Anda di halaman 1dari 2

Pengertian Statistik Kata Statistik bukan merupakan kata dari bahasa Indonesia asli, secara etimologis kata "statistik"

berasal dari kata status (bahasa latin) yang mempunyai persamaan arti dengan kata state (bahasa Inggris) atau kata staat (bahasa Belanda), dan yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi negara. Pada mulanya, kata "statistik" diartikan sebagai "kumpulan bahan keterangan (data), baik yang berwujud angka (data kuantitatif) maupun yang tidak berwujud angka (data kualitatif), yang mempunyai arti penting dan kegunaan yang besar bagi suatu negara. Namun, pada perkembangan selanjutnya, arti kata statistik hanya dibatasi pada "kumpulan bahan keterangan yang berwujud angka (data kuantitatif)" saja; bahan keterangan yang tidak berwujud angka (data kualitatif) tidak lagi disebut statistik. Seiring berjalannya waktu kata Statistik tidak lagi dibatasi untuk kepentingan-kepentingan Negara saja tapi sudah digunakan dalam keseharian untuk mempermudah masyarakat untuk menganalisis sesuatu yang berkaitan dengan data-data. Sehingga setelah masyarakat memahami Statistik dan mulai mempergunakannya dalam kehidupan sehari munculah berbagai macam nama Statistik. Statistik yang menjelaskan sesuatu hal biasanya diberi nama Statistik mengenai hal yang bersangkutan didalamnya, contohnya kumpulan data yang membahas tentang tingkat produksi suatu perusahaan dinamakan Statistik produksi. Banyak persoalan baik itu seperti penelitian ataupun pengamatan yang dinyatakan dalam bentuk bilangan atau angka-angka. Kumpulan angka-angka disusun atau diatur dan disajikan dalam tabel (terkadang dilengkapi dengan gambarbaik berupa iagrm maupun grafik, hal ini dilakukan bertujuan untuk mempermudah menjelaskan isi dari data) seperti berikut mungkin bisa membantu anda memahami Statistik lebih lanjut. Dalam sebuah keluarga terdapat 5 orang anak. Anak termuda berusia dari usia anak tertua, sedangkan 3 anak lainnya berturut-turut berusia lebih 3 tahun dari anak termuda, lebih 5 tahun dari anak termuda, dan kurang 2 tahun dari anak tertua. Bila rata-rata hitung usia mereka adalah 15,2, maka usia anak tertua adalah tahun

Jawab : Misal a = usia anak tertua Rata - rata = 15,2 [ a/2 + ( a/2 + 3 )+ ( a/2 + 5 ) + ( a - 2 ) + a] / 5 =15,2 3,5 a + 6 = 76 <=> 3,5 a = 70 <=> a = 20 Maka usia anak tertua adalah 20 tahun Diketahui nilai rata-rata ulangan matematika suatu kelas adalah 6,7. Terdapat 3 anak dari kelas lain mempunyai nilai rata-rata 8. Jika nilai rata-rata mereka setelah digabung menjadi 7. Maka banyaknya siswa dalam sebelum digabungkan dengan 3 anak tadi adalah... Jawab : Misal, x : jumlah anak sebelum digabung (8 x 3 + 6,7 x )/(3 + x) =7 24 + 6,7 x = 21 +7x 3= 0,3x <=> x = 10 Contoh Soal : Mawar adalah seorang peragawati yang akan diseleksi dengan tinggi badan 173 cm. Standar tinggi badan rata-rata peragawati adalah 171,8 dan standar deviasinya adalah 12. Berapakah standar normalnya (Z) ? Penyelesaian : Dik : x = 173, = 171,8, = 12 Dit : Z ? Jawab : Z = x - = 173 171.8 = 0.1