Anda di halaman 1dari 2

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Percobaan 4.1.1 Pembuatan Larutan KMnO4 Tabel 4.1 Hasil Pembuatan Larutan KMnO4 Massa KMnO4 (gr) 1,58 gr BM KMnO4 (gr/mol) 158 gr/mol Volume H2O (ml) 250 ml Konsentrasi KMnO4 0,2 N

4.1.2 Standarisasi Larutan KMnO4 Tabel 4.2 Hasil Standarisasi Larutan KMnO4 Run 1. 2. 3. Rata-rata Volume H2C2O4 10 ml 10 ml 10 ml 10 ml Volume H2SO4 20 ml 20 ml 20 ml 20 ml Volume KMnO4 50,8 ml 58,1 ml 55,4 ml 54,76 ml Konsentrasi KMnO4 Nt Np 0,2 N 0,10 N % Ralat

50 %

4.1.3 Perhitungan Kadar Fe Tabel 4.3 Hasil Perhitungan Kadar Fe Run 1. 2. 3. Ratarata Volume Volume Volume sampel 20 ml 20 ml 20 ml 20 ml H3PO4 2 ml 2 ml 2 ml 2 ml KMnO4 3,8 ml 1,8 ml 3,1 ml 8,7 ml Volume H2SO4 20 ml 20 ml 20 ml 20 ml Konsentrasi Fe Nt Np % Ralat

0,6 N

0,087 N

85,5 %

4.2 Pembahasan

Dari percobaan, diperoleh konsentrasi KMnO4 adalah sebesar 0,10 N, dimana persen ralat KMnO4 0,2 N adalah 50%. Persen ralat tersebut disebabkan terjadinya KMnO4 yang telah teroksidasi oleh sinar matahari. Proses selanjutnya adalah menentukan kadar Fe dalam larutan sampel. Sampel yang mengandung Fe tersebut dititrasi dengan larutan KMnO4 sampai diperoleh warna merah rosa. Perhitungan konsentrasi Fe juga dapat dihitung dari persamaan perhitungan konsentrasi KMnO4 yang telah dijabarkan sebelumnya. Dari perhitungan tersebut, diperoleh konsentrasi Fe dalam sampel adalah 0,087 N dimana konsentrasi Fe dalam sampel adalah 0,6 N, sehingga diperoleh persen ralat Fe sebesar 85,5 %. Besarnya persen ralat yang diperoleh disebabkan oleh: 1. Larutan pentiter KMnO4 pada buret Apabila percobaan dilakukan dalam waktu yang lama, larutan KMnO4 pada buret yang terkena sinar akan terurai menjadi MnO2 sehingga pada titik akhir titrasi akan diperoleh pembentukan presipitat coklat yang seharusnya adalah larutan berwarna merah rosa. 2. Penambahan KMnO4 yang terlalu cepat pada larutan seperti H 2C2O4 Pemberian KMnO4 yang terlalu cepat pada larutan H2C2O4 yang telah ditambahkan H2SO4 dan telah dipanaskan cenderung menyebabkan reaksi antara MnO4- dengan Mn2+ : MnO4- + 3Mn2+ + 2H2O 5MnO2 + 4H+ 3. Penambahan KMnO4 yang terlalu lambat pada larutan seperti H2C2O4 Pemberian KMnO4 yang terlalu lambat pada larutan H2C2O4 yang telah ditambahkan H2SO4 dan telah dipanaskan mungkin akan terjadi kehilangan oksalat karena membentuk peroksida yang kemudian terurai menjadi air : H2C2O4 + O2 H2O2 + 2CO2 (Dahlia, 2009).