Anda di halaman 1dari 32

BAB II LAPORAN KASUS

IDENTIFIKASI Nama Jenis kelamin Usia Alamat Peker aan !tatus perka"inan Agama $%! ANAMNESIS #eluhan Utama (emam ) se ak & hari !$%! %i"ayat Per alanan Penyakit ) & hari !$%! pasien mengeluh *emam+ *emam hilang timbul+ *emam terutama pa*a malam hari+ ika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ pasien mengeluh ka*ang menggigil ka*ang ti*ak+ ke ang -./+ mimisan -./+ gusi ber*arah -./+ ika *emam mulai turun pasien berkeringat *ingin *an merasa lebih baik. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+ sen*i terasa ngilu -0/+ mual -0/+ muntah -0/+ 1rekuensi ) 234hari+ umlah ) 1 sen*ok makan+ isi makanan+ len*ir -./+ *arah -./+ nyeri ulu hati -0/+ sakit pinggang -./+ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 134hari+ umlah &.2 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 634hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+*arah -./+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 43+ umlah 0 7 gelas.5A5 : Ny. I : Perempuan : 70 tahun : Jalan kenten laut perumahan azhar blok J4 no17 Palembang : Ibu rumah tangga : #a"in : Islam : 17 oktober &00'

biasa lalu pasien *atang berobat ke praktek *okter *an *iberi obat -os lupa nama obat/+ !etelah minum obat tersebut *emam pasien berkurang namun tak lama kemu*ian pasien mengeluh *emam kembali. ) 1 hari !$%! pasien mengeluh *emam semakin tinggi+ *emam terutama pa*a malam hari.. Jika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ menggigil -0/ bahkan terka*ang gigi.gigi pasien saling terantuk. #e ang -./+ mimisan -./+ gusi ber*arah -./+ ika *emam mulai turun pasien merasa ke*inginan *an berkeringat *ingin. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+ sen*i terasa ngilu -0/+ mual -0/+ muntah -0/+ 1rekuensi ) 234hari+ umlah ) 1 sen*ok makan+ isi makanan+ len*ir -./+ *arah -./+ nyeri ulu hati -0/+ sakit pinggang -./+ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 134hari+ umlah &.2 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 634hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+*arah -./+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 43+ umlah 0 7 gelas.5A5 biasa+ kemu*ian os berobat ke %!$9. %i"ayat Penyakit (ahulu %i"ayat sakit malaria *isangkal %i"ayat sakit thypus *isangkal %i"ayat sakit *emam ber*arah *isangkal %i"ayat sakit kuning *isangkal %i"ayat tran1usi *arah *isangkal %i"ayat baru pergi *ari tempat en*emis *isangkal

%i"ayat Penyakit #eluarga %i"ayat penyakit *engan keluhan yang sama *alam keluarga *isangkal

%i"ayat kebiasaan %i"ayat mengonsumsi amu penghilang nyeri sen*i se ak 0 6 tahun smrs %i"ayat sosial ekonomi Pen*erita su*ah menikah+ mermpunyai 4 orang anak+ su*ah menikah semua. !tatus sosial ekonomi ke ba"ah. !tatus gizi (iet sebelum sakit :ariasi *iet #arbohi*rat Protein ;emak !ayur 5uah !usu : nasi+ 7 piring : ikan sepotong+ hampir tiap hari+ tahu *an tempe sering : *aging+ sepotong ke,il+ arang+ 1 bulan 13. : setiap hari : 13 seminggu : arang+ 13 bulan : 23 sehari+ teratur

PEMERIKSAAN FISIK #ea*aan Umum #ea*aan umum #ea*aan sakit #esa*aran <izi #esan =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur : tampak sakit : tampak sakit se*ang : ,ompos mentis : -55 4' kg+=5:1>6 ,m/ %5?@A>+&2 B : 55 normal : '0460 mm9g : 1&0 34 menit+ teratur+ : 2& 34 menit : 2'+2 C ,el,ius

#ea*aan !pesi1ik #ulit ?arna sa"o matang+ e1loresensi -./+ s,ar -./+ pigmentasi normal+ ikterus -./+ sianosis -./+ spi*er neDi -./+ temperatur kulit -0/ panas+ pertumbuhan rambut normal+ telapak tangan *an kaki pu,at -./+ pertumbuhan rambut normal. #<5 #elen ar getah bening *i subman*ibula+ leher+ a3ila+ inguinal ti*ak teraba #epala 5entuk oDal+ simetris+ ekspresi tampak sakit+ "arna rambut hitam+ rambut mu*ah rontok -./+ *e1ormitas -./ $ata Eksophtalmus -./+ en*ophtalmus -./+ e*ema palpebra -./+ kon ungtiDa palpebra pu,at -0/+ sklera ikterik -./+ pupil isokor+ re1lek ,ahaya -0/+ pergerakan mata ke segala arah baik 9i*ung 5agian luar hi*ung tak a*a kelainan+ septum *an tulang.tulang *alam perabaan baik+ selaput len*ir *alam batas normal+ epistaksis -./ =elinga #e*ua meatus a,usti,us eksternus normal+ pen*engaran baik $ulut !aria"an -./+ pembesaran tonsil -./+ gusi ber*arah -./+ li*ah pu,at -./+ li*ah kotor -./+ atro1i papil -./+ stomatitis -./+ rhaga*en -./+ bau pernapasan khas -./

;eher Pembesaran kelen ar getah bening -./+ pembesaran kelen ar thyroi* -./+ J:P ->.&/ ,m9&8+ hipertro1i mus,ulus sterno,lei*omastoi*eus -./+ kaku ku*uk -./ (a*a 5entuk *a*a normal+ retraksi -./+ nyeri tekan -./+ nyeri ketok -./+ krepitasi -./ Paru: Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi Ab*omen Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi <enital : *atar : lemas+ nyeri tekan suprapubik -0/+ hepar4lien ti*ak teraba : thympani : bising usus -0/ normal : ti*ak a*a kelainan : i,tus ,or*is ti*ak terlihat : i,tus ,or*is ti*ak teraba : batas atas IF! II+ batas kanan ;inea sternalis *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra : 9% 1&0 34 menit+ murmur -./+ gallop -./ : statis.*inamis simetris kanan *an kiri : stem1remitus kanan sama *engan kiri : sonor pa*a ke*ua lapangan paru : Desikuler -0/ normal+ ron,hi -./+ "heezing -./

Ekstremitas

: nyeri sen*i -0/+ gerakan bebas+ e*ema -./+ aringan parut -./+ pigmentasi normal+ telapak tangan pu,at - /+ ari tabuh -./+ turgor kembali lambat -./

Ekstremitas atas :

Ekstremitas ba"ah : nyeri sen*i -0/+ gerakan bebas+ e*ema -./+ aringan parut -./+ pigmentasi normal+ telapak kaki pu,at - /+ ari tabuh -./+ turgor kembali lambat -./ PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboratorium (17 Oktob r !""#$ % mato&o'i No. 1. &. &. 2. 4. Pemeriksaan 9emoglobin 9ematokrit ;eukosit ;a u en*ap *arah =rombosit 9itung enis 9asil #() g4*l !* Dol B 1+,#""4Hl 2 mm4 am &>2000 04"424#-474& Nilai Normal ;: 14.1' g4*lG P: 1&.16 g4*l ;:40.4' DolB+ P:27.42 DolB >.000.10.0004Hl ;: I 10 mm4 amG P: I 1> mm4 am &00000.>00000 mm2 0.141.24&.64>0.704&0.404&.'

Kimia k&i.ik No. 1. &. 2. 2. 4. >. 6. 7. '. A. 10. Pemeriksaan 5!! Ureum Asam urat Freatinin Natrium #alium Protein total Albumin <lobulin !<8= !<P= 9asil 111 mg4*l &' mg4*l >+1 0+7 mg4*l 126 mmol4l 4+1 mmol4l 6+6 2+> 2+1 26 U4l 17 U4l Nilai Normal 1>.2A mg4*l ;:2+>.7+1 P:&+6.6+0 ;: 0+A.1+2 mg4*lGP: 0+6.1+0 mg4*l 12>.1>> mmol4l 2+>.>+> mmol4l 6+0.7+' 2+>.>+0 I 40 I 41

Uri.a&i/i/ No. 1. &. Pemeriksaan Protein <lukose 9asil Po/iti0 Negati1 Nilai Normal Negati1 Negati1

E& ktrokar1io'ra0i (17 Oktob r !""#$ !inus rythm+ a3is normal+ 9% 1&1 kali4menit+ gelombang P normal+ P% interDal 0+16 *et+ J%! kompleks 0+04 *et+ %4! *i :1 I 1+ ! :1 0 % :> I 2>+ !=.= ,hange -./ #esan : !inus takikar*i Ro.t' . T2ora3 17 oktob r !""#

F=%@>0B+aorta kalsi1ikasi paru 9ilus *an ,orakan bronkoDaskular paru baik =i*ak tampak in1iltrat =ampak kalsi1ikasi yang superposisi *engan kosta > posterior kanan (iaphragma li,in+ su*ut kosto1renikus lan,ip =ulang.tulang tampak osteoporotik #esan : Aorta kalsi1ikasi Proses lama tenang

RESUME

!eorang "anita 70 tahun *atang *engan keluhan utama *emam se ak ) & hari !$%!. ) & hari !$%! os mengeluh *emam+ *emam hilang timbul+ *emam terutama pa*a malam hari+ ika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ pasien mengeluh ka*ang menggigil ka*ang ti*ak+ ika *emam mulai turun pasien berkeringat *ingin *an merasa

lebih baik. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+ mual -0/+ muntah -0/+ 1rekuensi ) 234hari+ umlah ) 1 sen*ok makan+ isi makanan+ nyeri ulu hati -0/+ sen*i terasa ngilu -0/+ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 134hari+ umlah &.2 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 634hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 43+ umlah 0 7 gelas. 5A5 biasa lalu pasien *atang berobat ke praktek *okter *an *iberi obat -os lupa nama obat/+ !etelah minum obat tersebut *emam pasien berkurang namun tak lama kemu*ian pasien mengeluh *emam kembali. ) 1 hari !$%! pasien mengeluh *emam semakin tinggi+ *emam terutama pa*a malam hari.. Jika *emam mun,ul pasien lebih suka berselimut+ menggigil -0/ bahkan terka*ang gigi.gigi pasien saling terantuk+ ika *emam mulai turun pasien merasa ke*inginan *an berkeringat *ingin. !akit kepala -0/+ ba*an terasa lesu -0/+ mual -0/+ muntah -0/+ 1rekuensi ) 234hari+ umlah ) 1 sen*ok makan+ isi makanan+ nyeri ulu hati -0/+ sen*i terasa ngilu -0/ nyeri perut bagian ba"ah -0/. Pasien uga mengeluh na1su makan berkurang+ 1rekuensi 0 134hari+ umlah &.2 sen*ok makan+*an li*ah terasa pahit. 5A# sering+ 0 634hari+ umlah 0 7 gelas+ "arna kuning teh+ nyeri saat 5A# -0/+ terasa panas saat berkemih. 8s uga sering 5A# pa*a malam hari+ 1rekuensi 0 43+ umlah 0 7 gelas.5A5 biasa+ os berobat ke %!$9. Pemeriksaan Kisik: #ea*aan Umum #ea*aan umum #ea*aan sakit #esa*aran <izi #esan =ekanan *arah : tampak sakit : tampak sakit se*ang : ,ompos mentis : -55 4' kg+=5:1>6 ,m/ %5?@A>+&2 B : 55 normal : '0460 mm9g

Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik:

: 1&0 34 menit+ teratur+ : 2& 34 menit : 2'+2 C ,el,ius

=emperatur pa*a kulit teraba panas+ pa*a kepala *an mata ti*ak *itemukan kelainan. J:P ->.&/ ,m 9&8+ pembesaran #<5 -./+ nyeri tekan suprapubik -0/+ =hora3+ ab*omen+ genitalia *an ekstremitas *alam kea*aan normal. Pa*a pemeriksaan laboratorium tanggal 17 8ktober &00' *i*apatkan hemoglobin '+2g4*l+ hematokrit &6 DolB+ *an leukosit 1>.1004mm2+ protein urin -0/. (ari pemeriksaan E#< menun ukkan sinus takikar*i. Koto thora3 memberikan kesan Aorta kalsi1ikasi *an Proses lama tenang. .

(iagnosa (iagnosa 5an*ing

: In1eksi saluran kemih 0 Anemia penyakit kronis e., <astritis Erosi1 0 osteoporesis : In1eksi saluran kemih 0 Anemia *e1esiensi Ke 0 osteoporesis $alaria 0 Anemia penyakit kronis e., <astritis Erosi1 0 osteoporesis $alaria 0 Anemia *e1esiensi Ke 0 osteoporesis

Penatalaksanaan Non 1armakologis: 5anyak minum

$en aga kebersihan *aerah genetelia bagian luar ;atihan kegugaran se,ara teratur seperti ber alan 20.60menit4hari 9in*ari mengangkat barang.barang yang berat

Karmakologi: Istirahat (iet tinggi kalsium -susu murni/ (iet 55 I:K( %; gtt 334m Para,etamol 2 3 >00 mg 8meprazole tab &0 mg 131 Fipro1loksasin & 3 1 tablet &>0 mg

%en,ana Pemeriksaan ((% (arah tepi lengkap Ke serum+ Urin lengkap U i benzi*ine 5iakan urin *an tes resistensi kuman

Prognosa: (ubia a* bonam

Kollo" Up: =anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan 1' !eptember &00' (emam ka*ang *isertai menggigil Fompos mentis '0460 mm9g 10' 34menit && 34 menit

=emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

2'+>0F Fon ungtiDa palpebra pu,at -0/ !,lera ikterik -./

;eher =hora3: Paru

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!( *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 10' 34 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -0/ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal

<enitalia Ekstremitas Pemeriksaan Penun ang

=ak a*a kelainan E*ema -./

9ematologi

9emoglobin Eritosit 9ematokrit ;eukosit $F9 $F: $F9F ;E( %etikulosit =rombosit 9itung enis 5aso1il Eosino1il 5atang !egmen ;im1osit $onosit Ma&aria Eritrosit ;eukosit =rombosit #esan

: #(* g4*l : !*#"""" : !+B : 14,)""4 mm2 : 2& pi,ogram : A0 mikrogram 2> : 1> mm4 am : 0+2B : &44.0004mm2 : 0B : 1B : 6B : #+ 5 : 75 : &B 6 (7$ : normositik normokrom : umlah meningkat+ bentuk normal : umlah *an bentuk normal : anemia normositik normorom *isertai leukositosis

<ambaran *arah tepi:

Urinalisa

Epitel ;eukosit Eritrosit

: : :

0 8 .u2 *7#

!ilin*er noktah : #ristal Protein <lukosa #imia #linik Uri, A,i* ;(9 =I5F Ke Fa $akros Keses lengkap #onsistensi Amoeba Eritrosit ;eukosit 5akteri A P : : :

. . 9 .

: 6+0 mg4*l : &A4 U4l : )-* ug4*l : A' ug4*l : 1(44 mmol4l : kurang : ;unak : negati1 : 2.> : 0.& : 8o/iti0

(arah samar -benzi*in tes/ : 8o/iti0 In1eksi saluran kemih 0 AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ (iet 55 I:K( %; gtt 334m Para,etamol 2 3 >00 mg 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231 Fipro1loksasin & 3 1 tablet &>0 mg

=anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&0 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis A0460 mm9g 'A 34menit &0 34 menit 26+'0F Fon ungtiDa palpebra pu,at -0/ !,lera ikterik -./

;eher =hora3: Paru

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!( *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri

tekan supra pubik -0/ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal <enitalia Ekstremitas A P =ak a*a kelainan E*ema -./ In1eksi !aluran #emih 0 AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231 Fipro1loksasin & 3 1 tablet &>0 mg

=anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&1 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis A0460 mm9g '4 34menit && 34 menit 26+40F Fon ungtiDa palpebra pu,at -0/ !,lera ikterik -./

;eher

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./

=hora3: Paru I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./ Jantung I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;inea sternalis *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./ Ab*omen I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -0/ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal <enitalia Ekstremitas A P =ak a*a kelainan E*ema -./ In1eksi saluran kemih 0 AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231 Fipro1loksasin & 3 1 tablet &>0 mg

=anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&& !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis A0460 mm9g 'A 34menit &0 34 menit 26+'0F Fon ungtiDa palpebra pu,at -0/ !,lera ikterik -./

;eher =hora3: Paru

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!( *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba

P : thympani A : bising usus -0/ normal <enitalia Ekstremitas %a/i& ku&tur uri. %en,ana pemeriksaan Fek ulang *arah rutin+ urin rutin A P In1eksi saluran kemih perbaikan AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231 =ak a*a kelainan E*ema -./ St ri&

=anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&2 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis A0460 mm9g A& 34menit &0 34 menit 26+70F Fon ungtiDa palpebra pu,at -0/ !,lera ikterik -./

;eher =hora3: Paru

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!(+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -0/+ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal

<enitalia Ekstremitas Pemeriksaan Penun ang 9ematologi

=ak a*a kelainan E*ema -./

9emoglobin 9ematokrit ;eukosit ;E( =rombosit

: #(* g4*l : !+ B : 7.>004 mm2 : )4 mm4 am : 42>.0004mm2

9itung enis 5aso1il Eosino1il 5atang !egmen ;im1osit $onosit Urinalisa Epitel ;eukosit Eritrosit Nitrit Protein <lukosa : 0B : &B : 0B : #" 5 : 1>B : 2B : : : : : : 0 &.2 0.1 . . .

#imia #linik

Uri, A,i* ;(9 =I5F Ke Na

: 4+> mg4*l : &A4 U4l : 2A6 ug4*l : A' ug4*l : 12> mmol4l

A P

# : 2+A mmol4l In1eksi saluran kemih perbaikan AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231

=anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&4 !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis 100470 mm9g '' 34menit &0 34 menit 26+20F Fon ungtiDa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

;eher =hora3: Paru

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!( *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri

tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal <enitalia Ekstremitas A P =ak a*a kelainan E*ema -./ In1eksi saluran kemih perbaikan AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231

=anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&> !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis 110470 mm9g '6 34menit &0 34 menit 26+>0F Fon ungtiDa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

;eher =hora3:

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./

Paru

I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!( *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal

<enitalia Ekstremitas A P

=ak a*a kelainan E*ema -./ In1eksi saluran kemih perbaikan AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231

=anggal

&7 !eptember &00'

! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

(emam -./ Fompos mentis 110460 mm9g '7 34menit &0 34 menit 26+40F Fon ungtiDa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

;eher =hora3: Paru

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./

Jantung

I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!( *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./

Ab*omen

I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani

A : bising usus -0/ normal <enitalia Ekstremitas hematologi A P =ak a*a kelainan E*ema -./ 9emoglobin 10+& In1eksi saluran kemih perbaikan AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231

=anggal ! 8: #ea*aan umum #esa*aran =ekanan *arah Na*i Pernapasan =emperatur #ea*aan spesi1ik #epala

&' !eptember &00' (emam -./ Fompos mentis 100460 mm9g '' 34menit &0 34 menit 26+60F Fon ungtiDa palpebra pu,at -./ !,lera ikterik -./

;eher =hora3: Paru

J:P ->.&/ ,m 9&8 Pembesaran #<5 -./ I : statis.*inamis simetris kanan @ kiri

P : stem1remitus kanan @ kiri P : sonor *ike*ua lapangan paru A : Desikuler -0/ N+ ron,hi -./+ "heezing -./ Jantung I : i,tus ,or*is ti*ak terlihat P : i,tus ,or*is ti*ak teraba P : batas atas IF! &+ batas kanan ;!( *e3tra+ batas kiri ;$F sinistra A : 9% 'A 34 menit murmur -./+ gallop -./ Ab*omen I : *atar P : lemas+ nyeri tekan epigastrium -./+ nyeri tekan supra pubik -./ hepar.lien ti*ak teraba P : thympani A : bising usus -0/ normal <enitalia Ekstremitas A P =ak a*a kelainan E*ema -./ In1eksi saluran kemih perbaikan AF( e., <astritis erosi1 0 osteoporosis Istirahat (iet 55 (iet tinggi kalsium -susu murni/ I:K( %; gtt 334m 8meprazole tab &0 mg 131 #alsium karbonat tab 400 mg 231

ANALISA KASUS
(emam merupakan salah satu ge ala yang *apat menyertai berbagai penyakit *an merupakan mani1estasi penting *ari penyakit tersebut. !ering ge ala *emam ini *ihubungkan *engan penyakit in1eksi+ tetapi kenyataan banyak pula penyakit non in1eksi *apat menimbulkannya. !elain in1eksi + *emam bisa *itimbulkan oleh keganasan+ in1lamasi alergi L nonalergi+ serta sebab.sebab lain yang ti*ak elas. (emam merupakan mani1estasi respon tubuh *alam men aga keutuhan tubuh - homeostasis / terha*ap ben*a asing - mikroba+ *ebu anorganik+ zat.zat kimia / atau yang *ianggap bean*a asing - auto antigen4 autoantibo*i /. (alam menegakkan *iagnosis *engan ge ala *emam perlu mengetahui ri"ayat per alan penyakit+ epi*emiologi+ mengi*enti1ikasi tipe *emam *an *i*ukung pemeriksaan 1isik L laboratorium penun ang + meskipun pa*a beberapa kasus kita ti*ak mampu menegakkan *an kita mengkategorikannya *alam KU8. In1eksi saluran kemih -I!#/ a*alah berkembangbiaknya mikroorganisme *i *alam saluran kemih+ yang *alam kea*aan normal ti*ak mengan*ung bakteri+ Dirus+ atau mikroorganisme lain. Pa*a umumnya+ *iagnosis I!# ti*ak sukar. I!# merupakan suatu penyakit yang su*ah sangat lama *ikenal *an *apat *i umpai *i berbagai pelayanan kesehatan *ari *esa sampai ke kota besar. I!# uga merupakan penyakit in1eksi bakterial tersering yang *i*apatkan pa*a praktik umum *an berperanan besar terha*ap angka kesakitan khususnya pa*a "anita *alam kelompok usia seksual akti1. !ekitar 40B "anita *ilaporkan pernah men*erita I!# minimal pa*a satu "aktu tertentu *alam hi*upnya. !uatu penelitian *i Amerika !erikat -A!/ menyimpulkan bah"a ter*apat seti*aknya 6 uta pasien *atang ke *okter karena I!#

setiap tahunnya. Penelitian lain *i A! uga menyebutkan bah"a in1eksi ini ter a*i pa*a 1.2B "anita usia sekolah *an terus meningkat se alan *engan perkembangan aktiDitas seksualnya. Penelitian lain menyebutkan bah"a I!# ti*ak berkomplikasi merupakan kon*isi me*is tersering yang ter a*i. 9asil penelitian tersebut a*alah minimal &>0.000 ke a*ian pyelone1ritis akut *itemukan *i A! setiap tahunnya. (isebutkan pula bah"a *ari kasus.kasus tersebut+ sekitar &7.44 B ter a*i kekambuhan atau in1eksi berulang. In1eksi saluran kemih *apat menyerang pria *an "anita pa*a berbagai kelompok umur. !ebuah penelitian mengungkapkan ke a*ian I!# pa*a pria usia kurang *ari >0 tahun lebih se*ikit *aripa*a "anita pa*a usia yang sama. 5eberapa penelitian lain uga menyebutkan hasil yang relati1 sama *engan kesimpulan akhir bah"a I!# lebih sering ter a*i pa*a "anita *engan perban*ingan ke a*ian yang beragam tergantung kelompok umur. 5er*asarkan lokasi anatomis organ yang terin1eksi+ I!# *apat *ibagi men a*i I!# atas *an I!# ba"ah. I!# bagian atas mengin1eksi organ gin al *an ureter. 5eberapa kea*aan yang termasuk I!# atas a*alah pyelone1ritis *an pyelitis. !e*angkan I!# ba"ah banyak mengin1eksi kan*ung kemih *an urethra *engan beberapa kelainan yang berupa ureteritis+ prostatitis+ sistitis+ *an urethritis. In1eksi saluran kemih bagian atas memberikan ge ala yang lebih berat *aripa*a I!# ba"ah+ biasanya *isertai *emam tinggi. (alam kea*aan normal+ pa*a kan*ung ken,ing orang normal ti*ak akan *itemukan bakteri. Pa*a a"al suatu episo*e in1eksi *i*apatkan bakteri -basil gram negati1 enteral/ yang se,ara alamiah ti*ak a*a pa*a saluran kemih bagian ba"ah *an *aerah sekitar organ kelamin menga*akan kolonisasi pa*a *aerah tersebut. Pa*a suatu "aktu tertentu+ sebagian ke,il bakteri tersebut masuk ke *alam kan*ung ken,ing. (alam kea*aan normal+ bakteri yang ter*apat pa*a kan*ung ken,ing akan segera *ibersihkan+ terutama melalui *ua mekanisme. Pertama+ *engan *ihanyutkan oleh aliran urine. #e*ua+ melalui e1ek antibakteri *ari kan*ung ken,ing *an

urine -konsentrasi urea tinggi *an osmolaritas yang tinggi *ari urine/. Pa*a pria+ sekresi prostat *apat uga berperan sebagai antibakteri. 5ila berpe*oman *ari arti I!# ta*i+ maka men*iagnosis I!# a*alah *engan menemukan mikroorganisme pa*a saluran kemih. ?alaupun *emikian+ penting untuk *iketahui ge ala I!# *alam rangka menegakkan *iagnosis I!#. <e ala *an tan*a klinis *ari I!# sangat beragam *an ti*ak selalu lengkap ter*apat pa*a seorang pen*erita+ bahkan *apat ter a*i kea*aan yang tanpa ge ala. #ea*aan in1eksi yang tanpa ge ala ini sering *isebut bakteriuri tanpa ge ala. <e ala yang lazim *itemukan pa*a I!# a*alah *isuria -nyeri *i perut bagian ba"ah *an rasa sukar ken,ing serta perasaan terbakar atau panas pa*a saluran ken,ing4urethra atau *i mulut luar uretra/+ polakisuria -ke,en*erungan untuk sering ken,ing/+ ter*esak ken,ing *engan akibat pen*erita sering ngompol+ stranguria -perasaan susah ken,ing atau ken,ing *isertai ke ang otot panggul/+ *an nokturia -ke,en*erungan untuk ken,ing lebih sering *i "aktu malam. A*a se*ikit perbe*aan antara ge ala I!# atas *engan I!# ba"ah. Pa*a I!# atas biasanya *itemukan ge ala sakit pinggang+ panas ba*an yang tinggi+ mual *an muntah+ bahkan ti*ak arang *itemukan a*anya ken,ing *arah -hematuria/. !e*angkan pa*a I!# ba"ah+ ge ala yang sering *itemukan a*alah sering ken,ing+ nyeri *i perut bagian ba"ah -suprapubik/+ serta *isuria. Pen*erita yang *atang *engan keluhan.keluhan seperti yang *isebutkan itu *apat *i,urigai men*erita suatu in1eksi pa*a saluran kemihnya. ;angkah selan utnya untuk menegakkan *iagnosis I!# a*alah *engan pemeriksaan urine untuk menemukan a*anya bakteri *an selan utnya *ibuktikan a*anya *engan biakan urine. !etelah menegakkan *iagnosis+ langkah selan utnya a*alah terapi atau pengobatan pa*a pen*erita. Prinsip pengobatan pen*erita I!# a*alah untuk membebaskan saluran kemih *ari bakteri *an men,egah atau mengen*alikan in1eksi berulang+ sehingga angka kesakitannya *apat *ihilangkan atau *ikurangi. (alam pengobatan ini+ pemilihan antibiotika memegang peranan yang penting untuk menun ang keberhasilannya. (e"asa ini a*a berbagai ma,am enis antibiotika *i

pasaran. Pengobatan I!# harus memperhatikan pola kuman yang a*a+ sehingga antibiotika yang *iberikan akan beker a optimal. Kaktor lain yang ti*ak kalah pentingnya selain pengobatan *i atas a*alah perbaikan kebiasaan+ terutama yang menyangkut kebersihan *aerah perkemihan *an kelamin. 9al ini men a*i penting karena kebersihan *aerah tersebut *apat mengurangi risiko berkoloni *an masuknya kuman merugikan ke *alam saluran kemih. !elain itu+ pen*erita I!# *ian urkan untuk minum air sekitar 1+> sampai & liter per hari. Pa*a pasien laporan kasus ini+ *itemukan ge ala yang ,ukup spesi1ik yang meru uk pa*a I!# antara lain (isuria+polakisuria+ nokturia+ nyeri *i perut bagian ba"ah. %en,ana pemeriksaan yang akan *ilakukan a*alah kultur urine+ u i sensitiDitas+ tu uannya a*alah untuk menemukan mikroorganisme. =erapi yang *iberikan untuk pasien ini a*alah para,etamol+ tu uannya untuk mengatasi menurunkan *emam+ ,ipro1loksasin+ tu uannya untuk membunuh kuman.