Anda di halaman 1dari 12

Arys setiawan 2011 1040 10 11 0 29

SMF ILMU PENYAKIT SARAF FK_UMM 2013

Konsentrasi

kalium cairan ekstraseluler normalnya diatur kira-kira 4,2 mEq, tidak naik maupun turun melebihi 0,3 mEq. Pengaturan ini perlu karena banyak fungsi sel yang sensitive terhadap perubahan kalium. Kalium mempunyai fungsi dalam menjaga keseimbangan cairan elektrolit dan asambasa, selain itu berperan pada transmisi saraf pengaturan enzim dan konsentrasi otot.

Definisi Keadaan

dimana konsentrasi kalium dalam darah kurang dari 3,8 mEq/ltr. Etiologi Gangguan ginjal Gastrointestinal Efek obat Transeluler shift Malnutrisi

CNS dan Neuromuskuler Lelah Tidak enak badan Reflek tendon menghilang Pernapasan Nafas dangkal Gastrointestinal Anoreksia Mual muntah Jantung Hipotensi postural Disaritmia Perubahan pada EKG Ginjal Poliuria nokturia

Perpindahan

trans-selular Deplesi kalium Kehilangan kalium melalui jalur ekstrarenal Kehilangan kalium melalui ginjal Endokrin atau hormonal

Hipokalemia

moderat kadar serum antara 2,5-3 mEq/ltr Hipokalemia berat kadar serum < 2,5 mEq/ltr biasanya sudah disertai kelainan jantung dan mengancam jiwa.

Kelainan

yang ditandai dengan kadar kalium <3,5 mEq/ltr disertai riwayat episode kelemahan sampai kelumpuhan otot skeletal

Melalui

anamesis dari keluarga pasien, riwayat penyakit dahulu dan kelainan yang diderita oleh pasien

Kadar

kalium serum Kadar K, Na,Cl, dalam urin 24 jam Analisis gas darah EKG

Diare Penyakit

ginjal Diet rendah kalium Cushing syndrome

Jumlah

kalium Kecepatan pemberian kalium iv Koreksi hipokalemi perioperatif Kalium iv Diet kalium

Dapat

terjadi hipokalemi berat apabila tidak ditangani dan dikoreksi dengan tepat, menyebabkan kejang pada pasien tersebut.