Anda di halaman 1dari 8

Tulangan Geser Balok Tepi

61.162 KN Lalu membandingkan Vu Vc dengan asumsi nilai adalah 0,75 Vu Vc untuk mencari posisi x dimana beton masih bisa menahan kekuatan geser sendiri maka menggunakan: Vu = Vc Vc

x = 2.136 m Dengan Av adalah luasan sengkang dengan asumsi 2 kaki sengkang

Lalu mencari S min :

mm

Lalu untuk daerah dimana beton sudah tidak bisa menahan kuat geser sendiri maka digunakan cara cek zonasi : Pertama, mencari untuk batas zona 1 dengan rumus : Vnd = 0.5*Vc Vnd = 0.5 x 61.612 Vnd = 30.806 KN Lalu mencari daerah x yang masuk zona 1 dengan rumus ;
Vnd=Vu(x)/

30.806 = wu x / x = 2.136 m

mm

mm

Lalu diambil S yang paling minimum untuk zona 1 yaitu Maka untuk pemasangan dipakai S = 150 mm

mm

Lalu mencari untuk batas zona 2 dengan rumus :

Lalu diambil Vnd yang minimum sehingga didapat Vnd untuk zona 2 adalah 83.945 KN Lalu mencari daerah x yang masuk zona 2 dengan rumus ;
Vnd=Vu(x)/

83.945 = 10.736 x / x = 83.945 * 0.75 / 10.736 x = 5.864 Ini artinya di x maksimal yaitu x = 4, mencapai zona 2 saja. Untuk zona 2 maka perhitungan S:

mm

mm

Lalu diambil S yang paling minimum untuk zona 2 yaitu Maka untuk pemasangan dipakai S = 150 mm

mm

150mm

Balok Tengah

93.569 KN Lalu membandingkan Vu Vc dengan asumsi nilai adalah 0,75 Vu Vc untuk mencari posisi x dimana beton masih bisa menahan kekuatan geser sendiri maka menggunakan: Vu = Vc Vc

x = 1.713 m Dengan Av adalah luasan sengkang dengan asumsi 2 kaki sengkang

Lalu mencari S min :

mm

Lalu untuk daerah dimana beton sudah tidak bisa menahan kuat geser sendiri maka digunakan cara cek zonasi : Pertama, mencari untuk batas zona 1 dengan rumus : Vnd = 0.5*Vc Vnd = 0.5 x 93.569 Vnd = 46.7845 KN Lalu mencari daerah x yang masuk zona 1 dengan rumus ;
Vnd=Vu(x)/

46.7845 = wu x / x = 1.713 m

mm

mm

Lalu diambil S yang paling minimum untuk zona 1 yaitu Maka untuk pemasangan dipakai S = 200 mm
Lalu mencari untuk batas zona 2 dengan rumus :

mm

Lalu diambil Vnd yang minimum sehingga didapat Vnd untuk zona 2 adalah 127.736 KN Lalu mencari daerah x yang masuk zona 2 dengan rumus ;
Vnd=Vu(x)/

127.736 = 20.4833 x / x = 127.736 * 0.75 / 20.4833 x = 4.677 Ini artinya di x maksimal yaitu x = 4, mencapai zona 2 saja. Untuk zona 2 maka perhitungan S:

mm

mm

Lalu diambil S yang paling minimum untuk zona 2 yaitu Maka untuk pemasangan dipakai S = 200 mm

mm

200mm