Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PENDAHULUAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PADA KLIEN DENGAN OTITIS MEDIA AKUT DI POLI THT RSUD dr.

ABDOER RAHEM SITUBONDO

Disusun guna memenuhi tugas pada Program Pendidikan Ners Stase Keperawatan Medikal Bedah

oleh: Rizka A i!a Ha i"# S. Ke$. NIM %&'()))%)%*+

PROGRAM PENDIDIKAN NERS PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNI,ERSITAS -EMBER '%)(

). DE.INISI Otitis media adalah peradangan sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah, tuba eustachius, antrum mastoid dan sel-sel mastoid ( hmad Mu!ti, "##$% Otitis media adalah in!lamasi pada bagian telinga tengah& Otitis media sebenarn'a adalah diagnosa 'ang paling sering di(umpai pada anak ) anak di bawah usia *$ tahun& Otitis Media Otitis Media kut adalah suatu in!eksi pada telinga tengah 'angdisebabkan karena kut adalah peradangan akut sebagian atau seluruhperiosteum telinga tengah masukn'a bakteri patogenik ke dalam telinga tengah(Smelt+er, "##*%& (Mans(oer, ri! ,"##*%& '. ETIOLOGI a& Dis!ungsi atau sumbatan tuba eustachius merupakan pen'ebab utama dari otitis media 'ang men'ebabkan pertahanan tubuh pada silia mukosa tuba eustachius terganggu, sehingga pencegahan in,asi kuman ke dalam telinga tengah (uga akan terganggu b& -SP (in!eksi saluran perna!asan atas%, in!lamasi (aringan di sekitarn'a (misal . sinusitis, hipertro!i adenoid%, atau reaksi alergi (misalkan rhinitis alergika%& Pada anak-anak, makin sering terserang -SP , makin besar kemungkinan ter(adin'a otitis media akut (OM %& Pada ba'i, OM horisontal& c& BakteriBakteri 'ang umum ditemukan sebagai mikroorganisme pen'ebab adalah Streptococcus peumoniae, /aemoph'lus in!luen+a, Mora0ella catarrhalis, dan bakteri piogenik lain, seperti Streptococcus hemol'ticus, Staph'lococcus aureus, 1& coli, Pneumococcus ,ulgaris& (. PATO.ISIOLOGI Otitis media sering diawali dengan in!eksi pada saluran napas (-SP % 'ang diebabkan oleh bakteri, kemudian men'ebar ke telinga tengah melewati tubaeustachius& Ketika bakteri memasuki tuba eustachius maka dapat men'ebabkan in!eksi dan ter(adi pembengkakan, peradangan pada saluran tersebut& Proses peradangan 'ang ter(adi pada tuba eustachius men'ebabkan stimulasi kelen(ar min'ak untuk menghasilkan sekret 'ang terkumpul di belakang membran timpani&2ika sekret bertambah ban'ak maka akan men'umbat saluran eustachius, sehingga pendengaran dapat terganggu karena membran timpani dan tulang osikel (maleus, incus, stapes% 'ang menghubungkan telinga bagian dalam tidak dapatbergerak bebas& dipermudah karena tuba eustachiusn'a pendek, lebar, dan letakn'a agak

Selain mengalami gangguan pendengaran, klien (uga akan mengalami n'eri pada telinga& Otitis media akut (OM % 'ang berlangsung selama lebih dari dua bulandapat berkembang men(adi otitis media supurati! kronis apabila !aktor h'giene kurang diperhatikan, terapi 'ang terlambat, pengobatan tidak adekuat, dan adan'a da'a tahan tubuh 'ang kurang baik& /. MANI.ESTASI KLINIS a& Otitis Media kut 3e(ala otitis media dapat ber,ariasi menurut beratn'a in!eksi dan bisa sangat ringan dan sementara atau sangat berat& Keadaan ini biasan'a unilateral pada orang dewasa&
*%

Membrane t'mphani merah, sering menggelembung tanpa ton(olan tulang 'ang dapat dilihat, tidak bergerak pada otoskopi pneumatic (pemberian tekanan positi! atau negati,e pada telinga tengah dengan insulator balon 'ang dikaitkan ke otoskop%, dapat mengalami per!orasi&

"% 4% 5% $% 6%

Otorrhea, bila ter(adi rupture membrane t'mphani Keluhan n'eri telinga (otalgia% Demam noreksia 7im!adenopati ser,ikal anterior Otitis Media Serosa

b&

Pasien mungkin mengeluh kehilangan pendengaran, rasa penuh atau gatal dalam telinga atau perasaan bendungan, atau bahkan suara letup atau berderik, 'ang ter(adi ketika tuba eustachii berusaha membuka& Membrane t'mphani tampak kusam (warna kuning redup sampai abuabu pada otoskopi pneumatik, dan dapat terlihat gelembung udara dalam telinga tengah& udiogram biasan'a menun(ukkan adan'a kehilangan pendengaran kondukti!& c& Otitis Media Kronik 3e(ala dapat minimal, dengan berbagai dera(at kehilangan pendengaran dan terdapat otorrhea intermitten atau persisten 'ang berbau busuk& Biasan'a tidak ada n'eri kecuali pada kasus mastoiditis akut, dimana daerah post aurikuler men(adi n'eri tekan dan bahkan merah dan edema& Kolesteatoma, sendiri biasan'a tidak men'ebabkan n'eri& 1,aluasi otoskopik membrane timpani memperlihatkan adan'a per!orasi, dan kolesteatoma dapat terlihat sebagai masa putih di belakang membrane timpani atau keluar ke kanalis eksterna melalui lubang per!orasi& Kolesteatoma dapat (uga tidak terlihat pada pemeriksaan oleh ahli otoskopi& /asil audiometric pada kasus kolesteatoma sering memperlihatkan kehilangan pendengaran kondukti! atau campuran&

0. KOMPLIKASI a& Peradangan telinga tengah (otitis media% 'ang tidak diberi terapi secara benar dan adekuat dapat men'ebar ke (aringan sekitar telinga tengah termasuk ke otak, namun ini (arang ter(adi setelah adan'a pemberian antibiotik& b& c& d& e& Mastoiditis Kehilangan pendengaran permanen bila OM tetap tidak ditangani Keseimbangan tubuh terganggu Peradangan otak ke(ang

*. PENATALAKSANAAN Penanganan local meliputi pembersihan hati-hati telinga menggunakan mikroskop dan alat penghisap& Pemberian antibiotika atau pemberian bubuk antibiotika sering membantu bila terdapat cairan purulen& Berbagai prosedur pembedahan dapat dilakukan bila dengan penanganan obat tidak e!ekti!& Dapat dilakukan timpanoplasti dan 'ang paling sering adalah timpanoplasti-rekonstruksi bedah membrane timpani dan osikulus& 8u(uan dari timpanoplasti adalah mengembalikan !ungsi telinga tengah, menutup lubang per!orasi, telinga tengah, mencegah in!eksi berulang, dan memperbaiki pendengaran& 8impanoplasti dilakukan melalui kanalis auditorius eksternus, baik secara transkanal atau melalui insisi aurikuler& -sis telinga tengah diinspeksi secara teliti, dan hubungan antara osikulus die,alusi& 8erputusn'a rantai osikulus adalah 'ang paling sering ter(adi pada otitis media, namun masalah rekonstruksi (uga akan muncul dengan adan'a mal!ormasi telinga tengah dan dislokasi osikuler akibat cidera kepala& Perbaikan dramatis pendengaran dapat ter(adi stelah penutupan lubang per!orasi dan perbaikan kembali osikulus& Pembedahan biasan'a dilakukan pada pasien rawat (alan dengan anesthesia umum& +. PEMERIKSAAN DIAGNOSTI1 Pemeriksaan 'ang sering dilakukan pada kasus otitis media diantaran'a meliputi .
a& b& c&

Otoscope untuk melakukan auskultasi pada bagian telinga luar 8impanogram untuk mengukur kesesuaian dan kekakuan membran timpan' Kultur dan u(i sensiti!itas. dilakukan bila dilakukan timpanosesntesis ( spirasi (arum dari telinga tengah melalui membrane timpani%

&. TERAPI 8erapi tergantung pada stadium pen'akitn'a& Pengobatan pada stadium awalditu(ukan untuk mengobati in!eksi-in!eksi saluran na!as atas, dengan pemberianantibiotik dekongestan lokal atau sistemik, dan antipiretik& a& Stadium Oklusi 8u(uan . membuka kembali tuba eustachius, sehingga tekanan berkurang di telinga tengah hilang& Diberikan obat tetes hidung, /9l e!edrin #,$: dalam larutan !isiologik (anak ;*" tahun% atau /9l e!edrin *: (di atas *" tahun dan pada orang dewasa%& b& Stadium Presupurasi Obat tetes hidung dan analgetika, antibiotika (biasan'a dari golongan penisilin<ampisilin%& c& Stadium Supurasi Disamping antibiotika, idealn'a harus disertai dengan miringotomi bila membran t'mpani masih utuh& d& Stadium =esolusi Membran t'mpani berangsur normal kembali, sekret tidak ada lagi dan per!orasi membran t'mpani menutup&

2. WO1

)%. ASUHAN KEPERAWATAN a. Pe 3ka4ia *% -dentitas klien "% =iwa'at kesehatan


a%

=iwa'at kesehatan dahulu pakah ada kebiasaan berenang, apakah pernah menderita gangguan pendengaran (kapan, berapa lama, pengobatan apa 'ang dilakukan, bagaimana kebiasaan membersihkan telinga, keadaan lingkungan tenang, daerah industri, daerah polusi%&

b%

=iwa'at kesehatan sekarang Ka(i keluhan kesehatan 'ang dirasakan pasien pada saat di anamnesa, Seperti pen(abaran dari riwa'at adan'a kelainan n'eri 'ang dirasakan&

c%

=iwa'at kesehatan keluarga . Mengka(i ada atau tidak keluarga 'ang mengalami pen'akit 'ang sama&

4% Pemeriksaan !isik a% Keadaan umum klien (*% Kepala . 7akukan -nspeksi, palpasi, perkusi dan di daerah telinga, dengan menggunakan senter ataupun alat-alat lainn'a apakah ada cairan 'ang keluar dari telinga, bagaimana warna, bau, dan (umlah&apakah ada tanda-tanda radang& ("% Ka(i adan'a n'eri pada telinga (4% 7eher . Ka(i adan'a pembesaran kelen(ar lim!e di daerah leher (5% Dada < thorak, 2antung ($% Perut < abdomen (6% 3enitourinaria (>% 1kstremitas, Sistem integumen (?% Sistem neurologi (@% Data pola kebiasaan sehari-hari b% Nutrisi . Bagaimana pola makan dan minum klien pada saat sehat dan sakit,apakah ada perbedaan konsumsi diit n'a& c% d% 1liminasi . Ka(i miksi, dan de!ekasi klien kti,itas sehari-hari dan perawatan diri Biasan'a klien dengan gangguan otitis media ini, agak susah untk berkomunikasi dengan orang lain karena ada gangguan pada telingan'a sehingga ia kurang mendengar<kurang n'ambung tentang apa 'ang di bicarakan orang lain& e% Pemeriksaan diagnostik 8es udiometri . 9 menurun, A ra' . terhadap kondisi patologi, 8es bisik dan garpu tala&

5.

Dia3 o!a Ke$era6a7a *% 3angguan rasa n'aman (n'eri% berhubungan dengan prosesperadangan pada telinga tengah "% 3angguan berkomunikasi berhubungan dengan e!ek kehilanganpendengaran 4% Perubahan persepsi<sensoris berhubungan dengan obstruksi, in!eksidi telinga tengah atau kerusakan di s'ara! pendengaran& 5% 9emas berhubuangan dengan n'eri 'ang semakin memberat

8.

I 7er9e !i Ke$era6a7a *% 3angguan rasa n'aman (n'eri% berhubungan dengan proses peradangan pada telinga tengah 8u(uan . n'eri berkurang atau hilang Kriteria hasil . N'eri 'ang dirasakan berkurang dengan skala "-#& -nter,ensi Keperawatan .
a%

(arkan teknik relaksasi pada klien dengan menga(arkan teknik relaksasi (misaln'a berna!as perlahan, teratur, atau na!as dalam% Kolaborasikan dengan tim medis dalam pemberian analgetik Ka(i kembali n'eri 'ang dirasa oleh klien setelah 4# menitpemberian analgetik Beri in!ormasi kepada klien dan keluarga tentang pen'ebab 'eri'ang dirasa 8eknik relaksasi 'ang benar dan e!ekti! dapat membantu mengurangi n'eri 'ang dirasa& nalgetik dapat menekan pusat sara! rasa n'eri, sehingga n'eridapat berkurang Bntuk mengetahui kee!ekti!an pemberian analgetik -n!ormasi 'ang cukup dapat mengurangi kecemasan 'ang dirasaoleh klien dan keluarga

b% c% d%

=asional .
a% b% c% d%

"% 3angguan berkomunikasi berhubungan dengan e!ek kehilangan pendengaran& 8u(uan . Klien dapat kembali mendengar dan melakukan komunikasi Kriteria hasil . Klien dapat melakukan komunikasi dengan baik, menerima pesan melalui metoda pilihan (misal . komunikasi tulisan, bahasa lambang, berbicara dengan (elas pada telinga 'angbaik& -nter,ensi Keperawatan .
a% b% c% d%

Dapatkan apa metode komunikasi 'ang dinginkan klien& Ka(i kemampuan untuk menerima pesan secara ,erbal& Dekati klien dari sisi telinga 'ang baik&2ika klien dapat membaca ucapan ,7ihat langsung pada klien dan bicaralah lambat dan (elas& Perkecil distraksi 'ang dapat menghambat konsentrasi klien&

e%

!% Minimalkan g% h%

percakapan (ika klien kelelahan atau gunakan komunikasi tertulis&

Bicara dengan (elas, menghadap indi,idu& Blangi (ika klien tidak memahami seluruh isi pembicaraan& rabaan dan is'arat untuk meningkatkan komunikasi& pemahaman indi,idu dengan menga(ukan pertan'aan 'ang memerlukan (awaban

i% 3unakan (% Calidasi

lebih dari 'a dan tidak& =asional .


a%

Dengan mengetahui metode komunikasi 'ang diinginkan oleh klienmaka metode 'ang akan digunakan dapat disesuaikan dengankemampuan dan keterbatasan klien& Pesan 'ang ingin disampaikan oleh perawat kepada klien dapatditerima dengan baik oleh klien& Memungkinkan komunikasi dua arah anatara perawat dengan kliendapat ber(alan dnegan baik dan klien dapat menerima pesanperawat secara tepat&

b%

c%

4% Perubahan persepsi<sensoris berhubungan dengan obstruksi, in!eksidi telinga tengah atau kerusakan di s'ara! pendengaran& 8u(uan . Persepsi < sensoris baik& Kriteria hasil . Klien akan mengalami peningkatan persepsi<sensoris pendengaransampai pada tingkat !ungsional -nter,ensi Keperawatan .
a% b%

(arkan klien untuk menggunakan dan merawat alat pendengaransecara tepat -nstruksikan klien untuk menggunakan teknik-teknik 'ang amandalam perawatan telinga (seperti. saat membersihkan denganmenggunakan cutton bud secara hati-hati, sementara waktu hindariberenang ataupun ke(adian -SP % sehingga dapat mencegahter(adin'a ketulian lebih (auh&

c% d%

Obser,asi tanda-tanda awal kehilangan pendengaran 'ang lan(ut& -nstruksikan klien untuk menghabiskan seluruh dosis antibiotik 'ang diresepkan (baik itu antibiotik sistemik maupun lokal%&

=asional .
a%

Kee!ekti!an alat pendengaran tergantung pada tipegangguan<ketulian, pemakaian serta perawatann'a 'ang tepat& pabila pen'ebab pokok ketulian tidak progresi!, makapendengaran 'ang tersisa sensiti! terhadap trauma dan in!eksisehingga harus dilindungi& Diagnosa dini terhadap keadaan telinga atau terhadap masalah-masalah pendengaran rusak secara permanen&

b%

c%

d%

Penghentian terapi antibiotika sebelum waktun'a dapatmen'ebabkan organisme sisa resisten sehingga in!eksi akanberlan(ut&

5% 9emas berhubuangan dengan n'eri 'ang semakin memberat 8u(uan . =asa cemas klien akan berkurang<hilang& Kriteria hasil . Klien mampu mengungkapkan ketakutan<kekuatirann'a, respon klien tampak tersen'um& -nter,ensi Keperawatan .
a% b%

Berikan in!ormasi kepada klien seputar kondisin'a dan gangguan'ang dialami& Diskusikan dengan klien mengenai kemungkinan kema(uan dari!ungsi pendengarann'a untuk mempertahankan harapan kliendalam berkomunikasi& Berikan in!ormasi mengenai kelompok 'ang (uga pernahmengalami gangguan seperti 'ang dialami klien untuk memberikandukungan kepada klien& Berikan in!ormasi mengenai sumber-sumber dan alat-lat 'angtersedia 'ang dapat membantu klien&

c%

d%

=asional .
a%

Menun(ukkan kepada klien bahwa dia dapat berkomunikasi dengane!ekti! tanpa menggunakan alat khusus, sehingga dapat mengurangirasa cemasn'a& /arapan-harapan 'ang tidak realistik tidak dapat mengurangikecemasan, (ustru malah menimbulkan ketidak perca'aan klienterhadap perawat& Memungkinkan klien untuk memilih metode komunikasi 'angpaling tepat untuk kehidupann'a sehari-hari disesuaikan dnegantingkat keterampilann'a sehingga dapat mengurangi rasa cemas dan!rustasin'a&

b%

c%

d%

Dukungan dari bebarapa orang 'ang memiliki pengalaman 'angsama akan sangat membantu klien& DA.TAR PUSTAKA

*& Mans(oer ri! dkk& "###&Kapita Selekta Kedokteran 2ilid - & Media esculapius Dakultas Kedokteran -ndonesia&2akarta& "& Soepardi, 1!iat' rs'ad E Nurbaiti -skandar& *@@? 4& S(amsuhida(at E Fim De 2ong& *@@>