Anda di halaman 1dari 2

Discussion Albert RK dengan grup penelitiannya melakukan studi untuk mengevaluasi apakah Azithromycin dapat menanggulangi terjadinya chronic

obstructive pulmonary disease (COPD ! "tudi ini menggunakan placebo sebagai pembanding e#ek dari Azithromycin$ dosis yang diberikan kepada kelompok yang mendapat Azithromycin adalah %&' mg per hari dan diikuti perkembangannya selama satu tahun$ selama pengamatan pasien tetap mengonsumsi obat yang biasa diminum! Dan diperoleh hasil bah(a peningkatan risiko untuk eksaserbasi akut COPD pada kelompok yang menerima Azithromysin$ pada dosis %&' mg sekali sehari$ selama ) tahun di samping pera(atan biasa mereka$ #rekuensi eksaserbasi akut mengalami penurunan$ dengan hasilnya #rekuensi eksaserbasi adalah )$*+ eksaserbasi per pasien dalam setahun pada kelompok azitromisin$ dibandingkan dengan )$+, per pasien dalam setahun pada kelompok plasebo (P '$') $ dan rasio bahaya untuk memiliki eksaserbasi akut COPD per pasien dalam setahun kelompok azitromisin adalah '$., (/&0 C1$ '$2,3'$+*$ P 4'$'') !! 5al ini juga disertai dengan penurunan kejadian kolonisasi patogen perna#asan tertentu dan peningkatan kualitas hidup$ tetapi juga meningkatan kejadian kolonisasi organisme yang resisten terhadap makrolid dan tingkat kemampuan pendengaran menurun sekitar &0! Pemilihan dosis Azithromysin %&' mg karena peneliti berpikir bah(a dosis tersebut cukup tinggi untuk membatasi kemungkinan terjadinya hasil negati# karena dosis yang tidak cukup! "erta pada penelitian ini diberikan dosis harian untuk mem#asilitasi kepatuhan dari peserta! "elain itu pada studi ini kelompok yang diberikan Azithromycin diseleksi terlebih dahulu yaitu dalam hal tidak ada gangguan pendengaran$ takikardia$ atau risiko nyata dari perpanjangan 67c$ ini dilakukan untuk mengurangi e#ek samping dari Azithromycin$ karena obat ini memang memiliki beberapa e#ek samping yang berbahaya! "tudi ini tidak hanya memberikan perhatian terhadap e#ek langsung pemberian Azithromysin pada penurunan eksaserbasi COPD$ namun juga mengamati hubungan antara kolonisasi naso#aring dengan angka kejadian eksaserbasi COPD$ didapatkan hasil bah(a tidak ada hubungan terlihat antara kolonisasi naso#aring baik pada saat a(al intervensi atau saat sesudahnya dengan terjadinya eksaserbasi akut PPOK (P - '$,) ! "erta pada studi ini diamati juga mengenai timbulnya resistensi terhadap makrolid dan hasil yang didapatkan yaitu timbulnya resistensi terhadap makrolid adalah +)0 dan *)0 dalam dua kelompok$ masing3masing (P 4'$'') !

Karena (aktu pemberian Azithromysin pada penelitian ini selama satu tahun sehingga belum dapat dipastikan apakah pemberian lebih dari jangka (aktu satu tahun memiliki e#ek yang sama terhadap eksaserbasi dari COPD! "elain itu beberapa peserta penelitian yang tidak dapat melanjutkan penelitian disebabkan e#ek samping dari Azithromysin terutama dalam hal penurunan kemampuan pendengaran$ tidak dilakukan #ollo( up sehingga tidak diketahui hasilnya apakah e#ek samping tersebut hilang setelah penghentian pengobatan serta berapa lama untuk menjadi normal kembali pendengarannya!