TUGAS KLIPING PPKN “Kasus Pembunuhan Munir”

Lidya Andyta 2443011011 Yossy Anida O. 2443011012 Farmasi 2011

Persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ini.UNIKA WIDYA MANDALA Sidang Pembunuhan Munir Hadirkan Ahli IT Dewi Indriastuti | Kamis. KOMPAS. Rencananya.COM/ KRISTIANTO PURNOMO Mantan Kepala Deputi V Badan Intelijen Negara Muchdi Purwopranjono. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. salah satunya menghadirkan Usmman Hamid.kompas. Ruby ahli dalam bidang teknologi informasi (IT). KAMIS — Sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana terhadap aktivis hak asasi manusia Munir dengan terdakwa mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Muchdi Purwopranjono akan digelar lagi pada Kamis (23/10) ini. Menurut jaksa.com/read/2008/10/23/09442389/Sidang. 23 Oktober 2008 | 09:44 WIB JAKARTA.Munir. saksi ahli yang akan dihadirkan kali ini adalah Ruby Alamsyah. Sumber: http://nasional.Ah li. anggota Tim Pencari Fakta kasus pembunuhan Munir. Selasa (23/9). terdakwa kasus dugaan pembunuhan Munir. Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Suharto dengan anggota Ahmad Yusak dan Haswandi. sidang kali ini akan menghadirkan ahli yang diajukan jaksa penuntut umum.IT .Pembunuhan.Hadirkan. menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Seperti disampaikan jaksa pada sidang Selasa.

Selain itu. Namun di atas semua kesedihannya. dan tidak akan pernah menyelesaikan masalah. meski orang itu telah melakukan kesalahan besar. Bila nyawa harus dibayar dengan nyawa. Suciwati berharap. Jawa Timur bukan berarti ia tak berduka atas tewasnya suami terkasih. "Mungkin saja. mempunyai nurani dan berhak untuk hidup. 30 Oktober 2008 | 16:47 WIB JAKARTA." ujarnya.Suciwati: Pembunuh Munir Jangan Dihukum Mati HAMZAH | Kamis. maka ia tak menginginkan hukuman mati dijatuhkan pada pelaku." tegas Suciwati. Kamis (30/10). saya cuma ingin Pemerintah menjatuhkan vonis seumur hidup saja. di Jakarta. KAMIS — Hukuman mati tak akan pernah mendatangkan efek jera dan tak menyelesaikan masalah. "Siapa sih yang enggak sedih ditinggalkan oleh orang yang paling dicintai? Namun begitu. "Bila nanti sudah terbukti para pelaku pembunuh Munir. Semoga. setiap manusia mempunyai hati nurani yang memungkinkannya berubah menjadi lebih baik. Rabu (8/12/2007). berarti itu namanya hukum rimba. dan merampas kebahagian saya. istri pejuang hak asasi manusia Munir. jika suatu saat pembunuh suaminya. bersanding di samping patung Munir di halaman Gedung YLBHI Jakarta. Munir ditemukan. . dengan hukuman seumur hidup. dapat menjadikan dirinya berubah dan menyadari kesalahannya. Berdasarkan keyakinan itulah." sambungnya. "Karena setiap orang. ia mengaku tetap menghargai HAM." kata Suciwati. saya tetap tidak setuju dengan eksekusi mati. nurani pelaku pada saat itu sedang tertutup. KOMPAS/AGUS SUSANTO Suciwati. Sikap yang dilontarkan perempuan asal Malang. Suciwati yang kini menjadi pegiat hak asasi manusia itu meyakini hukuman seumur hidup akan lebih efektif dan memberikan efek jera daripada hukuman mati.

KOMPAS.com/read/2008/10/30/16470260/suciwati. memaparkan bahwa jaksa tak punya cukup bukti untuk menjerat Muchdi. seperti Kasum.pembunuh. Mengutip teori disepsi ZA Maulani. pelaku yang merupakan perencana pembunuhan tidak kita duga sama sekali. disebutnya melakukan aksinya secara well organized. "Tuntutan 15 tahun oleh penuntut umum sekadar untuk menutupi ketidakmampuan penuntut umum mengungkap siapa pelaku pembunuhan sesungguhnya. KAMIS — Tim kuasa hukum Muchdi Pr mengatakan bahwa tuntutan 15 tahun yang dilayangkan jaksa penuntut umum terhadap kliennya dipaksakan. Perencana pembunuhan.jangan Kuasa Hukum: Perencana Pembunuhan Munir Sedang Tertawa Kamis. 11 Desember 2008 | 11:50 WIB Laporan wartawan Kompas. dengan meninggalkan jejak bagi penegak hukum berupa kata-kata dan fakta lainnya. Kamis (6/11). Muchdi Pr (kiri) menjalani persidangan terkait kasus dugaan pembunuhan aktivis HAM Munir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. salah satu kuasa hukum. Wirawan Adnan. "Pembunuh tersebut mungkin saja orang yang paling dekat dengan Munir. tim kuasa hukum Muchdi kembali menguakkan tudingan yang pernah dilontarkannya bahwa pembunuh Munir mungkin saja orang terdekat aktivis HAM tersebut.Sumber: http://nasional.com Inggried Dwi Wedhaswary JAKARTA." ujar Adnan saat membacakan pembelaan. polisi. dan BIN. tak ada bukti persidangan yang menunjukkan keterlibatan Muhdi dalam kasus terbunuhnya Munir. . "Perencana pembunuhan berusaha mengecoh kita dan para penegak hukum agar menduga pelaku ke arah Pollycarpus." papar Wirawan. Saat membacakan nota pembelaan di PN Jakarta Selatan." ujar Wirawan. Bagi terdakwa. Si pembunuh saat ini sedang tertawa karena berhasil mengecoh jaksa.munir. ada upaya untuk mengecoh penegak hukum agar mengaburkan siapa pelaku sesungguhnya. Padahal. yang selama ini belum pernah diperiksa sebagai terdakwa. dan LSM. ada ketidakadilan dengan tuntutan seberat itu. Bahkan. Kamis (11/12). untuk menduga demikian. Menurut mereka. terdakwa.kompas.COM/KRISTIANTO PURNOMO Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN). Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan berita acara pemeriksaan saksi Budi Santoso.

Kalimat itu pendek saja. Empat tahun berjuang mencari keadilan untuk almarhum suaminya. Ia lemas ketika Ketua Majelis Hakim mengetuk palu. Karena hampir tidak mungkin sosok seperti Pollycarpus yang mantan Pilot Garuda mampu melakukan itu sendirian. Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara. divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan. Majelis hakim menyatakan terdakwa Muchdi.Sumber: http://www.Sedang. yakin. Kesampingkan Rasa Keadilan Yayat Suratmo Published 01/02/2009 . Muchdi Purwoprandjono.m.Pembunuhan. yang diduga terlibat dalam pembunuhan suaminya.KabariNews. Credit .Munir. "Kok jadinya begini?' katanya via sms kepada sahabatsahabatnya. harus menerima kenyataan pahit. kembali membentur tembok. saat orang bersiap menyambut pesta malam tahun baru. banyak pihak juga terhenyak atas putusan itu. sementara Polly mengenal Munir karena memang Munir dikenal sebagai aktivis.com/lipsus112009/kpkread/2008/12/11/11503124/Kuasa. Atas dasar itu. BIN dan Pollycarpus Suciwati. bahwa Munir tewas akibat konspirasi tingkat tinggi. tapi mengandung kekecewaan yang amat dalam. ada orang atau institusi lain yang membeking Polly. jika tak ada yang memerintah mustahil Pollycarpus membunuh suaminya.Hukum:.Tertawa Kasus Pembunuhan Munir.7:03 a. Suciwati.com Rabu. Kenapa Institusi? . Apa motifnya jika Poly melakukan itu sendirian?Apakah Polly punya dendam terhadap Munir? Apalagi Munir tidak mengenal Polly. tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan atau terlibat pembunuhan aktivis HAM Munir. 31 Desember 2008. tim kuasa hukumnya dan juga banyak orang. malam tahun baru kali ini tak seperti yang ia harapkan. Mata Suciwati tampak nanar dan berkaca-kaca. Bukan hanya Suciwati. Menurut Suciwati pula. Dalam persidangan yang digelar di hari terakhir tahun 2008 itu.kompas.Perencana . janda Almarhum Munir yang tewas di racun di Pesawat Garuda dalam perjalanan Jakarta-Amsterdam. Suciwati dan tim kuasa hukumnya yakin.

Tak tanggung-tanggung. lalu ponsel saya aktif berkali-kali di saat-saat menjelang konferensi pers. Lalu pada hari Munir tewas. sebelum berada dalam satu pesawat bersama Munir. Usman Hamid pernah berkata. entah tentang persiapannya dan sebagainya kan?" katanya. "Jika saya ingin melakukan konferensi pers. BAP itu kemudian dicabut Budi melalui kedubes Indonesia di Pakistan. As'ad dan dikeluarkan Juli 2004. banyak orang menduga. termasuk Muchdi. tubuhnya mengandung racun arsenik. Karena kecurigaan atas surat rekomendasi dari BIN dan bukti-bukti lainnya. Dengan berbekal surat rekomendasi BIN dan disetujui oleh Dirut Garuda. bahwa Muchdi dan Polly saling kenal dan berhubungan baik. Sayangnya. termasuk dalam perjalanan Munir menuju Amsterdam. baik Polisi maupun kejaksaan tidak bisa mengungkap isi percakapan tersebut. . Para petinggi BIN pun mulai terseret. surat rekomendasi BIN itu 'hilang'. Aktivis HAM. Orang yang duduk di jabatan tersebut memungkinkan ikut dalam semua perjalan pesawat Garuda. isi percakapan antara Polly dan Muchdi pasti berhubungan dengan tewasnya Munir. Surat kemudian dibalas dan disetujui oleh Direktur Garuda. diketahui Polly berada di pesawat yang ditumpangi Munir. tentu saja Polly bisa bebas ikut dalam perjalanan seluruh pesawat Garuda. Indra Setiawan pada tanggal 11 Agustus 2004." Sementara Budi Santoso. yang saat kejadian menjabat sebagai Deputi V BIN. BIN ikut berperan dalam kasus pembunuhan Munir. Kontak itu intensif hingga sebanyak 41 kali. Kemudian ditemukan fakta bahwa Muchdi menjalin kontak berkali-kali dengan Polly pada saat 'genting' yakni sebelum dan sesudah Munir tewas. empat BAP yang sudah ditandatanginya itu dicabut semua. Indra mengaku hilangnya saat mobilnya dibobol maling di suatu tempat. Indra Setiawan. pasti ada hubungannya dengan konferensi pers. dari semua petinggi BIN. Garuda Indonesia untuk keamanan internal. dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kemudian di cabutnya kembali menyatakan. Cerita berlanjut dengan heboh. Beberapa saksi melihat Polly dan Munir berbincang-bincang dalam pesawat. Munir pernah membongkar kasus penculikan aktivis yang dilakukan tim Mawar Kopassus. Menurut Suciwati. yang berakibat Muchdi digeser dari jabatan Komandan Jenderal Kopassus. "Isi percakapan tersebut adalah bukti kunci adanya konspirasi di balik kematian Munir. Polly pindah tempat duduk ke sebelah Munir. Karena semasa hidupnya. Tabir keterkaitan Badan Intelejen Negara dengan tewasnya Munir terkuak saat BIN menulis surat kepada Direktur Garuda. Dan pencabutan BAP ini memperkuat posisi Muchdi pengadilan. Munir ditemukan tewas dalam pesawat. Surat rekomendasi tak bertanggal itu meminta agar Pollycarpus ditempatkan di bagian Corporate Secretary PT.Begini ceritanya. Intinya Usman beranggapan. M. Polly adalah agen non-jejaring BIN atau minimal Polly adalah 'orang'nya BIN. agen BIN lainnya. Surat itu ditandatangani oleh Wakil Kepala BIN saat itu. Kenapa sampai BIN merekomendasikan Polly? Itulah yang menjadi pertanyaan krusial. Namun sayang sekali lagi. Pengamat Intelijen Soeripto bahkan menegaskan. Karena dalam salah BAP itu juga terdapat keterangan Budi Santoso bahwa Polly pernah menerima uang sebesar sepuluh juta rupiah dari Muchdi. barangkali hanya Muchdi yang punya motif. Banyak orang menduga. Bahkan dalam manifes perjalanan tercatat.

rasa keadilan memang masih jauh dari harapan.com/article. tidak adanya transkrip pembicaraan Muchdi dan Polly meski mereka menjalin kontak berkali-kali (yang ada hanya call data recorded). memang ada konspirasi dalam pembunuhan Munir.kabarinews. yakni tidak hadirnya saksi kunci Budi Santoso.cfm?articleID=32460 . Sumber: http://www. Tapi hal itu jugalah yang membuat kita yakin. Suciwati barangkali menjadi orang yang paling tidak bahagia saat malam pergantian tahun. tak pernah hadir dalam persidangan Muchdi. Dan keempat hal penting tersebut. Dan apa mau dikata. dan dicabutnya BAP para saksi dari BIN.Kejanggalan demi kejanggalan pun berlanjut. hilangnya surat rekomendasi BIN kepada Dirut Garuda. Budi Santoso sebagai saksi kunci. Kemudian saksi-saksi dari BIN juga mencabut keterangannya. semakin menebalkan keyakinan. malam yang penuh dengan warna-warni kembang api itu harus dilalui Suciwati dengan pedih. bahwa Muchdi bakal dibebaskan dari segala tuntutan.

Denny mengingatkan. Demikian ungkapan yang senantiasa diserukan aktivis dan para korban pelanggaran hak asasi manusia. Di persidangan. "Jangan lelah.." ujar Choirul Anam dari Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (Kasum) di Rumah Seni yaitu di Kota Semarang. belum sampai pada otak di balik pembunuhan itu. Ketika para korban mulai putus asa. bahkan hakim terkesan tidak konsisten dalam putusannya." ujarnya. Meski sedemikian keras para keluarga korban dan aktivis berseru. Pengungkapan kasus pembunuhan Munir masih sebatas penangkapan pelaku lapangan.. para korban dapat bertahan untuk terus menyuarakan keadilan yang hingga kini masih jauh dari harapan. Padahal. pemerintah harus memberi perhatian khusus dalam menuntaskan kasus pembunuhan Munir sebagai jalan untuk mengadili berbagai kasus pelanggaran HAM lain. Kita melupakan banyak kasus di belakang. usik terus para pelakunya. Ada apa?" tanyanya. Karena hanya dengan melawan lupa. yaitu politik melawan lupa. 7 September 2009 | 21:14 WIB Laporan wartawan KOMPAS Amanda Putri Nugrahanti SEMARANG. KOMPAS. negara tetap saja bergeming. Minggu (6/9) dalam diskusi "Hendak ke Mana Penuntasan Kasus Munir?" Anam mendorong para pejuang HAM untuk terus mengingatkan para petinggi negara untuk menuntaskan kasus ini.. Ini sudah jadi budaya kita. menurut Anam. "Hanya satu yang kami perjuangkan hingga kini. ini sangat penting dalam gerakan HAM. adalah keputusasaan. Sedapat mungkin. Susilo Bambang Yudhoyono di awal masa jabatannya sebagai Presiden RI pernah berjanji untuk menuntaskan kasus .Negara Jangan Lupakan Pembunuhan Munir Senin. Paling tidak untuk kasus pembunuhan Munir lima tahun yang lalu. Saat kampanye Pemilu Presiden 2004. saat itu juga perjuangan terhenti. Denny Septiviant dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia menyatakan. Hal yang paling berat di belakang korban pelanggaran HAM. "Saya melihat tidak ada niat sama sekali dari kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini.com — Munir Tidak Lupa.

Sumber: http://www. masyarakat Indonesia. Munir saat upacara peringatan hari HAM sedunia di kota Batu Jawa Timur. Senin (10/12/2007). bebasnya tersangka utama pembunuhan Munir.Siswi SD Muhammadiyah 4 Kota Batu membaca puisi untuk pejuang HAM. Pemerintahan berikutnya harus lebih serius. Hal itu tercermin dari terhambatnya pemeriksaan terhadap para pejabat dan petinggi negara.Munir . Menurut Denny.com/lipsus052009/antasariread/2009/09/07/21140234/Negara.Lupakan. sistem peradilan di Indonesia wajib memenuhi hak keluarga dan kerabat almarhum. SBY beralasan dukungan di parlemen untuk penuntasan kasus itu lemah. Para siswa di sekolah almamater Munir tersebut selain berupacara juga berziarah ke makam Munir.pembunuhan Munir. Menurut Denny.Jangan. Pemerintahan selama ini. lembaga seperti BIN perlu memiliki undang-undang khusus layaknya TNI dan Polri. Ini harus didorong. KOMPAS/HENDRA AGUS SETYAWAN Puisi Untuk Munir . masih belum serius. "Seharusnya sudah tidak ada alasan bagi pemerintahan berikutnya untuk tidak mengungkap kasus ini. menurut Denny. dan dunia internasional atas kebenaran mengenai kasus Munir.Pemb unuhan. BIN kini menjadi lembaga superbody yang dengan mudah dimanfaatkan untuk kepentingan politik ataupun individu. Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Muhdi Purwopranjono. perlu ada kemauan hukum dari kejaksaan yang lebih kuat dari sebelumnya untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM.kompas. Saat ini SBY kembali terpilih dan Partai Demokrat mendominasi parlemen." kata Denny. Setelah kasus itu sampai di pengadilan dan hasilnya mengecewakan. dan terhambatnya Panitia Khusus Orang Hilang. Direktur YLBHI-LBH Semarang Siti Rakhma Marry Herwati menegaskan.

com. Jakarta: Pemerintah dinilai tidak serius dalam mengungkap kasus pembunuhan terhadap aktivis Hak Asasi Manusia. Haris Azhar saat memperingati kematian Munir di kantor Kontras. Ia mengatakan. "Kasus-kasus kekerasan dan pelanggaran HAM tidak ada yang direspon karena berkaitan dengan politik. Ia mengatakan semakin lama.tanda akan adanya penyelesaian." kata Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. Kejaksaan Agung dan Menteri Hukum HAM seyogyanya duduk bersama mengevaluasi kemajuan kasus ini dan memastikan keadilan terpenuhi. semakin terang benderang pula adanya unsur kesengajaan dalam konteks melemahkan upaya penuntasan kasus ini oleh pemerintah. Presiden. belum juga ada tanda. "Dalam kurun waktu tujuh tahun ini kasus pembunuhan Pejuang HAM Munir. menurut Haris. baik itu oleh Kejaksaan . Rabu (7/9). Memasuki usia ketujuh kasus pembunuhan Munir. pemerintah tak memberikan prioritas pada kasus HAM karena khawatir berbenturan dengan sikap politis.Kontras: Pemerintah Tidak Serius Ungkap Kasus Munir Polhukam / Rabu. 7 September 2011 16:55 WIB Foto Antara Metrotvnews. Jakarta." ujarnya. MA. Munir Sadi Thalib karena ada kekhawatiran politik.

Agung. Padahal.com/read/news/2011/09/07/63938/Kontras-Pemerintah-Tidak-SeriusUngkap-Kasus-Munir . Hingga kini Kejaksaan Agung mengaku belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung tentang pembebasan Muchdi Pr." ujarnya. mengatakan. Menurut dia. nol besar. "Hanya Presiden yang bisa mengubah status hukum kasus Munir. Muchdi bebas. putusan tersebut telah dikeluarkan sejak 2009. maju atau tidak." ucapnya. Ketidakprofesionalan itu terlihat jelas dari hanya satu orang jaksa yang menghadiri persidangan. tersendatnya penyelesaian kasus Munir menunjukkan pihak militer tidak memiliki perhatian terhadap kasus HAM. Beberapa fakta penting lainnya yang tidak bisa diabaikan adalah lemahnya dakwaan jaksa. hanya Presiden yang bisa memberikan perintah pada Jaksa Agung untuk meneruskan dan menyelesaikan kasus tersebut karena yang dikejar secara hukum dalam kasus ini pernah menjabat militer. sehingga Kejaksaan Agung mangkir untuk melakukan PK. Hal itu terbukti bahwa persidangan yang digelar selama ini hanya mampu menyeret aktor-aktor sipil terutama dari manajemen Garuda. Badan Intelejen Negara (BIN) maupun Kepolisian. "Persidangan kasus Munir dengan terdakwa Muchdi Pr yang digelar pada 2008 lalu adalah bukti nyata bagaimana sebuah sandiwara pengadilan yang sangat tidak lucu dipertontonkan kepada publik. "Ini membuktikan militer tidak pro-HAM karena pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini adalah oknum militer. Selain itu. Penasihat Kontras Usman Hamid juga mengatakan. perlu ada itikad baik dari pemerintah dalam penyelesaian kasus pembunuhan Munir.metrotvnews. menjelang tahun ke tujuh kasus ini berjalan. hasilnya tentu saja seperti yang bisa ditebak oleh banyak orang orang. subyektifnya hakim memilih fakta persidangan yang meringankan Muchdi dan hilangnya bukti penting berupa rekaman suara percakapan antara Pollycarpus dan Muchdi Pr. sementara sisanya. kejaksaan bersikap tidak profesional dan tidak menggunakan standar yang pantas dalam menghadapi Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Pollycarpus.(Ant/BEY) http://www. Anggota Komisi III DPR Eva Sundari." kata Usman.

"Mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan akan mengajukan PK atas bebasnya Muchdi PR setelah mendapatkan salinan putusan kasasi. .Sikap Jaksa Agung Basrief Arief yang menolak mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait kasus pembunuhan Munir dikecam." terang Anam. Jikalau ada Novum atau bukti baru sebagai landasan PK.detikNews Share Jakarta . Sikap Basrief pun dinilai sebagai sikap pemerintahan SBY yang takut untuk membongkar siapa otak di balik pembunuhan Munir. Kejagung beberapa kali menyampaikan pernyataan akan melakukan langkah hukum selanjutnya yaitu PK. Sikap pemerintah itu dinilai sebagai fakta yang bertentangan dengan janji dan pencitraan Pemerintah selama ini. 08/09/2011 17:52 WIB SBY Dinilai Takut Tuntaskan Kasus Pembunuhan Munir Indra Subagja . Kamis (8/9/2011). "Pernyataan Jaksa Agung yang menolak mengajukan PK terhadap Muchdi Pr dan pernyataan resmi juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha bahwa kasus Munir telah selesai adalah cerminan bagaimana Kebijakan Hukum SBY telah nyata-nyata memperlemah secara sistematis upaya pengungkapan kasus konspirasi pembunuhan Pejuang HAM Munir. Wakil Jaksa Agung Darmono akan mengajukan PK Muchdi Pr." kata Sekretaris Eksekutif Komite Solidaritas untuk Munir (KASUM) Choirul Anam dalam siaran pers. Padahal sebelumnya setelah Muchdi Pr diputus bebas di tingkat kasasi MA. dan terakhir Jamwas Marwan Effendy mengatakan Jaksa Agung akan mengkaji dan mengajukan PK setelah mendapatkan salinan putusan kasasi.Kamis.

Apa yang Dilakukan Pemerintah saat ini senyatanya adalah kemunduran dalam hal penegakan HAM.Anam menilai alasan Kejaksaan Agung belum menerima putusan MA.detiknews.com/read/2011/09/08/175222/1718532/10/sby-dinilai-takuttuntaskan-kasus-pembunuhan-munir . yang disampaikan langsung ketika Jampidum menerima KASUM adalah mereka belum menerima salinan putusan MA. "Padahal alasan Jaksa belum mengajukan PK hingga tanggal 16 Juni 2011. Hukum dan Keadilan di Indonesia. padahal KASUM sendiri telah menerima putusan tersebut sejak 18 November 2009. Sumber:http://www. Argumentasi Hukum Jaksa Agung adalah cerminan sikap SBY." urai Anam. hanya cara licik untuk mengulur-ulur waktu dan memperlemah kasus Munir.

Karena dengan hukuman mati pelaku akan langsung lepas dari apa yang ia perbuat. Walaupun Muchdi Purwoprandjono. Dan itu akan melepaskan pelaku dari tanggung jawabnya.SOLUSI Apabila telah terbukti siapakah pelaku pembunuh Munir jangan sampai memberikan ia hukuman mati. Seharusnya para penegak hukum harus tegas dan adil ke semua orang termasuk kepada para pejabat pemerintahan. Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara para penegak hukum harus tetap membongkar kejahatan yang dilakukan oleh Muchdi. Jangan hanya karena Muchdi adalah pejabat pemerintahan maka Muchdi dapat dibebaskan begitu saja. Bukan semakin lama semakin tidak dipedulikan. bahkan orang awampun dapat beranggapan bahwa kejanggalan-kejanggalan ini telah direncanakan oleh seseorang. lebih baik diberikan hukuman seumur hidup penjara. Walaupun kasus Munir termasuk dalam kasus dalam waktu yang panjang. Apakah pantas seseorang yang seharusnya . bukan malah menutup-nutupi bukti rekaman percakapan antara Pollycarpus dan Muchdi. Dan seharusnya dalam masalah ini penegak hukum harus melihat segala kejanggalankejanggalan yang terjadi. Daripada dengan hukuman mati itu tidak akan membuat pelaku jera. misalnya bukti-bukti yang tiba-tiba hilang dan saksi-saksi kunci yang tiba-tiba tidak hadir dalam persidangan. pemerintah seharusnya tetap profesional dan tetap benar-benar mengusut kasus ini dengan serius. bukan melupakan kasusnya seiring dengan berjalannya waktu. Pemerintah harus lebih serius dalam mencari pelaku pembunuhan Munir. Seharusnya para penegak hukum harus menyelidiki mengapa begitu banyak kejanggalan yang terjadi. ia berani menegakkan keadilan untuk HAM (Hak Asasi Manusia) di tengah pelanggaranpelanggaran HAM yang terjadi saat itu. Karena Munir adalah seorang pahlawan bangsa.

pemerintah harus tetap konsisten dalam menyelesaikan kasus Munir. Namun hakim harus benar-benar melihat apakah Muchdi benar-benar tidak bersalah. pada kenyataanya pemerintah mundur dalam penyelesaian kasus ini. karena keadilan harus tetap ditegakan apapun konsekuensinya.bertanggung jawab atas terbunuhnya Munir bisa bebas berkeliaran? Walaupun harus memakan waktu yang begitu lama. Bukan karena Muchdi adalah seorang dari pejabat pemerintahan maka ia bisa dibebaskan begitu saja. Para penegak hukum harus mengecek apakan Muchdi mengatakan yang sebenarnya atau Muchdi hanya mengarang cerita belaka. Dan pemerintah tidak perlu takut untuk mengusut kasus ini. Jaksa agung seharusnya tidak perlu menolak untuk mengusut kasus Munir kembali. Hakim harus lebih objektif dalam mengambil keputusan. Dan para aktivis lain yang memperjuangkan kasus Munir harus lebih antusias dan lebih meyakinkan pemerintah agar mereka mau mengusut kembali kasus Munir dan mencari siapa pelakunya yang sebenarnya. . Hakim harus mencermati apakah kesaksian yang Muchdi berikan benar atau tidak. karena satu-satunya yang bisa membuat kasus ini “clear” hanya pemerintah. Tapi. Dan pemerintah selama ini hanya berjanji untuk menyelesaikan kasus ini.