Anda di halaman 1dari 50

My Profile

Hal Yang Perlu Diperhatikan

Pengertian

Cara kerja

Format yang dapat di konvert

Penutupan

Konversi file audio berarti perubahan bentuk suatu file audio ke bentuk file audio lainnya. File yang biasa di konvert adalah 1. MP3 2. WAV 3. WMA 4. AAC 5. OGG Vorbis Untuk mengkonversi file bisa melalui software yang tersedia seperti Jet audio
Back To Main Menu

MPEG-1 Audio Layer 3 atau lebih dikenal sebagai MP3 adalah salah satu format Berkas pengodean suara yang memiliki kompresi yang baik (meskipun bersifat Lossy) sehingga ukuran berkas bisa memungkinkan menjadi lebih kecil. Berkas ini dikembangkan oleh seorang insinyur Jerman Karlheinz Brandenburg. MP3 memakai pengodean Pulse Code Modulation (PCM). MP3 mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia.

MP3 mempunyai beberapa batasan/limit: Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s (beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi) Resolusi waktu yang digunakan mp3 dapat menjadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise. Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding Tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 kHz

Mode jointstereo dilakukan pada basis per frame Delay bagi encoder/decoder tidak didefinisikan, sehingga tidak ada dorongan untuk gapless playback (pemutaran audio tanpa gap). Tetapi, beberapa encoder seperti LAME dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada MP3 player untuk mengatasi hal itu.

WAV adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris waveform audio format merupakan standar format berkas audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM. WAV merupakan varian dari format bitstream RIFF dan mirip dengan format IFF dan AIFF yang digunakan komputerAmiga dan Macintosh. Baik WAV maupun AIFF kompatibel dengan sistem operasi Windows dan Macintosh. Walaupun WAV dapat menampung audio dalam bentuk terkompresi, umumnya format WAV merupakan audio yang tidak terkompres.

Format ini menyimpan semua detil suara yang biasanya berupa dua kanal suara, 44100hz sampling rate, 16 bit setiap sple. Wav biasanya menyimpan format PCM yang juga merupakan format standar audio untuk CD. Tetapi audio CD tidak memakai format wav melainkan memakai red book audio format. Tetapi karena memakai format PCM maka data yang disimpan sama hanya berbeda pada headernya. Karena tidak di kompresi maka absennya suara tidak menjadikan ukuran file berubah tidak seperti format lossy. Tetapi wav masih sering digunakan sebagai master record karena kualitasnya yang maksimal.

Permasalahan pada format ini adalah besarnya ukuran file yang mencapai 10 MB untuk setiap menit suara yang disimpan. Oleh karena itu dicarilah metode kompresi yang dapat secara signifikanmengurangi ukuran dari format ini serta mempertahankan kualitasnya. Terdapat berbagai macam format kompresi suara saat ini, dapat berupa lossless maupun lossy. Lossless berarti dapat dikembalikan dengan sempurna kepada bentuk aslinya, sedangkan lossy tidak karena bentuk lossy menghilangkan detil-detil yang kurang signifikan dalam suara tersebut.

AAC merupakan format kompresi lossy yang dibuat untuk menggantikan MP3 tetapi sejak mendapatkan industri standar pada tahun 1999 bentuk format ini masih belum banyak digunakan dibandingkan dengan MP3. Dengan dikembangkannya format AAC, seharusnya kelemahan MP3 pada bitrate rendah dapat dikurangi. Format yang digunakan adalah LC AAC, pemilihan penggunaan format ini dibandingkan HE-AAC ataupun HE-AACv2 adalah karena kedua bentuk formt ini adalah pengembangan dari LC AAC.

. HE-AAC merupakan pengembangn menggunakan Spectral Band Replication, suatu teknik yang memproduksi frekuensi tinggi dari data frekuensi rendah tiap frame. Sedangkan HE-AACv2 merupakan pengembangan lebih lanjut untuk Parametric Stereo, Sebuah teknik yang akan menggabungkan suara pada kedua channel menjadi satu kanal mono dan menambahkan info Parametric Stereo yang merupakan info kanal kiri dan kanal kanan. Pada AAC encoder akan mengambil sebanyak 1024 sample untuk tiap frame dan channel untuk signal dengan banyak detil dan 128 sample untuk sinyal yang memiliki sedikit detil. Kemudian dari sampel ini dihilangkan bagian yang kurang signifikan pada manusia, bagian yang dihilangkan inilah yang menyebabkan AAC termasuk kompresi lossy. Setelah itu dilakukan kompresi lossless untuk menghilangkan bagian yang masih ada redundansi.

Salah satu yang menyebabkan format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA), disukai para vendor musik online adalah dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini.

Kelebihan WMA tidak hanya itu saja. Kualitas musik yang ditawarkan format WMA lebih baik daripada MP3. Tes yang dilakukan situs Extremetech.com menunjukkan format ini juga kualitasnya lebih baik daripada AAC. Format ini cukup populer. Peranti lunak dan peranti keras terbaru umumnya mendukung format ini. Namun dukungan belum seluas MP3, kendati hal ini bisa berubah dalam waktu-waktu mendatang.

Format ini cukup populer. Peranti lunak dan peranti keras terbaru umumnya mendukung format ini. Namun dukungan belum seluas MP3, kendati hal ini bisa berubah dalam waktu-waktu mendatang.

Vorbis adalah metode kompresi audio lossy gratis dan open source yang diprakarsai oleh Yayasan Xiph.org dengan tujuan untuk menggantikan format MP3. Karena hasil kompresi Vorbis biasanya disimpan dalam kontainer Ogg, maka Vorbis juga sering disebut Ogg Vorbis. Pengembangan Vorbis dimulai September 1998, didorong dengan pengumuman dari Fraunhofer Gesellschaft bahwa mereka akan mulai menarik biaya lisensi format MP3.

Christopher "Monty" Montgomery memelopori sebuah proyek yang didukung oleh para pengembang lainnya. Pada tanggal 19 Juli 2002, versi stabil 1.0 Vorbis dirilis. Versi resmi terakhir adalah 1.1.2 yang dirilis 2005-1128, tetapi ada varian-varian yang lebih disempurnakan, terutama aoTuV, yang memberikan kualitas suara yang lebih baik dibanding versi resmi Vorbis, khususnya pada bitrate rendah. Source code dari rilis Xiph.Org tersedia dari halaman unduh resmi Xiph.Org.
Back To Main Menu

Back To Main Menu

Dalam mengkonversi file audio kita harus memperhatikan beberapa hal penting seperti: 1.Software yang dipakai 2.Bit rate 3.Tempat menaruh file setelah konvert Diatas adalah beberapa yang harus di perhatikan dalam mengkonvert file audio.

Software

Bit Rate

File Setelah Di Convert

Back To Main Menu

Untuk mengkonversi suatu file kita membutuhkan software.Dalam memilih nya kita harus tahu apa saja yang di butuh kan seperti konvert file audio,dalam hal ini yang diperhatikan adalah :
1. Kelengkapan (seperti banyak nya file yang bisa di konvert 2. Mudah di download atau di install 3. Mudah di gunakan

Salah satu software yang mudah digunakan dan lengkap adalah Jet audio .Selain bisa mengkonvert file audio, Software ini juga bisa mengkonvert video bahkan bisa memutar file audio maupun video.Dan ada beberapa fitur tambahan seperti Burning,track record,broadcast(radio online) dan Get music(Online store).Format yang bisa di konvert di jet audio meliputi WMA,MP3,AAC,OGG vorbis dll. Software ini pun bisa mudah di cari karen gratis. Software ini bisa di donwload di WWW.JetAudio.com

Software lain yang bisa anda gunakan untunk mengkonvert adalah NeoAudio. Software ini cukup bagus karena tampilan nya yang ga bikin pengguna bingung dan ga bikin susah. Selain itu Neoaudio juga tidak menyusahkan orang yang ingin menggunakan nya karen software ini gratis.Bisa di wownload di WWW.Neoaudio.com Namun NeoAudio hanya bisa mengkonvert Mp3 > WAV dan juga sebalik. Tapi software ini sudah mumpuni untuk dipakai mengkonvert format Mp3/WAV
Back To Sub Menu

Sebelum mendefinisikan apa itu Bit Rate, mari kita definisikan terlebih dahulu apa itu Bit dan apa itu Rate. Rate dalam bahasa Indonesia adalah suatu kecepatan. Sedangkan Bit (kepanjangan dari Binary Digital) dalam bahasa Indonesia adalah kepingan atau potongan. Apakah Bit itu sama dengan Byte ? Mungkin ada diantara kita yang menanyakan hal tersebut. Keduanya sama saja yaitu membentuk suatu karakter. Namun 1 Byte itu berisikan 8 buah Bit yang merepresentasikan sebuah karakter pada penyimpanan data di memory system perkomputeran.

Ada hal penting yang harus kita pahami bahwa Byte biasanya digunakan untuk mengetahui kapasitas ukuran data pada suatu media penyimpanan seperti harddisk, flashdisk, dan lain-lain. Ukurannya pun dibagi-bagi menjadi Kilo Byte (KB), Mega Byte (MB), Giga Byte (GB), dll. Sedangkan Bit digunakan untuk mengetahui ukuran kecepatan suatu transfer data dari tempat satu (terminal) ke tempat lain. Jadi kalau kita sedang mendownload data, lalu kita lihat kecepatan transfernya yaitu 60Kbps, maka artinya adalah kecepatan data masuk adalah 60 Kilo Bit per Second (detik) bukan 60 Kilo Byte per Second.

Dari uraian di atas, dapat kita definisikan bahwa bit rate adalah suatu ukuran kecepatan bit suatu data dari tempat satu ke tempat lain yang biasanya diukur dengan waktu seperti Kbps (Kilobit per second), Mbps (Megabit per second) dan seterusnya. Jadi kalau mau internetan, cari warnet atau WIFI yang besar bitnya biar download file atau main game onlinenyaLalu apakah penggunaan Bit hanya pada transfer data layaknya di bidang jaringan computer ? Jawabnya adalah tidak. Bit dipakai dimana-mana, contoh lain dari penggunaan Bit adalah pada file mp3 atau video. tidak perlu lama menunggu.

Coba kita klik kanan salah satu file mp3, lalu ke properties-nya. Terdapat tab General dan Summary. Lalu ke tab Summary, di Tab itu kita dapat melihat bahwa mp3 tersebut memiliki properties-properties salah satunya adalah Bit Rate.

Dari gambar, dapat kita lihat bahwa file mp3 ini memiliki bit rate sebesar 128kbps. Lalu apa maksudnya ? Saat kita mendengarkan lagu ini, tiap suara yang keluar, diukur dari bit ratenya. Karena seperti penjelasan diatas bahwa bit adalah pembentuk dari suatu byte dimana byte itu merepresentasikan sebuah karakter. Jadi semakin besar bit ratenya maka semakin halus juga lagu yang kita dengarkan. Sama seperti halnya dengan video, semakin besar bit ratenya semakin halus pula tampilan videonya. Satu hal lagi yang kita harus ketahui dari pengguaan

Satu hal lagi yang kita harus ketahui dari pengguaan bit adalah saat kita membeli suatu VGA Card. Banyak orang hanya mengukur kapasitas dari VGA tersebut namun melupakan ukuran bitnya. Saya katakan bahwa VGA dengan kapasitas 1 GB dengan bit rate hanya 128 lebih bagus VGA dengan kapasitas 512 dengan bit rate sebesar 256. Mengapa? Pahami lagi definisi dari bit.

Back To Sub Menu

Terkadang kita bingung setelah kita mengkonvert suatu file karena kita belum men setting tempat menaruh suatu file tersebut setelah di konvert. Nah mungkin dengan cara ini anda bisa melakukan nya sendiri dan tidak akan bingung mencari file tersebut.Software yang saya pakai saat ini adalah NeoAudio

Back To Main Menu

Back To Sub Menu

Untuk melakukan konversi format audio, banyak converter audio yang tersedia dan dapat diperoleh secara gratis, salah satunya yang digunakan dalam tulisan ini adalah Jet Audio 7, lakukan instalasi pada komputer anda. Walaupun aplikasi ini ditawarkan secara gratis, kemampuan aplikasi Jet Audio ini sebagai konverter audio sangat dapat diandalkan dan mendukung banyak format. Selain sebagai konverter audio, aplikasi Jet Audio 7 ini juga merupakan Audio-Video Player dan Converter Video

Konversi file Dari Harddisk

Konversi file Dari CD

Konversi dari file CD Musik


Masukkan cd musik ke dalam cd/dvd room Buka aplikasi Jet audio 7 -> pada tampilan player -> klik Rip

Akan terbuka kotak Ripping -> pilih drive cd/dvd room (biasanya akan langsung terbuka) -> akan terlihat tampilan isi cd musik.

Pilih satu file atau dapat juga seluruhnya -> pada kolom dibawah isi nama atau pilih sesuai standard dan dapat dirubah setelah dilakukan konversi -> pilih folder untuk menempatkan output hasil konversi Pada kolom output format -> pilih format output yang diinginkan -> misalnya mp3, dan apabila ingin melakukan sedikit konfigurasi untuk format ini klik Config -> akan terbuka kotak yang menunjukkan bitrate dan quality (seperti disebutkan diatas, standard kualitas mp3 adalah 128 Kbps, atau naikkan hingga 192 Kbps untuk kualitas yang mendekati cd dengan konsekuensi file output akan menjadi lebih besar -> atau lakukan percobaan dengan memilih beberapa bitrate yang berbeda, sehingga kita dapat mengetahui hasil yang sesuai dengan keinginan kita) Klik start -> tunggu hingga proses konversi selesai Setelah proses selesai, buka folder tempat folder yang telah ditentukan, anda telah memiliki file mp3 Selesai
Back To Main Menu Back To Sub Menu

Buka aplikasi Jet audio 7 -> pada tampilan player -> klik Convert

Akan terbuka kotak convert > klik add files dan akan terbuka seperti gambar dibawah ini > pilih salah satu file

Untuk selanjutnya sama seperti proses ripping , tentukan nama, pilih folder dan pilih format yang diinginkan klik Start untuk proses konversi

Back To Main Menu

Back To Sub Menu

Konversi Kaset Analog dengan fitur Record Fungsi record ini bukan hanya sebagai konverter untuk kaset analog, tetapi juga dapat melakukan record audio dari palyer lain di komputer atau player lainnya. Untuk melakukan record dari kaset analog, diperlukan kabel audio -> hubungkan kabel pada input-output audio yang ada pada kaset player dan komputer atau dapat juga pada output handset player bila ada. Pada tampilan aplikasi Jet Audio 7 -> klik record (berada disebelah tombol Convert) ->

Lakukan konfigurasi setelah kotak record terbuka -> yang penting diperhatikan disini adalah volume record dan terlihat pada tampilan bar (hal ini dimaksudkan agar jangan terlalu tinggi, melebihi bar record yang akan membuat suara hasil record pecah) Konfigurasi lain yang diperlukan hampir sama dengan konfigurasi pada rip dan convert

Back To Main Menu

Back To Sub Menu

Terima kasih atas perhatian anda selama persentase berlangsung. Semoga dapat menambah wawasan anda.