P. 1
Askep DM 1

Askep DM 1

|Views: 20|Likes:
Dipublikasikan oleh Puspitasari Yosi
pelajari
pelajari

More info:

Published by: Puspitasari Yosi on Jul 26, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/09/2014

pdf

text

original

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KELUARGA Tn.

S DENGAN MASALAH KESEHATAN DIABETES MELITUS

Oleh : 1. Rini Srtyoeati (02013000 ) 2. Saikul Mu’is (0201300064) 3. Umi Fatimah(02013000

A. PENGKAJIAN (9 Juli 2004) 1. Pengumpulan data keluarga a. Identitas keluarga 1) Identitas kepala keluarga Nama KK Tempat/ Tanggal Lahir Pendidikan Pekerjaan Alamat 2) Komposisi keluarga NO NAMA 1 2 Ny. K An. E L/P Hubungan P L dengan KK Istri Anak Tempat/ lahir
Jember,16-4-1968 Blitar,14-12-1986

: Tn. S : Blitar, 20 Mei 1951 : SLTA : Swasta : RT 1 RW 6 Jl. WR. Soepratman no.3 Bendogerit Blitar Tgl Pekerjaan Guru TK Pelajar Pendi dikan SLTA SD

3) Genogram
Katarak HT

DM

Keterangan : : laki-laki : perempuan : laki-laki meninggal : perempuan meninggal : klien

2

b.000. air dll) dan untuk kebutuhan sekolah anaknya..000.per bulan. Rp. 10.per bulan Uang jajan Sisanya ditabung . Ny. E sebagai anak yang tinggal dalam satu rumah. S adalah keluarga inti yang komposisinya Tn..000. 60. dan An.- Untuk kebutuhan sehari-hari (makan.per bulan Rp.keluarga merasa cukup.150.. 8) Aktifitas rekreasi keluarga Tn.000.per bulan Kebutuhan sekolah anak : Rp.000. : Rp.per bulan : Rp.. S sebesar Rp 450.000.4) Tipe keluarga Keluarga Tn. 300. S beragama Islam 7) Status sosial ekonomi keluarga Penghasilan • • Tn. 600.per bulan : Rp. 50. listrik.-.000.. per bulan. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga 1) Tahap perkembangan keluarga 3 . Ny. K sebesar Rp. S mengatakan jika ada waktu luang atau liburan dibuat untuk rekreasi atau nonton TV. 40.000. 460.Pengeluaran : • • • • • Belanja dapur PDAM Listrik : Rp. K sebagai Ibu rumah tangga.000. S sebagai Kepela keluarga. 5) Suku bangsa Tn.. S dan keluarga termasuk dalam suku Jawa dan hidup di lingkungan etnis Jawa 6) Agama Semua keluarga Tn.

S mengatakan menderita Kencing manis sejak tahun 1992 dan pernah opname tahun 1998 dan pada tahun 2000 jari jempol kakinya diamputasi.Keluarga Tn. 3) Riwayat kesehatan keluarga Tn. S memililki anak laki-laki usia remaja yaitu An. Data lingkungan 1) Karakteristik rumah Luas rumah yang ditempati keluarga Tn. c. Kebiasaan masak dengan kompor minyak. ruang keluarga. S adalah 6. ada ruang tamu.5 x 15 m . angin-angin. lantai dari porselin terdapat jendela.S pernah menderita penyakit Darah tinggi. Ny.E yang berumur 18 tahun. WC dipakai oleh keluarga sendiri. dan 2 kamar mandi. 4) Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya Ibu dari Tn. jarak sumur dengan septic tank ± 10 m. hanya saja sekarang masih susah untuk makan sehingga badannya kurus. 2) Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi Ny K mengatakan perkembangan anaknya sudah sesuai dengan perkembangan teman sebayanya. Dan ayah Ny. Tipe bangunan permanen. 4 . sekarang tensi Tn S kadang tinggi. sumber air minum dari PDAM dan air sumur digunakan untuk mencuci . K menderita katarak sampai sekarang.terdiri dari tiga kamar berjendela semua. dapur. satu WC. K pernah menderita darah rendah sedangkan anaknya tidak ada keluhan apapun.

WC 12. Gudang 13. kamar tidur 4. Dari perkawinan keduanya punya seorang anak laki-laki yang saat ini sudah usia remaja. namun jika ada waktu luang digunakan untuk jalan-jalan kerumah tetangganya. kamar mandi 9. S hidup dalam etnis Jawa. Antar tetangga saling kekeluargaan terbukti dengan jika ada keluarga yang sakit tetangga menjenguk dan ikut membantu. S sering dikunjungi tetangga 3) Mobilitas geografis keluarga Ny. ruang keluarga 5. dapur 8. tempat cucian 11.S yang asli dari Blitar dan kemudian menetap di Blitar sejak menikah. serta rumah Tn. K berasal dari jember dan menikah dengan Tn. 5 . Teras 2) Karakteristik tetangga dan komunitasnya Keluarga Tn. 4) Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat Tn. kamar tidur 6. musholla 10. kamar mandi 7. ruang tamu 2. kamar tidur 3.Denah rumah U 12 9 7 5 3 1 13 2 4 11 10 888 6 Keterangan: 1. S karena kesibukannya jarang ikut kegiatan kemasyarakatan.

.per bulan digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya serta untuk untuk sekolah anaknya. Fungsi keluarga 1) Fungsi ekonomi Pendapatan keluarga + Rp. Setiap ada keputusan selalu didiskusikan dulu terutama yang menyangkut masalah keluarga. Jika ada suatu masalah diselesikan bersama dengan cara musyawarah. dan fasilitas kesehatan (puskesmas) yang jaraknya sekitar 400 meter. Stuktur keluarga 1) Struktur peran Tn. 600. S tidak ada yang memiliki askes.K sebagai isteri selain sebagai ibu rumah tangga yang tugas utamanya mengurus rumah juga membantu suami mencari nafkah. S pendapatan dan pengekuaran tidak ada masalah. S sebagai kepala keluarga bertugas mencari nafkah dan Ny.5) Sistem pendukung keluarga Dalam keluarga Tn.000. 2) Nilai / norma keluarga Keluarga menganut aturan dan nilai-nilai yang ada di masyarakat (jawa) serta menganut norma-norma agama ialam yang dianut. Bagi keluarga Tn. 2) Fungsi sosialisasi Interaksi antar anggota keluarga baik dan jarang terjadi konflik. d. e. 3) Pola komunikasi keluarga Dalam keluarga setiap anggota keluarga yang satu dengan yang lain saling berinteraksi (komunikasi dengan bahasa Jawa). dan jika ada masalah dapat diseleseikan bersama serta tidak sampai menimbulkan masalah yang besar 3) Fungsi perawatan atau pemeliharaan kesehatan 6 . rumah Tn S dekat dengan petugas kesehatan (dokter). 4) Struktur kekuatan keluarga Dalam keluarga tidak ada yang paling berpengaruh.

Dan bika luka yang dideritanya kambuh sekain dengan pengobatan ke petugas kesehatan juga dicarikan obat alternatif. K selalu memberikan nasehat-nasehat pada anaknya dan mengawasi pergaulan putranya yang menginjak remaja. d) Kemampuan keluarga memelihara atau memodifikasi lingkungan rumah yang sehat. Jarak antara rumah dan puskesmas + 400 meter namun tidak pernah berobat ke sana. Sedangkan bila ada anggota keluarga lain yang sakit dibawa ke dokter dengan segera. f. dirawat luka itu dan diganti balutannya sehari 2 kali. Punya seorang anak laki-laki. 7 . b) Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan Tn. Stress dan Koping 1) Stressor jangka pendek dan jangka panjang. 5) Fungsi afeksi Tn. S mengatakan bila ada anggota keluarga yang sakit selalu dibawa ke dokter. K mengatakan jika luka Tn. 4) Fungsi reproduksi Keluarga Tn.K tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi. c) Kemampuan merawat anggota keluarga yang sakit Ny. hal itu terlihat diruang tengah yang penuh dengan buku dan pakaian. Keluarga mengatakan sampah dibuangn dibelakang rumah dan dibakar. Air limbah dialirkan ke peresapan Keadaan rumah bersih namun kurang tertata rapi.a) Mengenal masalah kesehatan Tn. S dan Ny. Ny.S kambuh. S sudah lama menderita DM dan mengetahui DM karena pengalamannya namun belum tahu tentang penyakit DM secara lebih mendalam. e) Kemampuan menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan   Apabila ada yang sakit langsung dibawa ke dokter.

Keluarga setiap masalah dengan dimusyawarahkan bersama dan diselesaikan bersama.S dapat sembuh.   Kekuarga mengatakan jika ada keluarga yang sakit dibawa kedokter. Jika ada masalah khususnya kesehatan dibahas bersama keluarga. Stresor jangka panjang : Sejak jari jempol kaki kiri Tn. Data 8 Masalah Penyebab . g. S harus memperhatikan makanan yang dimakannya. S kelihatan gemuk namun kulit kering.Stresor jangka pendek : Tiap kali makan Tn. S diamputasi Ia harus berhati hati dalam beraktivitas dan memilih maknan. S terdapat bekas luka di jari jempol kaki kirinya dan disekitarnya terlihat kehitaman. Harapan keluarga Keluarga sangat berharap pada petugas kesehatan untuk memberikan pengetahuan yang selengkapnya tentang penyakit DM. Tn S = Nd : 80 Td : 170 /110 Sh : 370 C Ny K An E = Nd : 84 Td : 110 / 80 = Nd : 84 Td : 100 / 70 Tn. Tubuh Tn. 4) Strategi adaptasi disfungsional ANALISA DAN SINTESA DATA No. Keluarga sangat berharap bisa mengatasi penyakit yang diderita Tn. h. 3) Strategi koping yang digunakan.S dan selalu memperhatikan nasihat agar penyakit Tn. 2) Kemampuan keluarga dalam berespon terhadap situasi stressor. Pemeriksaan kesehatan tiap individu anggota kelurga.

2. S pekerjaannya DO:  Disekitar kehitaman luka terdapat Kurang pengetahuan Kurang informasi klien dan keluarga tetang penyalit DM. 2. S mengatakan kekambuhan sulit mematuhi diit karena pada Tn.S b.d ketidakpatuhan diit. 9 .d ketidakpatuhan diit. DS :  Resiko tinggi Ketidal patuhan diit luka Tn. Kurang pengrtahuan tentang penyakit DM b.d kurangnya informasi PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA Resiko kekambuhan luka pada Tn. Resiko kekambuhan luka pada Tn.1. DS : Keluarga mengatakan ingin mengerti secara keseluruhan tentang penyakit DM DO : Klien bertanya tentang konplikasi penyakit DM PERUMUSAN DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA 1.S b.

segera ditangani.S adalah keluarga yang berpendidikan. 1 : Tidak perlu segera ditangani 0 : Tidak dirasakan. JUMLAH Skore 2/3 x 1 = 2/3 Pembenaran Keadaan luka sekarang kering ½x2= 1 Karena diabaikan.d kurangnya informasi N o 1. 2/2 x 1 = 1 Keluarga menyadari bahwa masalah cukup berat dan takut kambuhseperti yang dahulu. 3 2/3 3. 3. Skala : 2 : Berat. Kreteria Sifat masalah ( Bobot 1) Skala: 3 : Aktual 2 : Resiko 1 : Keadaan sejahtera Kemungkinan masalah dapat diubah ( Bobot 2 ) Skala : 2 : Mudah 1 : Sebagian 0 : Tidak dapat Potensi masalah untuk diubah ( Bobot 2 ) Skala : 3 : Tinggi 2 : Cukup 1 : Rendah Menonjolkan masalah ( Bobot 1).No 1. Kurang pengrtahuan tentang penyakit DM b. Kriteria Sifat masalah Skore 3/3×1=1 10 Pembenaran Klien mengatatakan belum tahu . 4. 2. pekerjaan diit sering 3/3 x 1 = 2/3 Keluarga Tn.

Menonjolnya masalah ( Bobot 1) 2 = Berat.(Bobot 1 ) Skala : 3 = Aktual 2 = Resiko 1 = Keadaan 2. 3/3×1= 1 Kelurga ingin tahu tentang penyebab DM 0/2×1= 0 Keluarga menganggap ketidaktahannya merupakan suatu masalah dalam kehidupan keluarganya. 2/2×2= 1 Keluarga penya keinnginan yang kuat untuk merubah. segera ditangani 1 = Tidak perlu 11 tentang DM dan ingin tahu penebab yang sebenarnya. . sejahtera Kemungkinan masalah dapat diubah (Bobot 2) Skala 2 = Mudah 1 = Sebagian 3. 0 = Tidak dapat Potensi masalah untuk diubah (Bobot 1) Skala 3 = Tinggi 2 = Cukup 1 = Rendah 4. berpendidikan cukup.

d kurangnya informasi (5) 2.d ketidakpatuhan diit.(3 2/3) 12 .S b. Kurang pengrtahuan tentang penyakit DM b. Resiko kekambuhan luka pada Tn.segera ditangani 0 = Tidak dirasakan JUMLAH 5 masalah kesehatan sesuai dengan prioritasnya adalah : 1.

d kurangnya informasi Standar hasil Keluarga dapat menyebutkan Pengertian penyakit DM • • Keluarga dapat menyebutkan tanda dan gejala penyakit DM Keluarga dapat meneyebutkan akibat lanjutan dari penyakit DM Intervensi Keperawatan 1.A. Rencana Asuhan Keperawatan Keluarga 3. Berikan pujian terhadap kemampuan keluarga saat diskusi Tujuan Kriteria Setelah dilakukan Verbal tindakan keperawatan ( pengetahuan ) 1 x 60 menit klien dan keluarga memahami penyakit DM mampu tenteng • . Jenis-jenis DM d) Komplikasi DM e) Hal-hal yang harus diperhatikan oleh penderita DM 4. Diagnosa Keperawatan : Kurang pengrtahuan tentang penyakit DM b. Kaji ulang tingkat pengetahuan klien keluarga tentang penyakit DM. Berikan penjelasan kepada klien dan keluarga tentang : a) pengertian DM b). Bina hubungan salimh percaya 2. tanda dan gejala DM c). Evaluasi secara singkat terhadap topik yang didiskusikan dengan keluarga 6. 3. Diskusikan kembali dengan keluarga tentang penyakit D 5.

Anjurkan keluarga untuk membuat menu yang bervariasi tiap hari tapi sesuai denga diit DM. 14 . 7.Tn S dan keluarga mampu menyebutkan jeis diit DM. Intervensi Keperawatan 1. Ajarkan pada klien untuk membuat contoh menu sehari yang dapat dikonsumsi klien.1. Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1 x 60 menit klien dan keluarga mampu memahami tenteng penyakit DM Kriteria Verbal ( pengetahuan) Standar hasil . 4.S b. Jelaskan makana yang harus dihindari dan yang boleh dikonsumsi ole Tn. 8.TN. S dan keluarga dapat menjelaskan pentingnya diit DM . Bina hubungan saling percaya 2. Kaji ulang tingkat pengetahuan klien dan keluarga tentang diit DM 3. Tujuan 2.d ketidakpatuhan diit. Berika penjelasan tentang pentingnya mematuhi diit DM 5. Berikan penjelasan tentangn diit DM ang harus dipatuhi. Resiko kekambuhan luka pada Tn. Pskikomotor Klien dan keluarga mampu membuat contoh diit DM 9. Evaluasi singkat tentang topi yang dibahas.S 6. Berikan pujian terhadap kemampuan keluarga da klien dalam mengikuit pendidikan kesehatan.

C. Implentasi keperawatan Diagosa #1 Kurang pengrtahuan tentang penyakit DM b.00 Implementasi 1. 3. Melakukan kontrak dengan keluarga 2. Memberikan pujian terhadap kemampuan keluarga saat diskusi Tanggal Pukul Implementasi 15 . mendiskusikan kembali dengan keluarga tentang penyakit DM 5.d kurangnya informasi Tanggal 20 Juli 2003 Pukul 18.30 – 20. Mengevaluasi secara singkat terhadap topik yang didiskusikan dengan keluarga 6. Jenis-jenis DM d) Komplikasi e) Hal-hal yang harus diperhatikan oleh penderita DM 4. tanda dan gejala DM c). Memberikan penjelasan kepada klien dan keluarga tentang : a) pengertian DM b). Mengkaji ulang tingkat pengetahuan klien keluarga tentang penyakit DM.

Mengevaluasi singkat tentang topi yang dibahas. Tanggal Pukul Evaluasi keberhasilan 16 .21 Juli 2004 18. Memberikan pujian terhadap kemampuan keluarga da klien dalam mengikuit pendidikan kesehatan. Mengkaji ulang tingkat pengetahuan klien dan keluarga tentang diit DM 3. Memberikan penjelasan tentangn diit DM ang harus dipatuhi. 2.S 6. 7. Memberikan penjelasan tentang pentingnya mematuhi diit DM 5. Menjelaskan makanan yang harus dihindari dan yang boleh dikonsumsi ole Tn.30-20. Melakukan kontrak dengan keluarga. 4. 8.00 1. Mengajarkan keluarga untuk membuat menu yang bervariasi tiap hari tapi sesuai denga diit DM.

S b. tapi sudah menngetahui tantang penyakit DM secara umum.30-20. Diagnosa Keperawatan : Resiko kekambuhan luka pada Tn. O: • • • • • • Klien dan keluarga mampu menjelaskan pengertian DM Klien dapat mentebutkan 6 dari 10 tanda DM Klien dapat menyebutkakan 3 dari 4 gejala hiperglikemia dan 5 dari 7 gejala hipoglikemia Klien dapat menyebutkan jenis DM Klien dapat menyebutkan 3 dari 6 komplikasi DM Klien mampu menyebutkan semua hal-hak yang harus diperhatikan penderita DM A : masalah teratasi P : Intervensi dilanjutkan oleh keluasrga.d ketidakpatuhan diit. 17 .20 Juli 2003 18. 4.00 S : Klien mengatakan masih agak bingung mengenai komplikasi dari penyakit DM.

00 Evaluasi keberhasilan S : Klien mengatakan sudah bisa membuat menu sehari diit DM O : Klien dan keluarga mampu menyebutkan makanan yang harus dihindari dan yang harus dikonsumsi oleh Tn.30-20. 18 .Tanggal 21 Juli 2004 Pukul 18.S Keluarga mampu membuat contoh menu sehari A : Masalah teratasi P : Intervensi dilanjutkan oleh keluarga.

DM. S berunur 53 tahun saat ini sedang mandeerita DM. Prioritas masalah Kurangnya kepetuhan diit DM Tn.sejak tahun 1992 kemudia tahn1998 pernah opname dan tahun 2000 jari Jempol kaki kirinya diamputasi. Tempat dirumah keluarga Tn.S 1. Sasaran Waktu dan Tempat Pendidikan kesehatan dilaksanakan pada jam 18.S akibat dari kurangnya pengetahuan tentang 3. WR. Diagnosa Keperawatan Kurangnya pengetahuan Klien dan keluarga tentang komplikasi dan penyebab DM berhubungan dengan kurang terpaparnya informasi.00 sebanyak 2 kali pertemuan selama 1x 1. S yaitu di RT 1 RW 6 Jl. Identifikasi Masalah Tn.30 –20. b. 2. luka kadang basah bila gula darahnya naik karena tidak patuhan diit karena tuntutan pekerjaannya. a. Tn. Soepratman no.3 Bendogerit Blitar 6. 4.SATUAN ACARA PEMBELAJARAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.5 jam diikuti dengan kegiatan evaluasi. Topik Bahasan Pengetahuan tantang penyakit DM Diit yang harus dipenuhi penderita DM . S bersama keluarga 5.

S bersama keluarga memiliki pengetahuan tentang DM b. Komplikasi penyakit DM e. diskusi.mampu: 1). Hal-hal yang harus diperhatikan bagi penderita DM 9. Diit pendeerita DM 4).7. Komplikasi penyakit DM 5). Menjelaskan pengertian penyakit DM 2). b. Pengertian penyakit DM b. Diit pendeerita DM d. Mengidentifiaksi tanda dan gejala penyakit DM 3). Tujuan Pembelajaran Tujuan Umum Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan sekamam 1 x 60 menit Tn. Ceramah. . Tanda dan gejala penyakit DM c. a. a. 10. Materi belajar a. Hal-hal yang harus diperhatikan bagi penderita DM 8. Saranan Pembelajaran Leaflet Buku tentang DM Strategi Pembelajaran Metode Belajar Tujuan Khusus Setelah mendapatka pendidikan kesehatan selama 2 kali pertemuan keluarga . 11.

b.a. Dilakukan ceramah tentang penakit DM selama + 30 menit c. Dilakukan tanya jawab selama + 30 menit d. 21 Keinginan untuk makan yang berlebihan Keinginan untuk minum yang berlebihan . Rencana Evaluasi Evaluasi dilakukan slama proses pembelajaran dan pada akhir proses Cara evaluasi dengan mengajukan pertanyaan lisan yaitu : a. Dilakukan Evakuasi selama + 15 menit. b. c. Tanda-tanda 1). d. 12. pendedrita DM ! Jelaskan pengertian DM ! Sebutkan Tanda dan gejala DM ! Apa saja komplikasi DM ! Sebutkan diit DM ! Sebutkan hal-hal yang harus diperhatikan Materi Pembelajaran A. Pengertian DM Keadaan kelebihan gula dalam darah yang menahun disertai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal (kapita selekta kedokteran Jilid I ) B. e. dan topik pendidikan kesehatan. tempat. 2). Sebelumnya mengadakankontrak dengan Tn S dan Keluarga tentang waktu.

Akut/dalam waktu cepat 1). Gangren/luka khas DM yang sulit sembuh 22 Komplikasi . Hiperglikemia (kelebihan kadar guka dalam darah) • Bamyal minum • Banyak kencing • Lesu/kesadaran menurun • Denyut nadi cepat dan lemah b. 5). 7). 9). 6). badan semakin Kesemutan Gatal-gatal pada kaki Penglihatan menurun Terdapat luka yang tidak sembuhKeputihan a. Koma/hilangnya kesadaran Kronis/menahun 1). Gejala : Sering atau banyak buang air kecil Rasa lemah yang tak terhingga Berat badan menurun. 4).3). sembuh 10). kurus. 8). Hipoglikemia (kekurangan kadar guka dalam darah) • Tidak enak badan • Sering makan • Sering menguap • Genetar • Keringat banyak • Muka pucat • Gelisah f.

2). IDDM/DM tergantung insulin NIDDM/DM tidak tergantung insulin Jenis DM 23 . Gangguan syaraf 5). Gangguan pembuluh darah besar 3).miopi) g. Gangguan pembuluh darah kecil 4). Penyakit mata (katarak.

dan mampu membuat kalimat. 25 . menirukan suara yang di dengar. Usia 12 bulan: Bisa berdiri dan menurunkan badan sendiri. menirukan suara yang di dengar. dan mampu membuat kalimat.Usia 9 bulan: Berdiri dengan gandengan. membuat garis lurus. dapat berkata lebih menangis. jelas. dan mampu membuat kalimat. Usia 24 bulan: Bisa naik turun tangga dan melompat. suara yang di dengar. melompat. membuat garis melompat. menarik tubuh ke atas. dapat berkata lebih jelas. Usia 9 bulan: Usia 9 bulan: Berdiri dengan gandengan. Usia 12 bulan: Usia 12 bulan: Bisa berdiri dan menurunkan Bisa berdiri dan menurunkan badan sendiri. Berdiri dengan gandengan. minta sesuatu tanpa badan sendiri. membuat garis lurus. Usia 24 bulan: Usia 24 bulan: Bisa naik turun tangga dan Bisa naik turun tangga dan lurus. menirukan menarik tubuh ke atas. minta sesuatu tanpa menangis. menarik tubuh ke atas. dapat berkata lebih jelas. minta sesuatu tanpa menangis.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->