Anda di halaman 1dari 2

Betawi Cipadu, Betawi Petukang Selatan Lhooo, Betawi Karang

tengah lhoo,, Batak emang top...


Asli....Ponorogo lhooooo................

Golput Meningkat, PKS Makin Kuat


PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Golput Meningkat, PKS Makin Kuat

- Sebagai partai yang mengaku paling solid, PKS merasa sangat siap menghadapi Pemilu 2009.
Meningkatnya angka golput justru diyakini akan lebih menguntungkan partai dakwah ini. Meski begitu,
jumlah golput harus terus ditekan.

"PKS paling diuntungkan jika banyak golput. Tapi demi kepentingan nasional, jumlah golput harus
diminimalkan agar wakil-wakil rakyat yang dipilih itu berkualitas," kata mantan Presiden PKS yang
Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Hal ini disampaikan dalam keterangan tertulis Hidayat yang disampaikan ketika menghadiri seminar
nasional 'Pendidikan politik untuk mengantisipasi golput' dalam peringatan Dies Natalis XXIII
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Solo, Selasa (24/2).

Hidayat mengapresiasi adanya berbagai seminar yang dapat meminimalisasi angka golput, apalagi
diselenggarakan di kampus. Sebab masyarakat kampus memiliki kecenderungan golput. Diharapkan
melalui acara-acara seperti ini bisa mengantisipasi golput.

Selain itu, Hidayat juga meminta KPU melaksanakan tugasnya sesuai tahapan-tahapan yang ada, baik
melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat maupun tugas lainnya.

"Waktu masih ada, jalankan secara maksimal. Jangan bikin kontroversi baru. KPU hendaknya segera
berkonsentrasi menuntaskan beragam problem," ujarnya.

Menyinggung mengenai masalah pencalonan presiden atau wakil presiden dari PKS, Hidayat
mengatakan, masih menunggu hasil pemilu legislatif.

"Kalau PKS dalam pemilu legislatif hanya mendapat 0,1 persen suara, ya sudah, buat apa kita
bicarakan lagi soal capres dan cawapres. Tetapi kalau PKS bisa mencapai target di atas 20 persen suara,
tentu para pemilih PKS tidak rela jika kader PKS hanya ditempatkan sebagai cawapres," tandasnya.

Golput Meningkat, PKS Makin Kuat


PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009

Golput Meningkat, PKS Makin Kuat

INILAH.COM, Solo - Sebagai partai yang mengaku paling solid, PKS merasa sangat siap menghadapi
Pemilu 2009. Meningkatnya angka golput justru diyakini akan lebih menguntungkan partai dakwah ini.
Meski begitu, jumlah golput harus terus ditekan.

"PKS paling diuntungkan jika banyak golput. Tapi demi kepentingan nasional, jumlah golput harus
diminimalkan agar wakil-wakil rakyat yang dipilih itu berkualitas," kata mantan Presiden PKS yang
Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Hal ini disampaikan dalam keterangan tertulis Hidayat yang disampaikan ketika menghadiri seminar
nasional 'Pendidikan politik untuk mengantisipasi golput' dalam peringatan Dies Natalis XXIII
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Solo, Selasa (24/2).

Hidayat mengapresiasi adanya berbagai seminar yang dapat meminimalisasi angka golput, apalagi
diselenggarakan di kampus. Sebab masyarakat kampus memiliki kecenderungan golput. Diharapkan
melalui acara-acara seperti ini bisa mengantisipasi golput.

Selain itu, Hidayat juga meminta KPU melaksanakan tugasnya sesuai tahapan-tahapan yang ada, baik
melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat maupun tugas lainnya.

"Waktu masih ada, jalankan secara maksimal. Jangan bikin kontroversi baru. KPU hendaknya segera
berkonsentrasi menuntaskan beragam problem," ujarnya.

Menyinggung mengenai masalah pencalonan presiden atau wakil presiden dari PKS, Hidayat
mengatakan, masih menunggu hasil pemilu legislatif.

"Kalau PKS dalam pemilu legislatif hanya mendapat 0,1 persen suara, ya sudah, buat apa kita
bicarakan lagi soal capres dan cawapres. Tetapi kalau PKS bisa mencapai target di atas 20 persen suara,
tentu para pemilih PKS tidak rela jika kader PKS hanya ditempatkan sebagai cawapres," tandasnya.