TUGAS KLIPING PPKN “Kasus Pembunuhan Munir”

Lidya Andyta 2443011011 Yossy Anida O. 2443011012 Farmasi 2011

com/read/2008/10/23/09442389/Sidang. Selasa (23/9). Persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini.Pembunuhan.Munir. Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Suharto dengan anggota Ahmad Yusak dan Haswandi. menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.kompas.UNIKA WIDYA MANDALA Sidang Pembunuhan Munir Hadirkan Ahli IT Dewi Indriastuti | Kamis. anggota Tim Pencari Fakta kasus pembunuhan Munir. Seperti disampaikan jaksa pada sidang Selasa.Ah li. 23 Oktober 2008 | 09:44 WIB JAKARTA. saksi ahli yang akan dihadirkan kali ini adalah Ruby Alamsyah.IT . Rencananya. sidang kali ini akan menghadirkan ahli yang diajukan jaksa penuntut umum. terdakwa kasus dugaan pembunuhan Munir. KAMIS — Sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana terhadap aktivis hak asasi manusia Munir dengan terdakwa mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Muchdi Purwopranjono akan digelar lagi pada Kamis (23/10) ini. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.COM/ KRISTIANTO PURNOMO Mantan Kepala Deputi V Badan Intelijen Negara Muchdi Purwopranjono.Hadirkan. KOMPAS. Ruby ahli dalam bidang teknologi informasi (IT). Sumber: http://nasional. salah satunya menghadirkan Usmman Hamid. Menurut jaksa.

istri pejuang hak asasi manusia Munir." ujarnya. dan tidak akan pernah menyelesaikan masalah." sambungnya.Suciwati: Pembunuh Munir Jangan Dihukum Mati HAMZAH | Kamis. mempunyai nurani dan berhak untuk hidup. Jawa Timur bukan berarti ia tak berduka atas tewasnya suami terkasih. bersanding di samping patung Munir di halaman Gedung YLBHI Jakarta. dan merampas kebahagian saya. setiap manusia mempunyai hati nurani yang memungkinkannya berubah menjadi lebih baik. dengan hukuman seumur hidup. saya tetap tidak setuju dengan eksekusi mati." kata Suciwati. jika suatu saat pembunuh suaminya. Namun di atas semua kesedihannya. Suciwati berharap. Suciwati yang kini menjadi pegiat hak asasi manusia itu meyakini hukuman seumur hidup akan lebih efektif dan memberikan efek jera daripada hukuman mati. berarti itu namanya hukum rimba. Sikap yang dilontarkan perempuan asal Malang. "Mungkin saja. dapat menjadikan dirinya berubah dan menyadari kesalahannya. Berdasarkan keyakinan itulah. ia mengaku tetap menghargai HAM." tegas Suciwati. maka ia tak menginginkan hukuman mati dijatuhkan pada pelaku. KAMIS — Hukuman mati tak akan pernah mendatangkan efek jera dan tak menyelesaikan masalah. 30 Oktober 2008 | 16:47 WIB JAKARTA. Semoga. meski orang itu telah melakukan kesalahan besar. "Bila nanti sudah terbukti para pelaku pembunuh Munir. "Karena setiap orang. di Jakarta. Bila nyawa harus dibayar dengan nyawa. "Siapa sih yang enggak sedih ditinggalkan oleh orang yang paling dicintai? Namun begitu. . Rabu (8/12/2007). nurani pelaku pada saat itu sedang tertutup. Selain itu. saya cuma ingin Pemerintah menjatuhkan vonis seumur hidup saja. Kamis (30/10). KOMPAS/AGUS SUSANTO Suciwati. Munir ditemukan.

terdakwa.Sumber: http://nasional. Kamis (11/12)." ujar Wirawan. polisi." ujar Adnan saat membacakan pembelaan. untuk menduga demikian. dan BIN. Saat membacakan nota pembelaan di PN Jakarta Selatan. dengan meninggalkan jejak bagi penegak hukum berupa kata-kata dan fakta lainnya. seperti Kasum. ada upaya untuk mengecoh penegak hukum agar mengaburkan siapa pelaku sesungguhnya. Menurut mereka. disebutnya melakukan aksinya secara well organized. KOMPAS. Wirawan Adnan. Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan berita acara pemeriksaan saksi Budi Santoso.COM/KRISTIANTO PURNOMO Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN). "Perencana pembunuhan berusaha mengecoh kita dan para penegak hukum agar menduga pelaku ke arah Pollycarpus." papar Wirawan. "Pembunuh tersebut mungkin saja orang yang paling dekat dengan Munir. tak ada bukti persidangan yang menunjukkan keterlibatan Muhdi dalam kasus terbunuhnya Munir. KAMIS — Tim kuasa hukum Muchdi Pr mengatakan bahwa tuntutan 15 tahun yang dilayangkan jaksa penuntut umum terhadap kliennya dipaksakan. Si pembunuh saat ini sedang tertawa karena berhasil mengecoh jaksa. . memaparkan bahwa jaksa tak punya cukup bukti untuk menjerat Muchdi. salah satu kuasa hukum. dan LSM. Muchdi Pr (kiri) menjalani persidangan terkait kasus dugaan pembunuhan aktivis HAM Munir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.kompas.jangan Kuasa Hukum: Perencana Pembunuhan Munir Sedang Tertawa Kamis. Bagi terdakwa. 11 Desember 2008 | 11:50 WIB Laporan wartawan Kompas. yang selama ini belum pernah diperiksa sebagai terdakwa. tim kuasa hukum Muchdi kembali menguakkan tudingan yang pernah dilontarkannya bahwa pembunuh Munir mungkin saja orang terdekat aktivis HAM tersebut. ada ketidakadilan dengan tuntutan seberat itu.pembunuh.munir. pelaku yang merupakan perencana pembunuhan tidak kita duga sama sekali. "Tuntutan 15 tahun oleh penuntut umum sekadar untuk menutupi ketidakmampuan penuntut umum mengungkap siapa pelaku pembunuhan sesungguhnya. Mengutip teori disepsi ZA Maulani. Bahkan.com/read/2008/10/30/16470260/suciwati. Perencana pembunuhan.com Inggried Dwi Wedhaswary JAKARTA. Padahal. Kamis (6/11).

Tertawa Kasus Pembunuhan Munir. Menurut Suciwati pula. harus menerima kenyataan pahit. Kalimat itu pendek saja. banyak pihak juga terhenyak atas putusan itu. Atas dasar itu. malam tahun baru kali ini tak seperti yang ia harapkan.Hukum:. jika tak ada yang memerintah mustahil Pollycarpus membunuh suaminya.kompas. ada orang atau institusi lain yang membeking Polly. Bukan hanya Suciwati.com/lipsus112009/kpkread/2008/12/11/11503124/Kuasa.Sedang. tim kuasa hukumnya dan juga banyak orang. Kesampingkan Rasa Keadilan Yayat Suratmo Published 01/02/2009 . "Kok jadinya begini?' katanya via sms kepada sahabatsahabatnya. Kenapa Institusi? . Muchdi Purwoprandjono. Karena hampir tidak mungkin sosok seperti Pollycarpus yang mantan Pilot Garuda mampu melakukan itu sendirian. yakin. janda Almarhum Munir yang tewas di racun di Pesawat Garuda dalam perjalanan Jakarta-Amsterdam. yang diduga terlibat dalam pembunuhan suaminya. Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara.m. Majelis hakim menyatakan terdakwa Muchdi. Credit .com Rabu. tapi mengandung kekecewaan yang amat dalam. Suciwati. divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan.Munir. 31 Desember 2008. Suciwati dan tim kuasa hukumnya yakin.7:03 a.KabariNews.Sumber: http://www. Mata Suciwati tampak nanar dan berkaca-kaca. Apa motifnya jika Poly melakukan itu sendirian?Apakah Polly punya dendam terhadap Munir? Apalagi Munir tidak mengenal Polly. Empat tahun berjuang mencari keadilan untuk almarhum suaminya. Dalam persidangan yang digelar di hari terakhir tahun 2008 itu. BIN dan Pollycarpus Suciwati. bahwa Munir tewas akibat konspirasi tingkat tinggi. saat orang bersiap menyambut pesta malam tahun baru. Ia lemas ketika Ketua Majelis Hakim mengetuk palu. kembali membentur tembok. tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan atau terlibat pembunuhan aktivis HAM Munir. sementara Polly mengenal Munir karena memang Munir dikenal sebagai aktivis.Pembunuhan.Perencana .

pasti ada hubungannya dengan konferensi pers. Beberapa saksi melihat Polly dan Munir berbincang-bincang dalam pesawat. Indra Setiawan. yang berakibat Muchdi digeser dari jabatan Komandan Jenderal Kopassus. Bahkan dalam manifes perjalanan tercatat. Aktivis HAM. bahwa Muchdi dan Polly saling kenal dan berhubungan baik. Munir pernah membongkar kasus penculikan aktivis yang dilakukan tim Mawar Kopassus. tubuhnya mengandung racun arsenik. banyak orang menduga. Polly pindah tempat duduk ke sebelah Munir. Namun sayang sekali lagi. Karena dalam salah BAP itu juga terdapat keterangan Budi Santoso bahwa Polly pernah menerima uang sebesar sepuluh juta rupiah dari Muchdi. tentu saja Polly bisa bebas ikut dalam perjalanan seluruh pesawat Garuda. entah tentang persiapannya dan sebagainya kan?" katanya." Sementara Budi Santoso. Sayangnya. diketahui Polly berada di pesawat yang ditumpangi Munir. baik Polisi maupun kejaksaan tidak bisa mengungkap isi percakapan tersebut. Indra mengaku hilangnya saat mobilnya dibobol maling di suatu tempat. lalu ponsel saya aktif berkali-kali di saat-saat menjelang konferensi pers. Menurut Suciwati. Dengan berbekal surat rekomendasi BIN dan disetujui oleh Dirut Garuda. Karena semasa hidupnya. . As'ad dan dikeluarkan Juli 2004. Tabir keterkaitan Badan Intelejen Negara dengan tewasnya Munir terkuak saat BIN menulis surat kepada Direktur Garuda. Para petinggi BIN pun mulai terseret. Usman Hamid pernah berkata. "Jika saya ingin melakukan konferensi pers. agen BIN lainnya. yang saat kejadian menjabat sebagai Deputi V BIN. Indra Setiawan pada tanggal 11 Agustus 2004. Karena kecurigaan atas surat rekomendasi dari BIN dan bukti-bukti lainnya. M. Kontak itu intensif hingga sebanyak 41 kali. Tak tanggung-tanggung. Cerita berlanjut dengan heboh. BIN ikut berperan dalam kasus pembunuhan Munir. empat BAP yang sudah ditandatanginya itu dicabut semua. termasuk dalam perjalanan Munir menuju Amsterdam. Lalu pada hari Munir tewas. dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian di cabutnya kembali menyatakan. sebelum berada dalam satu pesawat bersama Munir. termasuk Muchdi. Intinya Usman beranggapan. Surat itu ditandatangani oleh Wakil Kepala BIN saat itu. Banyak orang menduga. Dan pencabutan BAP ini memperkuat posisi Muchdi pengadilan. Polly adalah agen non-jejaring BIN atau minimal Polly adalah 'orang'nya BIN. surat rekomendasi BIN itu 'hilang'. Kemudian ditemukan fakta bahwa Muchdi menjalin kontak berkali-kali dengan Polly pada saat 'genting' yakni sebelum dan sesudah Munir tewas. Surat kemudian dibalas dan disetujui oleh Direktur Garuda. Garuda Indonesia untuk keamanan internal.Begini ceritanya. dari semua petinggi BIN. Surat rekomendasi tak bertanggal itu meminta agar Pollycarpus ditempatkan di bagian Corporate Secretary PT. barangkali hanya Muchdi yang punya motif. BAP itu kemudian dicabut Budi melalui kedubes Indonesia di Pakistan. Orang yang duduk di jabatan tersebut memungkinkan ikut dalam semua perjalan pesawat Garuda. Kenapa sampai BIN merekomendasikan Polly? Itulah yang menjadi pertanyaan krusial. Munir ditemukan tewas dalam pesawat. Pengamat Intelijen Soeripto bahkan menegaskan. isi percakapan antara Polly dan Muchdi pasti berhubungan dengan tewasnya Munir. "Isi percakapan tersebut adalah bukti kunci adanya konspirasi di balik kematian Munir.

rasa keadilan memang masih jauh dari harapan. semakin menebalkan keyakinan. bahwa Muchdi bakal dibebaskan dari segala tuntutan. Tapi hal itu jugalah yang membuat kita yakin. dan dicabutnya BAP para saksi dari BIN. Sumber: http://www. Suciwati barangkali menjadi orang yang paling tidak bahagia saat malam pergantian tahun. Kemudian saksi-saksi dari BIN juga mencabut keterangannya.kabarinews. Dan keempat hal penting tersebut. hilangnya surat rekomendasi BIN kepada Dirut Garuda. tak pernah hadir dalam persidangan Muchdi. tidak adanya transkrip pembicaraan Muchdi dan Polly meski mereka menjalin kontak berkali-kali (yang ada hanya call data recorded).Kejanggalan demi kejanggalan pun berlanjut. malam yang penuh dengan warna-warni kembang api itu harus dilalui Suciwati dengan pedih. yakni tidak hadirnya saksi kunci Budi Santoso. Budi Santoso sebagai saksi kunci. Dan apa mau dikata. memang ada konspirasi dalam pembunuhan Munir.com/article.cfm?articleID=32460 .

usik terus para pelakunya.. "Saya melihat tidak ada niat sama sekali dari kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini.. Kita melupakan banyak kasus di belakang.Negara Jangan Lupakan Pembunuhan Munir Senin. Ketika para korban mulai putus asa.com — Munir Tidak Lupa. KOMPAS. Di persidangan. Paling tidak untuk kasus pembunuhan Munir lima tahun yang lalu. Susilo Bambang Yudhoyono di awal masa jabatannya sebagai Presiden RI pernah berjanji untuk menuntaskan kasus . yaitu politik melawan lupa. Pengungkapan kasus pembunuhan Munir masih sebatas penangkapan pelaku lapangan." ujar Choirul Anam dari Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (Kasum) di Rumah Seni yaitu di Kota Semarang. menurut Anam. "Jangan lelah. "Hanya satu yang kami perjuangkan hingga kini.. Hal yang paling berat di belakang korban pelanggaran HAM. pemerintah harus memberi perhatian khusus dalam menuntaskan kasus pembunuhan Munir sebagai jalan untuk mengadili berbagai kasus pelanggaran HAM lain. negara tetap saja bergeming. Saat kampanye Pemilu Presiden 2004. adalah keputusasaan." ujarnya. Denny mengingatkan. Sedapat mungkin. Meski sedemikian keras para keluarga korban dan aktivis berseru. bahkan hakim terkesan tidak konsisten dalam putusannya. Ada apa?" tanyanya. Padahal. Karena hanya dengan melawan lupa. ini sangat penting dalam gerakan HAM. Minggu (6/9) dalam diskusi "Hendak ke Mana Penuntasan Kasus Munir?" Anam mendorong para pejuang HAM untuk terus mengingatkan para petinggi negara untuk menuntaskan kasus ini. saat itu juga perjuangan terhenti. Ini sudah jadi budaya kita. belum sampai pada otak di balik pembunuhan itu. Denny Septiviant dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia menyatakan. para korban dapat bertahan untuk terus menyuarakan keadilan yang hingga kini masih jauh dari harapan. Demikian ungkapan yang senantiasa diserukan aktivis dan para korban pelanggaran hak asasi manusia. 7 September 2009 | 21:14 WIB Laporan wartawan KOMPAS Amanda Putri Nugrahanti SEMARANG.

BIN kini menjadi lembaga superbody yang dengan mudah dimanfaatkan untuk kepentingan politik ataupun individu. "Seharusnya sudah tidak ada alasan bagi pemerintahan berikutnya untuk tidak mengungkap kasus ini. KOMPAS/HENDRA AGUS SETYAWAN Puisi Untuk Munir .Jangan. Senin (10/12/2007). Menurut Denny.Munir .com/lipsus052009/antasariread/2009/09/07/21140234/Negara. SBY beralasan dukungan di parlemen untuk penuntasan kasus itu lemah." kata Denny. lembaga seperti BIN perlu memiliki undang-undang khusus layaknya TNI dan Polri. menurut Denny. Sumber: http://www. Menurut Denny.kompas. Setelah kasus itu sampai di pengadilan dan hasilnya mengecewakan. masih belum serius. Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Muhdi Purwopranjono. sistem peradilan di Indonesia wajib memenuhi hak keluarga dan kerabat almarhum. dan terhambatnya Panitia Khusus Orang Hilang. Hal itu tercermin dari terhambatnya pemeriksaan terhadap para pejabat dan petinggi negara. Para siswa di sekolah almamater Munir tersebut selain berupacara juga berziarah ke makam Munir. Saat ini SBY kembali terpilih dan Partai Demokrat mendominasi parlemen. dan dunia internasional atas kebenaran mengenai kasus Munir. Direktur YLBHI-LBH Semarang Siti Rakhma Marry Herwati menegaskan. perlu ada kemauan hukum dari kejaksaan yang lebih kuat dari sebelumnya untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM.Lupakan.Siswi SD Muhammadiyah 4 Kota Batu membaca puisi untuk pejuang HAM. Pemerintahan selama ini. bebasnya tersangka utama pembunuhan Munir.pembunuhan Munir. Ini harus didorong. Pemerintahan berikutnya harus lebih serius.Pemb unuhan. masyarakat Indonesia. Munir saat upacara peringatan hari HAM sedunia di kota Batu Jawa Timur.

Presiden.Kontras: Pemerintah Tidak Serius Ungkap Kasus Munir Polhukam / Rabu. Kejaksaan Agung dan Menteri Hukum HAM seyogyanya duduk bersama mengevaluasi kemajuan kasus ini dan memastikan keadilan terpenuhi. "Kasus-kasus kekerasan dan pelanggaran HAM tidak ada yang direspon karena berkaitan dengan politik. Jakarta: Pemerintah dinilai tidak serius dalam mengungkap kasus pembunuhan terhadap aktivis Hak Asasi Manusia.com." kata Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. MA. Ia mengatakan semakin lama. baik itu oleh Kejaksaan . belum juga ada tanda. Ia mengatakan. semakin terang benderang pula adanya unsur kesengajaan dalam konteks melemahkan upaya penuntasan kasus ini oleh pemerintah. Munir Sadi Thalib karena ada kekhawatiran politik. pemerintah tak memberikan prioritas pada kasus HAM karena khawatir berbenturan dengan sikap politis. Memasuki usia ketujuh kasus pembunuhan Munir. Haris Azhar saat memperingati kematian Munir di kantor Kontras. menurut Haris." ujarnya. Jakarta. Rabu (7/9). 7 September 2011 16:55 WIB Foto Antara Metrotvnews. "Dalam kurun waktu tujuh tahun ini kasus pembunuhan Pejuang HAM Munir.tanda akan adanya penyelesaian.

Selain itu. "Persidangan kasus Munir dengan terdakwa Muchdi Pr yang digelar pada 2008 lalu adalah bukti nyata bagaimana sebuah sandiwara pengadilan yang sangat tidak lucu dipertontonkan kepada publik. kejaksaan bersikap tidak profesional dan tidak menggunakan standar yang pantas dalam menghadapi Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Pollycarpus. mengatakan. sehingga Kejaksaan Agung mangkir untuk melakukan PK. Badan Intelejen Negara (BIN) maupun Kepolisian. Muchdi bebas. maju atau tidak. "Hanya Presiden yang bisa mengubah status hukum kasus Munir.Agung. Hingga kini Kejaksaan Agung mengaku belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung tentang pembebasan Muchdi Pr. subyektifnya hakim memilih fakta persidangan yang meringankan Muchdi dan hilangnya bukti penting berupa rekaman suara percakapan antara Pollycarpus dan Muchdi Pr. putusan tersebut telah dikeluarkan sejak 2009. hanya Presiden yang bisa memberikan perintah pada Jaksa Agung untuk meneruskan dan menyelesaikan kasus tersebut karena yang dikejar secara hukum dalam kasus ini pernah menjabat militer." ujarnya.metrotvnews. Beberapa fakta penting lainnya yang tidak bisa diabaikan adalah lemahnya dakwaan jaksa. hasilnya tentu saja seperti yang bisa ditebak oleh banyak orang orang." kata Usman.com/read/news/2011/09/07/63938/Kontras-Pemerintah-Tidak-SeriusUngkap-Kasus-Munir . Hal itu terbukti bahwa persidangan yang digelar selama ini hanya mampu menyeret aktor-aktor sipil terutama dari manajemen Garuda. Penasihat Kontras Usman Hamid juga mengatakan. "Ini membuktikan militer tidak pro-HAM karena pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini adalah oknum militer. menjelang tahun ke tujuh kasus ini berjalan. Anggota Komisi III DPR Eva Sundari. nol besar. Padahal. sementara sisanya. tersendatnya penyelesaian kasus Munir menunjukkan pihak militer tidak memiliki perhatian terhadap kasus HAM. Ketidakprofesionalan itu terlihat jelas dari hanya satu orang jaksa yang menghadiri persidangan. Menurut dia.(Ant/BEY) http://www. perlu ada itikad baik dari pemerintah dalam penyelesaian kasus pembunuhan Munir." ucapnya.

"Mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan akan mengajukan PK atas bebasnya Muchdi PR setelah mendapatkan salinan putusan kasasi. . Sikap Basrief pun dinilai sebagai sikap pemerintahan SBY yang takut untuk membongkar siapa otak di balik pembunuhan Munir.detikNews Share Jakarta .Kamis. 08/09/2011 17:52 WIB SBY Dinilai Takut Tuntaskan Kasus Pembunuhan Munir Indra Subagja . Kejagung beberapa kali menyampaikan pernyataan akan melakukan langkah hukum selanjutnya yaitu PK. Padahal sebelumnya setelah Muchdi Pr diputus bebas di tingkat kasasi MA. Wakil Jaksa Agung Darmono akan mengajukan PK Muchdi Pr. Jikalau ada Novum atau bukti baru sebagai landasan PK. Kamis (8/9/2011). "Pernyataan Jaksa Agung yang menolak mengajukan PK terhadap Muchdi Pr dan pernyataan resmi juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha bahwa kasus Munir telah selesai adalah cerminan bagaimana Kebijakan Hukum SBY telah nyata-nyata memperlemah secara sistematis upaya pengungkapan kasus konspirasi pembunuhan Pejuang HAM Munir." kata Sekretaris Eksekutif Komite Solidaritas untuk Munir (KASUM) Choirul Anam dalam siaran pers." terang Anam.Sikap Jaksa Agung Basrief Arief yang menolak mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait kasus pembunuhan Munir dikecam. Sikap pemerintah itu dinilai sebagai fakta yang bertentangan dengan janji dan pencitraan Pemerintah selama ini. dan terakhir Jamwas Marwan Effendy mengatakan Jaksa Agung akan mengkaji dan mengajukan PK setelah mendapatkan salinan putusan kasasi.

Anam menilai alasan Kejaksaan Agung belum menerima putusan MA.detiknews. Sumber:http://www. yang disampaikan langsung ketika Jampidum menerima KASUM adalah mereka belum menerima salinan putusan MA. Hukum dan Keadilan di Indonesia.com/read/2011/09/08/175222/1718532/10/sby-dinilai-takuttuntaskan-kasus-pembunuhan-munir . Apa yang Dilakukan Pemerintah saat ini senyatanya adalah kemunduran dalam hal penegakan HAM. hanya cara licik untuk mengulur-ulur waktu dan memperlemah kasus Munir." urai Anam. "Padahal alasan Jaksa belum mengajukan PK hingga tanggal 16 Juni 2011. Argumentasi Hukum Jaksa Agung adalah cerminan sikap SBY. padahal KASUM sendiri telah menerima putusan tersebut sejak 18 November 2009.

SOLUSI Apabila telah terbukti siapakah pelaku pembunuh Munir jangan sampai memberikan ia hukuman mati. Jangan hanya karena Muchdi adalah pejabat pemerintahan maka Muchdi dapat dibebaskan begitu saja. ia berani menegakkan keadilan untuk HAM (Hak Asasi Manusia) di tengah pelanggaranpelanggaran HAM yang terjadi saat itu. pemerintah seharusnya tetap profesional dan tetap benar-benar mengusut kasus ini dengan serius. Bukan semakin lama semakin tidak dipedulikan. Seharusnya para penegak hukum harus tegas dan adil ke semua orang termasuk kepada para pejabat pemerintahan. Apakah pantas seseorang yang seharusnya . lebih baik diberikan hukuman seumur hidup penjara. Walaupun kasus Munir termasuk dalam kasus dalam waktu yang panjang. bukan malah menutup-nutupi bukti rekaman percakapan antara Pollycarpus dan Muchdi. Dan itu akan melepaskan pelaku dari tanggung jawabnya. bukan melupakan kasusnya seiring dengan berjalannya waktu. Walaupun Muchdi Purwoprandjono. Karena dengan hukuman mati pelaku akan langsung lepas dari apa yang ia perbuat. Seharusnya para penegak hukum harus menyelidiki mengapa begitu banyak kejanggalan yang terjadi. Karena Munir adalah seorang pahlawan bangsa. Daripada dengan hukuman mati itu tidak akan membuat pelaku jera. bahkan orang awampun dapat beranggapan bahwa kejanggalan-kejanggalan ini telah direncanakan oleh seseorang. Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara para penegak hukum harus tetap membongkar kejahatan yang dilakukan oleh Muchdi. Pemerintah harus lebih serius dalam mencari pelaku pembunuhan Munir. Dan seharusnya dalam masalah ini penegak hukum harus melihat segala kejanggalankejanggalan yang terjadi. misalnya bukti-bukti yang tiba-tiba hilang dan saksi-saksi kunci yang tiba-tiba tidak hadir dalam persidangan.

karena keadilan harus tetap ditegakan apapun konsekuensinya. Para penegak hukum harus mengecek apakan Muchdi mengatakan yang sebenarnya atau Muchdi hanya mengarang cerita belaka. Dan pemerintah tidak perlu takut untuk mengusut kasus ini. Hakim harus mencermati apakah kesaksian yang Muchdi berikan benar atau tidak. karena satu-satunya yang bisa membuat kasus ini “clear” hanya pemerintah. Bukan karena Muchdi adalah seorang dari pejabat pemerintahan maka ia bisa dibebaskan begitu saja. Hakim harus lebih objektif dalam mengambil keputusan. Dan pemerintah selama ini hanya berjanji untuk menyelesaikan kasus ini. Dan para aktivis lain yang memperjuangkan kasus Munir harus lebih antusias dan lebih meyakinkan pemerintah agar mereka mau mengusut kembali kasus Munir dan mencari siapa pelakunya yang sebenarnya. Jaksa agung seharusnya tidak perlu menolak untuk mengusut kasus Munir kembali. pemerintah harus tetap konsisten dalam menyelesaikan kasus Munir. Namun hakim harus benar-benar melihat apakah Muchdi benar-benar tidak bersalah. . Tapi.bertanggung jawab atas terbunuhnya Munir bisa bebas berkeliaran? Walaupun harus memakan waktu yang begitu lama. pada kenyataanya pemerintah mundur dalam penyelesaian kasus ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful