Anda di halaman 1dari 4

menghitung volume Pekerjaan Kusen ,Pintu ,Dan Jendela

Pekerjaan Kusen ,Pintu ,Dan Jendela Pekerjaan kusen, pintu, dan jendela dilaksan akan bersamaan dengan pemasangan dinding bata. Fungsi kusen adalah sebagai rangka utama untuk meletakkan atau menggantungkan daun pintu, daun jendela, dan asesoris lainnya. Berikut ini dilampirkan gambar denah letak tipe kusen, pintu, clan jendela. Dengan melihat denah letak tipe kusen maka pelaksanaan pekerjaan, perhitungan volume, dan pengecekan pada akhir pengerjaan akan lebih mudah.

Kusen Kayu
Pekerjaan kusen merupakan pekerjaan kayu halus, karena akan menentukan baik tidaknya nilai fisik bangunan rumah tersebut. Pada umumnya kusen terbuat dari bahan kayu berukuran 5 cm x 10 cm, 6 cm x 12 cm, dan 6 cm x 15 cm. Sebelum pekerjaan kusen dilaksanakan, bahan kayu yang dipakai harus dikeringkan terlebih dahulu, baik kering angin maupun kering oven. Pengeringan ini dilakukan untuk menghindari penyusutan kayu setelah kusen dipasang. Volume kusen dihitung dengan satuan m
3.

Rumus : V = L x p = ( b x h ) p Dimana : V = volume kusen l= luas penampang kayu p = panjang kayu b = lebar penampang kayu h = tinggi penampang kayu B. Pekerjaan Daun Pintu dan Jendela Daun pintu berfungsi sebagai sirkulasi manusia, barang, dan udara. Daun pintu dibuat dengan berbagai ukuran standar, yaitu 72 cm x 202 cm, 82 cm x 202 cm, dan 82 cm x212 cm.Daun jendela berfungsi sebagai mediator pertukaran udara dan penerang ruangan. Selain itu, daun jendela juga menjadi salah satu faktor yang dapat memperindah tampilan bangunan rumah secara keseluruhan.

1. Pekerjaan Daun Pintu Panel MultiplekDaun pintu panel multiplek bisa dihitung dengan
satuan buah atau m . Rumus : V = l x h x p. Dimana : V = volume daun pintu I = lebar daun pintu h = tinggi daun pintu
2

p = jumlah pintu
2.Pekerjaan Daun Pintu GarasiDaun pintu garasi berfungsi sebagai akses keluar masuk mobil, manusia, barang, Berta sirkulasi udara. Daun pintu bisa dibuat dengan berbagai ukuran sesuai luas ruang garasi. Volume daun pintu panel garasi bisa dihitung dengan satuan buah atau m .
2

Rumus : V = l x h x p.:dimana V = volume daun pintu garasi I = lebar daun pintu h = tinggi pintu

p = jumlah daun pintu garasi


V = volume daun pintu kaca I = lebar daun pintu h = tinggi daun pintu

p = jumlah daun pintu kaca 2.Pekerjaan daun pintu PVC


Daun pintu PVC digunakan pada ruang KM (WC) atau tempat yang lembab . Daun pintu PVC dibuat dengan pasangan kusen PVC atau pabrikasi. Daun pintu PVC didapatkan langsung di toko bahan bangunan dengan berbagai bentuk, motif, dan warna. Daun pintu PVC dihitung dengan satuan buah. Volume pintu PVC dapat dihitung dengan cara menjumlahkan semua pintu PV Rumus : V = p PVC.Dimana : V = volume daun pintu PVC

p PVC = jumlah pintu PVC Pekerjaan daun jendela


Pada rumah yang sedang dihitung biaya pembangunannya terdapat beberapa tipe daun jendela. Daun jendela dihitung dengan satuan buah atau m . Rumus : V = lxhxdj V = volume Daunjendela
2

I = lebar daun jendela h = tinggi daun jendela

dj = jumlah daun jendela


Tipe daun jendela pada bangunan yang sedang dihitung ini terdiri dari beberapa tipe atau juga dapat di hitung dengan rumus sbb: Rumus : V total = Vdj

V total = volume seluruh tipe daun jendela Vdj = jumlah volume daun jendela C. Pekerjaan Boven Ligh.Boven ligh merupakan ventilasi yang terletak di atas pintu maupun
jendela yang berfungsi sebagai sirkulasi udara dan penerang ruangan . Bentuknya lebih kecil dari jendela. Volume boven ligh dihitung dengan satuan buah. Rumus : V total = boven light V = volume boven ligh

boven ligh = jumlah boven ligh D. Pekerjaan Kusen Sopi-sopiKusen sopi-sopi teras pada materi ini adalah berdiameter 40 cm.
Kusen sopi-sopi merupakan aksen variasi rumah bagian depan yang terletak di sopi-sopi agar rumah bagian depan terlihat lebih estetis/ menarik. Volume kusen sopi-sopi dihitung dengan satuan buah.Rumus : V = kV = volume sopi - sopi k I sopi - sopi = jumlah sopi - sopi 2.Pekerjaan Daun Pintu Kaca Daun pintu kaca bisa dihitung dengan satuan buah atau m . Daun pintu kaca menggunakan satuan m . Rumus : V = l x h x p
2 2