Anda di halaman 1dari 3

Ada Apa di balik pintu ? Meisa adalah seorang anak berumur 12 tahun.

Dia adalah salah satu penggemar kartun mickey mouse. Meisa lahir tanggal 14 Februari 2001. Tema di kamarnya adalah mickey mouse. Sampai pensil, buku, penghapus, handuk, dan tempat tidurnya pun bergambar mickey mouse. Tetapi binatang yang paling Meisa benci adalah tikus. Padahal kartun kesukaannya adalah mickey mouse. Ada-ada saja ya. Pagi-pagi sekali Meisa bangun. Lalu ia langsung menuju kamar mandi. Selesai mandi, Meisa pun sholat subuh. Sarapan Meisa pagi ini adalah nasi putih hangat dan telur dadar, minumnya susu coklat hangat. Selesai sarapan, meisa pun langsung berangkat diantar ayah dengan mobil APV birunya, ayah juga sekalian berangkat menuju tempat kerjanya. Bunda, Mei berangkat sekolah dulu ya. Muuach! Meisa bersalaman dengan bundanya lalu menciumnya. Iya, hati-hati sayang. Balajar yang rajin ya?. Bunda pun mengelus kerudung putih Meisa. OK bun. Assalamualaikum. Jawab Meisa memberi salam sambil mengacungkan jempol. Waalaikumussalam. Bunda melambaikan tangan kepada Meisa. Sesampainya di sekolah, Meisa datang ketiga dari teman-temannya, Reni dan Yumi. Mereka sedang asyik membaca buku. Lalu, Meisa menruh tas di Laci Mejanya. Tak lama kemudian, tiga sahabatnya datang bersamaan. Hai Mei. Sapa Raisa. Hai juga Rai. Sambil mereka berdua tos. Oh, iya. Ini buku catatan IPAmu aku kembalikan Terima kasih ya Mei?. Kata Raisa memberikan buku catatan IPA kepada Raisa. Iya, sama-sama Rai. Jawab Meisa sambil memasukkan bukunya kedalam tas. Waktu cepat berlalu. Sekolah Meisa pulang jam 13.00 WIB. Meisa pulang bersama sahabat-sahabatnya naik mobil umum. Sesampainya di rumah, rumah terasa sepi. Sepertinya bunda keluar rumah. Saat Meisa kekamar, ada sepucuk surat, ternyata dari bunda. Katanya bunda sedang pergi kerumah Tante Sisi untuk mengantar ke butik langganannya. Jadi rumah Meisa sepi. Bunda pulang jam 4 sore. Hmmm rumah sepi nih kalau tidak ada bunda. Kalau gitu, aku nonton TV saja. Sambil berjalan menuju ruang TV.

Lama-kelamaan Meisa mengantuk, dan tertidur pulas. Beberapa lama kemudian, bunda datang, dan melihat Meisa sedang tertidur di sofa TV dengan pulas. Malam harinya, setelah makan malam, Meisa langsung menyiapkan buku untuk sekolah besok. Lalu, Meisa belajar B.Inggris sebentar. Kemudian Meisa langsung naik ke tempat tidur dan tak lupa menutup pintu kamar. Ketika Meisa sedang tertidur pulas. Tiba-tiba ada suara ketukan pintu. Tok Tok Tok Uuuh siapa sih. Kok malem-malem begini ada yang ngetuk pintu. Males bukannya ah.. Meisa melirik jam dindingnya yang menunjukkan pukul 23.00 WIB. Lalu, Meisa pun langsung menutup mata kembali. Tetapi tak lama kemudian suara itu muncul lagi. Tok Tok Tok Aduuh itu siapa ya? Kalau bunda? Gak mungkinlah. Pasti bunda udah tidur. Apa jangan-jangan Hii Seram Meisa pun menarik tinggi-tinggi selimut mickey mousenya sampai menutupi seluruh badannya. Pagi-paginya Meisa terbayang kejadian semalam. Tetapi, mungkin itu hanya halusinasi Meisa saja yang sudah ngantuk. Meisa belum berani menceritakan hal itu pada bunda dan ayahnya. Disekolah, Meisa menceritakan hal itu kepada ketiga sahabatnya. Iya, suara itu muncul terus ketika aku sudah tidur. Hmm gimana kalau hari ini kalian nginep di rumahku sampai besok. Kan besok hari minggu. Pleasee kata Meisa memohon. Hmm Ya sudah. Nanti sore kita bertiga akan nginep di rumah kamu Mei. Ucap Lenisa sambil menyeruput es teh manisnya. Iya tenang aja Mei. Kita akan mengungkap apa yang ada di balik pintu kamarmu nanti malam. Kata Jenisa mengelus pundak Meisa yang sedang memakan bakso. Thanks ya sahabat-sahabatku. Jawab Meisa mengajak tos ketiga sahabatnya. Malam harinya, mereka berempat sudah berada di kamar Meisa. Mereka berencana tidak tidur sampai jam 11 malam. Sekarang jam menunjukkan pukul 21.00 WIB. Hooamm aku ngantuk nih. Aku tidur dulu ya. Nanti kalau ada suaranya, bangunin aku ya? Raisa pun tidur. Iya deh. Jawab mereka bertiga.

Mereka sedang sibuk dengan kegiatannya. Jenisa sedang mainin IPADnya. Lenisa sedang menemani Meisa menonton kartun 3D di kamarnya. Meisa terlihat masih ketakutan. Sudahlah Meisa, tenang saja. Kan ada kita bertiga. Jangan takut. Kata Lenisa sambil memeluk Meisa. I..i..ya Len Meisa pun mengambil selimut mickey mousenya. Jam menunjukkan pukul 11 malam. Meisa pun semakin ketakutan. Tiba-tiba suara itu pun muncul. Tok Tok Tok Eh eh itu suaranya.. kata Meisa menunjuk ke pintu kamar. Iya iya Raisa ayo bangun, itu suaranya muncul. Ssst.. jangan berisik ya? Ucap Lenisa membangunkan Raisa yang sedang tidur, lalu pelan-pelan menuju pintu kamar, diikuti tiga sahabatnya yang penasaran. Kreek Pintu kamar terbuka. Tetapi, diluar tidak ada siapa-siapa. Tidak ada siapa-siapa kok Mei. Kata Lenisa menengok ke arah Meisa. Iya, tidak ada siapa-siapa kok Mei. Celetuk Jenisa. Meisa pun bersyukur karena tidak ada siapa-siapa, lalu Meisa menengok ke bawah pintu. Tiba-tiba. Aaaaaaa. Tiiikuuusss. Teriak Meisa mengagetkan semuanya. Sehingga bunda dan ayah pun terbangun. Aduuuh Meisa Ada apa sih teriak malam-malam. Tanya ayah yang masih memakai baju tidur warna putihnya. I i itu yah bun A ada ti.. tikus. Tunjuk Meisa kearah pintu sambil memejamkan mata, dan ada tikus yang sedang memukulmukulkan tubuhnya ke pintu. Yaaah Meisa.. Cuman tikus doang kok takut. Kata Raisa sambil mengucek-ngucek matanya yang masih ngantuk. Tuhkan Tikusnya juga sudah kabur . jawab Lenisa menunjuk tikus yang sedang lari terbirit-birit. Sesudah kejadian itu, seminggu sekali Meisa, ayah, bunda dan ketiga sahabatnya pun ikut membantu membersihkan rumah. Agar tidak banyak tikusnya. Dan tetap kinclong. Tetapi, ya tetap saja, kalau ketemu dengan tikus, Meisa pasti berteriak dan lari tak tentu arah. SELESAI