Anda di halaman 1dari 31

http://id.scribd.com/doc/55410647/penyakit-jantung-bawaan !"#$#%& '!()*&! +(,!-&" .!(")(% /!0!!( #1eh 2i3kia 4ara 5ebrina 6 71 71010087 o1iteknik -esehatan -emenkes .

akarta &&.urusan %i3i !. endahu1uan enyakit jantung bawaan 9 ./: ada1ah penyakitdengan ke1ainan pada struktur jantung atau ;ungsisirku1asi jantung yang dibawa dari 1ahir yang terjadiakibat adanya gangguan atau kegaga1an perkembanganstruktur jantung pada ;ase awa1 perkembangan janin.!da 6 go1ongan besar ./< yaitu non sianotik 9tidak biru: dan sianotik 9biru: yang masingmasingmemberikan geja1a dan memer1ukan penata1aksanaanyang berbeda. enyakit .antung /awaan merupakan jenis penyakityang cukup banyak diderita. 'enurut hasi1 pene1itian< 10dari 1000 bayi yang di1ahirkan kemungkinan memi1iki penyakit jantung bawaan. !dapun jenis ke1ainan pada penyakit jantung bawaan sangat ber=ariasi< ada yang hanya menyebabkangangguan ringan pada ;ungsi jantung tetapi ada juga ke1ainan yang cukup ;ata1 hinggamengganggu ;ungsi kerja jantung da1am mendistribusikan darah ke se1uruh tubuh. ada umumnya ke1ainan .antung bawaan dapat dideteksi sejak 1ahir< namun tak jaranggeja1anya baru muncu1 sete1ah bayi berumur beberapa minggu atau beberapa bu1an. %eja1aumum dari penyakit jantung bawaan ada1ah sesak na;as dan bibir ter1ihat kebiru-biruan.-e1ainan yang termasuk da1am penyakit .antung bawaan banyak seka1i jenis nya<mencakup gangguan pada bi1ik dan atau serambi jantung serta gangguan pada pembu1uhdarah jantung. !papun jenis ke1ainan pada penyakit jantung bawaan< semuanyamengakibatkan ketidak1ancaran sirku1asi darah< karena .antung sebagai sa1ah satu organ =ita1da1am tubuh memi1iki tugas memompa dan menga1irkan darah kese1uruh bagian tubuh./eberapa ke1ainan pada jantung yang pa1ing banyak diderita yang termasuk da1amkategori penyakit jantung bawaan ada1ah ke1ainan pada katup ba1ik< ke1ainan pada katupserambi dan kebocoran pada pembu1uh darah ba1ik paruparu< berikut pembahasannya :a: e1ainan k atup b a1i k. 4inding yang memisahkan bi1ik kanan dan kiri pada jantung tidak se1a1u tertutup rapat<kadangka1a pada dinding pemisah itu terdapat suatu 1ubang atau ce1ah< hingga penyebabkan tekanan a1iran darah yang menuju paru-paru meningkat< ha1 ini 1ah yangdisebut ke1ainan jantung bawaan pada katup ba1ik. %eja1a ke1ainan ini tidak spesi;ik<karena tergantung dari besar keci1nya ce1ah yang terdapat pada katup pemisah bi1ik tersebut. *emakin besar ce1ah pada katup pemisah< semakin ter1ihat ge1aja penyakit jantung bawaan yang diderita. *esak na;as< bibir kebiruan< tidak berse1era makan< banyak menge1uarkan keringat dan ada ka1anya menga1ami in;eksi paru-paru yang sering kambuh. b: e1ainan

k atup s eram b i *eperti ha1 nya serambi kanan< serambi kiri jantung juga dipisahkan o1eh katup. 4an padakatup ini pun sering terdapat ce1ah yang mengakibatkan a1iran darah ke serambi kananmenuju ke serambi kiri jantung menjadi tidak noma1. -e1ainan pada katup serambi padaumumnya 1ebih banyak diderita o1eh wanita< namun be1um dapat dipastikan apakah ha1ini terjadi karena ;aktor genetik yang terkait pada kromosom gender.c: e boco ran pada pem b u1uh arteri paru-paru *ejak 1ahir< pembu1uh darah dari paru-paru ke aorta yang ada saat bayi da1am kandunganakan menutup dengan sendirinya sesuai dengan perkembangan tumbuh kembang anak< namun sayang nya tidak semua bayi demikian. !da anak-anak yang pembu1uh arteri paruparunya tidak menutup wa1aupun makin beranjak dewasa. ce1ah tersebut akanmenga1irkan darah di antara pembu1uh arteri paru-paru dan aorta. / . em b agian . / a.

. / (o n * ian o ti k enyakit jantung bawaan 9 ./: non sianotik ada1ah ke1ainan struktur dan ;ungsi jantungyang dibawa 1ahir yang tidak ditandai dengan sianosis> misa1nya 1ubang di sekat jantungsehingga terjadi pirau dari kiri ke kanan< ke1ainan sa1ah satu katup jantung dan penyempitan a1ur ke1uar =entrike1 atau pembu1uh darah besar tanpa adanya 1ubang disekat jantung. 'asing-masing mempunyai spektrum presentasi k1inis yang ber=ariasi dariringan sampai berat tergantung pada jenis dan beratnya ke1ainan serta tahanan =asku1er paru. ,ang akan dibicarakan disini hanya 6 ke1ompok besar ./ non sianotik> yaitu 91: ./ non sianotik dengan 1esi atau 1ubang di jantung sehingga terdapat a1iran pirau dari kirike kanan< misa1nya =entricu1ar septa1 de;ect 9?*4:< atria1 septa1 de;ect 9!*4: dan patent ductus arteriosus 9 4!:< dan 96: ./ non sianotik dengan 1esi obstrukti; di jantung bagian kiri atau kanan tanpa a1iran pirau me1a1ui sekat di jantung< misa1nya aortic stenosis 9!*:< coarctatio aorta 9@o!: dan pu1monary stenosis 9 *:.1. enya k

it j antung b awaan n o n s ian o ti k dengan pirau dari k iri k e k anan 'asa1ah yang ditemukan pada ke1ompok ini ada1ah adanya a1iran pirau dari kiri kekanan me1a1ui de;ek atau 1ubang di jantung yang menyebabkan a1iran darah ke paru ber1ebihan. 'ani;estasi k1inisnya sangat ber=ariasi< dari yang asimptomatik sampaisimptomatik seperti kesu1itan mengisap susu< sesak na;as< sering terserang in;eksi paru<gaga1 tumbuh kembang dan gaga1 jantung kongesti;. y ?entricu1ar *epta1 4e;ect

ada ?*4 besarnya a1iran darah ke paru ini se1ain tergantung pada besarnya 1ubang< juga sangat tergantung pada tingginya tahanan =asku1er paru. 'akin rendah tahanan=asku1er paru makin besar a1iran pirau dari kiri ke kanan. ada bayi baru 1ahir dimanamaturasi paru be1um sempurna< tahanan =asku1er paru umumnya masih tinggi danakibatnya a1iran pirau dari kiri ke kanan terhambat wa1aupun 1ubang yang ada cukup besar. "etapi saat usia 6A7 bu1an dimana proses maturasi paru berja1an dan mu1ai terjadi penurunan tahanan =asku1er paru dengan cepat maka a1iran pirau dari kiri ke kananakan bertambah. &ni menimbu1kan beban =o1um 1angsung pada =entrike1 kiri yangse1anjutnya dapat terjadi gaga1 jantung. ada ?*4 yang keci1 umumnya asimptomatik dengan riwayat pertumbuhan dan perkembangan yang norma1< sehingga adanya ./ inisering ditemukan secara kebetu1an saat pemeriksaan rutin< yaitu terdengarnya bising pansisto1ik di parasterna1 se1a iga 7 A 4 kiri. /i1a 1ubangnya sedang maka ke1uhan akantimbu1 saat tahanan =asku1er paru menurun< yaitu sekitar usia 6A7 bu1an. %eja1anyaantara 1ain penurunan to1eransi akti=itas ;isik yang pada bayi akan ter1ihat sebagai tidak mampu mengisap susu dengan kuat dan banyak< pertambahan berat badan yang 1ambat<cenderung terserang in;eksi paru beru1ang dan mungkin timbu1 gaga1 jantung yang biasanya masih dapat diatasi secara medikamentosa. 4engan bertambahnya usia dan berat badan< maka 1ubang menjadi re1ati; keci1 sehingga ke1uhan akan berkurang dankondisi secara umum membaik wa1aupun pertumbuhan masih 1ebih 1ambatdibandingkan dengan anak yang norma1. ?*4 tipe perimembranus dan musku1er akanmengeci1 dan bahkan menutup spontan pada usia dibawah BA10 tahun. ada ?*4 yang besar< geja1a akan timbu1 1ebih awa1 dan 1ebih berat. -esu1itanmengisap susu< sesak na;as dan kardiomega1i sering sudah ter1ihat pada minggu ke 6A7kehidupan yang akan bertambah berat secara progresi; bi1a tidak cepat diatasi. %aga1 jantung timbu1 pada usia sekitar BA16 minggu dan biasanya in;eksi paru yang menjadi pencetusnya yang ditandai dengan sesak na;as< takikardi< keringat banyak danhepatomega1i. /i1a kondisi bertambah berat dapat timbu1 gaga1 na;as yangmembutuhkan bantuan perna;asan mekanik. ada beberapa keadaan kadang ter1ihatkondisinya membaik sete1ah usia 6 bu1an< mungkin karena pirau dari kiri ke kanan berkurang akibat 1ubang mengeci1 spontan< timbu1 hipertro;i in;undibu1er =entrike1kanan atau sudah terjadi hipertensi paru. ada ?*4 yang besar dengan pirau dari kiri kekanan yang besar ini akan timbu1 hipertensi paru yang kemudian diikuti dengan peningkatan tahanan =asku1er paru dan penyakit obstrukti; =asku1er paru. *e1anjutnya penderita mungkin menjadi sianosis akibat a1iran pirau terba1ik dari kanan ke kiri< bunyi jantung dua komponen pu1mona1 keras dan bising jantung me1emah atau menghi1angkarena a1iran pirau yang berkurang. -ondisi ini disebut sindroma +isenmengerisasi./ayi dengan ?*4 per1u die=a1uasi secara periodik sebu1an seka1i se1ama setahunmengingat besarnya a1iran pirau dapat berubah akibat resistensi paru yang

menurun./i1a terjadi gaga1 jantung kongesti; harus diberikan obat-obat anti gaga1 jantung yaitudigita1is< diuretika dan =asodi1ator. /i1a medikamentosa gaga1 dan tetap ter1ihat gaga1tumbuh kembang atau gaga1 jantung maka sebaiknya di1akukan tindakan operasi penutupan ?*4 secepatnya sebe1um terjadi penyakit obstrukti; =asku1er paru. &ndikasioperasi penutupan ?*4 ada1ah bi1a rasio a1iran darah yang ke paru dan sistemik 1ebihdari 1<5. #perasi pa1iati; u1monary !rtery /anding 9 !/: dengan tujuan mengurangia1iran ke paru hanya di1akukan pada bayi dengan ?*4 mu1tipe1 atau dengan berat badanyang be1um mengijinkan untuk tindakan operasi jantung terbuka. y

atent 4uctus !rteriosus enampi1an k1inis 4! sama dengan ?*4 yaitu tergantung pada besarnya 1ubang dantahanan =asku1er paru. ada 4! keci1 umumnya anak asimptomatik dan jantung tidak membesar. *ering ditemukan secara kebetu1an saat pemeriksaan rutin dengan adanya bising kontinyu yang khas seperti suara mesin 9 machinery murmur : di area pu1mona1<yaitu di parasterna1 se1a iga 6A7 kiri dan dibawah k1a=iku1a kiri. "anda dan geja1aadanya a1iran ke paru yang ber1ebihan pada 4! yang besar akan ter1ihat saat usia 1A4 bu1an dimana tahanan =asku1er paru menurun dengan cepat. %aga1 jantung kongesti; akan timbu1 disertai in;eksi paru. (adi akan teraba je1as dan keras karena tekanandiasto1ik yang rendah dan tekanan nadi yang 1ebar akibat a1iran dari aorta ke arteri pu1mona1is yang besar saat ;ase diasto1ik. /i1a sudah timbu1 hipertensi paru< bunyi jantung dua komponen pu1mona1 akan mengeras dan bising jantung yang terdengar hanya ;ase sisto1ik dan tidak kontinyu 1agi karena tekanan diasto1ik aorta dan arteri pu1mona1is sama tinggi sehingga saat ;ase diasto1ik tidak ada pirau dari kiri ke kanan. enutupan 4! secara spontan segera sete1ah 1ahir sering tidak terjadi pada bayi prematur karena otot po1os duktus be1um terbentuk sempurna sehingga tidak responsi; =asokonstriksi terhadap oksigen dan kadar prostag1andin +6 masih tinggi. ada bayi prematur ini otot po1os =asku1er paru be1um terbentuk dengan sempurna sehingga proses penurunan tahanan =asku1er paru 1ebih cepat dibandingkan bayi cukup bu1an danakibatnya gaga1 jantung timbu1 1ebih awa1 saat usia neonatus. )paya untuk menutup 4! dapat di1akukan dengan pemberian &ndometasin bi1a tidak ada kontra indikasi. /i1a tidak berhasi1 dan gaga1 jantung juga tidak teratasi maka harus di1akukan operasi1igasi 9pengikatan: 4!. ada bayi atau anak tanpa gaga1 jantung dan gaga1

tumbuhkembang< tindakan penutupan 4! secara bedah dapat di1akukan secara e1ekti; padausia diatas 7A4 bu1an. engobatan anti gaga1 jantung dengan digita1is< diuretika dan=asodi1ator harus diberikan pada bayi dengan karena adanya kemungkinan 4! yang besar disertai tanda-tandagaga1 jantung kongesti;. 4! menutup secaraspontan. "indakan penutupan 4! tidak *e1anjutnya bi1a kondisi membaik maka operasi 1igasi dapatditunda sampai usia 16A16 minggu dianjurkan 1agi bi1a sudah terjadi hipertensi pu1mona1 dengan penyakit obstrukti; =asku1er paru. 4a1am dekade terakhir ini penutupan y !tria1 *epta1 4e;ect ada !*4 presentasi k1inisnya agak berbeda karena de;ek berada di septum atrium dana1iran dari kiri ke kanan yang terjadi se1ain menyebabkan a1iran ke paru yang ber1ebihan juga menyebabkan beban =o1um pada jantung kanan. -e1ainan ini sering tidak memberikan ke1uhan pada anak wa1aupun pirau cukup besar< dan ke1uhan baru timbu1saat usia dewasa. Canya sebagian keci1 bayi atau anak dengan !*4 besar yangsimptomatik dan geja1anya sama seperti pada umumnya ke1ainan dengan a1iran ke paruyang ber1ebihan yang te1ah diuraikan diatas. !usku1tasi jantung cukup khas yaitu bunyi jantung dua yang terpisah 1ebar dan menetap tidak mengikuti =ariasi perna;asan serta bising sisto1ik ejeksi ha1us di area pu1mona1. /i1a a1iran piraunya besar mungkin akanterdengar bising diasto1ik di parasterna1 se1a iga 4 kiri akibat a1iran deras me1a1ui katuptrikuspid. *imptom dan hipertensi paru umumnya baru timbu1 saat usia dekade 70 A 40sehingga pada keadaan ini mungkin sudah terjadi penyakit obstrukti; =asku1er paru.*eperti pada ?*4 indikasi operasi penutupan !*4 ada1ah bi1a rasio a1iran darah ke paru dan sistemik 1ebih dari 1<5. #perasi di1akukan secara e1ekti; pada usia pra seko1ah97A4 tahun: kecua1i bi1a sebe1um usia tersebut sudah timbu1 geja1a gaga1 jantungkongesti; yang tidak teratasi secara medikamentosa. *eperti pada c1am 9kerang: bi1a memenuhi syarat-syarat yang ditentukan."indakan penutupan !*4 tidak dianjurkan 1agi bi1a sudah terjadi hipertensi pu1mona1dengan penyakit obstrukti; =asku1er paru.6. enya k it 4! da1am dekadeterakhir ini penutupan !*4 juga dapat di1akukan tanpa bedah yaitu dengan memasanga1at berbentuk seperti 4! dapat di1akukan juga secara non bedah dengan memasang coi1 atau a1atseperti payung/jamur bi1a memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.

j antung b awaan n o n s ian o ti k dengan 1e s i obs tru k ti; tanpa pirau #bstruksi di a1ur ke1uar =entrike1 kiri dapat terjadi pada tingkat sub=a1=ar< =a1=ar ataupun supra=a1=ar sampai ke arkus aorta. !kibat ke1ainan ini =entrike1 kiri harusmemompa 1ebih kuat untuk me1awan obstruksi sehingga terjadi beban tekanan pada=entrike1 kiri dan hipertro;i otot miokardium. *e1ama be1um terjadi kegaga1anmiokardium< biasanya curah jantung masih dapat dipertahankan< pasien asimptomatik dan ukuran jantung masih norma1. "ergantung beratnya obstruksi presentasi k1inis penderita ke1ompok ini dapat asimptomatik atau simptomatik. ,ang simptomatik umumnya ada1ah gaga1 jantung yang geja1anya sangat ber=ariasi tergantung dari

beratnya 1esi dan kemampuan miokard =entrike1. %eja1a yang ditemukan antara 1ainsesak na;as< sakit dada< pingsan atau pusing saat me1akukan akti=itas ;isik dan mungkinkematian mendadak. ada keadaan yang berat dengan a1iran darah sistemik yang tidak adekwat< sebe1um terjadi perburukan akan ditandai dahu1u sesaat dengan kemampuanmengisap susu yang cepat menurun dan bayi ter1ihat pucat< takipnoe< takikardia dan berkeringat banyak. !danya penurunan per;usi peri;er ditandai dengan nadi yangme1emah< pengisian kapi1er yang 1ambat dan akra1 yang dingin. #bstruksi pada a1ur ke1uar =entrike1 kanan juga dapat berada di tingkat sub=a1=ar atau in;undibu1ar< =a1=ar dan supra=a1=ar sampai ke percabangan arteri pu1mona1is. #bstruksi ini akanmenyebabkan terjadinya beban tekanan dan hipertro;i =entrike1 kanan. enderitake1ompok ./ ini umumnya juga asimptomatik kecua1i bi1a obstruksinya berat dankemampuan miokard =entrike1 kanan menurun. resentasi k1inisnya dapat berupa gaga1 jantung kanan seperti edema peri;er< hepatomega1i dan asites< atau sindroma curah jantung rendah seperti su1it berna;as< 1emah< sakit dada< sinkop dan mungkin kematianmendadak akibat aritmia. /i1a bayi dan anak dengan atent 5oramen #=a1e 9 5#:maka mungkin akan ter1ihat sianosis akibat pirau dari kanan ke kiri me1a1ui ce1ah ini. y !orta *tenosis !* derajat ringan atau sedang umumnya asimptomatik sehingga sering terdiagnosissecara kebetu1an karena saat pemeriksaan rutin terdengar bising sisto1ik ejeksi denganatau tanpa k1ik ejeksi di area aorta> parasterna1 se1a iga 6 kiri sampai ke apeks dan 1eher./ayi dengan !* derajat berat akan timbu1 gaga1 jantung kongesti; pada usia minggu-minggu pertama atau bu1an-bu1an pertama kehidupannya. ada !* yang ringan dengangradien tekanan sisto1ik kurang dari 50 mmCg tidak per1u di1akukan inter=ensi.&nter=ensi bedah =a1=otomi atau non bedah /a11oon !ortic ?a1=u1op1asty harus segeradi1akukan pada neonatus dan bayi dengan !* =a1=u1ar yang kritis serta pada anak dengan !* =a1=u1ar yang berat atau gradien tekanan sisto1ik 80 A 100 mmCg. y @ oarctatio !orta

@o! pada anak yang 1ebih besar umumnya juga asimptomatik wa1aupun derajatobstruksinya sedang atau berat. -adang-kadang ada yang menge1uh sakit kepa1a atauepistaksis beru1ang< tungkai 1emah atau nyeri saat me1akukan akti=itas. "anda yangk1asik pada ke1ainan ini ada1ah tidak teraba< me1emah atau ter1ambatnya pu1sasi arteri;emora1is dibandingkan dengan arteri brakhia1is< kecua1i bi1a ada 4! besar dengana1iran pirau dari arteri pu1mona1is ke aorta desendens. *e1ain itu juga tekanan darah1engan 1ebih tinggi dari pada tungkai. #bstruksi pada !* atau @o! yang berat akanmenyebabkan gaga1 jantung pada usia dini dan akan mengancam kehidupan bi1a tidak cepat ditangani. ada ke1ompok ini< sirku1asi sistemik pada bayi baru 1ahir sangattergantung pada pirau dari kanan ke kiri me1a1ui 4! sehingga dengan menutupnya 4! akan terjadi perburukan sirku1asi sistemik dan hipoper;usi peri;er. emberian rostag1andin +1 9 %+1: dengan tujuan mempertahankan y 4! agar tetap terbuka akansangat membantu memperbaiki kondisi sementara menunggu persiapan untuk operasikoreksi.

u1mona1 *tenosis *tatus gisi penderita dengan * umumnya baik dengan pertambahan berat badan yangmemuaskan. /ayi dan anak dengan * ringan umumnya asimptomatik dan tidak sianosis sedangkan neonatus dengan * berat atau kritis akan ter1ihat takipnoe dansianosis. enemuan pada ausku1tasi jantung dapat menentukan derajat beratnyaobstruksi. ada * =a1=u1ar terdengar bunyi jantung satu norma1 yang diikuti dengank1ik ejeksi saat katup pu1mona1 yang abnorma1 membuka. -1ik akan terdengar 1ebihawa1 bi1a derajat obstruksinya berat atau mungkin tidak terdengar bi1a katup kaku danstenosis sangat berat. /ising sisto1ik ejeksi yang kasar dan keras terdengar di area pu1mona1. /unyi jantung dua yang tungga1 dan bising sisto1ik ejeksi yang ha1us akanditemukan pada stenosis yang berat.&nter=ensi non bedah /a11oon u1monary ?a1=u1op1asty 9/ ?: di1akukan pada bayi dananak dengan * =a1=u1ar yang berat dan bi1a tekanan sisto1ik =entrike1 kanan suprasistemik atau 1ebih dari B0 mmCg. *edangkan inter=ensi bedah koreksi di1akukan bi1atindakan / ? gaga1 atau disertai dengan * in;undibu1ar 9sub=a1=ar:. b. .

/ * ian o ti k ada ./ sianotik didapatkan ke1ainan struktur dan ;ungsi jantung sedemikian rupa sehinggasebagian atau se1uruh darah ba1ik =ena sistemik yang mengandung darah rendah oksigenkemba1i beredar ke sirku1asi sistemik. "erdapat a1iran pirau dari kanan ke kiri atau terdapat percampuran darah ba1ik =ena sistemik dan =ena pu1mona1is. *ianosis pada mukosa bibir danmu1ut serta kuku jari tanganAkaki da1ah penampi1an utama pada go1ongan akanter1ihat bi1a reduce haemog1obin yang beredar da1am darah 1ebih dari 5 gram D. /i1a di1ihatdari penampi1an k1inisnya< secara garis besar terdapat 6 go1ongan ./ sianotik< yaitu 91: yangdengan geja1a a1iran darah ke paru yang berkurang< misa1nya "etra1ogi o; 5a11ot 9"5: dan u1mona1 !tresia 9 !: dengan ?*4 < dan 96: yang dengan geja1a a1iran darah ke paru yang bertambah< misa1nya "ransposition o; the %reat !rteries 9"%!: dan @ommon 'iEing .1. enya k it j antung b ./ ini dan

awaan s ian o ti k dengan ge j a1a a1iran k e paru yang b er k urang ada ./ sianotik go1ongan ini biasanya sianosis terjadi akibat sebagian atause1uruh a1iran darah =ena sistemik tidak dapat mencapai paru karena adanya obstruksisehingga menga1ir ke jantung bagian kiri atau ke a1iran sistemik me1a1ui 1ubang sekatyang ada. #bstruksi dapat terjadi di katup trikuspid< in;undibu1um =entrike1 kananataupun katup pu1mona1< sedangkan de;ek dapat di septum atrium 9!*4:< septum=entrike1 9?*4: ataupun antara kedua arteri utama 9 4!:. enderita umumnya sianosisyang akan bertambah bi1a menangis atau me1akukan akti=itas ;isik< akibat a1iran darahke paru yang makin berkurang. ada keadaan yang berat sering terjadi serangan spe1hipoksia< yang ditandai khas dengan hiperpnea< ge1isah< menangis berkepanjangan< bertambah biru< 1emas atau tidak sadar dan kadang-kadang disertai kejang. ada kondisiini bi1a tidak diatasi dengan cepat dan benar akan berakibat kematian. *erangan iniumumnya terjadi pada

usia 7 bu1an sampai 7 tahun dan sering timbu1 saat bangun tidur pagi atau siang hari ketika resistensi =asku1er sistemik rendah. 4apat kemba1i pu1ihsecara spontan da1am waktu kurang dari 15A70 menit< tetapi dapat berkepanjangan atau beru1ang sehingga menyebabkan komp1ikasi yang serious pada sistim susunan sara; pusat atau bahkan menyebabkan kematian. -arena itu diper1ukan pengena1an dan penanganannya dengan segera secara tepat dan baik. ada anak yang 1ebih besar sering juga memper1ihatkan geja1a sFuatting < yaitu jongkok untuk beristirahat sebentar sete1ah berja1an beberapa saat dengan tujuan meningkatkan resistensi =asku1er sistemik dansehingga a1iran darah ke paru meningkat. y " etra1ogi 5a11ot "5 ada1ah go1ongan ./ sianotik yang terbanyak ditemukan yang terdiri dari 4ke1ainan< yaitu ?*4 tipe perimembranus subaortik< aorta o=erriding< * in;undibu1ar dengan atau tanpa * =a1=u1ar dan hipertro;i =entrike1 kanan. *ianosis pada mukosamu1ut dan kuku jari sejak bayi ada1ah geja1a utamanya yang dapat disertai dengan spe1hipoksia bi1a derajat * cukup berat dan sFuatting pada anak yang 1ebih besar. /unyi jantung dua akan terdengar tungga1 pada * yang berat atau dengan komponen pu1mona1 yang 1emah bi1a * ringan. /ising sisto1ik ejeksi dari * akan terdengar je1asdi se1a iga 6 parasterna1 kiri yang menja1ar ke bawah k1a=iku1a kiri. ada bayi atau anak dengan riwayat spe1 hipoksia harus diberikan roprano1o1 perora1sampai di1akukan operasi. 4engan obat ini diharapkan spasme otot in;undibu1er berkurang dan ;rekwensi spe1 menurun. *e1ain itu keadaan umum pasien harusdiperbaiki< misa1nya koreksi anemia< dehidrasi atau in;eksi yang semuanya akanmeningkatkan ;rekwensi spe1. /i1a spe1 hipoksia tak teratasi dengan pemberian proprano1o1 dan keadaan umumnya memburuk< maka harus secepatnya di1akukanoperasi pa1iati; /1a1ock-"ausig *hunt 9/"*: < yaitu memasang sa1uran pirau antara arterisistemik 9arteri subk1a=ia atau arteri inominata: dengan arteri pu1mona1is kiri ataukanan. "ujuannya untuk menambah a1iran darah ke paru sehingga saturasi oksigen peri;er meningkat< sementara menunggu bayi 1ebih besar atau keadaan umumnya 1ebih baik untuk operasi de;initi; 9koreksi tota1:. (eonatus dengan * yang berat atau !maka

a1iran ke paru sangat tergantung pada 4!< sehingga sering timbu1 kegawatankarena hipoksia berat pada usia minggu pertama kehidupan saat 4! mu1ai menutup.*aat ini diper1ukan tindakan operasi /"* emergensi dan pemberian %+1 dapatmembantu memperbaiki kondisi sementara menunggu persiapan untuk operasi. enderita dengan kondisi yang baik tanpa riwayat spe1 hipoksia atau bi1a ada spe1 tetapi berhasi1 diatasi dengan proprano1o1 dan kondisinya cukup baik untuk menunggu< makaoperasi koreksi tota1 dapat di1akukan pada usia sekitar 1 tahun. -oreksi tota1 yangdi1akukan ada1ah menutup 1ubang ?*4< membebaskan a1ur ke1uar =entrike1 kanan 9 *:dan rekonstruksi arteri pu1mona1is bi1a diper1ukan.6. enya k it j antung b awaan s ian o ti k dengan ge j a1a a1iran k e paru yang

b ertam b ah ada ./ sianotik go1ongan ini tidak terdapat hambatan pada a1iran darah ke paru bahkan

ber1ebihan sehingga timbu1 geja1a-geja1a antara 1ain tidak mampu mengisapsusu dengan kuat dan banyak< takipnoe< sering terserang in;eksi paru< gaga1 tumbuhkembang dan gaga1 jantung kongesti;. y " ransposition o; the %reat !rteries "%! ada1ah ke1ainan dimana kedua pembu1uh darah arteri besar tertukar 1etaknya<yaitu aorta ke1uar dari =entrike1 kanan dan arteri pu1mona1is dari =entrike1 kiri. adake1ainan ini sirku1asi darah sistemik dan sirku1asi darah paru terpisah dan berja1an para1e1. -e1angsungan hidup bayi yang 1ahir dengan ke1ainan ini sangat tergantungdengan adanya percampuran darah ba1ik =ena sistemik dan =ena pu1mona1is yang baik<me1a1ui pirau baik di tingkat atrium 9!*4:< =entrike1 9?*4: ataupun arteria1 9 4!:.!da 6 macam "%!< yaitu 91: dengan &ntact ?entricu1ar *eptum 9&?*: atau tanpa ?*4<dan 96: dengan ?*4. 'asing-masing mempunyai spektrum presentasi k1inis yang berbeda dari ringan sampai berat tergantung pada jenis dan beratnya ke1ainan sertatahanan =asku1er paru. enampi1an k1inis yang pa1ing utama pada "%! dengan &?*ada1ah sianosis sejak 1ahir dan ke1angsungan hidupnya sangat tergantung padaterbukanya 4!. *ianosis akan makin nyata saat 4! mu1ai menutup pada minggu pertama kehidupan dan bi1a tidak ada !*4 akan timbu1 hipoksia berat dan asidosismetabo1ik. *edangkan pada "%! dengan ?*4 akan timbu1 tanda dan geja1a akibata1iran ke paru yang ber1ebih dan se1anjutnya gaga1 jantung kongesti; pada usia 6A7 bu1an saat tahanan =asku1er paru turun. -arena pada "%! posisi aorta berada di anterior dari arteri pu1mona1is maka pada ausku1tasi akan terdengar bunyi jantung dua yang 8 tungga1 dan keras< sedangkan bising jantung umumnya tidak ada kecua1i bi1a ada 4!yang besar< ?*4 atau obstruksi pada a1ur ke1uar =entrike1 kiri. (eonatus dengan "%! dan sianosis

berat harus segera diberikan in;us %+1 untuk mempertahankan terbukanya tidak ada !*4 atau de;eknyakeci1< maka harus secepatnya di1akukan /a11oon !tria1 *eptostomy

4! sehingga

terjadi pencampuran yang baik antara =enasistemik dan =ena pu1mona1. *e1anjutnya bi1a ternyata

9/!*:< yaitumembuat 1ubang di septum atrium dengan kateter ba1on untuk memperbaiki percampuran darah di tingkat atrium. /iasanya dengan kedua tindakan tersebut diatas<keadaan umum akan membaik dan operasi koreksi dapat di1akukan secara e1ekti;.#perasi koreksi yang di1akukan ada1ah arteria1 switch< yaitu menukar ke dua arteriutama ketempat yang seharusnya yang harus di1akukan pada usia 6A4 minggu sebe1um=entrike1 kiri menjadi terbiasa memompa darah ke paru-paru dengan tekanan rendah.#perasi arteria1 switch dan penutupan ?*4 pada "%! dengan ?*4< tidak per1udi1akukan pada usia neonatus dan tergantung pada kondisi penderita dapat ditundasampai usia 7A6 bu1an dimana berat badan penderita 1ebih baik dan be1um terjadi penyakit obstrukti; =asku1er paru akibat hipertensi pu1mona1 yang ada. y @ ommon 'iEing ada ./ sianotik go1ongan ini terdapat percampuran antara darah ba1ik =enasistemik dan =ena pu1mona1is baik di tingkat atrium 9!*4 besar atau @ommon !trium :<di tingkat =entrike1 9?*4 besar atau *ing1e ?entric1e : ataupun di tingkat arteria19 "runcus !rteriosus :. )mumnya sianosis tidak begitu nyata karena tidak ada obstruksia1iran darah ke paru dan percampuran antara darah =ena sistemik dan pu1mona1is cukup baik. !kibat a1iran darah ke paru yang ber1ebihan penderita akan memper1ihatkan tandadan geja1a gaga1 tumbuh kembang< gaga1 jantung kongesti; dan hipertensi pu1mona1.%eja1anya sama seperti pada umumnya ke1ainan dengan a1iran ke paru yang ber1ebihandan timbu1 pada saat penurunan tahanan =asku1er paru. ada ausku1tasi umumnya akanterdengar bunyi jantung dua komponen pu1mona1 yang mengeras

disertai bising sisto1ik ejeksi ha1us akibat hipertensi pu1mona1 yang ada. Cipertensi paru dan penyakitobstrukti; =asku1er paru akan terjadi 1ebih cepat dibandingkan dengan ke1ainan yang1ain. ada ke1ainan jenis ini< diagnosis dini sangat penting karena operasi pa1iati; ataupun de;initi; harus sudah di1akukan pada usia sebe1um 6 bu1an sebe1um terjadi penyakit obstrukti; =asku1er. #perasi pa1iati; yang di1akukan ada1ah !/ dengan tujuanmengurangi a1iran darah ke paru sehingga penderita dapat tumbuh 1ebih baik dan siapuntuk operasi korekti; atau de;initi;. "ergantung dari ke1ainannya< operasi de;initi; yangdi1akukan dapat berupa bi-=entricu1ar repair 9koreksi tota1: ataupun sing1e =entricu1ar repair 95ontan:. @. 4 iagn os i s penya k it j antung b awaan 9 . /: 'eskipun semua tipe dari ./ hadir waktu ke1ahiran dan o1eh sebab itu sudah hadir sebe1um ke1ahiran< hanya sedikit kasus ./ yang diketahui sampai ke1ahiran atausebe1umnya. 4iagnosis ./ yang dibuat waktu bayi berumur satu minggu merupakan 40-50D dari kasus-kasus. 4an sekitar 50-60D dari semua kasus didiagnosis da1am periodeke1ahiran baru 9bu1an pertama sesudah ke1ahiran:. *isa kasus tidak didiagnosis sampaiwaktu sesudahnya.

4. ' engapa e b anya k an k a s u s . / tida k men j adi per so a1an s e b e1um k e1ahiran G

eredaran darah dida1am ;etus 9the ;eta1 circu1ation: ada1ah berbeda dengan yang sesudah1ahir. *irku1asi ;etus mendapatkan oksigen dan nutrisi dari ibu me1a1ui p1acenta. *irku1asi ;etus juga mempunyai komunikasi yang penting 9shunt: antara kedua ruangan atas jantungdan pembu1uh darah besar dekat jantung. -onsekwensinya ada1ah kebanyakan tipe dari ./dapat dito1eransi denga baik se1ama kehidupan ;etus. /ahkan suatu bentuk ./ yang parahseperti hypop1asia jantung kiri 9yang mana se1uruh jantung kiri tidak berkembang: dapatdikompensasikan o1eh sirku1asi ;etus.*irku1asi 5etus: "iga ;itur utama dari sirku1asi ;etus ada1ah : a : *irku1asi materna1 9ibu: me1a1ui p1acenta membawa oksigen dan nutrisi ke ;etus danmenge1uarkan karbon dioksida dari sirku1asi ;etus. b : 5oramen o=a1e ada1ah sebuh 1ubang yang ter1etak di septum 9dinding: antara keduaruangan atas jantung 9atria kanan dan kiri:. 5oramen mengi3inkan darah menga1ir me1a1ui ja1ur samping 9shunt: dari atrium kanan ke atrium kiri. c : .a1ur samping yang 1ain< ductus arteriosus< mengi3inkan darah yang miskin oksigenmenga1ir dari arteri pu1monary keda1am aorta dan me1a1ui itu ke tubuh.*irku1asi sesudah ke1ahiran: 1acenta sudah dike1uarkan dan paru-paru harusmengambi1 a1ih ;ungsi oksigenisasi darah. erubahanperubahan utama sirku1asiterjadi sete1ah ke1ahiran. erubahan-perubahan ini termasuk : 1. *irku1asi materna1 tidak dapat 1agi membawa oksigen dan menge1uarkan karbondioksida dari sirku1asi bayi. 6.

5oramen o=a1e menutup dan tidak bertindak 1agi sebagai ja1ur samping antarakedua atria jantung. 7. 4uctus arteriosus menutup dan tidak 1agi menyediakan komunikasi antara arteri pu1monary dan aorta*eka1i ini terjadi< maka sirku1asi ;etus menjadi suatu barang dari masa 1a1u dan se1uruh pengaruh dari berbagai kerusakan jantung genita1 dirasakan. -erusakan-kerusakan inimenjadi nyata< menyebabkan tanda-tanda dan geja1a-geja1a yang dapat didiagnosis. erubahan-perubahan 1ebih jauh terjadi di sistim kardio=asku1ar se1ama waktu bayi danwaktu anak-anak dan juga di hubungan tekanan antara =entric1e kanan dan =entric1e kiri. erubahan-perubahan ini membawa 1ebih banyak kasus-kasus ./ ke permukaan. +. enye b a beru s a k an .antung / awaan enyakit jantung congenita1 dapat mempunyai beragam penyebab. enyebabpenyebabnyatermasuk ;aktor 1ingkungan 9seperti bahan-bahan kimia< obat-obatan dan in;eksiin;eksi:< penyakit-penyakit tertentu ibu< abnorma1itas chromosome< penyakit-penyakit keturunan9genetic: dan ;aktor-;aktor yang tidak diketahui 9&diopathic:.5aktor-;aktor 1ingkungan kadang-kadang yang bersa1ah. @ontohnya< jika seorang ibumendapat %erman meas1es 9rube11a: se1ama kehami1an< maka in;eksinya dapatmempengaruhi perkembangan jantung dari bayi kandungannya 9dan juga organ-organ1ainnya:. .ika ibunya mengkonsumsi a1koho1 se1ama

kehami1an< maka ;etusnya dapatmenderita ;eta1 a1coho1 syndrome 95!*: termasuk ./.+Eposure terhadap obat-obatan tertentu se1ama kehami1an dapat juga menyebabkan ./.*atu contoh ada1ah retinoic acid 9nama merek !ccutane: yang digunakan untuk jerawat9acne:. @ontoh-contoh 1ain ada1ah obat-obat anticon=u1sant< terutama hydantoins9seperti 4i1antin: dan =a1proate. enyakitpenyakit tertentu pada ibu dapat meningkatkan risiko mengembangkan ./ pada;etus. /ayi-bayi dari wanita dengan diabetes me11itus< terutama pada wanita-wanita yang gu1adarahnya kurang optima1 terkontro1 se1ama kehami1an< berisiko tinggi mendapat ./. 4anwanita yang mempunyai penyakit keturunan pheny1ketonuria 9 -): dan tidak berada padaspecia1 dietnya se1ama kehami1an< bertendensi juga mempunyai bayi dengan ./.-e1ainan chromosome dapat menyebabkan penyakit jantung congenita1 9chromosomemengandung materi genetic< 4(!:. ada kira-kira 7D dari se1uruh anak-anak dengan ./dapat ditemukan ke1ainan chromosome. 5. % e j a1a dan tanda-tanda enya k it .antung / awaan 9 . /:

%eja1a-geja1a dan tanda-tanda dari .@ dihubungkan dengan tipe dan keparahan darikerusakan jantung. /eberapa anak tidak mempunyai geja1a atau tanda-tanda< dimana yang1ainnya mengembangkan sesak napas< cyanosis 9warna ku1it yang biru disebabkan berkurangnya oksigen dida1am darah:< nyeri dada< syncope< kurang gi3i atau kurang pertumbuhannya.-erusakan atria1 septa1 9sebuah 1ubang didinding antara atria kanan dan kiri:< misa1nya< dapatmenyebabkan sedikit atau sama seka1i tidak ada geja1a. -erusakan dapat ber1angung tanpaterdeteksi untuk pu1uhan tahun.!ortic *tenosis 9ha1angan a1iran darah pada k1ep aortic karena cusps dari k1ep yangabnorma1: juga umumnya tidak menyebabkan geja1a-geja1a terutama ketika stenosis9penyempitan: ringan. ada kasus berat aortic stenosis yang jarang< geja1a-geja1a

dapattimbu1 se1ama masa bayi dan anak. %eja1a-geja1a dapat termasuk pingsan< pusing< nyeri dada<sesak napas dan 1etih 1uar biasa.?entricu1ar septa1 de;ect 9?*4: ada1ah contoh 1ain dimana geja1a-geja1a berhubungan dengankerusakan yang berat. ?*4 ada1ah suatu 1ubang didinding antara kedua =entric1es. -etikakerusakannya keci1< anak-anak tidak menderita geja1a-geja1a< dan satu-satunya tanda ?*4ada1ah suara desiran jantung yang keras. .ika 1ubangnya besar< bayi dapat mengembangkangaga1 jantung< kurang gi3i dan pertumbuhan yang 1ambat. ada kasusu-kasus yang 1ebih majudengan pengembangan pu1monary hypertension yang permanen 9kenaikan tekanan darahyang parah pada arteri-arteri dari paru-paru:< cyanosis dapat berkembang."etra1ogy o; 5a11ot 9"#5: ada1ah suatu kerusakan jantung yang merupakan kombinasi dari?*4 dan ha1angan a1iran darah ke1uar dari =entric1e kanan. @yanosis ada1ah umum pada bayidan anakanak dengan "#5. @yanosis dapat timbu1 segera sete1ah ke1ahiran dengan episodemendadak dari cyanosis parah dengan pernapasan yang cepat bahkan mungkin menjadi pingsan. *e1ama 1atihan< anak-anak yang 1ebih dewasa dengan "#5 bisa mendapat sesak napas atau pingsan.@oarctation dari aorta ada1ah bagian yang menyempit dari arteri besar ini. )mumnya tidak ada geja1a waktu ke1ahiran< namun mereka dapat berkembang sedini seperti minggu pertamasesudah ke1ahiran. *eorang bayi dapat mengembangkan gaga1 jantung congesti=e atau hipertensi. /eberapa orang dengan coarctation bisa tidak pernah mendapat persoa1an- persoa1an signi;ikan. %. 2 i s i ko untu

k ana k mendapat . / #rang tua yang mempunyai anak dengan penyakit jantung congenita1 memer1ukan konsu1tasimenyangkut kemungkinan terjadinya jantung yang cacat pada anak berikutnya.!ngkaangka berikut ada1ah risiko yang didasarkan pada popu1asi dan bukan dibuat untuk dicocokan pada ;akta dari suatu ;ami1i khusus: y 2isiko penyakit jantung congenita1 pada popu1asi umum ada1ah mendekati angka 1D y *esudah ke1ahiran anak denga ./< risiko untuk anak berikutnya me1ompat menjadi6-6D y *esudah ke1ahiran anak kedua dengan menjadi 60-70D 4iagnose genetik dan konsu1tasi dianjurkan untuk se1uruh ke1uarga denga te1ahdipe1ajari bisa dapat berta1ian dengan anggota ke1uarga 1ainnya. C. erawatan dan 4 ./< tidak ./< risiko ./ untuk anak berikutnyamembubung

perdu1iapakah mereka merencanakan atau tidak untuk mempunyai anak 1agi. !pa yang

iet enya k it .antung / awaan 9 . /: erawatan daritipe ./ se1uruhnya tergantung kepada tipe yang tepat dari ./< derajat keparahan ./ dari pasien dan ;aktor-;aktor 1ainya 9umur< ukurannya< kesehatan umumnya

d11:. eran orang tua merawat anak dengan penyakit jantung bawaan sangat diper1ukan dengantujuan:a: 4apat mendeteksi secara diniperubahan kondisi anak dan mencegah terjadinya perubahan 1ebih 1anjut. b: 'emenuhi kebutuhan makan dan minum.c: 'emperhatikan pertumbuhan ;isik dan psiko1ogis< tetapi tidak membuat anak

menjadiketergantungan pada orang tua.d: 'encegah in;eksi.e: /erpartisipasi da1am program perawatan dan pengobatan baik pre operasi maupun post operasi.;: 4apat mengatasi komp1ikasi-komp1ikasi pada anak seperti y -esu1itan makan atau minum.

y // su1it naik bahkan cenderung turun. y *ering in;eksi sa1uran perna;asan. y *ering berkeringat dan sesak y ada ./ yang biru sering terjadi serangan sianotik yang ditandai dengan sering1emas< sesak dan pingsan./erikut peranan-peranan orang tua da1am mengatasi ./ :/i1a anak / bayi menga1ami kesu1itan makan atau minum susu / !*&< orang tua harusdapat mengatasinya dengan cara: y 'emberikan makanan cukup gi3i disesuaikan dengan usia. y 4iberikan da1am porsi keci1 tapi sering 9minum susu seharusnya 60 cc 1E minum/7 jam< diberikan 70 cc/1H - 6 takar 6E sehari:. y /ayi da1am pemberian makanan dan minum dengan posisi H duduk. y Cati-hati da1am pemberian makan dan minum jangan sampai kesedak< ini sangat berbahaya dan dapat masuk ke paruparu. !pabi1a anak sering in;eksi sa1uran na;as 9batuk< ;i1ek: cara mengatasinya dengan cara: y .aga kebersihan rumah y

Cindarkan dari suhu udara yang panas atau ter1a1u dingin y ada bayi usahakan jemur matahari pagi y ada anak jangan ter1a1u sering jajan y Cindari makanan yang merangsang batuk y /i1a batuk dan ;i1ek terus-terusan segera ke puskesmas< 2* atau 2*. .antung Carapan-ita untuk bertemu kardio1og 94r. .antung:!pabi1a sering berkeringat dan sesak ada anak: y -urangi akti=itas tetapi tidak memberikan per1indungan yang ber1ebihan< contohnya: biarkan anak bermain dengan teman seusianya< bi1a tampak sesak dan berkeringatdia1ihkan permainan yang 1ain dan kurangi akti=itasnya atau disuruh istirahat sejenak. y !nak-anak tetap seko1ah< da1am pengawasan orang tua atau guru. y !nak-anak yang ./ biru yang cukup berat keseko1ah diantar< tidak ikut o1ah ragaatau akti=itas yang memperberat kondisi anak ada bayi: y 'akan-makanan 1unak y emberian susu/!*& hati-hati kesedak y

.angan ter1a1u 1ama menangis y )sahakan /!/ tidak keras dan mengedan 9diberi buah: y emberian susu sesuai takarannya< jangan ter1a1u kenta1< membuat /!/ jadikeras. ada ./ biru sering terjadi serangan sianotik yang ditandai: y /iru semakin biru y /ertambah sesak y (a;as cepat y $emas s/d pingsan/i1a orang tua menemukan anak dengan kondisi tsb 1angsung 1akukan: y !nak ditenangkan 9digendong: y 4iberi posisi 1utut ditekuk dan di1etakan ke dada y -a1au kondisi bertambah memburuk segera dibawa ke 2* terdekat atau segera ke usat .antung (asiona1 Carapan -ita y -a1au anak sudah mu1ai tenang< sesak berkurang< anak di istirahatkan y

.ika kondisi tersebut sering beru1ang segera kontro1 ke 4r. .antung y #bat yang diberikan o1eh 4okter harus diminum sesuai aturannya. ersiapan operasi: y -onsu1 kebagian %igi bi1a hasi1 baik< minta penjadwa1an untuk operasi y *eminggu sebe1um operasi konsu1 "C" y !dministrasi harus se1esai sebe1um operasi y .aga kondisi anak/bayi jangan sampai in;eksi 9batuk< pi1ek< panas: eran #rang"ua 'erawat !nak/bayi aska #perasi erawatan 1uka operasi: y .aga kebersihan 1uka jangan sampai basah kena air minum< susu< makanan ataukeringat yang ber1ebihan y $uka operasi dibersihkan setiap hari sehabis mandi pagi. y @ara merawat 1uka operasi ikuti aturan yang sudah diberikan (ers/perawatsewaktu pu1ang dari 2umah *akit. y .ika ada tanda-tanda kemerahan< sakit< panas sekitar 1uka atau bernanah sewaktukontro1 ke 4okter .antung jangan 1upa untuk memberitahukannya.4iit y

'akanan yang diberikan tidak ada 1arangan/pantangan sesuai dengan keinginandan kebutuhan serta mempunyai ni1ai gi3i yang baik< serta hindari makanan yangdapat merangsang batuk. y )ntuk bayi makanan yang diberikan ada1ah makanan yang sesuai dengan usianya.@airan y )ntuk !nak//ayi dengan jenis operasi tertentu ada pembatasan cairan. *eka1ipunanak/bayi sudah ada dirumah cairan tetap dibatasi. y #rang tua harus mengatur cairan yang diminum se1ama 64 jam< tidak bo1eh 1ebihdari ukuran yang te1ah ditentukan sewaktu pu1ang dari 2umah sakit karena dapatmenimbu1kan komp1ikasi. y ada pasca operasi 1ainnya tidak ada pembatasan cairan< anak bo1eh minum bebassesuai kebutuhannya.#bat-obat y #bat-obat yang diberikan sewaktu pu1ang dari rumah sakit harus diminum sesuaidengan instruksi 4okter atau nasehat pu1ang dari (ers/ erawat< obat-obat tidak bo1ehdihentikan sendiri karena sangat berbahaya dan dapat menggagu ;ungsi jantung. y )ntuk jenis operasi kasus-kasus tertentu misa1nya pada operasi katup ada obat yangharus diminum seumur hidup<obat ini tidak bo1eh dihentikan tanpa seijin dokter. #batini ber;ungsi sebagai pengencer darah termasuk juga obat aspi1et yang diberikan pada pasca operasi ./ biru 9kasus tertentu:. Cati-hati bi1a anak ter1uka< cabut gigi atauoperasi keci1<sebe1um di1akukan orangtua harus memberi tahu ke 4okternya.&mmunisasi ada bayi dan anak-anak harus diberikan immunisasi. /ayi atau anak yang be1ummaupun yang sudah di1akukan operasi bi1a kondisi bayi/anak baik< tidak panas< pi1ek< batuk atau terserang penyakit 1ainnya atas seijin 4okter jantungnya bo1eh di1akukanimmunisasi.

http://www.wayantu1us.com/jenis-jenis-penyakit-jantung-bawaan http://www.ayahbunda.co.id/!rtike1/gi3iIdanIkesehatan//ayi/jenis.dan.geja1a.penyakit.jantung.b awaan.pjb.biru/001/001/1677/67/7 .enis dan %eja1a enyakit .antung /awaan 9 ./: /iru ada kasus penyakit jantung bawaan 9 ./: biru< aorta yang seharusnya ke1uar dari bi1ik kiri jantung ke1uar dari bi1ik kanan jantung. !kibatnya darah kotor menga1ir ke se1uruh tubuh dan darah bersih kemba1i ke paru. %eja1a: )jung-ujung kuku< 1idah< bibir berwarna biru. Cemog1obin 9Cb: tinggu 91ebih dari 60:. (orma1nya 14. /ayi su1it menyusu dan rewe1. 'udah tertu1ar penyakit sehingga berat badan tidak naik-naik karena sering sakit. .enis ./ /iru: "ransposisi arteri besar 9"ransposition o; the %reat !rtery: ada1ah kondisi tertukarnya posisi aorta 9pembu1uh darah yang kerjanya memompa dan menga1irkan darah bersih ke se1uruh tubuh: dengan pembu1uh darah ke paru 9arteri pu1mona1is: yang tugasnya memompa darah kotor untuk dibersihkan di paru. *eharusnya< aorta ke1uar dari bi1ik kiri jantung sedangkan pembu1uh darah ke paru ke1uar dari bi1ik kanan jantung. ada kasus ini< aorta ma1ah ke1uar dari bi1ik kanan jantung sementara pu1mona1is ke1uar dari bi1ik kiri. !kibatnya darah kotor menga1ir ke se1uruh tubuh dan darah bersih kemba1i ke paru. !1iran ke1uar ganda ada1ah kondisi di mana a1iran ke1uar pembu1uh darah besar hanya dari bi1ik kanan jantung. 'estinya< dari bi1ik kiri dan kanan jantung. !1iran darah ke paru kurang karena adanya penyempitan di pembu1uh darah ke paru. "etra1ogi o; 5a11ot 9"#5:. &ni1ah ./ biru yang pa1ing banyak terjadi. enyakit ini merupakan kombinasi dari 4 macam ke1ainan yaitu: ?entriku1ar *epta1 4e;ect 9?*4:. !danya 1ubang pada sekat bi1ik jantung. ?*4 sebenarnya bukan termasuk ./ biru< tapi ./ tidak biru< namun seringka1i menjadi bagian kombinasi gangguan "#5.

-e1ainan katup pu1moner 9stenosis pu1mona1is:< yakni katup yang menghubungkan antara bi1ik kanan dengan arteri pu1mona1is. -atup ini ber;ungsi mempertahankan a1iran darah ke satu arah . ia harus membuka se1ebar-1ebarnya pad awaktu pembukaan dan menutup serapat-rapatnya saat periode penutupan. ada kasus ini< katup tidak membuka 1ebar-1ebar dan tidak menutup rapatrapat saat terjadi periode buka tutup katup. !orta mengangkang 9aorta o=erriding:< yaitu pembu1uh darah utama yang ke1uar dari bi1ik kiri mengangkang sekat bi1ik< sheingga seo1ah-o1ah sebagian aorta ke1uar dari bi1ik kanan. eneba1an otot dinding bi1ik kanan< terjadi karena peningkatan tekanan di bi1ik kanan akibat ke1ainan katup pu1moner. "#5 menyebabkan darah yang seharusnya o1eh bi1ik kanan jantung ke paru akan masuk ke aorta me1a1ui ?*4< karena penyempitan katup pu1moner. !kibatnya< darah yang dia1irkan ke s1ueuh tubuh o1eh jantung mengandung banyak darah kotor. !nak akan tampak kebiruan terutama pad abibir dan kuku.