Anda di halaman 1dari 23

FLAMMABLE AND COMBUSTIBLE PROPERTIES OF CHEMICAL SUBTANCES

SITI RAHMAWATI

SATRIA M IQBAL
QOTRUN NADA

SUMYATI
BUDI KURNIAWAN

7/18/2013

PENDIDIKAN KIMIA 2010

PEMBAHASAN

PENGERTIAN
Flammable dan combustible substances merupakan segala sesuatu yang mudah tersulut api atau terbakar di udara Flammable substance adalah suatu bahan yang mudah menyala. combustible substances merupakan suatu bahan yang mudah terbakar ataupun dibakar.

7/18/2013

JENIS BAHAN KIMIA YANG MUDAH MENYALA DAN BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR
Berdasarkan wujudnya bahan-bahan kimia yang mudah menyala ataupun mudah terbakar dibagi menjadi tiga macam :

1. Padat Bahan-bahan ini dengan mudah menyala ketika sedikit bagian padatan saja terjadi kontak dengan percikan api, ataupun terjadi gesekan. Contoh : sulpur, pospor, picric acid, magnesium, dll.

7/18/2013

Sulfur

Fosfor Kuning

Magnesium

7/18/2013

2. Cair sebenarnya ketika terjadi proses terbakar, yang menyebabkan mudah sekali bahan cairan terbakar yaitu, karena cairan tersebut mudah menguap dan mudah bereaksi dengan bahan pendukung kebakaran yang juga terdapat di udara. Contoh cairan mudah menyala dan terbakar yaitu carbon disulfide, diethyl ether, dll.

7/18/2013

Carbon Disulfida
7/18/2013

3. Gas Ketika gas mengalami kontak di atmosfer dengan bahan yang pendukung kebakaran, maka terjadilah kebakaran. Bahkan dengan kondisi tertentu (misalnya tekanan yang terlalu tinggi) gas dapat dengan mudah meledak. sebagian bahan dapat terbakar di nitrous oxide, chlorine , dan senyawa lainnya yang terkandung dalam atmosfer.

7/18/2013

nitrous oxide
7/18/2013

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BAHAN MUDAH MENYALA DAN BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR
1. Udara/Oksigen Kandungan (kadar) O 2 ditentukan dengan persentasi (%), makin besar kadar oksigen maka api akan menyala semakin besar, sedangkan pada kadar oksigen kurang dari 12 % tidak akan terjadi penjalaran api.

2. Temperatur (suhu) Karakteristik lain dari bahan flammable dan combustible yaitu bisa terbakar spontan di suhu terntentu (disebut juga autosulutan). Ini adalah suhu minimum yang diperlukan untuk menyebabkan kebakaran dari sumber panas
3. Tekanan batas ledakan bervariasi tergantung dengan suhu dan tekanan.
7/18/2013

10

TEORI DAN ISTILAH MENGENAI FLAMMABLE DAN COMBUSTIBLE SUBTANCES


1. Flash point dan Fire point Titik nyala (flash point) adalah temperatur terendah dimana suatu material mudah terbakar dan menimbulkan uap tertentu sehingga akan bercampur dengan udara, campuran tersebut mudah terbakar. Titik bakar (fire point) adalah temperatur terendah dimana suatu produk petroleum terbakar sementara (ignites momentarialy) tetapi tidak selamanya 2. Open-cup Flash Point Suhu minimum cairan saat mengeluarkan uap yang cukup untuk membentuk campuran dengan udara yang mudah terbakar.
7/18/2013

11

3. Auto-ignition Temperature suhu minimum untuk pembakaran zat dengan sendirinya, pemanasan atau elemen yang dipanaskan. Suhu ini umumnya lebih besar dari open-cup flash point. 4. Lower Explosive Limit (LEL) or Lower Flammable Limit (LFL) konsentrasi minimum pada gas yang mudah terbakar atau uap yang akan merambat api ketika terkena sumber pengapian. Biasa disingkat LEL atau LFL, suatu campuran dari tingkat konsentrasi ini dianggap terlalu "ramping" untuk membakar.

7/18/2013

12

5. Explosive Range konsentrasi (diukur sebagai persen volume di udara) dari gas yang mudah terbakar atau uap yang akan menyebarkan api ketika terkena sumber pengapian. 6. Upper Explosive Limit (UEL) or Upper Flammable Limit (UFL) Konsentrasi maksimum pada gas di udara yang akan terbakar. 7. Vapor Density massa jenis relatif dari uap dibandingkan dengan udara.

7/18/2013

13

PENANGANAN DAN PENYIMPANAN BAHAN MUDAH MENYALA DAN BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR
Dalam situs resmi UC San Diego dijelaskan garis pedoman dalam penanganan dan penyimpanan bahan flammable dan combustible cair, sebagai berikut: 1. Klasifikasi bahan berbahaya The National Fire Protection Association (NFPA) telah menetapkan klasifikasi untuk bahan flammable dan combustible cair yang digunakan oleh UC San Diego

7/18/2013

14

7/18/2013

15

2. Penjelasan perizinan tipe, ukuran dan batas jumlah wadah California fire codes secara ketat mengatur total banyaknya dari bahan flammable dan combustible cair dan ukuran wadah yang dapat digunakan dalam menyimpan bahan tersebut.

Tabel 1. Menjelaskan batas maksimum jenis dan ukuran wadah yang diperbolehkan untuk menyimpan bahan flammable dan combustible cair berdasarkan jenis klasifikasinya Tabel 2. Menjelaskan banyaknya total jumlah bahan flammable dan combustible yang diijinkan disimpan di UCSD:
7/18/2013

16

7/18/2013

17

7/18/2013

18

3. Pemilihan wadah penyimpanan Letakkan bahan flammable dan combustible cair di lemari kaca tempat penyimpanan. 4. Pilih lokasi penyimpanan yang tepat Hindari penempatan bahan flammable cair dalam rak yang tinggi atau yang tersinari matahari secara langsung. Simpan bahan flammable cair di tempat yang berventilasi baik. 5. Pemindahan bahan Pindahkan cairan flammable dan combustible dengan suatu penutup uap kimia ketika diperlukan, dan dalam suatu tempat pemindahan yang tepat/cocok seperti ruangan untuk bahan sangat berbahaya (juga disebut flammable room ).

7/18/2013

19

6. Bonding dan grounding (pengemasan dan perjalanan pemindahan) Bonding dan grounding merupakan suatu proses jalan pengadaan dan pelaksanaan penghantaran di antara suatu wadah pemindahan, wadah penerima, dan cara yang dilalui (jalannya).

7/18/2013

20

contoh konfigurasi bonding dan grounding :

7/18/2013

21

KEGUNAAN
1. 2. 3. Zat Padat Mudah Terbakar Zat Cair Mudah Terbakar Gas Mudah Terbakar

7/18/2013

22

TERIMAKASIH WASSALAM