Anda di halaman 1dari 5

1.

Transducer Transduser adalah komponen USG yang ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diperiksa, seperti dinding perut atau dinding poros usus besar pada pemeriksaan prostat. Di dalam transduser terdapat kristal yang digunakan untuk menangkap pantulan gelombang yang disalurkan oleh transduser. Gelombang yang diterima masih dalam bentuk gelombang akusitik (gelombang pantulan) sehingga fungsi kristal disini adalah untuk mengubah gelombang tersebut men adi gelombang elektronik yang dapat dibaca oleh komputer sehingga dapat diter emahkan dalam bentuk gambar. Gelombang suara dikeluarkan oleh transducer dengan pan ang gelombang !,"#1$ kilohert%, pan ang gelombang yang dikeluarkan ber&ariasi tergantung dari bentuk transducer. 'asil pemantulan gelombang suara tersebut kemudian akan diterima kembali oleh transducer dan diproses oleh mesin USG kemudian ditayangkan dalam monitor.

Transduser ultrasonik terbuat dari material pie%oeletrik, yaitu terbuat dari material quartz (Si()) ataubarium titanat (*aTi()) yang akan menghasilkan medan listrik pada saat material berubah bentuk atau dimensinya sebagai akibat gaya mekanik. +enomena tersebut dikenal dengan efek pie%oelektrik. Sensor pi%oelektrik terdiri dan bagian seperti housing, clip#type spring, crystal, dan seismic mass. ,rinsipnya yakni ketika frekuensi energi akustikyang dipantulkan diterapkan, akan clip# type spring yang terhubung dengan seismik mass akan menekan crystal, karena energi akustik tersebut dirtai oleh gaya luar sehingga crystal akan mengalami ekspansi dan kontraksi pada frekuensi tersebut. -kspansi dan lontraksi tersebut mengakibatkan lapisan tipis antara crystal dengan housing akan bergetar. Getaran dan crystal tersebut akan menghasilkan sinyal berupa tegangan yang nantinya akan diteruskan ke prosesor. *ahan pie%oelektrik yang digunakan pada transduser ultrasonik mengubah sinyal listrik men adi getaran mekanik dan mengubah kembali

getaran mekanik men adi energi listrik. -lemen aktif adalah inti dari transduser yang mengubah energi listrik men adi energi suara dan sebaliknya. -lemen aktif pada transduser ultrasonik biasanya adalah sebuah material terpolarisasi (yaitu beberapa bagian molekul bermuatan positif dan sebagian yang lain bermuatan negatif) dengan elektroda#elektroda yang menempel pada dua sisi yang berla.anan. ,ada saat medan listrik mele.ati material, molekul yang terpolarisasi akan menyesuaikan dengan medan listrik, dihasilkan dipole yang terinduksi dengan molekul atau struktur kristal materi. ,enyesuaian molekul akan mengakibatkan material berubah dimensi. +enomena tersebut dikenal dengan electrostriction. /omponen utama dalam sebuah transduser ultrasonik adalah elemen aktif, backing dan wear plate. -lemen aktif -lemen aktif terbuat dari elemen pie%o atau ferroelectric, yang mengubah energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit pulsa men adi energi ultrasonik. /ebanyakan material yang sering digunakan adalah keramik yang terpolarisasi, seperti material quartz (Si(!) atau barium titanate (*aTi()) yang akan menghasilkan medan listrik material berubah dimensinya akibat gaya mekanik. +enomena tersebut dinamakan efek pie%oelektrik. *acking Backing biasanya mempunyai penguatan yang tinggi, material yang mempunyai kerapatan yang sangat tinggi digunakan untuk mengontrol getaran dari transduser dengan menyerap radiasi energi dari bagian belakang elemen. 0ear plate Untuk transduser tipe kontak wear plate berfungsi untuk melindungi bagian elemen aktif, serta sebagai medium yang kontak langsung dengan material yang akan diu i. ,engu ian dengan menggunakan ultrasonik berdasarkan pada perubahan .aktu deformasi atau getaran pada material, umumnya dikenal dengan akustik. Semua unsur materi tersusun atas atom#atom dapat diberi gaya oleh gerakan &ibrasi pada posisi kesetimbangannya. ,ada padatan, gelombang suara dapat merambat dalam empat prinsip mode yang berdasarkan bagaimana partikel berosilasi. Suara dapat merambat sebagai gelombang longitudinal dan gelombang trans&ersal dan tentu hal ini berbeda dengan gelombang cahaya. 1ntensitas berarti mengukur kekuatan gelombang bunyi. 2ika terdapat suatu bidang datar ima iner tegak lurus gelombang bunyi, maka daya (,) menyatakan la u besarnya energi gelombang yang

mele.ati bidang. 1ntensitas didefinisikan sebagai besarnya daya persatuan luas penampang dinyatakan dalam satuan .att3m4. 1ntensitas gelombang suara menurun dengan arak dari sumber suara, yang ter adi pada semua fenomena gelombang. ,enurunan ini adalah gabungan dari dua efek. ,ertama adalah hukum inversekuadrat atau divergensi sferis dimana intensitas turun 5 d* tiap dua kali arak. 'al tersebut biasa untuk semua fenomena gelombang tanpa memperhatikan frekuensi. /edua adalah efek yang menyebabkan intensitas menurun adalah penyerapan gelombang oleh udara. -fek penyerapan berbeda dengan kelembaban dan kandungan debu pada udara dan yang paling penting, efek penyerapan tersebut ber&ariasi dengan frekuensi gelombang. ,enyerapan pada frekuensi !6 k'% sekitar 6.6!d*3)6 cm. ,ada frekuensi yang lebih rendah cocok untuk daerah angkauan pan ang. Tentunya, pemilihan frekuensi yang lebih rendah akan menghasilkan arah yang kurang. ,eralatan USG kebanyakan sudah disesuaikan dengan organ yang akan diperiksa, sehingga gambaran yang dihasilkan lebih baik. 7da tiga enis transducer yang digunakan dalam pemeriksaan USG toraks yaitu 8 1. 9inear array transducer, bentuk gelombang lurus dengan frekuensi tinggi :,"#16 ;'% untuk pemeriksaan organ yang lebih dangkal terutama struktur dari leher, empiema, efusi peura, massa pleura atau subpleura. 7dapun bentuk transduser dan arah gelombang ultrasoniknya ditun ukkan pada gambar 1 dan !. Gambar 1.

Gambar !

!. <ur&ed array transducer, bentuk gelombang melebar dengan frekuensi rendah sehingga menghasilkan lapangan pandang yang luas danlebih dalam. Transducer ini sangat baik digunakan untuk pemeriksaan paru, efusi pleura, strukturperut dan gambaran paru dari arah perut. . 7dapun bentuk transduser dan arah gelombang ultrasoniknya ditun ukkan pada gambar 1 dan !. Gambar 1.

Gambar !

). ,hased array transducer, bentuk gelombang paling sempit dan dalam dengan frekuensi !# ";'%. Transducer ini paling baik digunakan untuk pemeriksaan atelektasis paru, komplikasi

efusi pleura dan antung dari sela#sela iga. Selan utnya transduser akanmeneruskannya ke amplifier berupa gelombang listrik, kemudian gelombang tersebut ditangkap oleh <=T (osiloskop). 7dapun bentuk transduser dan arah gelombang ultrasoniknya ditun ukkan pada gambar 1 dan !. Gambar 1.

Gambar !