Anda di halaman 1dari 20

Stase De Ve

Rosmelia

Ngapain aja 5 minggu di Stase DV ?


Laporan dan perkenalan dengan DPK dan staf DV Bimbingan / pengarahan DPK Bedside/deskside teaching (min. 1x/minggu) Manajemen kasus ditulis di buku besar, lengkapi foto, mintakan paraf di logbook dan bubes (minimal 5 kasus berbeda) Follow up pasien bangsal dan mengikuti DPK menjawab konsul (jika ada)

Memilih kasus tutorial klinik (1 kasus untuk 1 kelompok) tutorial klinik tahap 1 Memilih dan mengajukan jurnal sesuai kasus (harus berbeda dalam 1 kelompok) tutorial klinik tahap 2 Melakukan Mini CEx (minimal 3x) Melakukan DOPs (2x), satu kali KOH, satu kali Px lain Memilih kasus untuk refleksi kasus membuat refleksi kasus INGAT : Dokter muda harus aktif meminta kasus, mini Cex, DOPs SYARAT LENGKAP UJIAN (OSLER, Ujian tulis)

Apa saja yang perlu disiapkan?


Peralatan wajib: lup, senter, penggaris, alat tulis dan buku catatan/buku besar Lebih baik jika ada: kamera, atlas (soft/hard copy) Pengetahuan dasar DV: anatomi dan fungsi kulit, anatomi dan fisiologi kuku dan rambut, anatomi genitalia, pemeriksaan kulit, kuku dan rambut, macam dan definisi UKK serta cara deskripsi, pemeriksaan saraf lepra, pemeriksaan penunjang sederhana DIBACA SEBELUM MULAI STASE Penyakit-penyakit dengan level kompetensi III-IV (baca buku panduan program pendidikan klinik IKKK) ATTITUDE : busana, penampilan, sikap dan tingkah laku

Buku Besar dan lOG BOOK


Logbook diisi dan dimintakan paraf pembimbing setiap selesai kegiatan (kasus, bed side teaching, dll) jangan menunda Buku besar adalah sarana belajar: isi dengan ringkasan teori, catatan kasus PLUS foto Penulisan status: anamnesis selengkap mungkin, berbentuk cerita kronologis; St DV ditulis lengkap disertai body map BELAJAR MENULIS RESEP DENGAN BENAR

PEMERIKSAAN KULIT

ANAMNESIS Dengan mengingat DD keluhan utama Lakukan dengan lengkap, tuliskan lengkap dan kronologis di status PEMERIKSAAN FISIK cahaya harus cukup, gunakan lup, palpasi Jika perlu: diaskopi, pemeriksaan tambahan lain (mis: finger nail sign, Nikolsky sign dll) Susun deskripsi UKK dalam bentuk kalimat. Ikuti pola: LOKASI UKK (primer, sekunder, khusus) WARNA/DESKRIPSI TAMBAHAN UKURAN SUSUNAN

Pemeriksaan saraf pada lepra

Sensoris

Motoris
Saraf Facialis Ulnaris Medianus Radialis Poplitea lateralis Pergerakan Menutup mata Abduksi jari kelingking Abduksi ibu jari Ekstensi pergelangan tangan Dorsofleksi kaki Otot Orbicularis oculi Abductor digiti minimi Abductor pollicis brevis Wrist extensors Foot dorsoflexors

Pemeriksaan Pembesaran Saraf

N. auricularis magnus

N. ulnaris

N. Peroneus communis

N. Tibialis posterior

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Woods lamp: menggunakan lampu dengan filter barium silikat + nikel oksida hanya melewatkan 320-400 nm (365 nm). Pemeriksaan di ruang gelap pekat.
Hasil : - PVC : floresensi kekuningan - T. capitis : hijau kebiruan - Eritrasma : coral red - Hipopigmentasi - Hiperpigmentasi : menentukan kedalaman pigmen melanin (epidermal/dermal)

Laboratorium sederhana: - KOH 10% -30% - Pengecatan Gram - Pengecatan Ziehl Nielsen - Tes Tzanck - Wet-mount dengan lar. NaCl 0,9%/akuades: skabies, trichomonas Tes tusuk (prick-test) : untuk melihat reaksi tipe I terhadap berbagai alergen Dilakukan pada: urtikaria, angioedema, rhinitis alergi, asma bronkhial

Tes tempel (patch test) : melihat reaksi tipe IV (delayedhypersensitivity) terhadap berbagai alergen. Dilakukan pada : dermatitis kontak

Tes acetowhite (IVA): dengan asam asetat 5% . Dilakukan pada : kondiloma, screening Ca cervix Kultur : bakteri, jamur Biopsi : eksisional, ellips, punch

Pemeriksaan pada IMS

Laki-laki : hampir sama dengan pemeriksaan kulit, periksa daerah inguinal, skrotum, penis, anus dan perianal Perempuan: inspeksi dan palpasi: inguinal, genitelia eksterna, introitus spekulum utk melihat ektoserviks, discar pemeriksaan bimanual

PEMERIKSAAN LABORATORIUM RUTIN PADA LAKI - LAKI


1. Discar uretra : pewarnaan gram,

sediaan basah utk Trichomonas Vaginalis kultur gonokokus 2. Balanitis : pewarnaan gram, kultur kandida sediaan basah utk Trichomonas Vaginalis 3. Dugaan infeksi rektum : pewarnaan gram, kultur gonokokus 4. Dugaan infeksi tenggorokan : kultur gonokokus 5. Homoseksual, biseksual : gram sediaan apus rektum, kultur gonokokus, usapan tenggorokan

Semua kasus: tes serologik sifilis

PEMERIKSAAN LABORATORIUM RUTIN PADA WANITA


1. Vagina : pewarnaan gram, kultur kandida, sediaan basah

& clue cells 2. Ostium serviks : gram, kultur gonokokus, Chlamydia trachomatis, 3. Meatus uretra : gram, kultur gonokokus 4. Rektum : gram, kultur gonokokus 5. Tenggorokan : kultur gonokokus

Semua kasus tes serologi sifilis

PENGAMBILAN BAHAN SWAB

Endoserviks

Fornix posterior

Dinding vagina

Uretra (jika ada indikasi keterlibatan uretra)


Lain-lain: Dasar ulkus (jika ada kecurigaan herpes atau sifilis)

Px Gram
Px Giemsa Kultur

Wet mount
Tes amin dg KOH Px Gram

Px KOH Px Gram Pengukuran pH