Anda di halaman 1dari 27

*478A75A9 *47DA:"+"A7

LATAR BELAKANG Keadaan kesehatan reproduksi di Indonesia dewasa ini masih belum seperti yang diharapkan. Indonesia masih tertinggal dalam banyak aspek kesehatan reproduksi (sebagai contoh angka kematian ibu di Indonesia masih termasuk yang tertinggi di Asia bahkan di Dunia). Oleh karenanya, pengetahuan mengenai sistem reproduksi perempuan maupun lakilaki bidang kedokteran dasar maupun klinis menempati posisi sangat penting dalam kurikulum pendidikan sar ana kedokteran. !akultas Kedokteran "ni#ersitas Indonesia se ak tahun $%%&'$%%( menerapkan kurikulum berbasis kompetensi (K)K) dengan metode bela ar berdasarkan masalah ( problem based learning ' *)+) yang terintegrasi secara #ertikal. ,ahasiswa dapat memela ari berbagai masalah kesehatan bidang reproduksi, termasuk -isiologi reproduksi a.l. kesehatan reproduksi rema a dan kesehatan ibu, keluarga berencana, pencegahan dan penatalaksanaan in-eksi organ reproduksi, ditin au dari berbagai bidang ilmu secara terintegrasi sehingga mahasiswa dapat memeroleh pengetahuan kesehatan reproduksi secara komprehensi- dan mendalam. ,odul reproduksi ini disusun oleh suatu tim yang anggotanya terdiri atas gabungan stapreklinik dan klinik untuk men amin terbinanya integrasi ilmu secara horisontal dan #ertikal. Dengan menyelesaikan modul ini, diharapkan mahasiswa mampu men elaskan. /. *roses reproduksi se ak dari pembuahan sampai kelahiran, -aktor--aktor yang memengaruhinya serta masalah dan kelainan sistem reproduksi yang sering ditemukan $. Dasar penatalaksanaan masalah reproduksi secara holistik termasuk dasar teknologi reproduksi buatan, komunikasi e-ekti-, Keluarga )erencana dan masalah reproduksi di komunitas Di samping itu, se alan dengan misi "I men adi Research University pada tahun 2010, maka dalam modul ini mahasiswa diberi kesempatan untuk ikut memela ari riset bidang reproduksi, sehingga sar ana yang dihasilkan nanti diharapkan uga mempunyai keterampilan ilmiah dan meneliti, selain kemampuan menatalaksana dan mengobati. Tujuan Umum Modul : 0etelah mahasiswa melalui modul reproduksi yang diberikan selama 1 minggu pada semester ( dengan beban ( 0K0, ingin dicapai 2 komponen kompetensi utama dan 3 komponen kompetensi pendukung sampai dera at / sesuai dengan yang tercantum dalam K)K !K"I $%%(, yang harus dimiliki oleh seorang dokter setelah men alani masa pendidikannya di !K"I. Komponen kompetensi yang dicapai pada modul reproduksi adalah sebagai berikut. /. $. 3. &. (. 1. 2. 6. Komunikasi 4-ektiKeterampilan Klinis Dasar Ilmu Dasar dalam *raktik Kedokteran *engelolaan masalah kedokteran dan kesehatan 5eknologi In-ormasi ,awas diri dan bela ar sepan ang hayat 4tika, ,oral dan pro-esionalisme dalam praktik Dasar *engelolaan Kegawat-daruratan dalam bidang reproduksi

Modul Reproduksi FK UNTAN di bawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

;. 9iset

*9A0=A9A5 ,A:A0I0>A

,ahasiswa yang dapat mengikuti ,odul 9eproduksi adalah mahasiswa yang telah lulus pendidikan dokter tahap I, sehingga telah mencapai berbagai keterampilan bela ar sesuai dengan tu uan tahap I < General Education yang dilatihkan dalam ,odul *endidikan Dasar *erguruan 5inggi (*D*5). ,ahasiswa ini telah mencapai keterampilan dan sikap dasar, yaitu keterampilan bela ar sepan ang hayat, keterampilan-keterampilan generik dan sikap peduli terhadap lingkungan'masyarakat.

Modul Reproduksi FK UNTAN di bawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

0A0A9A7 *4,4+A@A9A7
I. Sasaran P m lajaran T rm!nal 0etelah menyelesaikan modul ini, bila diberikan data sekunder' pasien simulasi tentang masalah kesehatan reproduksi? mahasiswa mampu men elaskan pato-isiologi dan proses patogenesis masalah reproduksi dengan menggunakan ilmu kedokteran dasar yang men adi dasar diagnosis, penatalaksanaan klinis, dan prognosis masalah reproduksi. II. Sasaran P m lajaran P nunjan" 0etelah menyelesaikan modul ini, bila mahasiswa diberi data sekunder dan pasien simulasi mengenai masalah kesehatan reproduksi, mahasiswa mampu. /. ,en elaskan anatomi , -isiologi dan patologi organ reproduksi pada laki-laki dan perempuan $. ,en elaskan -aktor--aktor endogen dan eksogen yang memengaruhi sistem reproduksi 3. ,en elaskan etiologi, patogenesis dan gambaran klinik masalah-masalah tersering pada kesehatan reproduksi sebagai dasar pemeriksaan klinik dan pemeriksaan penun ang, diagnosis dan diagnosis pembanding &. ,en elaskan -isiologi dan patologi kehamilan, persalinan dan masa ni-as (. ,en elaskan masalah kesehatan reproduksi dalam keluarga dan masyarakat 1. ,en elaskan dasar keluarga berencana 2. ,en elaskan prinsip teknologi terkini dalam kesehatan reproduksi 6. ,en elaskan dasar pemilihan pemeriksaan penun ang yang diperlukan dan dasar interpretasi hasil pemeriksaan ;. ,en elaskan dasar penatalaksanaan (medikamentosa dan non medikamentosa) /%. ,en elaskan dasar prognosis, ge ala sisa penyakit, pengaruh penatalaksanaan, pengaruh penyakit pasien kepada keluarga, dan pelayanan ru ukan bila diperlukan //. ,en elaskan dasar asuhan antenatal dan pasca persalinan, pertolongan persalinan aman dan

Modul Reproduksi FK UNTAN di bawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

bersih serta laktasi. /$. ,en elaskan dasar penanganan kehamilan risiko tinggi /3. ,en elaskan dasar kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi pasien

+I78K"* )A:A0A7

+ingkup bahasan didasarkan pada /% masalah reproduksi tersering berlandaskan ilmu-ilmu dasar reproduksi yang akan melandasi arah penegakkan diagnosis, per alanan klinik' prognosis, pre#enti-' edukati- dan riset Adapun /% masalah reproduksi tersering di Indonesia adalah . Anemia pada kehamilan *reeklamsi dan eklamsi *erdarahan dalam kehamilan Kehamilan yang tidak direncanakan dan kesetaraan gender 8angguan haid In-eksi organ reproduksi 5umor inak ginekologi (mioma uteri dan kista o#arium) Kanker leher lahir rahim Kanker payudara 8angguan kesuburan pada perempuan dan laki-laki

L!n"#u$ %a&an" !lmu ' r#a!' : )iologi, :istologi, Anatomi, )iokimia, !isiologi, *atologi Anatomik, *atologi Klinik,

,ikrobiologi, *arasitologi, Obstetri-8inekologi, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu 8iAi, Ilmu Kulit B Kelamin, Ilmu !armasi Kedokteran, !armakologi, *sikiatri, Andrologi, Ilmu )edah "rologi, 9adiologi dan Kedokteran Komunitas.

Modul Reproduksi FK UNTAN di bawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

P(K(K BA)ASAN *AN SUB P(K(K BA)ASAN


Sasaran P m lajara n P nunjan" II./ Po#o# Ba+asan Ruju#an

/. 0istem reproduksi lakilaki dan perempuan

/-1

II./ $. *oros hipotalamus :ipo-isis - gonad

2-;

II./ 3. Kehamilan II./ &. *ersalinan dan +aktasi

2-; 2-;

II.$

A. ,a#'or B. ,a#'or

ndo" n #so" n /&-/2

- :ormon reproduksi II.$ /. *eran energi dan AatAat giAi

$. +ingkungan dan gaya hidup

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

Sasaran P m lajara n P nunjan" II.3

Po#o# Ba+asan

Ruju#an

Anemia pada kehamilan

&%-&$

II.&

*erdarahan pada kehamilan' persalinan

&%-&$

II.& *reeklamsi ' eklamsi &%-&$

II,3

In-eksi organ reproduksi

&%-&$

0ub-ertilitas laki-laki dan perempuan

&%-&$

5umor inak dan ganas tersering pada organ reproduksi

$/-/3 &%-&$

II.(

:ak 9eproduksi

Kesetaraan dan keadilan gender dalam kesehatan reproduksi

/6-$%

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

Sasaran P m lajara n P nunjan"

Po#o# Ba+asan

Ruju#an

*eran laki-laki dalam kesehatan reproduksi Kesehatan reproduksi rema a

/6-$%

/6-$%

II.2

5eknologi terkini dalam kesehatan reproduksi

*rinsip penatalaksanaan II.6-/% II.6-/% /. 3. Anemia pada kehamilan *erdarahan kehamilan ' persalinan 3./ Abortus (termasuk mola hidatidosa) 3.$ :A* ' :** 3.3 :amil ektopik *reeklamsia dan eklamsia pada kehamilan /&-/2 &%-&$

II.6-/%

&.

&%-&$

II.6-/%

II.6-/%

In-eksi organ reproduksi. In-eksi menular seksual yang dapat mempengaruhi organ reproduksi . (./ 0i-ilis (.$ 8onore (.3 :*C (.& "retritis non spesi-ik (.( Caginosis bacterialis (.1 Kandidosis genital g. 5richomoniasis 1. 0ub-ertilitas laki-laki dan *erempuan

(.

3/-33

&%-&$

II.6-/%

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

Sasaran P m lajara n P nunjan"

Po#o# Ba+asan

Ruju#an

2. 5umor inak dan ganas organ reproduksi laki-laki dan perempuan tersering II.// 6. ,en elaskan kehamilan ' persalinan dan masa ni-as

3/-33

&%-&$

&%-&$ II./$ Kontrasepsi /. Dasar-dasar pelayanan K) pada laki-laki 36 - 3; 36-3;

$. Dasar-dasar pelayanan K) pada perempuan

36-3;

36-3;

II./$ II./$ 3. Obat-obat K) &. Konseling K) dan Kesehatan keluarga 36-3; /6-$%

/6-$%

*A,TAR BUKU RU-UKAN


-U*UL BUKU K"9!AK !K"I $%%( A7A5O,I Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 # PENULIS PENERBIT TA)UN . E*ISI

-U*UL BUKU /. $. 3. :and atlas o- :uman Anatomy 8rayDs o- Anatomy 8rantDs ,ethod oAnatomy

PENULIS 0palteholA > >illiam *+, >arwick 9, Dyson ,, )anwister +: 8rant @E)

PENERBIT @) +ippincott Ehurchill +i#ingstone )altimore, >illiams B >ilkins >.). 0aunders Eompany. A harcourt :ealth 0ciences Eompany. 5oronto ,c8raw-ill, :ealth *ro-essions Di#ision, 5oronto OF-ord "ni#ersity *ress. OF-ord 7ew =ork

TA)UN . E*ISI /; /3th ed /;6;'//th ed $%%/

:I05O+O8I &. Eolor 5eFtbook o:istology (. )asic Eoncepts in cell )iology and :istology. A studentDs sur#i#al guide )asic ,edical :istology. 5he biology o- cells, tissues, and organs

8artner +*, :iatt @+

,cKenAie @E, Klein 9,. 4ds

$%%%

1.

Kessel 98

/;;6

I+," !AA+ 2. 9e#iew o- ,edical *hysiology 6. ;. 5eFtbook o- ,edical *hysiology :uman *hysiology -rom Eells to 0ystems

8anong >!

8uyton AE, :all @4 0herwood +

,aruAen Asian 4d., +ange ,edical *ublication, +os Altos Eali-ornia >) 0aunders Eompany, *hiladelphia >est *ublishing Eompany, 0t *aul

$%%3'$/th ed $%%%'/%th ed $%/%'1th ed

)IOKI,IA /%. )asic ,edical )iochemistry A Elinical Approach //. )asic Eoncepts in )iochemistry. A studentDs sur#i#al guide /$. :arperDs )iochemistry /3. )iochemistry I+," 8IGI /&. *resent Knowledge in 7utrition /(. :uman 7utrition /1. KrauseDs !ood 7utrition /2. Eilinical 0port 7utrition IKK /6. 9esearch Issue in

,arks D), ,arks AD and 0mith E, 8ilbert :!

>illiams and >ilkins ,c8raw-:ill International edition Appleton B +ange @ohn >iley B 0ons

edisi & $%%%

,urray 9K et al Coet D, Coet @8

$(th ed $nd ed

)owman )A, 9ussel 9, 8uthrie :A, *icciano ,! ,ahan +K 4scott-0tump 0 )urke + Deakin C

I+0I *ress, >ashington DE ,osby =ear )ook >.). 0aunders Eompany 5he ,c8raw-:ill Eo.,Inc.

$%%/'6th ed /;;( $%%%'/%th ed $%%%'$nd ed

Andres de !rancisco,

8lobal !orum -or health

$%/%

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

-U*UL BUKU 0eFual and 9eproducti#e :ealth -or low and middleincome countries /;. 4ssential 9eproducti#e ,edicine 0ection & Eontraseption $%. )uku *anduan *raktis *elayanan Kontrasepsi

PENULIS 9uth DiFon < ,uller, Eatherine dDArcangues )ruce 9 Earr, 9ichard 4 )lackwell, 9icardo AAAiA

PENERBIT research, "7D*, "7!*A, >:O- >orld )ank ,c 8raw-:ill

TA)UN . E*ISI

$%%( p13/-1(3

Abdul )ari 0ai-udin, )iran A--andi, 4nriHuito 9.+u.

=ayasan )ina *ustaka 0arwono *rawirohard o beker a sama dengan @7*KK9'*O8I dan @:*I48O 4lse#ier 0aunders 4lse#ier

$%%3

*A5O+O8I A7A5O,IK $/. 9obin and Eotran *athologic )ases oDisease $$. *atophisiology. 5he )iologic )asic -or Disease in adult and children $3. 8eneral and 0ystemic *athology !A9,AKO+O8I $&. OF-ord 5eFtbook oElinical *harmacology and Drug 5herapy $(. )asic and Elinical *harm )asic and Elinical *harmacology $1. !armakologi dan 5erapi

Kumar,C, Abbas, !austo, 7 ,c Eance K+, :uether 04,

$%%('2th ed $%%1'(th ed

"nderwood, @E4

Ehurchill +i#ingstone

$%%&'&th ed

8rahame-0mith, D.8., @.K. Aronson KatAung )8

OF-ord "ni#ersity *ress.

3th ed

,c 8raw :ill.

$%%&';th ed

8aniswara, 08

)agian !armakologi !akultas Kedokteran "I, @akarta. )alai *enerbit !K"I. )lackwell *ublishing +td. Apple 5rees *roduction ++E 7ew =ork In-ectious Diseases in Obstetric 8ynecology Elinical ,icrobiology 9e#iew

/;;('&th ed

*A9A0I5O+O8I $2. 5ropical ,edicine (+ecture 7otes) $6. *arasitic Diseases $;. ,alaria in pregnancy 3%. Impact o- malaria during pregnancy on low birth weight in 0ub 0aharan A-rica. ,IK9O)IO+O8I 3/. ,edical ,icrobiology 3$. ,edical ,icrobiology

8ill 8.C. and )eeching 7.@. Despommier D.D., 8wadA 9.>., :oteA *.@., Knirsch E.A. @9 Al#ares, A Al-Khan, @@ ApuAAio :+ 8uyat, 9> 0now

$%%&' (th ed $%%%' &th ed $%%(?/3(&) p$$;-31 $%%&?/2(&) p21%-;

)rooks, 8.!., @.0. )utel, 0.A. ,orse. @awetA, ,elnick, B AdelbergDs ,ims, E., :.,. Dockrell, 9.C. 8oering, I. 9oitt, D.

+ange ,edical )ooks',c8raw-:ill, 5oronto ,osby, 5oronto

$%%&' $3rd ed $%%&' 3rd ed

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

-U*UL BUKU 33. ,andell, Douglas and )ennettDs *rinciples and *ractice o- In-ectious Diseases *A5O+O8I K+I7IK 3&. Elinical Diagnosis and ,anagement by +aboratory ,ethods 3(. *rinciples o- Internal ,edicine

PENULIS >akelin, ,. Guckerman ,andell 8+, @4 )ennett, 9 Dolin

PENERBIT 4+04CI49

TA)UN . E*ISI $%%(' 1th ed

:enry, @.) Kasper, D+., 4. )raunwald, A.0. !auci, 0.+. :auser, D.+ +ongo, @.+. @ameson 94 )ehrman 9, Eliegman A, Ar#in >A >alker *9 Durie @9 :amilton @A >alker0mith @) >atkins @oel 8 :ardman

>.). 0aunders Eompany. (/(-(&( c,c 8raw :ill, 7ew =ork.

/;;1'/;th ed $%%('/1th ed

I+," K404:A5A7 A7AK 31. 7elsonDs 5eFtbook o*ediatrics 32. *ediatric 9eproduksi Disease I+," !A9,A0I K4DOK549A7 36. 8oodman B 8ilman 5he *harmacological )asis o5herapeutics

>) 0aunders Eompany *hiladelphia )E Deker Eanada

$%%& ' /2th ed $%%% ' 3rd ed

,c8raw-:ill, 7ew =ork

$%%/'/%th ed p/&(6/((/ p/(;2/1$; /;6;

3;. Eoncise guide to parenteral administration medication I+," O)05459I B 8I74KO+O8I &%. *anduan *encegahan In-eksi untuk !asilitator *elayanan Kesehatan dengan 0umber Daya 5erbatas &/. )uku *anduan *raktis *elayanan Kontrasepsi &$. )uku *anduan *raktis *elayanan Kesehatan ,aternal dan 7eonatal

King @E, ,acmillan ,>

*acemarH. Inc, /;6;

+inda 5iet en, Debora )ossemeyer, 7oel ,cIntosh (*enter emah . Abdul )ari 0ai-uddin, 0udra i 0umapra a, D a adilaga, )udi Iman 0antoso) 4ditor. Abdul )ari 0ai-udin, )iran A--andi, 4nriHuito 9.+u. 4ditor. Abdul )ari 0ai-udin, 8ulardi :ani-a >ikn osastro, )iran A--andi, D oko >aspodo

=ayasan )ina *ustaka 0arwono *rawirohard o beker a sama dengan @7*KK9'*O8I dan @:*I48O

@akarta, $%%&

=ayasan )ina *ustaka 0arwono *rawirohard o beker a sama dengan @7*KK9'*O8I dan @:*I48O =ayasan )ina *ustaka 0arwono *rawirohard o beker a sama dengan @7*KK9'*O8I dan @:*I48O

@akarta, $%%3

@akarta, $%%$

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

,45OD4 *4,4+A@A9A7
,etodea pemela aran yang digunakan pada ,odul 9eproduksi ialah penga aran aktimandiri (student centered), terintegrasi secara #ertikal, berbasis kompetensi dengan menggunakan pendekatan metodea pemela aran berdasarkan masalah atau problem based learning (*)+). ,etodea pemela aran dalam modul ini, uga berdasarkan konsep pentahapan pemela aran, yang terdiri dari tahap Orientasi, tahap +atihan dan tahap "mpan )alik. 1. (r! n'as! ,erupakan tahap untuk mendapatkan ilmu mengenai ruang lingkup masalah reproduksi . *engenalan ruang lingkup ini dilakukan dengan metode kuliah, pemutaran -ilm ' slide, problem based learning (*)+), e-learning dan praktikum.

Kul!a+ d!la#sana#an s %ara !n' ra#'!/ , dimana dalam satu pertemuan akan disampaikan suatu topik kuliah yang sebelumnya materi tersebut sudah diunggah ke dalam 0ce+4 untuk dapat dipela ari mahasiswa sebelum mengikuti perkuliahan tatap muka. Kemudian di akhir perkuliahan, narasumber dapat menanyakan kepada mahasiswa berkaitan materi tersebut.

Kuliah O#er#iew Kesehatan 9eproduksi K5 / Organ dan !ungsi 9eproduksi

Kesehatan reproduksi dan permasalahannya serta teknologi terkini /. Anatomi organ reproduksi perempuan dan lakilaki $. :istologi organ reproduksi perempuan dan lakilaki /. *engantar 4mpati $. )iosintesis hormon pada kehamilan dan +aktasi

K4. 4mpati K$. )iosintesis hormon pada kehamilan dan laktasi K3 8angguan -ertilitas / K5 & :aid, kehamilan, persalinan dan laktasi

4tiologi B dampak anemia pada kehamilan dan persalinan /. *emeriksaan laboratorium pada prenatal dan antenatal $. !isiologi B gangguan haid 3. !isiologi kehamilan, persalinan, laktasi 8angguan -ertilitas pada laki-laki, dis-ungsi seksual, analisis sperma dan permasalahannya /. 7utrisi prenatal, antenatal dan laktasi $. 8angguan -ertilitas pada perempuan dan pemeriksaan dasar in-ertilitas *eran partogra- dalam memantau kema uan persalinan

K(. 8angguan -ertilitas $ K51 . 7utrisi 8angguan -ertilitas 3

K2 *artogra-

Modul Reproduksi, FK UNTAN dibawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

12

K6 *enggunaan antibiotik pada kehamilan, laktasi K5 ; In-eksi organ reproduksi

/. *enggunaan obat pada kehamilan dan laktasi $. *enggunaan antibiotik pada kehamilan dan laktasi /. Aspek parasitologi pada in-eksi organ reproduksi perempuan B laki-laki $. Aspek mikrobiologi pada in-eksi organ reproduksi perempuan B laki-laki 3. 0ediaan obat in-eksi organ reproduksi dan dasar penulisan resepnya

K5 /% Kontrasepsi :ormonal

/. !armakodinamik B !armakokinetik kontrasepsi :ormonal $. !armakologi hormon steroid kelamin 3. )erbagai sediaan kontrasepsi hormonal

K5 // 5umor organ reproduksi

/. 5umor organ reproduksi laki-laki dan perempuan $. )erbagai teknik deteksi dini kanker leher rahim B *ayudara 3. Imaging tumo-tumor organ reproduksi

K /$ Kesetaraan g8ender dan K) non h:ormonal K5 /3 5atalaksana gangguan reproduksi pada perempuan dan laki-laki

/. Keluarga b)erencana dan kesetaraan gender dan berbagai enis kontrasepsi non hormonal /. Assisted Reproductive Technology $. *enatalaksanaan urologi pada gangguan kesuburan laki-laki Kuliah p*engantar r9iset Aspek m,edikolegal pada kesehatan reproduksi

*engantar 9iset K /& Aspek ,edikolegal

P mu'aran ,!lm 0 Sl!d Dilakukan / kali I $ am, didampingi narasumber ,ateri . - !isiologi persalinan normal

Kul!a+ video conference 11 #al! 2 2 jam 3

Modul Reproduksi, FK UNTAN dibawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

13

2.

La'!+an ,elalui Problem based learning (*)+), mahasiswa dilatih untuk mengembangkan hipotesis dari permasalahan yang ada di pemicu, kemudian mencari in-ormasi'pengetahuan yang diperlukan dalam proses diskusi sehingga dapat mengetahui apakah hipotesis yang dikembangkan sudah sesuai atau belum.

Problem based learning (*)+) dilaksanakan dengan memberikan pemicu pada mahasiswa, yang berupa -ilm yang menggambarkan keluhan atau pertanyaan seorang pasien tentang masalah'keluhan penyakit yang dirasakannya kepada seorang dokter. Kemudian dilakukan diskusi kelompok $ kali setiap satu pemicu yaitu pada hari 0elasa dan @umJat selama & minggu (untuk & pemicu), I $ dan 3 am, total $% am dan presentasi pleno, & kali I 3 am. Dilakukan pada awal minggu berikutnya, yaitu hari 9abu untuk masing-masing pemicu. *raktikum melibatkan ; departemen terkait (Anatomi, )iologi, :istologi, !armasi, *atologi aAnatomi, *atologi Klinik, ,ikrobiologi, Obstetri-8inekologi, dan *arasitologi) secara terintegrasi. "ntuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang materi apa yang akan diker akan dan dipela ari dalam kegiatan praktikum, mahasiswa diharapkan terlebih dahulu mempela ari materi-materi tersebut yang diunggah ke dalam 0ce+4 dan men awab kuis yang ada.

am am. 3.

0elain itu, melalui modul Keterampilan Klinik Dasar yang diselenggarakan bersamaan dengan modul ini, mahasiswa akan diberi kesempatan menerapkan pengetahuan yang didapat dalam bentuk simulasi'demonstrasi pemeriksaan'tindakan berikut ini pada model. *emeriksaan obstetri *emeriksaan ginekologi dan payudara *ertolongan persalinan normal *emasangan I"D 0irkumsisi Kegiatan tersebut berlangsung di +aboratorium Keterampilan Klinik Dasar // sesi I $ Kegiatan modul empati dan modul riset uga dialokasikan waktu masing-masing $

Ta+a$ Um$an Bal!# " ian !ormati- dalam bentuk u ian tulis berupa pernyataan salah atau benar untuk menilai perolehan pengetahuan yang dicapai mahasiswa *ada saat pleno, proses diskusi - umpan balik langsung dilaksanakan pada akhir berlangsungnya pleno.

Modul Reproduksi, FK UNTAN dibawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

14

*ada saat praktikum, umpan balik diberikan pada saat akhir berlangsungnya praktikum Dalam diskusi kelompok, pada akhir sesi -asilitator memberikan umpan balik pada mahasiswa.

-umla+ SKS Modul R $rodu#s! . Kuliah *emutaran Slide ' !ilm Diskusi Kelompok +aboratorium *leno dan "mpan )alik ,ateri e-learning ,andiri @",+A: $2 am'/1 $ am'/1 $% am'3$ &( am'3$ /$ am'3$ /$ am'3$ $& am'1& /&3 am /,1; 0K0 %,/3 0K0 %,13 0K0 /,&/ 0K0 %,36 0K0 %,36 0K0 %,36 0K0 4 SKS

MATERI PRAKTIKUM M(*UL REPR(*UKSI

A. PRAKTIKUM ANAT(MI
Sasaran B lajar . 0etelah mengikuti praktikum I ,odul 9eproduksi, mahasiswa memahami /. 0truktur normal makroskopik organ reproduksi perempuan dan laki-laki.

Departemen terkait. Anatomi

B. PRAKTIKUM INTEGRASI 5 1 : )IST(L(GI dan PAT(L(GI ANAT(MI


Sasaran B lajar . 0etelah mengikuti praktikum integrasi- I ,odul 9eproduksi, mahasiswa memahami /. 0truktur normal mikroskopik organ reproduksi perempuan dan laki-laki. $. 8ambaran patologis organ reproduksi yang disebabkan keganasan Departemen terkait. :istologi dan *atologi Anatomi

6. PRAKTIKUM INTEGRASI 52 : PARASIT(L(GI dan MIKR(BI(L(GI


Sasaran B lajar : ,ahasiswa mengetahui dan memahami mengenai penyakit in-eksi pada organ'proses reproduksi berupa .

Modul Reproduksi, FK UNTAN dibawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

15

/. ,ikroorganisme penyebab in-eksi. parasit, bakteri, amur, #irus $. Kelainan organ reproduksi yang disebabkan penyakit in-eksi Departemen terkait. ,ikrobiologi, *arasitologi

*. PRAKTIKUM: ,ERTILITAS LAKI5LAKI


Sasaran B lajar : ,ahasiswa mengetahui dan memahami mengenai keadaan -ertilitas laki-laki berupa . /. Analisis semen Departemen terkait. Andrologi

E. PRAKTIKUM: PEMERIKSAAN KE)AMILAN 1)6G TEST3


Sasaran B lajar : ,ahasiswa mengetahui dan memahami mengenai pemeriksaan diagnosa kehamilan . /. *emeriksaan kehamilan urin (K :E8) Departemen terkait. *atologi Klinik

Modul Reproduksi, FK UNTAN dibawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

16

1. -A*7AL M(*UL REPR(*UKSI 2018


Waktu 07.30-08.20 08.20.0).10 0).10-10.00 10.00-10.10 10.10-11.00 11.00-11.50 11.50-13.00 %11.50-13.30, Jum4at( K."ik!#bi#l# i %$!.,elima( 13.00-13.50 K.Nutrisi +a$a +!enatal,antenatal/laktasi %Ra.mania,S.25( K. -nat#mi *! an Re+!#$uksi 1 %$!.'anti( K.Pat#l# i -nat#mi %$!.3n4am( Senin, 21/10/13 K. Pen anta! "#$ul %$!.&e!u/$!.'anti( K.&ist#l# i *! an Re+!#$uksi %$!.&e!u( K. -nat#mi *! an Re+!#$uksi 2 %$!.Sa!i( Kulia. KK, Si!kumsisi %$!.Ran a( K.KK, Peme!iksaan Ke.amilan/Pe!salinan 0#!mal %*12'0( Selasa, 22/10/13 Rabu, 23/10/13 Kamis,24/10/13 Jumat,25/10/13 Sabtu, 26/10/13

Minggu 1

,K1P1

,K1P2

,K2P1

13.50-14.40 14.40-15.30

"in

u2 Waktu Senin, 28/10/13 Selasa, 2)/10/13 P670* 1 K.7ti#l# i $an $am+ak anemia +a$a ke.amilan %*12'0 RS,S( ,K1P3 0).10-10.00 K.Pa!asit#l# i%9K:3( Rabu,30/10/13 Kamis,31/10/13 Jumat,01/11/13 K.Pen anta! Pat#l# i Klinik %$!.Justina( K.2an uan 9e!tilitas Pe!em+uan $an +eme!iksaan $asa! in;e!tilitas %*12'0 RS,S( K. -ssiste$ Re+!#$u<ti=e >e<.n#l# ? %*12'0 RS,S( ,K2P2 Sabtu, 02/11/13

07.30-08.20

08.20.0).10

K. K1 $an 8enis k#nt!ase+si n#n .#!m#nal %*12'0(

10.00-10.10

10.10-11.00

P!aktikum -nat#mi Kel 1

P!aktikum -nat#mi Kel @ P!aktikum 3nte !asi 1 Kel %$!.&e!u/$!.3n,am( P!aktikum -nat#mi Kel -

P!ak.3nte !asi Pa!asitA"ik!#bi#l# i Kel.-

11.00-11.50 11.50-13.00 13.00-13.50

K.9isi#l# i/2an . &ai$ %$!."it!a(

P!aktikum 3nte !asi 1 Kel.@

K.9isi#l# i Ke.amilan,+e!salinan,laktasi

P!ak.3nte !asi Pa!asitA"ik!#bi#l# i

Modul Reproduksi, FK UNTAN di bawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

17

13.50-14.40

%$!."it!a(

P!aktikum 3nte !asi 1 Kel.1 %$!.&e!u/$!.3n4am(

Kel.1

"in

u3 Waktu Senin, 04/11/13 K. 2an . 9e!tilisasi +!ia,$is;un si seksual/analisa s+e!ma %07.00-08.20( %$!.-li( K.Pe!an Pa!t# !a; $alam memantau kema8uan +e!salinan %*12'0 RS,S( Selasa, 05/11/13 Rabu, 06/11/13 K. Penatalaksanaan 2an uan Re+!#$uksi laki-laki te!kini %07.00 07.50(%$!.-li( Kamis, 07/11/13 Jumat, 08/11/13 Sabtu, 0)/11/13

07.30-08.20

08.20.0).10

P!ak.-nalisis S+e!ma Kel.%08.00-0).30(%$!.-li(

K.>um#! #! an !e+ Banita/teknik $eteksi $ini <a se!=ik %*12'0 RS,S(

Imaging >um#! *! an Re+!#$uksi %Ra$i#l# i(

0).10-10.00 10.00-10.10

+ibur
10.10-11.00 ,K1P4 P!ak.-nalisis S+e!ma Kel.1 %0).30-11.00(%$!.-li( ,K2P3

K. 9a!mak#kinetika *bat +a$a Ke.amilan/ 6aktasi %$!.3ta(

11.00-11.50 11.50-13.00 13.00-13.50 K. 1e!ba ai se$iaan k#nt!ase+si .#!m#nal %$!.3ta(

K.KK, Peme!iksaan 2inek#l# i/Pemasan an 3:, %*12'0(

P!ak.PK Kel -

13.50-14.40 P!ak.PK Kel 1 14.40-15.30 "in u4 Waktu 07.30-08.20 08.20.0).10 0).10-10.00 10.00-10.10 10.10-11.00 11.00-11.50 11.50-13.00 K.Kl#nin /as+ek etika +a$a tekn#l# i !e+!#$uksi te!kini %$!."a!$.ia( Senin, 11/11/13 :8ian Sumati; 1 K. Pen unaan -ntibi#tik +a$a Ke.amilan $an laktasi %$!.3it( K.Riset %-n a,"K"( P670* 2 KK, Re=ieB P!ak.Kel P670* 3 %*12'0( Selasa, 12/11/13 Rabu, 13/11/13 Kamis, 14/11/13 Jumat, 15/11/13 Sabtu, 16/11/13 P!ak.PK Kel @

,K2P4

KK,

Re=ieB P!ak.Kel 1

P670* 4

13.00-13.50

Re=ieB P!ak.Kel @

13.50-14.40 14.40-15.30

Modul Reproduksi, FK UNTAN di bawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

18

"in

u5 Waktu 07.30-08.20 08.20.0).10 0).10-10.00 10.00-10.10 10.10-11.00 11.00-11.50 11.50-13.00 13.00-13.50 13.50-14.40 14.40-15.30 Re=ieB KK, 2 Re=ieB KK, 1 :8ian P!aktikum "ik!#sk#+is :8ian -nat#mi :8ian KK, 1 Senin, 18/11/13 Selasa, 1)/11/13 Rabu, 20/11/13 Kamis, 21/11/13 Jumat, 22/11/13 Sabtu, 23/11/13

:8ian KK, 2

"in

u6 Waktu 07.30-08.20 08.20.0).10 0).10-10.00 10.00-10.10 10.10-11.00 11.00-11.50 11.50-13.00 13.00-13.50 13.50-14.40 14.40-15.30 :8ian Sumati; 2 Senin, 25/11/13 Selasa, 26/11/13 Rabu, 27/11/13 Kamis, 28/11/13 Jumat, 2)/11/13 Sabtu, 30/11/13

SARANA dan PRASARANA 2.A. SUMBER PEMELA-ARAN 0umber pemela aran berupa . - )uku teks - Hand-out (7ara sumber) - *edoman *raktikum ournal 2.B. ME*IA INSTRUKSI(NAL ,edia instruksional yang digunakan . - Slide pro!ector - +ED - "hite #oard - $lip %hart - ,ikroskop

Modul Reproduksi, FK UNTAN di bawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

19

0ediaan makroskopik dan mikroskopik serta bahan praktikum lainnya )uku gambar, alat tulis, alat gambar, buku catatan Slides'!ilm pendidikan reproduksi dan !ilm *emicu'Trigger

Modul Reproduksi, FK UNTAN di bawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

20

Modul Reproduksi, FK UNTAN di bawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

21

+A,*I9A7 /
PEMI6U 1.
0? 3!a, 31 ta.un tela. menika. selama 2 ta.un $en an >n. -!i ?an beke!8a seba ai 8u!u masak $i sebua. !uma. makan te!kenal $an memiliki kebiasaan minum minuman be!alk#.#l. San ist!i memiliki siklus .ai$ ?an te!atu! se!ta belum +e!na. men alami te!lambat .ai$.

PEMI6U 2
Se#!an be!usia 40 ta.un men elu. mu$a. lela. $an ti$ak na;su makan se8ak bebe!a+a .a!i te!ak.i!. 3bu te!sebut men alami te!lambat .ai$ selama 2 bulan $an saat ini men k#nsumsi +il +elan<a! .ai$.

PEMI6U 8
0?. >iu!ma,usia 42 ta.un, tela. memiliki 3 anak +e!em+uan, $atan ke +!aktek $#kte! umum ka!ena men elu. +e!$a!a.an $i lua! .ai$ setela. $i+asan 3:, selama 6 bulan. Pasien $atan in in men anti met#$e K1 ka!ena ti$ak <#<#k.

PEMI6U 9
0?. Ci<k?,usia 37 ta.un, $atan ke +!aktek $#kte! ka!ena kelu.an atal- atal +a$a $ae!a. kemaluan. San suami $iketa.ui se!in be! anti +asan an.

Modul Reproduksi, FK UNTAN di bawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

22

Modul Reproduksi, FK UNTAN di bawah Pengampuan FKUI, 20 !"20 #

23

+A,*I9A7 $
PR(BLEM BASE* LEARNING : PAN*UAN PELAKSANAAN PEMBELA-ARAN BER*ASARKAN MASALA) 1B*M3 A. ,ALSA,A) *ASAR 0ebagai calon ilmuwan, mahasiswa senantiasa wa ib menggunakan ilmu pengetahuan dalam men elaskan ter adinya suatu masalah serta penanggulangannya. Oleh karena itu dalam pembela aran mahasiswa, perolehan ilmu pengetahuan perlu dilatihkan bersama dengan ketrampilan berpikir analitik yang diperlukan untuk mengidenti-ikasi dan menanggulangi masalah sesuai dengan metode ilmiah disiplin ilmu tertentu. 0eorang dokter akan senantiasa menanggulangi masalah kedokteran pasien'masyarakat, karena itu penerapan langkah penanggulangan masalah secara ilmiah perlu men adi satu kemahiran, di samping pembinaan sikap kepedulian terhadap lingkungan se ak awal. 0ecara khusus metode bela ar berdasarkan masalah ()D,'*)+) bertu uan memantapkan pembela aran dengan cara menghubungkan apa yang telah diketahui mahasiswa dengan pengetahuan baru, yang dapat menun ukkan kesinambungan pengetahuan yang dipela arinya. Eara pembela aran ini sebenarnya akan selalu dapat digunakan bahkan setelah seseorang lulus dari pendidikan dokter, karena seorang dokter senantiasa akan menghadapi masalah, dan melakukan langkah penanggulangan masalah dengan menerapkan ilmu pengetahuan dasar kedokteran. *emantapan pembela aran ter adi kalau mahasiswa dapat mengadakan elaborasi pengetahuan yang telah dikuasainya. B. LANGKA) B*M /. Identi-ikasi masalah yang terdapat pada pemicu. Istilah yang tidak elas diklari-ikasi. $. Analisis masalah, yaitu dengan menguraikan kemungkinan -aktor penyebabnya. 3. *enyusunan pertanyaan yang berkaitan dengan tiap -aktor penyebab yang memerlukan pen elasan, yang dilan utkan dengan membuat hipotesis yang sesuai. &. ,enetapkan ilmu pengetahuan yang diperlukan untuk men awab tiap pertanyaan. (. ,en awab pertanyaan yang sudah dapat di awab langsung berdasarkan pengetahuan yang sudah dimiliki. 1. "ntuk pertanyaan yang belum diketahui awabannya, dilakukan identi-ikasi sumber pembela aran yang sesuai. 2. )ela ar mandiri. :asil bela ar mandiri'tugas baca dicatat dalam buku catatan. 6. ,enyusun pengetahuan baru berdasarkan berbagai hal yang telah dipela ari (pengetahuan lama dan baru). ;. +angkah )D, dapat diulang seluruhnya atau sebagian sebagaimana dibutuhkan. /%. ,engidenti-ikasi hal-hal yang belum dipela ari. //. ,erangkum hal-hal yang telah dipela ari. /$. )ila mungkin, mengu i pemahaman pengetahuan yang didapat dengan menerapkannya pada masalah lain.

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

24

6. PAN*UAN UNTUK MA)ASIS7A )erdasarkan +angkah )D, dalam butir ), Diskusi dapat dibagi men adi Diskusi Kelompok-/ (DK-/) untuk penerapan langkah / s'd 2, serta Diskusi kelompok-$ untuk penerapan langkah ; s'd /$. Panduan *!s#us! K lom$o#51 1*K513 "ntuk setiap diskusi kelompok, pilihlah Ketua dan 0ekretaris secara bergilir. )acalah dengan seksama setiap uraian pemicu. ,asing-masing mahasiswa membaca sendiri. 3. Identi-ikasi berbagai masalah dalam pemicu tersebut. 4. )uatlah analisis masalah, yaitu kemungkinan hubungan antara berbagai isu bila ada, atau kemungkinan mekanisme yang mendasari berbagai hal yang teridenti-ikasi di butir (3). 0elan utnya disusun suatu hipotesis berdasarkan analisis masalah. 5. 0usunlah se umlah pertanyaan yang berkaitan dengan berbagai kemungkinan hubungan tersebut, atau yang berkaitan dengan kemungkinan mekanisme yang mendasari hal tersebut yang 0audara belum ketahui. 6. "rutkan pertanyaan tersebut secara sistematik berdasarkan pertanyaan kunci. apa, mengapa, bagaimana dan seterusnya. 7. 5etapkan pengetahuan yang dibutuhkan untuk men awab tiap pertanyaan. 8. *ilih pertanyaan yang sudah dapat di awab langsung berdasarkan ilmu pengetahuan yang 0audara miliki. 9. "ntuk pertanyaan yang belum ter awab, rencanakan pencarian awaban secara mandiri. @ika tugas bela ar mandiri dibagi dalam kelompok, setiap pertanyaan sedikitnya di awab oleh $-3 mahasiswa. 10. 0audara harus mencatat proses diskusi mulai dari analisis masalah (langkah 3) sampai dengan tugas bela ar mandiri (langkah ;). 1. 2. B lajar mand!r! 1BM3 )ela ar mandiri merupakan kegiatan bela ar mahasiswa secara mandiri, yang dilaksanakan setiap selesai diskusi kelompok. :asil pencarian dalam bela ar mandiri dicatat dalam buku catatan 0audara. 9u ukan yang digunakan dalam bela ar mandiri wa ib dicantumkan, yang dapat disusun dengan sistem nomor ru ukan. Panduan *!s#us! K lom$o#52 1*K523 1. 2. 3. 4. 5. *ilihlah Ketua dan 0ekretaris Diskusi Kelompok. 5iap mahasiswa melaporkan hasil tugas bela ar mandirinya dengan menyebut sumber bacaannya. ,ahasiswa lainnya menyimak dan mencatat seperlunya bila ada yang perlu dibahas. 0etelah semua melaporkan hasil tugas baca, dilakukan pembahasan bersama. Dalam pembahasan, kaitkan selalu pembahasan dengan pertanyaannya. 8unakan awaban yang 0audara peroleh untuk men elaskan masalah yang teridenti-ikasi dalam pemicu. 0etelah seluruh kegiatan diskusi selesai, seluruh peserta kelompok menyusun'merapikan catatan hasil tugas baca yang dikumpulkan dari masing-masing peserta (rangkuman), dalam buku catatan masing-masing.

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

25

+A,*I9A7 3

Modul Reproduksi FK UNTAN dibawah Pengampuan , FKUI, 20 !"20 #

26

+A,*I9A7 & +A,*I9A7 (

#u&u Rancangan Penga!aran' (odul Reprodu&si' $)UI *+,*,-*+,-*

Anda mungkin juga menyukai