Anda di halaman 1dari 17

Dr. H. Ruslan Muhyi Sp.

A(K)
Sub Bagian Saraf Anak Ilmu Kesehatan Anak FK Unlam/RSU Ulin BANJARMASIN

Kasus:
Bayi Rini, usia 6 bulan dibawa ibunya karena dianggap perkembangannya kurang, cukup umur, berat badan lahir 3,15 kg wajar. Bayi ini dilahirkan melalui ekstraksi vakum. sejak anak dilahirkan ibu selalu waswas bayinya mengalami hal yang tidak wajar. Ibunya mengemukakan bahwa Rini belum mau bermain bersamanya. Bila ibu datang di depannya, matanya tidak mau memandangnya. Ia belum mampu senyum pada ibunya. Dan bayinya ini pun belum mengeluarkan bunyi atau suara aag, agg (bermain-main sendiri dengan bersuara). Pada hal bayinya yang pertama, sepanjang ingatannya telah melakukan semua hal tersebut di atas sewaktu berumur 6 bulan.

Jawab:

Penyebab Autisme
1. Diathesis Hypothesis (Green Span,1922)

2. Mind Blindness (Baran Cohen, 1995)


3. Stres Oksidatif (Ruslan Muhyi dkk, 2004)

Video

ASD 20

N 20

RM 20

makin muda usia anak yang menderita autism maka intervensi makin mudah dilakukan (National Academy of Science USA)

pendidikan dini

Petunjuk Bagaimana Orang Tua, Guru Sekolah Untuk Uji Tapis (American Academy Of Pediatric 2004)
Gejala autisme sudah dapat diketahui pada umur 9 bulan. Pada bayi normal (Greenspan)

Raut wajah berubah-ubah (normal)


Raut wajah datar, ikatan emosional tidak ada, vaculisasi ganjil (abnormal)

Disimpulkan: Pengamatan secara kontinue

Bayi lahir- usia 6 bulan.


Anak terlalu tenang/baik. Mudah terangsang (irritable) banyak menangis terutama malam, susah ditenangkan. Jarang mengoceh. Jarang menunjukkan senyuman social. Jarang menunjukkan kontak mata. Perkembangan gerakan kasar tampak normal.

Usia 6 bulan- 2 tahun


1. Tidak mau dipeluk atau menjadi tegang bila diangkat. 2. Cuek menghadapai ke dua orang tuanya. 3. Tidak mau mengikuti permainan sederhana seperti ciluk ba, bye bye 4. Tidak berupaya menggunakan kata-kata. 5. Seperti tidak tertarik pada boneka atau binatang mainan untuk bayi. 6. Bisa sandat tertarik pada kedua tangannya sendiri. 7. Mungkin menolak makanan keras atau tidak mengunyah.

Usia 2-3 tahun


1. Tidak tertarik (terbatas) atau menunjukkan perhatian khusus. 2. Mengganggap orang lain sebagai alat atau benda. 3. Menunjukkan kontak mata yang terbatas. 4. Mungkin mencium atau menjilat benda-benda. 5. Menolak untuk dipeluk dan menjadi tegang atau sebaliknya tubuh menjadi lemas. 6. Relatif cuek menghadapi kedua orang tuanya.

Usia 4-5 tahun


Bila anak akhirnya bicara, sering echolalia (mengulang-ngulang apa yang diucapkan orang lain segera atau setelah beberapa lama) Menunjukkan nada suara yang aneh (biasanya bernada tinggi dan monoton). Merasa sangat terganggu bila terjadi perubahan rutin pada kegiatan sehari-hari. Kontak mata masih sangat terbatas, walaupun bisa terjadi perbaikan. Tantrum dan emosi berkelanjutan tetapi bisa juga berangsurangsur berkurang. Melukai diri sendiri. Merangsang diri sendiri.

THE CHAT CECKLIST UNTUK PENGAMATAN BALITA


Ya Tidak Saat pemeriksaan apakah ada kontak mata dgn pemeriksa *

Ya

Tidak

Upayakan perhatian anak kemudian anda menunjuk pada Benda menarik di kamar katakana (nama) coba lihat. Perhatikan perubahan muka anak. Apakah anak melihat kearah benda tadi. *1. Upayakan perhatian anak, kemudian berikan anak cangkir dan teko, kemudian katakana ayo minum the atau tuang cangkir dengan teh. Apakah anak pura pura mengambil teko dan menuangkannya ke cangkir.*2. Katakan pada anak mana lampu dan apakah anak menunjuk pada lampu. *3.
Apakah anak bisa menyusun menara dari balok-balok. Kalau bisa berapa balok.

Ya

Tidak

Ya
Ya

Tidak
Tidak

Keterangan:
*. Pertanyaan penting dan cendrung menjurus ke sifat-sifat autism. *1. Untuk menjawab Ya pastikan anak tidak hanya melihat kelengan anda tapi benar-benar melihat ke benda yang ditunjuk. *2. Kalau bisa menimbulkan sikap berpura-pura, berika Ya pada pertanyaan ini. *3. Ulangi dengan benda lain atau benda yang tak dapat diraih bila anak tidak mengerti pertanyaan. Berikan jawaban Ya bila anak melihat muka anda sebelum menunjuk.

Gangguan susunan saraf pusat pada penderita Autismes


Bernard Rimland (1964) :
Curiga adanya kelainan susunan saraf pusat yang melandasi gejala autisme.

Margaret Bauman & Eric Courchesene (1990) :


Menemukan kelainan neuro-anatomi pada beberapa tempat di otak, dengan MRI didapatkan pengecilan otak kecil (lobus VI-VII Cerebellum) serta berisi banyak sel-sel purkinje yang memproduksi neurotransmiter serotonin

Faktor Genetik

- ditemukan 20 gen berkaitan dengan autisme


- gejala autisme baru muncul jika terjadi kombinasi banyak gen

- gejala autisme tidak pasti timbul meskipun anak tersebut membawa gen autisme
- diperlukan faktor pemicu untuk mencetuskan gejala autisme

SEKOLAH
KETUA YAYASAN

KETUA YAYASAN

TEAM AHLI BP 3 KEPALA SEKOLAH Pediatrik Psikolog Psikiater Dokter Neurolog

SIE PENDIDIKAN EKSKUL


EKSKUL

TU

SARANA PERPUS SOSIAL KEUANGAN

STAF PENGAJAR

SISWA

I.

ALUR DIAGNOSA PENDERITA AUTISME TES BERA NORMAL

DSA

PSIKOLOGI DSM IV

OBSERVASI

PSIKIATRI PPDGJ III

KECURIGAAN

KECURIGAAN

CARS II. TERAPI : - Medikamentosa - Terapi Wicara - Sekolah Khusus 30 = Autis

HASIL PENELITIAN
Aktivitas Katalase & Ketahanan Membran Eritrosit
100 80 60 40 20 0

Autisme Kontrol Katalase Urea 2%