Anda di halaman 1dari 4

Chapter 8 Usefulness of Accounting Information to Investors and Creditors

Accounting Data and Model of Firm Valuation Dalam SFAC no 1, peran dari laporan keuangan adalah penambahan investor, kreditor, dan yang lain dalam menilai jumlah, waktu, dan ketidakpastian pada prospective aliran kas bersih perusahaan. akuntansi akrual secara umum menyediakan indikasi yang lebih baik dari kemampuan masa kini dan keberlanjutan perusahaan untuk menghasilkan aliran kas yang dikehendaki dari pada keterbatasan informasi pada efek keuangan dari penerimaan kas dan pembayaran (SFAC no 1 preface) Beberapa penelitian mencatat bahwa perubahan yang ada di laporan laba mempengaruhi nilai perusahaan melalui perubahan harga saham. Perubahan laba pada periode kini memperngaruhi harga saham dan penilaian pasar dari perusahaan jika investor melihat perubahan sebgaia permanen atau tetap terjadi di masa depan. Jika dalam kasus ini, kemudian harapan dari periode aliran kas masa depan di pengaruhi, dengan demikian pernjelasan untuk perubahan harga saham sebagai fungsi dari kegigihan yang diharapkan dari perubahan laba Impilkasi dari literatur teori ini adalah sistem akuntansi akrual mengabungkan atribut yang menentukan nilai perusahaan-data aliran kas bersih. Bagaimanapun juga, nilai pada investor atas informasi laporan keuangan tidak berdasar pada perannya sebagai catatan historis, daripada kegunaannya bersandar pada potensialnya untuk meninjau ulang penilaian investor atas periode aliran kas masa depan

Clean Surplus Theory Hal yang penting pada teori ini adalah pendekatan berdasarkan tautology akuntasi dimana nilai buku akhir dari ekuitas sama dengan nilai buku awal ditambah laba dikurangi dividen Premis yang mendasarinya adalah semua elemen profit dan loss melalui pendapat, oleh karena itu menandakan clean surplus Penilaian dari ekuitas perusahaan akan sama dengan nilai buku awal ekuitas ditambah dengan diskonto nilai sekarang dari laba abnormal

The Value of Accounting Information for Investor Efficient-Market Hypothesis merujuk pada kecepatan dimana sekuritas pada pasar modal merespon pada pengumuman informasi baru. Definisi klasik atas efisiensi pasar : (1) pasar secara penuh mengambarkan informasi yang tersedia; (2) dengan implikasi, harga pasar bereaksi secara instan pada informasi baru.

Ada tiga bentuk EHM: a Bentuk yang lemah, mengatakan bahwa harga saham mengambarkan informasi mengandung rangkaian harga historis (masa lalu) b Bentuk semistrong, mengatakan bahwa harga mengambarkan semua masa lalu dan informasi sekarang yang tersedia dalam publikasi c Bentuk strong, mengatakan bahwa harga mengambarkan semua informasi (baik publik atau private) Pondasi dari teori pasar modal atau harga saham berasal dari teori portofolio, yang merupakan sebuah teori dari pilihan rasional investasi dan memaksimumkan kegunaan Ada dua risiko dalam teori portofolio yaitu: Unsystematic (diversifiable) risk dan systematic (undiversifiable) risk. Capital aset pricing model dikembangkan untuk teoritis harga dari saham individual. Asumsi dari model harga modal saham adalah sekuritas individu dihargai semata-mata pada systematic risk.

Penelitian empiris diakuntansi menggunakan pendekatan yang lebih sederhana, yang disebut dengan market model dimana risk-free return dihilangkan dan pengembalian yang diharapkan ditentukan sebagai berikut (8-4) Point final dari penelitian berdasarkan pasar membutuhkan pertimbangan hanya pada efek agregate pada pengambilan keputusan investor individu.

Information Contents of Earnings Announcements Bukti yang kuat berasal dari penelitian pasar modal berfokus pada isi informasi dari angka laba akuntansi tahunan. Penelitian menunjukkan arah dari laba yang tidak diharapkan berhubungan dengan perubahan pada harga saham

Alternative Accounting Policies and Security Prices Peneliti menemukan bahwa harga saham merespon angka pendapatan akuntansi. Kebijakan alternatif akuntansi seperti fleksibilitas pada pilihan depresiasi dan metode persediaan dapat mempengaruhi pendapatan bersih. Meskipun metode ini mempengaruhi laporan laba, tidak terlihat jelas dampaknya pada aliran kas perusahaan. Tipe dari alternatif akuntansi secara sederhana mengambarkan perbedaan pola dari pengakuan beban atau alokasi kos.

Jika harga saham merespon pada tingkat pendapatan yang berbeda karena alternatif metode akuntansi, dengan tanpa konsekuensi aliran kas, dan kemudian ada dukungan terhadap naiveinvestor hypotesis.

Alternatives with no known cash flows consequences Penilaian pada perusahaan dalam pasar tidak nampak dipengaruhi oleh abritary dan angka pendapatan dari alternatif akuntansi. Temuan ini sering mengambarkan sebagai pasar tidak mudah fooled oleh perbedaan arbitrary akuntansi. Investor nampaknya menyesuaikan pendapatan akuntansi untuk mengimbangi perbedaan buatan tatabuku dengan tidak ada susbtansi yang nyata. Investor nampaknya tidak merespon secara mekanisme dan dengan naif pada perubahan dalam pelaporan angka pendapatan akuntansi.

An Alternative with Cash Foles Consequences: The Lifo Choice Salah satu perubahan kebijakan akuntansi yang menghasilkan repon harga saham dalah perubahan dari metode persediaan Fifo ke Lifo. Perubahan pada lifo berhubungan dengan pergerakan positif dari harga saham, meskipun pendapatan akuntansi yang lebih rendah dari LIFO pada periode munculnya harga persediaan.

Alternate with indirect Cash Consequemces-Agency Theory Indirect consequence terjadi ketika perubahan kebijakan akuntansi mempengaruhi nilai dari perusahaan melalui efek tidak langsung pada pemilik, daripada efek langsung terhadap aliran kas perusahaan.

Some Further Question Relative to Market Eficiency Ou dan Penman melibatkan ide fundamental stock analysis. Fundamental analysis berasumsi bahwa pasar saham tidak efisien dan underpriced share dapat ditemukan dengan analisi laproan keuangan. pandangan ini secara langsung bertentangan pada pandangan pasar efisien bahwa harga saham secara cepat mengambarkan semua ketersediaan informasi yang dipublikasikan (bentuk semistrong hypotesis) Lev menyatakan bahwa laba mempunyai sedikit kekuatan untuk menjelaskan (yang diukur dengan R2 , koefisien korelasi) relative pada perubahan harga saham.

Post-Earnings-Announcement Drift Pertanyaan lebih lanjut berfokus pada efisiensi pasar yang muncul pada fenomena yang dikenal sebagai post-earning-announcement drift. Ketika pasar bereaksi secara signifikan pada waktu pemberitahuan pendapatan, ini membutuhkan 60 hari untuk efek penuh pada pemberitahuan laba dalam harga saham.

The Incomplete Revelation Hypothesis Pertanyaan yang berfokus pada efisiensi pasar telah bergabung menjadi hipotesis baru yang disebut dengan Incomplete revelation Hypothesis (IRH) Bloofiled melihat dua alasan prinsipal untuk IRH: a Beberapa jumlah akuntansi atau hubungan lebih sulit atau menimbulkan kos untuk menemukan dan efek mereka mungkin tidak bisa dinyatakan secara penuh pada harga saham b Adanya noise trader pada pasar. Noise trader adalah individu yang tidak perlu merespon secara sempurna cara rasional pada merespon informasi baru.

Accounting Information and Risk Assesment Penelitian menemukan adanya hubungan yang tinggi antara variabilitas dari laba akuntansi dan pengukuran risiko pasar.

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana kebijakan alternativ akuntansi dan pengungkapan akan mempengaruhi kegunaan dari angka akuntansi untuk menilai risiko.

Summary of Capital Market Research Bukti empiris dari penelitian pasar modal mendukung pernyataan sebagai berikut: Laba akuntansi muncul sebagai isi informasi dan mempengaruhi harga saham Kebijakan alternatif akuntansi dengan arah yang tidak jelas atau konsekuensi tidak langung pada aliran kas perusahaan nampaknya tidak mempengaruhi harga saha, meskipun isu ini tidak sepenuhnya tetap Kebijakan alternatif akuntansi yang mempunyai konsekuensi langsung dan tidak langsung pada aliran kas perusahaan atau pemilik tidak mempengaruhi harga saham Ada insentif dalam memilih kebijakan akuntansi tertentu, dimana pilihan ada, memiliki konsekuensi kas yang tidak langsung Pengukuran risiko berdasarkan akuntansi berhubungan dengan pengukuran risiko pasar, menyarankan bahwa angka akuntansi berguna pada pengukuran risiko.

Survey of Investor Salah satu cara menetukan kegunaan dari informasi akuntansi adalah menanyakan langsung pada investor bagaimana mereka menggunakan laporan tahunan. Salah satu tipe dari penelitian survey menanyakan investor untuk memberi beban pada pentingnya perbedaan tipe informasi investor. Accounting Information and Cross-Sectioonal Valuation Model Pendekatan lain untuk menguji hubungan antara data akuntansi yang dilaporkan pada laporan keuangan tahunan dan tingkat dari harga saham (yaitu nilai perusahaan, pengukuran dan kapitalisasi pasar).