P. 1
PROGRAMKERJASEKOLAH

PROGRAMKERJASEKOLAH

|Views: 2,316|Likes:
Dipublikasikan oleh budic

More info:

Published by: budic on Jun 23, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/12/2012

pdf

text

original

PROGRAM KERJA SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TERPADU HASAN MUNAHIR TAHUN PELAJARAN 2006/2007

PROGRAM TAHUNAN

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TRENGGALEK SMP TERPADU HASAN MUNAHIR
Desa Jati, Kec. Karangan, Kab. Trenggalek JAWA TIMUR Telp. (0355) 792524

BAB I PENDAHULUAN Sebagai implementasi dari Program Pendidikan Dasar yang merupakan landasan dari Tujuan Pendidikan Nasional, juga sebagai titik tolak kegiatan pelaksanaan Program Pendidikan dalam upaya mencapai Tujuan Pendidikan Nasional, Tujuan Pendidikan Dasar, dan Tujuan Sekolah Menengah Pertama yang sasarannya adalah peserta didik. Tujuan tersebut telah dituangkan diantaranya dalam Kurikulum Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2006. Guna mensukseskan dan mengembangkan Kurikulum tersebut perlu disusun Program Kerja Sekolah, yang memuat berbagai macam kegiatan di SMP. Adapun sistematika penyusunan Program Kerja ini adalah sebagai berikut: BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Landasan C. Tujuan D. Target dan sasaran E. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah BAB II : POKOK-POKOK PROGRAM SEKOLAH A. Bidang Umum B. Bidang Kurikulum C. Bidang Kesiswaan D. Bidang Ketenagaan E. Bidang Administrasi Sekolah F. Bidang Sarana Prasarana G. Bidang Keuangan H. Bidang Layanan Khusus I. Bidang Humas BAB III BAB IV BAB V Lampiran-lampiran : RENCANA KEGIATAN : RENCANA ANGGARAN : PENUTUP

A. Latar Belakang Era otonomi daerah atas dasar UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No. 25 Tahun 1999 Jo Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2000 Tentang Pembagian Kewenangan Antara Pusat dan Daerah membawa nuansa baru dalam Sistem Pengelolaan Pendidikan. Nuansa baru itu antara lain berkembangnya pemikiran untuk melaksanakan disentralisasi pengelolaan pendidikan sejalan dengan Otonomi Daerah. Secara operasional kebijakan disentralisasi ini dimulai pada tanggal 1 Januari 2001, diawali dengan pelimpahan sebagian besar kewenangan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota yang membawa konskwensi adanya restrukturisasi Kelembagaan Pemerintah, termasuk di bidang Pendidikan. Disentralisasi Pendidikan diharapkan akan mendorong peningkatan pelayanan di bidang pendidikan kepada masyarakat yang bernuansa pada upaya peningkatan kwalitas pengelolaan pendidikan dalam tataran yang paling bawah ( at the bottom), yaitu sekolah melalui penerapan MANAGEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS). MBS sebagai suatu model implementasi kebijakan disentralisasi Pendidikan merupakan suatu model Konsep Inovatif, yang bukan hanya dikaji sebagai wacana baru dalam pengelolaan pendidikan, tetapi sebaiknya juga dipertimbangkan sebagai langkah Inovatif dan Strategi kearah peningkatan mutu pendidikan melalui pendekatan managemen yang bercirikan Akar Rumput (Grass Root). B. Landasan Penyusunan Program Kerja ini berdasarkan: 1. UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Peraturan Pemerintah No. 28/1990, tentang Pendidikan Dasar 3. Kep. Mendikbud No. 0487/U/1992, tentang Tujuan Pendidikan Dasar (Bab II pasal 2 ayat 1) 4. Kurikulum SLTP tahun 2004 dan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2003/2004 5. UU No. 22 tahun 1999 dan UU No. 25 tahun 1999 serta PP. No. 25 tahun 2002 6. SK Mendiknas RI No. 044/U/2002, tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah 7. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur No. 8. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek No. 9. Keputusan Rapat Dinas Sekolah awal Tahun Pelajaran 2003/2004 C. Tujuan Tujuan penyusunan Program Kerja Sekolah ini adalah: 1. Untuk memudahkan pelaksanaan tugas Kepala Sekolah, dewan Guru dan staf Tata Usaha sehari-hari dalam satu tahun pelajaran 2. Untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan dalam mengembangkan pendidikan 3. Sebagai pedoman pelaksanaan kerja seluruh staf sekolah dalam satu tahun pelajaran

D. Target dan Sasaran Target dan sasaran penyusunan program kerja ini adalah: 1.Target : a. Pencapaian tujuan kurikulum SMP b. Mengembangkan kemampuan pengelolaan Pendidikan 2. Sasaran a. Peserta didik b. Tenaga kependidikan c. “Masyarakat” dan lingkungan sekolah E. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah 1. Visi : Umat Islam sebagai komponen terbesar bangsa Indonesia hendaknya merupakan warga negara yang cerdas, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, berketrampilan, serta mantap dalam iman dan taqwa 2. Misi : 1. Mencetak generasi Islami yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta ketrampilan praktis sebagai tenaga kerja yang produktif 2. Menyelenggarakan pendidikan dan latihan secara utuh (kafah) kepada anak-anak dan remaja agar cerdas menghadapi kehidupan dunia dan akhirat 3.Membina dan menggerakkan generasi muda agar terbentuk manusia muslim yang berbudi pekerti luhur (aklaqul karimah) 3. Tujuan Sekolah: Menjadikan sekolah sebagai sekolah Standar Nasional untuk menuju sekolah Internasional Menjadikan anak didik dan masyarakat sekolah menjadi manusia belajar (manusia yang senatiasa belajar)

BAB II POKOK-POKOK PROGRAM SEKOLAH A. Bidang Umum Asean Free Trade Area (AFTA) dan Asean Free Lebour Area (AFLA) yang telah dimulai pada tahun 2003, menyebabkan persainagn tenaga kerja semakin terbuka. Umat Islam yang merupakan bagian terbesar bangsa Indonesia harus mampu bersaing dengan tenaga kerja regional maupun global. Sementara itu krisis multidimensional yang melanda Indonesia menyebabkan meningkatnya angka pengangguran secara signifikan. Pendidikan yang seharusnya menjadi jawaban dari kedua masalah di atas perlu direkonstruksi ulang, agar mampu menghasilkan lulusan yang berani dan mampu serta mau menghadapi problem kehidupan tanpa merasa tertekan, serta mampu mengatasinya. Pendidikan yang mampu mengembangkan kecakapan hidup (life skill) dan bukan sekedar berorientasi pada mata pelajaran yang teoritis. Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut YAYASAN HASAN MUNAHIR mencoba menyusun naskah pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill). Apa yang dimaksud dengan kecakapan hidup (life skill)? Kecakapan hidup adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk dan berani menghadapi problema hidup dan kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya. Kecakapan hidup lebih luas dari ketrampilan untuk bekerja, apalagi sekedar ketrampilan menual. Ibu rumah tangga misalnya, atau orang yang sudah pensiun tetap memerlukan kecakapan hidup karena akan tetap menghadapi berbagai masalah yang harus dipecahkan. Orang yang sedang menempuh pendidikan juga memerlukan kecakapan hidup, karena mereka tentu juga memiliki permasalahan yang harus dipecahkan. Bukankah dalam hidup, dimanapun dan kapanpun, orang selalu menemui masalah yang harus dipecahkan? Kecakapan hidup dapat dipilah menjadi lima yaitu : a. b. c. d. e. Kecakapan Mengenal Diri (self awarness), yang juga sering disebut kemampuan personal (personal skill) Kecakapan Berfikir Rasional (thinking skill) Kecakapan Sosial (social skill) Kecakapan Akademik (academic skill) Kecakapan Vokasional (vocational skill)  Kecakapan Mengenal Diri (self awarness) atau kecakapan personal mencakup : 1. Penghayatan diri sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa (Allah SWT), anggota masyarakat serta warga negara. 2. Menyadari dan mensyukuri kelebihan dan kekurangan yang dimiliki sekaligus menjadikannya sebagai modal dalam meningkatkan dirinya sebagai individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya. (personal skill)

 Kecakapan Berfikir Rasional (thinking skill) mencakup : 1. Kecakapan menggali dan menemukan informasi (information searching) 2. Kecakapan mengolah informasi dan mengambil keputusan (information processing and decision making skill), serta 3. Kecakapan memecahkan masalah secara kreatif (creative problem solving skill)  Kecakapan Sosial dan Kecakapan Interpersonal (social skill) mencakup : 1. Kecakapan komunikasi dengan empati (communication skill), dan 2. Kecakapan bekerjasama (collaboration skill) Empati, sikap penuh pengertian dan seni komunikasi dua arah, perlu ditekankan karena yang dimaksud dengan berkomunikasi bukan sekedar meyampaikan pesan, tetapi isi dan sampainya pesan disertai dengan kesan yang baik, akan menumbuhkan hubungan yang harmonis  Kecakapan Akademik yang seringkali disebut kemampuan berfikir ilmiah (scientific method), mencakup : 1. Identifikasi variabel 2. Merumuskan hipotesis dan 3. Melaksanakan penelitian  Kecakapan Vocational (vocational skill) seringkali disebut pula ketrampilan kejuruan, artinya ketrampilan yang dikaitkan dengan bidang pekerjaan tertentu yang terdapat di masyarakat. Pada dasarnya life skill itu selanjutnya dapat dibedakan menjadi dua yaitu : 1. General life skill (self awarness, thingking skill dan social skill) 2. Specific lefe skill (academis skill, vocational skill) Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi sekolah sebagaimana telah diuraikan di atas, sekolah berusaha keras untuk mewujudkan 4 pilar yaitu: 1. Learning how to learn 2. Learning how to do 3. Learning how to be one self 4. Learning how to live together Dengan harapan out putnya memperoleh general life skill atau menjadi manusia belajar. Dalam rangka memforman kembali sekolah dalam konteks MBS, maka sekolah dipilah sebagai berikut: 1. Level Kelas: a. Populasi tiap kelas 24 siswa b. Menggunakan media pembelajaran modern (komputer, OHP, radio Tape, DVD Player dan TV) c. Pendekatan konstruktivistik dengan cooperative learning sehingga pembelajaran berlangsung menarik d. Tempat belajar tidak terbatas pada ruang kelas

2. Level Mediator/Guru Guru diharapkan memiliki karakter profesional, untuk itu sekolah mengaktifkan guru untuk mengikuti: MGMP Penataran Seminar Workshop Ijin belajar dan lain-lain

3. Level Sekolah Dari karakter profesional akan membentuk karakter kolektif (super team) yang merupakan karakter sekolah, sehingga membentuk iklim sekolah yang kondusif dengan bercirikan: Budaya mutu, progresif, demokrasi, partisipasi Budaya aman dan tertib serta Budaya yang berorientasi pada visi dan misi sekolah

B. Bidang Kurikulum 1. Rapat dinas awal tahun pelajran dalam rangka: Pembagian tugas guru dalam KBM dan dalam melaksanakan tugas tertentu di sekolah Menyusun jadwal pelajaran Menyusun perangkat pembelajaran

2. Menyusun program ulangan semester dan ulangan umum 3. Menyusun program ujian akhir nasional 4. Menyusun program/kriteria kenaikan kelas 5. Menyusun program/kriteria lulusan/tamatan 6. Penyampaian laporan hasil belajar siswa (raport) 7. Penyampaian Surat Tanda Tamat Belajar dan Kululusan 8. Menyediakan buku agenda guru dan jurnal kelas 9. Menyusun jadwal pelajaran 10. Menyusun kalender pendidikan 11. Menyelenggarakan layanan bimbingan belajar khusus 12. Menyelenggarakan kerjasama dengan Lembaga Bimbingan Belajar dari pihak swasta 13. Menyelenggarakan try out ujian akhir nasional C. Bidang Kesiswaan 1. Penerimaan Siswa Baru Kelas VII (PSB) 2. Pelaksaan Masa Orientasi Siswa (MOS) 3. Diklat Kepemimpinan 4. Reorganisasi OSIS 5. Program Kerja OSIS 6. Reorganisasi Gugus Depan Pramuka

7. Program Kerja Pramuka 8. Sosialisasi Tata Tertib Sekolah dan Gerakan Disiplin Nasional 9. PIR Group PKRR 10. Penyuluhan penggunaan obat-obat terlarang 11. Kegiatan Ekstrakurikuler D. Bidang Ketenagaan 1. Pengusulan Penetapan PAK 2. Pengusulan kenaikan pangkat Guru dan Tata Usaha Sekolah 3. Pembagian tugas Guru dan Tata Usaha Sekolah 4. Penyusunan DUK 5. Kesejahteraan Guru/Pegawai diantaranya; Pembagian gaji Pembagian insentif bagi Guru tetap maupun Guru tidak tetap Pengaturan kembali honorarium GTT dan PTT

E. Bidang Administrasi Sekolah 1. Umum a. Map File Pegawai,Sertifikat Tanah,NSS,dan lain-lain b. Buku rencana kerja tahunan c. Notula Rapat Dinas Sekolah d. Buku Tamu Umum dan pembinaan e. Agenda f. Ekspedisi g. Kegiatan harian Kepala Sekolah 2. Pengajaran a. Kalender Pendidikan b. Daftar pelajaran c. Program supervisi d. Buku Kurikulum 3. Kesiswaan a. Buku Induk siswa b. Buku Leger dan Buku Raport c. Buku Mutasi Siswa d. Buku Klaper e. Buku Penerimaan Siswa Baru f. Buku Penerimaan dan pengeluaran STTB g. Foto Copy STTB h. Buku Penerimaan dan Pengambilan Raport

4. Personalia a. Buku Induk Pegawai b. Arsip DP.3 c. Daftar Urut Kepegawaian d. Buku Cuti e. Buku Absen Guru dan Pegawai f. Buku Tunggu/Usul kenaikan pangkat dan berkala 5. Peralatan/Kelengkapan a. Buku Perpustakaan Buku Induk Buku Katalog Kartu Buku Kartu anggota perpustakaan Buku pinjaman Kartu pinjaman

b. Daftar Inventaris c. Daftar Penerimaan alat/barang d. Daftar pengeluaran alat/barang e. Daftar alat peraga 6. Keuangan a. Buku kas umum DIK Buku bantu Buku Bank

b. Daftar Gaji c. Daftar kas umum Komite Sekolah Buku keuangan Pramuka Buku keuangan OSIS Darftar kesejahteraan Guru/Pegawai Dan lain-lain

7. Hubungan dengan masyarakat a. Notula rapat Komite Sekolah b. Buku penghubung c. Buku berobat d. Buku administrasi UKS e. Kesepakatan kerja sama dengan Puskesmas 8. Melengkapi ruang kerja Kepala Sekolah a. Lambang Negara Bhineka Tunggal Ika b. Bendera merah putih c. Gambar Presiden dan Wakil Presiden d. Jadwal pelajaran

e. Papan kegiatan harian Kepala Sekolah f. Kalender pendidikan g. Jam dinding h. Undang Undang dan Peraturan Pemerintah yang berhubungan dengan Pendidikan F. Bidang Sarana Prasarana Sekolah a. Buku Induk Inventaris/Meubeler b. Daftar inventaris tiap ruangan c. Perbaikan/perawatan inventaris d. Pengadaan almari untuk perpustakaan kelas e. Penggantian daun pintu kelas f. Pengadaan almari untuk ruang Kepala Sekolah g. Penggantian papan tulis kapur dengan papan milamin h. Pengadaan komputer untuk tiap ruang kelas VII i. Pengadaan OHP tiap ruang kelas VII j. Pengadaan tralis tiap ruang kelas G. Bidang Keuangan a. Pengadaan buku-buku pengelolaan keuangan Dana Rutin (DIK) Dana Komite Sekolah/BP3 Dana beasiswa baik beasiswa prestasi maupun BKS dan BKM Keuangan DBO serta BBE

b. Penyusunan laporan keuangan, bulanan, tribulan, semester maupun tahunan c. Pemeriksaan keuangan H. Bidang Layanan Khusus a. Mengatur layanan Bimbingan dan Penyuluhan b. Mengatur layanan UKS c. Mengatur layanan Perpustakaan I. Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat a. Mengadakan pertemuan koordinatif dengan Komite Sekolah b. Mengadakan hubungan dengan instansi lain c. Mengadakan hubungan dengan pemerinah setempat d. Mengadakan kerjasama dengan Lembaga Bimbingan Belajar yang sah

BAB IV RENCANA ANGGARAN Seluruh program kerja sekolah ini operasinalnya didanai oleh berbagai sumber diantaranya : 5. DIK yang terdiri dari : a. Gaji pegawai dan tunjangan beras b. Pemeliharaan/perawatan c. Pengadaan barang d. Lembur/Vakasi dan lain-lain 6. Komite sekolah,yang terdiri dari : a. Iuran insidental b. Iuran bulanan 3. Bea Siswa,yang terdiri dari : a. Bea siswa bantuan khusus murid b. Bea siswa prestasi c. Bea siswa dari pihak swasta (CV.Rawa Bening) d. Bea siswa dari Prima Gama 4. Rehabilitasi 4 ruang dari DAU 5. Broad Based Education dan Belanja Sekolah (RAPBS) = Rp. 1.000.000,00 = Rp. 50.000.000,00 = Rp. 14.000.000,00 = Rp.80.160.000,00 = Rp. 2.400.000,00 = Rp. 2.400.000,00 = Rp. 81.000.000,00 = Rp.228.000.000,00 = Rp. = Rp. = Rp. = Rp.

Sejumlah anggaran tersebut di atas kesemuanya terinci dalam Rencana Anggaran Pendapatan Sekolah

BAB V PENUTUP Program kerja sekolah ini akan mencapai sasarannya atau berhasil apabila : 1. Semua yang terkait dalam proses pendidikan di SMP Terpadu Hasan Munahir dalam melaksanakan tugasnya selalu berpedoman pada Program Kerja Sekolah 2. Ada monitoring secara rutin oleh Kepala Sekolah maupun oleh Pengawas sekolah/mata pelajaran 3. Sekolah seyogyanya memiliki tim yang cerdas untuk mendukung implementasi dari program ini 4. Di akhir tahun pelajaran ada evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja yang dapat dipergunakan sebagai umpan balik serta perbaikan program kerja tahun berikutnya

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->