Anda di halaman 1dari 23

BAB II LAPORAN KASUS

IDENTIFIKASI Nama Jenis kelamin Usia Alamat Peker aan !tatus perka"inan Agama $%! ANAMNESIS #eluhan Utama (emam ) se ak & hari !$%! %i"ayat Per alanan Penyakit ) & hari !$%! pasien mengeluh *emam+ *emam hilang timbul+ *emam terutama pa*a malam hari+ ika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ pasien mengeluh ka*ang menggigil ka*ang ti*ak+ ke ang -./+ mimisan -./+ gusi ber*arah -./+ ika *emam mulai turun pasien berkeringat *ingin *an merasa lebih baik. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+ sen*i terasa ngilu -./+ mual -./+ muntah -./+ sakit pinggang -./+ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 123hari+ umlah &.4 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 623hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+*arah -./+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 42+ umlah 0 7 gelas.5A5 biasa lalu pasien *atang berobat ke praktek *okter *an *iberi obat -os lupa nama obat/+ !etelah : Ny. I : Perempuan : 70 tahun : Jalan kenten laut perumahan azhar blok J4 no17 Palembang : Ibu rumah tangga : #a"in : Islam : 17 oktober &00'

minum obat tersebut *emam pasien berkurang namun tak lama kemu*ian pasien mengeluh *emam kembali. ) 1 hari !$%! pasien mengeluh *emam semakin tinggi+ *emam terutama pa*a malam hari.. Jika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ menggigil -0/ bahkan terka*ang gigi.gigi pasien saling terantuk. #e ang -./+ mimisan -./+ gusi ber*arah -./+ ika *emam mulai turun pasien merasa ke*inginan *an berkeringat *ingin. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+sen*i terasa ngilu -./+ mual -./+ muntah -./+ sakit pinggang -./+ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 123hari+ umlah &.4 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 623hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+*arah -./+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 42+ umlah 0 7 gelas.5A5 biasa+ kemu*ian os berobat ke %!$9. %i"ayat Penyakit (ahulu %i"ayat sakit malaria *isangkal %i"ayat sakit thypus *isangkal %i"ayat sakit *emam ber*arah *isangkal %i"ayat sakit kuning *isangkal %i"ayat tran1usi *arah *isangkal

%i"ayat Penyakit #eluarga %i"ayat penyakit *engan keluhan yang sama *alam keluarga *isangkal PEMERIKSAAN FISIK #ea*aan Umum #ea*aan umum : tampak sakit

#ea*aan sakit #esa*aran :izi #esan ;ekanan *arah Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan !pesi1ik #ulit

: tampak sakit se*ang : ,ompos mentis : -55 4' kg+;5:1<6 ,m/ %5=>?<+&4 @ : 55 normal : '0360 mm9g : 1&0 23 menit+ teratur+ : 4& 23 menit : 4'+4 A ,el,ius

=arna sa"o matang+ e1loresensi -./+ s,ar -./+ pigmentasi normal+ ikterus -./+ sianosis -./+ spi*er neBi -./+ temperatur kulit -0/ panas+ pertumbuhan rambut normal+ telapak tangan *an kaki pu,at -./+ pertumbuhan rambut normal. #:5 #elen ar getah bening *i subman*ibula+ leher+ a2ila+ inguinal ti*ak teraba #epala 5entuk oBal+ simetris+ ekspresi tampak sakit+ "arna rambut hitam+ rambut mu*ah rontok -./+ *e1ormitas -./ $ata Cksophtalmus -./+ en*ophtalmus -./+ e*ema palpebra -./+ kon ungtiBa palpebra pu,at -0/+ sklera ikterik -./+ pupil isokor+ re1lek ,ahaya -0/+ pergerakan mata ke segala arah baik 9i*ung 5agian luar hi*ung tak a*a kelainan+ septum *an tulang.tulang *alam perabaan baik+ selaput len*ir *alam batas normal+ epistaksis -./

;elinga #e*ua meatus a,usti,us eksternus normal+ pen*engaran baik $ulut !aria"an -./+ pembesaran tonsil -./+ gusi ber*arah -./+ li*ah pu,at -./+ li*ah kotor -./+ atro1i papil -./+ stomatitis -./+ rhaga*en -./+ bau pernapasan khas -./ Deher Pembesaran kelen ar getah bening -./+ pembesaran kelen ar thyroi* -./+ JEP -<.&/ ,m9&8+ hipertro1i mus,ulus sterno,lei*omastoi*eus -./+ kaku ku*uk -./ (a*a 5entuk *a*a normal+ retraksi -./+ nyeri tekan -./+ nyeri ketok -./+ krepitasi -./ Paru: Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : i,tus ,or*is ti*ak terlihat : i,tus ,or*is ti*ak teraba : batas atas IF! II+ batas kanan Dinea sternalis *e2tra+ batas kiri D$F sinistra : 9% 1&0 23 menit+ murmur -./+ gallop -./ : statis.*inamis simetris kanan *an kiri : stem1remitus kanan sama *engan kiri : sonor pa*a ke*ua lapangan paru : Besikuler -0/ normal+ ron,hi -./+ "heezing -./

Ab*omen Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi :enital Ckstremitas : *atar : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ hepar3lien ti*ak teraba : thympani : bising usus -0/ normal : ti*ak a*a kelainan : nyeri sen*i -./+ gerakan bebas+ e*ema -./+ aringan parut -./+ pigmentasi normal+ telapak tangan pu,at - /+ ari tabuh -./+ turgor kembali lambat -./ Ckstremitas atas : nyeri sen*i -./+ gerakan bebas+ e*ema -./+ aringan parut -./+ pigmentasi normal+ telapak kaki pu,at - /+ ari tabuh -./+ turgor kembali lambat -./ PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboratorium (17 Oktob r !""#$ % mato&o'i Pemeriksaan 9emoglobin 9ematokrit Deukosit Da u en*ap *arah ;rombosit 4. 9itung enis Kimia k&i+ik No. 1. &. 4. 4. 4. Pemeriksaan 5!! Ureum Asam urat Freatinin Natrium No. 1. &. &. 4. 9asil 1&+1 g3*l 4' Bol @ 1()#""3Hl 4 mm3 am &<4000 030343#*3&13& 9asil 111 mg3*l 41 mg3*l <+4 1+? mg3*l 146 mmol3l Nilai Normal D: 14.1' g3*lG P: 1&.16 g3*l D:40.4' Bol@+ P:47.44 Bol@ <.000.10.0003Hl D: I 10 mm3 amG P: I 1< mm3 am &00000.<00000 mm4 0.131.43&.63<0.703&0.403&.' Nilai Normal 1<.4? mg3*l D:4+<.7+1 P:&+6.6+0 D: 0+?.1+4 mg3*lGP: 0+6.1+0 mg3*l 14<.1<< mmol3l

Ckstremitas atas :

<. #alium 6. Protein total 7. Albumin '. :lobulin ?. !:8; 10. !:P; Uri+a&i,i, No. 1. &. Pemeriksaan Protein :lukose

4+1 mmol3l 6+6 4+< 4+1 46 U3l 17 U3l 9asil Positi1 Negati1

4+<.<+< mmol3l 6+0.7+' 4+<.<+0 I 40 I 41 Nilai Normal Negati1 Negati1

E& ktrokar-io'ra.i (17 Oktob r !""#$ !inus rythm+ a2is normal+ 9% 1&1 kali3menit+ gelombang P normal+ P% interBal 0+16 *et+ J%! kompleks 0+04 *et+ %3! *i E1 I 1+ ! E1 0 % E< I 4<+ !;.; ,hange -./ #esan : !inus takikar*i

RESUME

!eorang "anita 70 tahun *atang *engan keluhan utama *emam se ak ) & hari !$%!.

) & hari !$%! os mengeluh *emam+ *emam hilang timbul+ *emam terutama pa*a malam hari+ ika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ pasien mengeluh ka*ang menggigil ka*ang ti*ak+ ika *emam mulai turun pasien berkeringat *ingin *an merasa lebih baik. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 123hari+ umlah &.4 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 623hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 42+ umlah 0 7 gelas.5A5 biasa lalu pasien *atang berobat ke praktek *okter *an *iberi obat -os lupa nama obat/+ !etelah minum obat tersebut *emam pasien berkurang namun tak lama kemu*ian pasien mengeluh *emam kembali. ) 1 hari !$%! pasien mengeluh *emam semakin tinggi+ *emam terutama pa*a malam hari.. Jika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ menggigil -0/ bahkan terka*ang gigi.gigi pasien saling terantuk+ ika *emam mulai turun pasien merasa ke*inginan *an berkeringat *ingin. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 123hari+ umlah &.4 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 623hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 42+ umlah 0 7 gelas.5A5 biasa+ os berobat ke %!$9. Pemeriksaan Kisik: #ea*aan Umum #ea*aan umum #ea*aan sakit #esa*aran :izi #esan ;ekanan *arah : tampak sakit : tampak sakit se*ang : ,ompos mentis : -55 4' kg+;5:1<6 ,m/ %5=>?<+&4 @ : 55 normal : '0360 mm9g

Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan spesi1ik:

: 1&0 23 menit+ teratur+ : 4& 23 menit : 4'+4 A ,el,ius

;emperatur pa*a kulit teraba panas+ pa*a kepala *an mata ti*ak *itemukan kelainan. JEP -<.&/ ,m 9&8+ pembesaran #:5 -./+ ;hora2+ ab*omen+ genitalia *an ekstremitas *alam kea*aan normal. (iagnosa (iagnosa 5an*ing : 8bserBasi Kebris e., I!# : 8bserBasi Kebris e., malaria 8bserBasi Kebris e., typhoi* Penatalaksanaan Non 1armakologis: 5anyak minum $en aga kebersihan *aerah genetelia bagian luar :

Karmakologi: Istirahat (iet 55 IEK( %D gtt 223m Para,etamol 4 2 <00 mg Fipro1loksasin & 2 1 tablet &<0 mg

%en,ana Pemeriksaan ((% (arah tepi lengkap Urin lengkap

Ureum+ kreatinin =i*al test 5iakan urin *an tes resistensi kuman

Prognosa: (ubia a* bonam Kollo" Up: ;anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran ;ekanan *arah Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan spesi1ik #epala Fon ungtiBa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./ Deher ;hora2: Paru I : statis.*inamis simetris kanan > kiri P : stem1remitus kanan > kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Besikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./ Jantung I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat JEP -<.&/ ,m 9&8 Pembesaran #:5 -./ 1' !eptember &00' (emam ka*ang *isertai menggigil Fompos mentis '0360 mm9g 10' 23menit && 23 menit 4'+<0F

P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan D!( *e2tra+ batas kiri D$F sinistra A : 9% 10' 23 menit murmur -./+ gallop -./ Ab*omen I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal :enitalia Ckstremitas Pemeriksaan Penun ang 9ematologi 9emoglobin 9ematokrit Deukosit $F9 $FE $F9F DC( %etikulosit ;rombosit 9itung enis 5aso1il Cosino1il 5atang !egmen : 0@ : 1@ : 6@ : #( / : 1< mm3 am : 0+<@ : &44.0003mm4 : 1&+4 g3*l : 47@ : 1<.4003 mm4 : 4& pi,ogram : ?0 mikrogram ;ak a*a kelainan C*ema -./

Dim1osit $onosit Critrosit Deukosit ;rombosit #esan Cpitel Urinalisa Deukosit Critrosit #ristal Protein :lukosa

: 7/ : &@ : normositik normokrom : umlah meningkat+ bentuk normal : umlah *an bentuk normal : leukositosis : : : : : : 0 0 +u1 23# . . 4 .

:ambaran *arah tepi:

!ilin*er noktah :

Uri, A,i* #imia #linik D(9 ;I5F Ke

: 6+0 mg3*l : &?4 U3l : 4?6 ug3*l : ?' ug3*l

A P

I!# Istirahat (iet 55 IEK( %D gtt 223 m Para,etamol 4 2 <00 mg Fipro1loksasin & 2 1 tab &<0mg

;anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran ;ekanan *arah Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&0 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis ?0360 mm9g '? 23menit &0 23 menit 46+'0F Fon ungtiBa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

Deher ;hora2: Paru

JEP -<.&/ ,m 9&8 Pembesaran #:5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan > kiri P : stem1remitus kanan > kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Besikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan D!( *e2tra+ batas kiri D$F sinistra A : 9% '? 23 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba

P : thympani A : bising usus -0/ normal :enitalia Ckstremitas A P ;ak a*a kelainan C*ema -./ I!# Istirahat (iet 55 IEK( %D gtt 223 m Para,etamol 4 2 <00 mg Eit 515651& 421 Fipro1loksasin & 2 1 tab 100mg

;anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran ;ekanan *arah Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&1 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis ?0360 mm9g '4 23menit && 23 menit 46+40F Fon ungtiBa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

Deher ;hora2: Paru

JEP -<.&/ ,m 9&8 Pembesaran #:5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan > kiri P : stem1remitus kanan > kiri

P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Besikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./ Jantung I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan Dinea sternalis *e2tra+ batas kiri D$F sinistra A : 9% '? 23 menit murmur -./+ gallop -./ Ab*omen I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal :enitalia Ckstremitas A P ;ak a*a kelainan C*ema -./ I!# Istirahat (iet 55 IEK( %D gtt 223 m Para,etamol 4 2 <00 mg Fipro1loksasin & 2 1 tab &<0mg

;anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran ;ekanan *arah

&& !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis ?0360 mm9g

Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

'? 23menit &0 23 menit 46+'0F Fon ungtiBa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

Deher ;hora2: Paru

JEP -<.&/ ,m 9&8 Pembesaran #:5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan > kiri P : stem1remitus kanan > kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Besikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan D!( *e2tra+ batas kiri D$F sinistra A : 9% '? 23 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal

:enitalia Ckstremitas

;ak a*a kelainan C*ema -./

9asil kultur urin A P

!teril I!# Istirahat (iet 55 IEK( %D gtt 223 m Para,etamol 4 2 <00 mg Fipro1loksasin & 2 1 tab &<0 mg

;anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran ;ekanan *arah Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&4 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis ?0360 mm9g ?& 23menit &0 23 menit 46+70F Fon ungtiBa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

Deher ;hora2: Paru

JEP -<.&/ ,m 9&8 Pembesaran #:5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan > kiri P : stem1remitus kanan > kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Besikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat

P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan D!(+ batas kiri D$F sinistra A : 9% '? 23 menit murmur -./+ gallop -./ Ab*omen I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal :enitalia Ckstremitas Pemeriksaan Penun ang 9ematologi 9emoglobin 9ematokrit Deukosit DC( ;rombosit 9itung enis 5aso1il Cosino1il 5atang !egmen Dim1osit $onosit Urinalisa Cpitel : 0@ : &@ : 0@ : #" / : 1<@ : 4@ : 0 : 1&+4 g3*l : 4' @ : 7.<003 mm4 : 4< mm3 am : 44<.0003mm4 ;ak a*a kelainan C*ema -./

Deukosit Critrosit Nitrit Protein :lukosa

: : : : :

&.4 0.1 . . .

#imia #linik

Uri, A,i* D(9 ;I5F Ke Na Fa #

: 4+< mg3*l : &?4 U3l : 4?6 ug3*l : ?' ug3*l : 144 mmol3l : &+<< mmol3l : 4+? mmol3l : kurang : Dunak : negati1 : 4.< : 0.& : 0o,iti.

Keses

$akros #onsistensi Amoeba Critrosit Deukosit 5akteri

A P

(arah samar : 0o,iti. I!# Istirahat (iet 55 IEK( %D gtt 223 m Para,etamol 4 2 <00 mg Fipro1loksasin & 2 1 tab &<0mg

;anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran ;ekanan *arah Na*i Pernapasan ;emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&4 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis 100360 mm9g '' 23menit &0 23 menit 46+40F Fon ungtiBa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

Deher ;hora2: Paru

JEP -<.&/ ,m 9&8 Pembesaran #:5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan > kiri P : stem1remitus kanan > kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Besikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan D!( *e2tra+ batas kiri D$F sinistra A : 9% '? 23 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba

P : thympani A : bising usus -0/ normal :enitalia Ckstremitas A P ;ak a*a kelainan C*ema -./ I!# Istirahat (iet 55 IEK( %D gtt 223 m Para,etamol 4 2 <00 mg Fipro1loksasin & 2 1 tab &<0mg

ANALISA KASUS
(emam merupakan salah satu ge ala yang *apat menyertai berbagai penyakit *an merupakan mani1estasi penting *ari penyakit tersebut. !ering ge ala *emam ini *ihubungkan *engan penyakit in1eksi+ tetapi kenyataan banyak pula penyakit non in1eksi *apat menimbulkannya. !elain in1eksi + *emam bisa *itimbulkan oleh keganasan+ in1lamasi alergi L nonalergi+ serta sebab.sebab lain yang ti*ak elas. (emam merupakan mani1estasi respon tubuh *alam men aga keutuhan tubuh - homeostasis / terha*ap ben*a asing - mikroba+ *ebu anorganik+ zat.zat kimia / atau yang *ianggap bean*a asing - auto antigen3 autoantibo*i /. (alam menegakkan *iagnosis *engan ge ala *emam perlu mengetahui ri"ayat per alan penyakit+ epi*emiologi+ mengi*enti1ikasi tipe *emam *an *i*ukung pemeriksaan 1isik L laboratorium penun ang + meskipun pa*a beberapa kasus kita ti*ak mampu menegakkan *an kita mengkategorikannya *alam KU8.

In1eksi saluran kemih -I!#/ a*alah berkembangbiaknya mikroorganisme *i *alam saluran kemih+ yang *alam kea*aan normal ti*ak mengan*ung bakteri+ Birus+ atau mikroorganisme lain. Pa*a umumnya+ *iagnosis I!# ti*ak sukar. I!# merupakan suatu penyakit yang su*ah sangat lama *ikenal *an *apat *i umpai *i berbagai pelayanan kesehatan *ari *esa sampai ke kota besar. I!# uga merupakan penyakit in1eksi bakterial tersering yang *i*apatkan pa*a praktik umum *an berperanan besar terha*ap angka kesakitan khususnya pa*a "anita *alam kelompok usia seksual akti1. !ekitar 40@ "anita *ilaporkan pernah men*erita I!# minimal pa*a satu "aktu tertentu *alam hi*upnya. !uatu penelitian *i Amerika !erikat -A!/ menyimpulkan bah"a ter*apat seti*aknya 6 uta pasien *atang ke *okter karena I!# setiap tahunnya. Penelitian lain *i A! uga menyebutkan bah"a in1eksi ini ter a*i pa*a 1.4@ "anita usia sekolah *an terus meningkat se alan *engan perkembangan aktiBitas seksualnya. Penelitian lain menyebutkan bah"a I!# ti*ak berkomplikasi merupakan kon*isi me*is tersering yang ter a*i. 9asil penelitian tersebut a*alah minimal &<0.000 ke a*ian pyelone1ritis akut *itemukan *i A! setiap tahunnya. (isebutkan pula bah"a *ari kasus.kasus tersebut+ sekitar &7.44 @ ter a*i kekambuhan atau in1eksi berulang. In1eksi saluran kemih *apat menyerang pria *an "anita pa*a berbagai kelompok umur. !ebuah penelitian mengungkapkan ke a*ian I!# pa*a pria usia kurang *ari <0 tahun lebih se*ikit *aripa*a "anita pa*a usia yang sama. 5eberapa penelitian lain uga menyebutkan hasil yang relati1 sama *engan kesimpulan akhir bah"a I!# lebih sering ter a*i pa*a "anita *engan perban*ingan ke a*ian yang beragam tergantung kelompok umur. 5er*asarkan lokasi anatomis organ yang terin1eksi+ I!# *apat *ibagi men a*i I!# atas *an I!# ba"ah. I!# bagian atas mengin1eksi organ gin al *an ureter. 5eberapa kea*aan yang termasuk I!# atas a*alah pyelone1ritis *an pyelitis. !e*angkan I!# ba"ah banyak mengin1eksi kan*ung kemih *an urethra *engan beberapa kelainan yang berupa ureteritis+ prostatitis+ sistitis+ *an urethritis. In1eksi saluran kemih bagian

atas memberikan ge ala yang lebih berat *aripa*a I!# ba"ah+ biasanya *isertai *emam tinggi. (alam kea*aan normal+ pa*a kan*ung ken,ing orang normal ti*ak akan *itemukan bakteri. Pa*a a"al suatu episo*e in1eksi *i*apatkan bakteri -basil gram negati1 enteral/ yang se,ara alamiah ti*ak a*a pa*a saluran kemih bagian ba"ah *an *aerah sekitar organ kelamin menga*akan kolonisasi pa*a *aerah tersebut. Pa*a suatu "aktu tertentu+ sebagian ke,il bakteri tersebut masuk ke *alam kan*ung ken,ing. (alam kea*aan normal+ bakteri yang ter*apat pa*a kan*ung ken,ing akan segera *ibersihkan+ terutama melalui *ua mekanisme. Pertama+ *engan *ihanyutkan oleh aliran urine. #e*ua+ melalui e1ek antibakteri *ari kan*ung ken,ing *an urine -konsentrasi urea tinggi *an osmolaritas yang tinggi *ari urine/. Pa*a pria+ sekresi prostat *apat uga berperan sebagai antibakteri. 5ila berpe*oman *ari arti I!# ta*i+ maka men*iagnosis I!# a*alah *engan menemukan mikroorganisme pa*a saluran kemih. =alaupun *emikian+ penting untuk *iketahui ge ala I!# *alam rangka menegakkan *iagnosis I!#. :e ala *an tan*a klinis *ari I!# sangat beragam *an ti*ak selalu lengkap ter*apat pa*a seorang pen*erita+ bahkan *apat ter a*i kea*aan yang tanpa ge ala. #ea*aan in1eksi yang tanpa ge ala ini sering *isebut bakteriuri tanpa ge ala. :e ala yang lazim *itemukan pa*a I!# a*alah *isuria -nyeri *i perut bagian ba"ah *an rasa sukar ken,ing serta perasaan terbakar atau panas pa*a saluran ken,ing3urethra atau *i mulut luar uretra/+ polakisuria -ke,en*erungan untuk sering ken,ing/+ ter*esak ken,ing *engan akibat pen*erita sering ngompol+ stranguria -perasaan susah ken,ing atau ken,ing *isertai ke ang otot panggul/+ *an nokturia -ke,en*erungan untuk ken,ing lebih sering *i "aktu malam. A*a se*ikit perbe*aan antara ge ala I!# atas *engan I!# ba"ah. Pa*a I!# atas biasanya *itemukan ge ala sakit pinggang+ panas ba*an yang tinggi+ mual *an muntah+ bahkan ti*ak arang *itemukan a*anya ken,ing *arah -hematuria/. !e*angkan pa*a I!# ba"ah+ ge ala yang sering *itemukan a*alah sering ken,ing+ nyeri *i perut bagian ba"ah -suprapubik/+ serta *isuria.

Pen*erita yang *atang *engan keluhan.keluhan seperti yang *isebutkan itu *apat *i,urigai men*erita suatu in1eksi pa*a saluran kemihnya. Dangkah selan utnya untuk menegakkan *iagnosis I!# a*alah *engan pemeriksaan urine untuk menemukan a*anya bakteri *an selan utnya *ibuktikan a*anya *engan biakan urine. !etelah menegakkan *iagnosis+ langkah selan utnya a*alah terapi atau pengobatan pa*a pen*erita. Prinsip pengobatan pen*erita I!# a*alah untuk membebaskan saluran kemih *ari bakteri *an men,egah atau mengen*alikan in1eksi berulang+ sehingga angka kesakitannya *apat *ihilangkan atau *ikurangi. (alam pengobatan ini+ pemilihan antibiotika memegang peranan yang penting untuk menun ang keberhasilannya. (e"asa ini a*a berbagai ma,am enis antibiotika *i pasaran. Pengobatan I!# harus memperhatikan pola kuman yang a*a+ sehingga antibiotika yang *iberikan akan beker a optimal. Kaktor lain yang ti*ak kalah pentingnya selain pengobatan *i atas a*alah perbaikan kebiasaan+ terutama yang menyangkut kebersihan *aerah perkemihan *an kelamin. 9al ini men a*i penting karena kebersihan *aerah tersebut *apat mengurangi risiko berkoloni *an masuknya kuman merugikan ke *alam saluran kemih. !elain itu+ pen*erita I!# *ian urkan untuk minum air sekitar 1+< sampai & liter per hari.