen dan Vegard Wollan

Kecepatan eksekusi program yang lebih cepat. AVR mempunyai32 register general-purpose, timer/counter fleksibel dengan mode compare, interrupt internal dan eksternal, serial UART, programmable Watchdog Timer, dan mode power saving, ADC dan PWM internal. AVR juga mempunyai In-System Programmable Flash onchip yang mengijinkan memori program untuk diprogram ulang dalam sistem menggunakan hubungan serial SPI. ATMega16/8535.

ATMega8534 mempunyai throughput mendekati 1 MIPS per MHz membuat disainer sistem untuk mengoptimasi konsumsi daya versus kecepatan proses.

Mikrokontroller AVR secara umum dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu keluarga AT90Sxx, ATMega, dan Attiny
TIPE JUMLAH PIN FLASH EEPROM SRAM

TinyAVR AT90Sxx ATMega

8 32 20 44 32 - 64

1-2 K 1-8 K 8-128 K

64-128 128-512 512-4K

0-128 0-1K 512-4K

Selanjutnya akan dijelaskan secara detail untuk kedua keluarga diatas. Keluarga AVR ATMEGA8535 Keluarga MCS-51 AT89S51