Anda di halaman 1dari 6

Secara sederhana istilah media dapat didefinisikan sebagai perantara atau pengantar.

Sedangkan istilah pembelajaran adalah kondisi untuk membuat seseorang melakukan kegiatan belajar. Dengan merujuk pada devinisi tersebut maka media pembelajaran adalah wahana penyalur pesan atau informasi belajar sehingga mengkondisikan seseorang untuk belajar atau berbagai jenis sumberdaya yang dapat difungsikan dalam proses pembelajaran, berdasarkan ruang lingkup sumber belajar di atas, maka media pembelajaran merupakan bagian dari sumber belajar yang menakankan pada software atau perangkat lunak dan hardware atau perangkat keras. Nilai media ditentukan oleh fungsinya yang sangat kuat untuk meningkatkan kadar hasil belajar, beberapa fungsi media meliputi : Sebagai sarana bantu untuk mewujudkan situasi pembeljaran yang lebih efektif Meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar. Pada umunya hasil belajar siswa dengan media pembelajaran, siswa dapat menangkap tujuan dan bahan ajar lebih mudah dan lebih cepat Menangkap suatu objek atau peristiwa tertentu. Peristiwa-peristiwa penting atau objek yang langka, dapat diabadikan dengan foto film atau direkam melalui radio kemudian peristiwa itu dapat disampaikan dan dapat digunakan manakala diperlukan.Guru /

dosen dapat menjelaskan proses terjadinya gerhana matahari yang langka melalui hasil rekaman video. Atau bagaimana proses perkembangan ulat menjadi kupukupu proses perkembangan bayi dalam Rahim dari mulai sel telur dibuahi sampai

menjadi embrio dan berkembang menjadi bayi. Dalam pelajaran IPS, guru / dosen dapat menjelaskan bagaimana terjadinya peristiwa proklamasi melalui tayangan film dan sebagainya. Memanipulasi keadaan, peristiwa atau objek tertentu. Dengan menggunakan model sebagai media, maka guru / dosen dapat menyuguhkan pengalaman yang konkrit

kepada siswa. Contohnya, guru / dosen ingin menjelaskan tentang Candi Borobudur di dalam kelas maka guru / dosen dapat membuat miniatur atau model candi tersebut dalam ukuran kecil. Demikian juga menjelaskan cara kerja suatu alat atau organ tubuh manusia seperti jantung maka melalui kerja itu dapat lebih dipahami oleh siswa. Meningkatkan Motivasi dan perhatian siswa untuk belajar Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyamapaian informasi film loop yang bergerak terus menerus, cara

Manambah variasi penyajian materi Memberikan pengalaman yang lebih konkrit bagi hal yang mungkin abstrak Meningkatkan keingintahuan siswa Memberikan stimulus dan mendorong respon siswa Dari banyak fungsi yang telah disebutkan di atas, dapat ditarik beberapa fungsi

umum dari media pembelajaran, yaitu : a) Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistis b) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan daya indera c) Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar d) Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori, dan kinestetiknya e) Memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan

menimbulkan persepsi yang sama

Manfaat dari media pembelajaran adalah : 1. Kesempatan belajar yang lebih merata. Dengan mengggunakan berbagai media seperti audio, video, slide suara, dan sebagainya, memungkinkan setiap orang dapat belajar dimana saja dan kapan saja. 2. Media dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki siswa, Kehidupan keluarga dan masyarakat sangat menentukan macam pengalaman yang dimilki siswa, siswa dari golongan kurang mampu tidak akan sama penglaman sehari-harinya dengan siswa dari golongan mampu. Dalam hal ini, media pembelajaran dapat mengatasi hal tersebut, misalnya film, TV, video, gambar, dan sebagainya. 3. Media dapat mengatasi batas ruang kelas, Untuk menampilkan obyek yang terlalu, terlalu berat dimana tidak mungkin dibawa ke dalam kelas, misalnya binatang-binatang besar, dapat diatasi dengan menggunakan media pembelajaran, seperti foto, slide, gambar, model, TV dan sebagainya

4. Pengajaran lebih berdasarkan ilmu. Dengan menggunakan media proses belajar mengajar akan lebih terencana dengan baik sebab media dianggap sebagai bagian yang integral dari sistem belajar mengajar, oleh sebab itu sebelum pelaksanaannya guru / dosen dihadapkan kepada satu keharusan untuk

mengidentifikasi karakteristik siswa sehubungan dengan penggunaan media. 5. Menampilkan objek yang terlalu besar untuk dibawa keruang kelas. 6. Memperbesar serta memperjelas objek yang terlalu kecil yang sulit

nampak dilihat mata, seperti sel-sel butir darah/molekul bakteri dan sebagainya. 7. Mempercepat gerakan suatu proses yang terlalu lambat sehingga dapat dilihat dalam waktu yang relatif cepat. 8. Memperlambat suatu proses gerakan yang terlalu cepat. 9. Memperjelas bunyi-bunyian yang sangat lemah sehingga dapat ditangkap oleh telinga 10. Menyederhanakan suatu objek yang terlalu komplek dan rumit untuk diamati Seperti system listrik pada pesawat terbang, system aliran darah atau susunan tubuh manusia. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan film, fil slide, TV, video, gambar, foto, dan lain sebagainya 11. Memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara peserta dan lingkungan. Yaitu dengan meninjau kebun binatang, taman nasional, museum, kebun botani, cagar alam, dan perindustrian 12. Media dapat menghasilkan keseragaman pengamatan siswa terhadap sesuatu Yaitu dengan menggunakan film, slide, dan mikroskop 13. Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, nyata dan tepat. Yaitu dengan menggunakan gambar, film, dan model 14. Media dapat membangkitkan keinginan dan minat belajar yang baru, serta membangkitkan motivasi dan merangsang kegiatan belajar siswa 15. Media dapat mengontrol kecepatan belajar peserta. 16. Media dapat memberikan pengalaman yang menyeluruh dari hal-hal yang konkrit sampai yang abstrak. 17. Media dapat menanamkan konsep dasar yang konkrit dan realistis, yaitu dengan mengunakan gambar, film, dan model 18. Media pembelajaran dapat menunjukkan hal-hal seperti peristiwa alam, misalnya tiupan angin, mekarnya bunga, terjadinya letusan gunung berapi, gerhana matahari, yaitu dengan menggunakan film, film strip, dan film slide.

Dari banyak manfaat yang telah dipaparkan di atas dapat ditarik kesimpulan mengenai manfaat media pembelajaran, yaitu : a) Penyampaian materi dapat diseragamkan b) Proses instruksional menjadi lebih menarik c) Dalam proses belajar mengajar, peserta menjadi lebih interaktif d) Jumlah waktu belajar mengajar dapat dikurangi e) Kualitas belajar dapat ditingkatkan f) Proses belajar mengajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja g) Sikap positif siswa terhadap bahan belajar maupun terhadap proses belajar dapat ditingkatkan h) Peran pendidik dapat diarhakan kepada cara yang lebih produktif dan aktif Secara umum manfaat media pembelajaran adalah memperlancar proses interaksi antara pendidik dan peserta didik atau antara dosen dan mahasiswa atau guru dan murid dan hal ini akan membantu peserta didik untuk belajar secara optimal.

Pentingnya penggunaan media dalam pembelajaran, diperkuat oleh pendapat Edgare Dale yang mengemukakan teori yang kemudian lebih dikenal dengan teori Kerucut Pengalaman : Dalam teori ini keberhasilan belajar diukur dengan kadar pengalaman belajar yang diperoleh siswa tergantung perlakuannya dalam belajar, baik perlakuan guru/dosen atau aktivitas siswa ketika belajar.

Dari gambaran di atas, dapat dijelaskan bahwa perlakuan dalam pembelajaran akan mempengaruhi pengalaman belajar, semakin abstrak perlakuan dalam pembelajaran misalnya dengan ceramah yang menggunakan simbol, belajar dengan membaca, maka pengalaman belajar yang diperoleh tidak terlalu besar, sebaliknya semakin menggunakan media yang

mengarahkan pada kegiatan langsung (performane) maka pengalaman belajar akan diperoleh secara maksimal. Secara sederhana perolehan pengalaman belajar dapat dilihat sebagai berikut :

Kedudukan media cukup penting, artinya dalam meningkatkan kadar informasi yang kita ingat (70%) dibandingkan dengan pembeljaran melalui metode ceramah (20%).

DAFTAR PUSTAKA Riyana, Cepi. Peranan Teknologi Dalam Pembelajaran dalam http://chepy.files.wordpress.com/2006/08/peran-teknologi.pdf diunduh pada Jumat 20 September 2013 jam 21:50 Siharta, Arief. 2005. Modul Diklat Berjenjang 02.PEND-UMUM-D.2005. Bandung: Tidak diterbitkan dalam http://www.p4tkipa.net/modul/Tahun2005/UMUM/Media%20Pembelajaran.pdf diunduh pada 20 September 2013 jam 21:45 Riyana, Cepi. 2012. Media Pembelajaran. Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama