Anda di halaman 1dari 10

SMA N 2 PONOROGO

ANDREAS N.P. (03)


BASTIAN D.K. (07)
GILANG C.B. (18)
PANGESTU A.W (27)
RISKI W.A (31)
MENGHITUNG POSISI DARI KECEPATAN
Jika komponen-komponen besar kecepatan dari
suatu titikmateri diketahui sebagai v
x
dan v
y

maka posisi atau koordinat x dan y dari titik
materi tersebut dapat ditentukan dengan
mengintegralkan persamaan kecepatan sebagai
fungsi waktu

Dalam arah sumber x



Dalam arah sumbu-y



} } } }
+ = = = =
0 0 0
0 0
t t
x x x
x
x
x
dt v x x dt v x x dt v dx
dt
dx
v
o
} } } }
+ = = = =
0 0 0
0 0
t t
y y y
y
y
y
dt v y y dt v y y dt v dy
dt
dy
v
o
(x
0
, y
0
) adalah koordinat posisi awal titik materi,
x dan y adalah jarak yang ditempuh oleh titik
materi sampai dengan t adalah arah x dan y,

j dt v y i dt v x yj xi r
t
y
t
x
(

+ +
(

+ = + =
} }
0
0
0
0
MENENTUKAN KECEPATAN DARI
FUNGSI PERCEPATAN TERHADAP
WAKTU
Metode Integral
Anggap sebuah partikel bergerak dari t =
t
0
ke t = t
a
dengan percepatan :
a = a, i + a, j + a
z
k
Jika mula-mula partikel berada pada
kecepatan v
0
, maka kecepatan akhir
partikel v
t
dapat dihitung dengan rumus
berikut :

dt
dv
a =
}
} }
=
=
=
a
t
t
t
v v
0
t
0
a
0
dt a
dt a dv
dt a dv
0
v
v
t
t
}
+ =
a
t
t
t
v v
0
dt a
0
Degan menuliskan vektor-vektor pada
persamaan di atas dalam komponen-
komponennya (v
t
=v
xt
i + x
yt
j + v
zt
k dan v
0
= v
x0

i + v
y0
j + v
z0
k) kita peroleh :
}
}
}
+ =
+ =
+ =
a
0
a
0
a
0
t
z 0
t
y 0
t
x 0
dt a
dt a
dt a
t
z zt
t
y yt
t
x xt
v v
v v
v v
Jika hanya besar percepatan saja yang
diketahui (arahnya tidak diberi tahu) maka
rumus besar kecepatan setiap saat dapat
ditulis :




Dengan v
t
dan v
0
menyaakan kecepatan
pada waktu t dan kecepatan mula-mula.
}
+ =
t
t
t
v v
0
dt a
0
Kecepatan rata-rata adalah hasil bagi
perpindahan dan selang waktu