Anda di halaman 1dari 9

1. Menurut anda, apakah karateristik negara kita tergolong dalam karateristik negara sedang berkembang?

Jelaskan karateristik negara sedang berkembang! Ya, Berdasarkan enam karateristik NSB (Negara Sedang Berkembang) Todaro

dan Smith 2003 Indonesia memenuhi semua karateristik yang disebutkan


didalam Kriteria yang disebutkan oleh Todaro dan Smith, adalah sebagai berikut: Standar Hidup yang rendah DI NSB, standar hidup yang rendah itu tampak sangat nyata, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, dan dapat dilihat dari pendapatan per kapita yang rendah, kemiskinan yang kronis, kondisi perumahan yang tidak memadai, sarana kesahatan yang masih sangat terbatas, tingkat pendidikan yang rendah, tingkat kematian bayi yang tinggi, tingkat harapaan hidup yang rendah, adanya perasaan tidak aman, dan rasa putus asa. Pada kenyataannya negara Indonesia memenuhi semua hal yang disebutkan pada karateristik ini, walau sudah ada beberapa perbaikan yang dilakukan pemerintah dengan beberapa kebijakan-kebijakannya, contohnya pada tingkat kematian bayi yang tinggi pemerintah sudah mengeluarkan program

Jampersal (Jaminan Persalinan) yang dilaksanakan secara gratis pada setiap


warga negaranya, kembali kepada mekanisme dan aturan mainnya yang masih harus diperbaiki pada semua lini kebijakan ini. Tingkat Produktifitas rendah Adalah tingkat produksi yang dihasilkan seorang pekerja per tahun. Dibandingkan dengan tingkat produktifitas tenaga kerja di negara maju, tingkat produktifitas seorang di negara berkembang masih sangat rendah, menurut teori Todaro dan Smith, penyebab dari rendahnya produktifitas yang rendah adalah : Sebagian besar penduduk NSB berada di sekitar pertanian tradisional yang sering menghadapi masalah pengangguran terselubung

Kebanyakan usaha disektor manufaktur terdiri dari usaha keluarga, yang menggunakan mesin yang masih tradisional dan bersifat padat karya, dan

Berbagai sektor ekonomi, taraf pendidikan dan kesehatan pekerja belum mampu mencapai tahap yang diinginkan dan cenderung mengurangi tingkat produktifitas .

Pada kenyataannya di Indonesia, produktifitas tenaga kerja masih rendah, hal ini disebabkan karena tingkat pendidikan pada masyarakat masih rendah. Pada segi keahlian sumber daya manusia masih tertinggal dengan negaranegara lain, banyak faktor yang mempengaruhinya, mulai dari tingkat pendidikan, tenaga pengajar maupun dari pemerintah sendiri selaku pembuat dan pelaksana kebijakan itu sendiri. - Tingkat pertumbuhan penduduk dan beban tanggungan tinggi Masalah kependudukan di NSB yaitu proporsi penduduk dibawah usia 15 tahun (usia non produktif) yang cukup tinggi, dan berdampak pada semakin tingginya rasio beban tanggungan dalam keluarga semakin meningkat. Dengan demikian, keluarga yang besar jumlah tanggungannya cenderung menghadapi masalah kemiskinan, taraf pendidikannya relatif rendah serta pengangguran. Banyak anak banyak rejeki sebuah pepatah yang kemudian disalah tafsirkan bahwa semakin banyak anak atau tanggungan maka akan semakin banyak rejeki yang didapat. Menurut saya, tidak ada yang salah dalam pepatah tersebut, Cuma yang terjadi pada kenyataannya bahwa semakin banyak tanggungan maka akan semakin sulit sebuah keluarga memenuhi kebutuhannya yang kemudian berimbas pada tingkat pendidikan maupun asupan gizinya. Jika menggunakan prinsip ekonomi tentu semakin banyak tanggungan maka akan semakin banyak pengeluaran dan beban seseorang, dan semakin sulit seseorang tersebut memenuhinya. - Tingginya tingkat pengangguran

Dibanding dengan negara-negara maju, permanfaatan sumber daya manusia yang dilakukan oleh NSB masih relatif rendah. Sikap kesadaran akan pendidikan pada masyarakat Indonesia masih rendah, sehingga sumber daya manusia yang dihasilkan juga rendah, sehingga sulit berkompetisi dengan sumber daya manusia dari negara-negara lain. - Ketergantungan terhadap produksi pertanian dan eksport produk primer Data bank dunia (2006) menyebutkan bahwa sebagian besar penduduk NSB hidup didaerah pedesaan, dan daerah pedesaan sebagai basis sektor pertanian. Meskipun sektor pertanian di NSB menyerap sebagian besar tenaga kerja, namun kontribusi sektor tersebut terhadap GDP kecil. - Dominasi, dependensi, dan vulnerabilitas dalam hubungan-hubungan internasional Faktor yang menyebabkan rendahnya standar hidup, tingginya angka pengangguran, ketidakmerataan pendapatan, baik bagi NSB adalah karena tingginya ketimpangan, baik dibidang ekonomi maupun politik di negaranegara miskin dan `negara-negara kaya. 2. Jelaskan penerapan teori Schumpeter dan pertumbuhan endogen dalam proses pembangunan di negeri kita! Teori Schumpeter : Menurut teori ini pembangunan ekonomi merupakan perubahan spontan dan terputus-putus. Kunci dari teori ini adalah bahwa untuk perkembangan ekonomi, faktor yang terpenting adalah enterpreneur, yaitu orang yang memiliki inisiatif untuk perkembangan produk nasional. Pada proses pembangunan di Indonesia yang masih sangat tergantung dengan negara lain. Semangat entepreneur ini harus dikembangkan, sehingga kemandirian perekonomian dapat tercipta. Pertumbuhan Endogen Teori ini berpendapat bahwa kemajuan teknologi dianggap hal yang bersifat endogen, dimana pertumbuhan ekonomi merupakan hasil dari keputusan

para pelaku ekonomi dalam berinvestasi di bidang ilmu pengetahuan, dan modal diartikan tidak hanya modal fisik tetapi juga mencakup modal insani (human capital) Penguasaan teknologi akan meningkatkan keberdayaan sumber daya manusia itu sendiri, sehingga proses pembangunan akan meningkat dengan cepat. Di Indonesia penguasaan teknologi masih terbilang lambat, walaupun akibat globalisasi itu sendiri mengharuskan sebuah negara menguasai teknologi. Tenaga-tenaga ahli dalam penguasaan teknologi masih didatangkan dari negara-negara pencipta teknologi tersebut, hal ini dikarenakan sumber daya yang tercipta didalam negeri masih amat sangat minim pengetahuannya. 3. Semakin meningkat pertumbuhan ekonomi maka semakin tidak merata distribusi pendapatan. Keadaan demikian ditunjukkan melalui angka Gini Rasio negara yang berkembang seperti China, Brazil dan Indonesia (0,42 data Mei 2013). Jelaskan mengapa ketimpangan distribusi pendapatan di negara kita semakin meningkat? Jika dilihat pada aspek geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan, pemerataan akan distribusi pendapatan masih ada ketimpangan, hal ini disebabkan bahwa antarkabupaten, antarprovinsi, antar jawa dan luar jawa, antar desa dan kota. Dan hal tersebut berdasarkan data yang ada tampak adanya perbedaan tingkat kesejahteraan antar wilayah/daerah di Indonesia. Beberapa faktor yang diduga ini sebagai penyebab terjadinya perbedaan pendapatan antara wilayah adalah, kepemilikan sumberdaya alam,

ketersediaan infrastruktur, dan kualitas sumber daya manusia. 4. Di negara kita proses pembangunan tidak berjalan lancar karena terhambat berbagai masalah-masalah yang menjadi kendala besar. Jelaskan masalah-masalah apa saja yang dihadapi dalam proses pembangunan di Indonesia?

Korupsi Kemiskinan Daya saing sumber daya manusia yang masih rendah Pengangguran Jumlah penduduk Pemerataa Masalah yang di hadapi dalam proses pembangunan di Indonesia diantaranya dalam segi ekonomi di antaranya adalah masalah Kemiskinan, masalah Keterbelakangan, masalah pengangguran dan keterbatasan kesempatan kerja, masalah kekurangan modal, masalah pemerataan pendapatan, masalah inflasi da tingkat pengangguran yang terus meningkat, masalah ketergantungan terhadap impor dan utang luar negeri.

5. Jelaskan sumber-sumber dana dalam pembangunan dan mengapa kesadaran menabung pada masyarakat kita tergolong rendah? Sumber pembiayaan pembangunan pada umumnya dapat dibagi atas (Tjokroamidjojo, 1986: 100) : Sumber-sumber penerimaan dalam negeri khususnya yang tersedia sebagai tabungan pemerintah a. Tabungan masyarakat Tabungan masyarakat antara lain dapat dipupuk melalui perbankan dan lembaga-lembaga keuangan ataupun bentuk penanaman modal. Perhitungan dalam rencana mengenai tabungan masyarakat ini dilakukan berdasar perkiraan atas perkembangan kegiatan ekonomi, peningkatan pendapatan masyarakat, desain-desain tabungan dalam masyarakat, pengembangan kebijaksanaan pelembagaan moneter, keuangan termasuk tingkat non bunga bank, dan perkreditan khususnya

kebijaksanaan di bidang penanaman modal. b. Sumber dana dari luar negeri Dapat tersalur ke dalam anggaran negara atau pun tidak, langsung kepada sektor perkreditan atau kepada sektor penanaman modal.

Perkiraan umumnya, Karena

tentang dilihat

sumber secara

dana

luar

negeri

lain

mulai

banyak

direncanakan sebagai bagian yang integral dari keseluruhan investasi pda komplementer masyarakat kebutuhan pembiayaan sehingga pembangunan sebagai resource gap . tingkat pendapatan tergolong rendah, masyarakat berfikir untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan kemudian tidak berfikir untuk yang akan datang. Masyarakat Indonesia banyak menjadi konsumen, ini menunjukkan bahwa mereka kurang memikirkan masa depan dengan menabung. Tingkat pendidikan yang rendah, sehingga kesadaran akan budaya menabung pada masyarakat Indonesia rendah, dan belum adanya edukasi tentang budaya menabung itu sendiri, sehingga budaya menabung belum ada. 6. Jelaskan : a. Arti korupsi dan bentuk-bentuknya! Arti Korupsi berasal dari bahasa latin coruptio yang berarti kerusakan atau kebobrokan, dalam arti hokum adalah tingkah laku yang menguntungkan diri sendiri dengan merugikan orang lain, yang dilakukan oleh pejabat pemerintah yang langsung melanggar batas-batas hukum, atau tindakan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri yang secara langsung maupun tidak langsung merugikan keuangan atau perekonomian. Bentuk Korupsi - Kerugian Keuangan. - Suap-menyuap - Penggelapan Dana - Pemerasan - Perbuatan Curang - Benturan kepentingan Dalam Pengadaan

- Gratifikasi b. Cara memberantas korupsi! Cara memberantas korupsi diantaranya Pembinaan Mental Spiritual Aparat yang terkait, Pembentukan Tim Khusus Pemberantasan Korupsi, Pembuatan Pusat Pengaduan Tindak Korupsi, Penerapan fit & proper test bagi calon pejabat, Perbaikan Struktur Organisasi c. Mengapa korupsi menghambat pembangunan? Korupsi dapat menghambat pembangunan di karenakan Sasaran program pembangunan sulit tercapai, baik dipusat maupun di daerah daerah, Krisis kepercayaan masyarakat terhadap pimpinan (penguasa) baik di pusat maupun di daerah semakin menurun 7. Jelaskan bagaimana cara menilai suatu wilayah dikategorikan daerah dengan penduduk miskin? Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup : Gambaran kekurangan materi, Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat, Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Jadi dari segi tersebut kita dapat menilai apakah wilayah tersebut dapat di kategorikan dengan penduduk miskin. 8. Liberalisasi perdagangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan diberlakukan pada 2015. Keberadaan MEA akan mengancam Industri kecil menengah dan daya saing produk IKM. Bagaimana melindungi dan menjaga keberlangsungan IKM dan daya saing produk IKM terhadap ancaman MEA 2015?

Industri kecil dan menengah perlu memperbaiki manajeman agar dapat menjaga keberlangsungan usaha dan meningkatkan daya saing produk. Dan juga dari segi manajemen, kesadaran IKM untuk menciptakan produk unggulan juga harus di tingkatkan . karena, karena IKM terutama yang berbasis budaya memiliki potensi besar untuk menggali pasar internasional. 9. Pembangunan berkelanjutan memperhatikan kebutuhan generasi yang akan mendatang. Bagaimana cara menjaga supaya kebutuhan generasi yang mendatang dapat terjaga kelangsungannya? Penduduk atau masyarakat merupakan bagian penting atau titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan, karena peran penduduk sejatinya adalah sebagai subjek dan objek dari pembangunan berkelanjutan. Jumlah penduduk yang besar dengan pertumbuhan yang cepat, namun memiliki kualitas yang rendah, akan memperlambat tercapainya kondisi yang ideal antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan yang semakin terbatas, jadi kualias penduduk yang dapat di jaga dapat menjaga pembangunan berkelanjutan. 10. Pembangunan ekonomi antar daerah di Indonesia mengalami

perbedaan yang akhirnya mengalami ketimpangan dalam pendapatan yang dihasilkan. Jelaskan upaya membangun ekonomi daerah supaya tidak terjadi ketimpangan pendapatan? Salah satu upaya negara untuk mengurangi ketimpangan antar daerah/wilayah tentunya melalui pemerataan pembangunan dan pendapatan pada daerahdaerah. Pembangunan regional merupakan bagian integral dalam pembangunan nasional Dengan demikian diharapkan hasil pembangunan akan dapat terdistribusi dan teralokasi ke tingkat regional. hal tesebut dapat ditarik kesimpulan bahwa indikator katimpangan pendapatan dan pembangunan terdapat beberapa sebab diantaranya :

Fisik : Ketersediaan sarana sosial ekonomi seperti sarana kesehatan, pendidikan dan sarana perekonomian. Ekonomi : Kemampuan ekonomi penduduk yang terlihat dari tingkat kesejahteraan keluarga pada masing-masing kecamatan.