Anda di halaman 1dari 13

PERKECAMBAHAN BENIH

Definisi Perkecambahan : 1. Secara fisiologi: Perkecambahan adalah munculnya radikel benih 2. melalui kulit

Analis benih: Perkecambahan adalah muncul dan berkembangnya struktur-struktur esensial dari embrio, yang bagi benih ybs. merupakan indikator tentang kemampuan utk menghasilkan tumbuhan normal pada kondisi yang mendukung (AOSA 2000) Perkecambahan merupakan awal dari pertumbuhan aktif oleh embrio yang menyebabkab sobeknya kulit benih dan munculnya tumbuhan muda

3.

Morfologi Perkecambahan
1. Perkecambahan Epigeal Contoh : kacang pea, pinus Kotiledon muncul diatas permukaan tanah 2. Perkecambahan Hypogeal Contoh : rumput, jagung, padi Kotiledon tetap dibawah permukaan tanah

Syarat-syarat perkecambahan
1. Kematanagan benih 2. Faktor-faktor lingkungan - Air - Udara (Oksigen dan CO2) - Suhu : minimum optimum maksimum - Cahaya

Perkecambahan pada suhu berfluktuasi Stratifikasi atau prechilling Cahaya : - intensitas: 1080-2160 lux - kualitas: 660-700nm

Pola perkecambahan
1, Imbibisi : komposisi benih permeabilitas kulit benih ketersediaan air 2. Aktivasi enzim

3. Penguraian cadangan makanan - metabolisme karbohidrat, lipida, protein


4. Inisiasi pertumbuhan embrio - munculnya embrio - tumbuh kecambah 5. Perobahan berat

Senyawa-senyawa yg mendorong perkecambahan


Gibberellin Cytokinin Ethylene Hydrogen peroksida Auxin Kalium nitrat Thiourea

Faktor-faktor lain yg mempengaruhi perkecambahan


Tekanan osmotis pH Perendaman awal (presoaking) Pengaruh suhu rendah Radiasi Kerusakan mekanis: -saat pengolahan -kadar air rendah -pengaruh genotipe

Dormansi benih
Keadaan benih, yang tidak mau berkecambah meski diberi persyaratan perkecambahn yang sesuai Dormansi primer 1. Dormansi eksogen: - air - gas - hambtan mekanis

Cara-cara pemecahan dormansi eksogen: - Skarifikasi mekanis - Skarifikasi kimia

2. Dormansi endogen: - Dormansi embrio rudimenter - Dormansi fisiologis: - hamb. metabolik - hamb. osmotik

Cara-cara pemecahan dormansi fisiologis. - pencucian (leaching) - skarifikasi mekanis / kimia


Kebutuhan akan suhu - stratifikasi - after-ripening Kebutuhan akan cahaya

Beberapa mekanisme dari dormansi primer dapat muncul secara bersama Eksisi embrio Cara mengatasi kompelksitas dormansi adalah dgn mengeksisi embrio dari benih dan dikecambahkan pada medium

Dormansi Sekunder - terjadi pada benih yg tidak dorman - dpt disebabkan karena benih dihadapkan kpd kondisi yg mendukung perkecambahan, kecuali satu.
Dugaan penyebab: 1. Timbul bloking pd. ttk-ttk krusial dlm urutan metabolisme menuju perkecambahan 2. Keseimbangan zat-zat penyokong dan penghambat pertumbuhan yg. tidak sesuai