Anda di halaman 1dari 31

HISTOLOGI

SISTEM MUSKULOSKELETAL KELOMPOK 4


NURUL ZAKIAH YOGI SANJAYA FIKTIJAR ISTISANI DIAN PRIMA LUVITA AMALLIA MAHDY FARAS RUDI FIRMANSYAH SITI NURDIANA SULAIA SANGADJI WILDA ANNISA

OTOT POLOS

OTOT

OTOT LURIK

OTOT JANTUNG

SITOPLASMA : SARKOPLASMA

ORGANEL SEL

RETIKULUM ENDOPLASMA : RETIKULUM SARKOPLASMA

MEMBRAN SEL : SARKOLEMA

OTOT LURIK

EPIMISIUM ENDOMISIUM

STRUKTUR

PERIMESIUM KAPILER SERAT OTOT MYOFIBRIL FILAMEN TEBAL FILAMEN TIPIS

Otot rangka terdiri atas berkas-berkas sel yang sangat panjang, berbentuk silindris, berinti banyak, yang memperlihatkan garis-garis melintang.

Kontraksinya cepat, kuat, dan biasanya di bawah kemauan kita.

Kontraksi ini disebabkan interaksi dari filamen tipis aktin dan filamen tebal miosin yang susunan molekulnya membuat molekul tersebut dapat bergeser satu sama lain.

Kekuatan yang diperlukan untuk bergeser dihasilkan oleh interaksi yang lemah dalam jembatan yang menggabungkan aktin dan miosin.

Serabut otot memanjang memperlihatkan garis melintang dari pita terang dan gelap secara bergantian Pita A : anisotrop : pita yang lebih gelap : pita yang lebih terang

Pita I : isotrop

Pita I dibelah dua oleh satu garis gelap transversal, yaitu garis Z Sarkomer : subunit yang berulang-ulang, terbentang dari garis Z ke garis Z, lebih kurang

panjangnya 2,5m pada otot yang istirahat Sarkoplasma dipenuhi oleh berkas-berkas filamen silindris panjang yang disebut myofibril yang membantuk pola khas pada sarkomer, karena miofibril terdiri dari filamen tebal dan tipis. Pita H bagian pusat pita A Garis M : daerah yang lebih terang di : garis yang membelah dua pita H

Protein utama garis M adalah keratin kinase yang mengkatalisis pemindahan sebuah gugus fosfat dari fosfokreatin ke ADP, jadi menyediakan suplai ATP yang diperlukan untuk kontraksi otot

RETIKULUM SARKOPLASMA & SISTEM TUBULUS TRANSVERSAL Otot saraf pada permukaan sel otot

Otot

sarkolema

myofibril perifer = pusat tubulus transversus

Sisterna terminal ( di dalam SR )

2 gugus lateral SR

Triad

Triad memungkinkan penyebaran depolarisasi dengan cepat dan melepaskan Ca pada SR

Kontraksi otot mitokondria diantara myofibril

Tropomiosin Troponin aktin

MYOSIN TROPOMIOSIN TROPONIN AKTIN

Aktin : terdapat sebagai polimer berfilamen panjang

terdiri atas 2 untai monomer globular, bergaris


tengah 5,6 nm, saling berpilin satu sama lain dalam

bentuk spiral ganda

Tropomiosin : molekul halus, panjang sekitar 40 nm dan memiliki dua rantai polipeptida. Troponin : merupakan kompleks dari tiga subunit TnT : melekat erat pada Tropomiosin, TnC yang terikat pada ion kalsium, dan TnI yang menghambat interaksi aktin-miosin

Miosin diuraikan

: kompleks yang lebih besar. Miosin dapat menjadi dua rantai berat yang identik dan dua pasang rantai ringan. Tonjolan globulus kecil

pada
salah satu ujung rantai merat membentuk kepala, yang memiliki tempat penggabungan ATP demikian juga dengan kapasitas enzimatik untuk

Sel otot rangka telah sangat disesuaikan untuk melaksanakan kerja mekanik yang tidak terus-menerus melalui pelepasan energi kimia dan harus memiliki cadangan energi untuk dapat mengatasi ledakan

aktifitas

Energi yang paling siap pakai disimpan dalam bentuk ATP dan fosfokreatin, yang keduanya merupakan

senyawa fosfatyang kaya energi. Energi kimiawi juga


terdapat dalam gudang glikogen, yang membentuk lebih kurang 0,5 % dari berat otot.

Jaringan otot memperoleh energi yang ditimbun dalam bentuk ATP dan fosfokreatin, yang dihasilkan dari perombakan asam lemak dan glukosa. Pada otot yang beristirahat atau selama pemulihan sehabis

berkontraksi, substrat utama adalah asam lemak

Bentuk otot rangka:

1. Sejajar atau Fusiformis: sebagai nama mereka menyiratkan serat mereka berjalan sejajar satu sama lain. 2. Konvergen : serat otot berkumpul di penyisipan untuk memaksimalkan kekuatan kontraksi otot. 3. Pennate : banyak serat per satuan luas. Jenis otot yang kuat. 4. Edaran : dikelilingi serat otot pembuka 5. Fusiformis : beberapa teks-teks paralel mengklasifikasikan otot-otot yang sedikit lebih luas di tengahtengah mereka

Komponen lain dari sarkoplasma Glikogen : banyak ditemukan dalam sarkoplasma berupa granula-granula kasar. Fungsi : cadangan energi yang dimanfaatkan selama kontraksi otot Mioglobin : sebuah protein pengikat oksigen, yang menyerupai hemoglobin, yang pada dasarnya menjadi penyebab warna merah gelap dari beberapa otot tertentu. Fungsi : pigmen penimbun oksigen, yang diperlukan untuk tingkat fosforilasi oksidatif yang tinggi. Untuk Alasan yang lebih jelas, mioglobin banyak terdapat dalam otot dari mamalia yang hidup di kedalaman laut ( misal : anjing laut dan paus ). Otot yang harus mempertahankan aktivitas untuk waktu lama biasanya otot merah dan memiliki banyak mioglobin

Sendi merupakan tempat pertemuan dua atau lebih rangka baik tulang maupun tulang rawan, dikatakan sebagai sendi atau artikulasi dan juga daerah tulang yang ditutupi dan dikelilingi oleh jaringan ikat yang menahan tulang dan menentukan jenis dan derajat pergerakan di antaranya. Sendi dapat digolongkan sebagai Diartrosis, yang memungkinkan pergerakan tulang secara bebas dan sinartrosis dengan sedikit pergerakan yang dapat dilakukan atau tidak sama sekali.

Sendi peluru Sendi pelana Sendi putar Diatrosis

Sendi luncur
Sendi engsel

Sendi

Sinatrosis

Sinfibrosis Sinkondrosis

Amfiartrosis

Sindesmosis
simfisis

Gambar skematis diartrosis. Simpai dibentuk oleh 2 bagian : lapisan sendi fibrosa dan lapisan sinovia (membran sinovia) yang melapisi rongga sendi, kecuali daerah tulang rawan (biru)

*HISTOLOGI DASAR EDISI 8


L.CARLOS JUNQUEIRA