Anda di halaman 1dari 11

REFFERAT

SELECTIVE SEROTONIN REUPTAKE INHIBITOR (SSRI)

BAB I

PENDAHULUAN
Depresi merupakan gangguan psikiatri yang banyak ditemukan. Semua antidepresi yang berguna di klinik secara langsung atau tidak langsung memperkuat kerja neropinefrin, dopamin, dan atau serotonin otak. Perbedaan jenis antidepresan membedakan efektivitas, keamanan dan efek samping.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


SELECTIVE SEROTONIN REUPTAKE INHIBITOR (SSRI) antidepresan baru yang khas, hanya menghambat ambilan serotonin secara spesifik. Penggunaan dalam terapi : sangat efektif digunakan untuk mengobati depresi dan beberapa jenis gangguan cemas (misalnya gangguan obsesif komulsif, gangguan panik dansosial fobia).

FARMAKOKINETIK SSRI di Ind: fluoxetin, paroxetin, fluvoxamin dan sertralin. diserap baik dengan pemberian oral, level puncak dalam darah setelah 6 jam. Penyerap di usus tidak di pengaruhi oleh makanan. secara selektif menghambat ambilan kembali serotonin dan dapatmenyebabkan efek samping saluran cerna dan penundaan orgasme; obat ini relatif aman pada overdosis.

Cara Pemberian : dimulai dengan dosis kecildosis dapat ditingkatkan secara bertahap setelah 2 minggu pemberian menjadi 20 mg, 40 mg dan dosis maksimal adalah 60 mg. Reaksi optimal didapat setelah 4-6 minggu.

OBAT-OBAT GOLONGAN SSRI


1.

Fluoksetin antidepresan yang selektif menghambat ambilan serotonin indikasi : depresi (utama), bulimia nervosa dan gangguan obsesi kompulsif. Farmakokinetik : diekskresi secara lambat dari tubuh dengan waktu paruh 1 sampai 10 hari Efek samping : hilang libido, ejakulasi terlambat dan anorgasme. dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan mual, muntah, agitasi, kegelisahan, hipomania dan gejala-gejala perangsangan SSP.

2. Fluvoxamine Dosis : dosis awal untuk gangguan obsesifkompulsif adalah 50mg/hari dinaikkan secara bertahap 50mg/hari setiap 4-7 hari. Dosis maksimum 300mg/hari. 3. Paroxetin Dosis : untuk depresi 20 mg dosis tunggal di pagi hari. Bila reaksi kurang memadai setelah pemberiann 23 minggu dosis dapat dinaikkan 10mg/hari sampai dosis maksimum 50mg/hari.

4. Sertralin absorbsi oral lambat, kadar puncak plasma baru tercapai 6-8 jam setelah pemberian

ESO Efek samping jarang (<5%), dari yang terjadi berupa gejala SSP dan saluran cerna. Gejala SSP berupa tremor, Pusing, Somnolens dan hiperhidrosis. Gejala saluran cerna berupa mual, muntah, tinja lembek dan dyspepsia

Mengingat profil efek samping, untuk penggunaan pada sindrom depresi ringan dan sedang yang datang berobat jalan pada fasilitas pelayanan umumkesehatan umum, pemilihan obat anti depresi sebaiknya mengikuti urutan (stepcare).4

Step 1 : golongan SSRI (sertaline, ect) Step 2 : golongan trisiklik (Amitriptyline, etc) Step 3 : golongan tetrasiklik (maprotiline, etc) golongan atypical (trazodone) golongan MAOI (moclobemide

BAB III Kesimpulan

Penggunaan golongan SSRI lebih baik dari pada golongan antidepresan lain karena efek samping yang minimal Golongan SSRI sertraline diindiksikan pada depresi. Indikasi pada obesitas dan gangguan Kompulisif-obsesif msih dalam taraf penjajagan

Step 1 : golongan SSRI (sertaline, ect) Step 2 : golongan trisiklik (Amitriptyline, etc) Step 3 : golongan tetrasiklik (maprotiline, etc) golongan atypical (trazodone)

ThanK YOu