Anda di halaman 1dari 3

B. Proses Menstruasi Siklus menstruasi berkaitan dengan pembentukan sel telur dan pembentukkan endometrium.

Lamanya siklus haid yang normal atau dianggap siklus haid klasik adalah 28 hari ditambah atau dikurangi dua sampai tiga hari. Siklus ini dapat berbeda pada wanita yang sehat dan normal. Siklus haid mulai teratur jika wanita sudah berusia 25 tahun. Siklus ini dikendalikan oleh hormone-hormon reproduksi yang dihasilkan oleh hipotalamus hipo!isis dan o"arium.

#ase dalam siklus haid yaitu$ a. #ase #olikel Pada akhir siklus menstruasi hipotalamus mengeluarkan hormone gonadotropin. %ormone ini akan merangsang hipo!isis untuk melepaskan #S% &#olli'le Stimulating %ormone( atau hormone pemi'u pertumbuhan !olikel. Pada awal siklus berikutnya pada hari pertama sampai ke-)* !olikel akan melanjutkan perkembangannya karena pengaruh #S% dalam o"arium. Setelah itu terbentuk !olikel yang sudah masak &!olikel de +raa!( dan menghasilkan hormone estrogen yang ber!ungsi menumbuhkan endometrium dinding rahim dan memi'u sekresi lendir.

b. #ase ,strus -enaikan estrogen digunakan untuk mempertahankan pertumbuhan dan merangsang terjadinya pembelahan sel-sel endometrium uterus. Selain itu juga berperan dalam menghambat pembentukan #S% oleh hipo!isis untuk menghasilkan L% &Luteini.ing %ormone( yang berperan dalam merangsang !olikel de graa! yang telah masak untuk melakukan o"ulasi dari o"arium. /"ulasi umumnya berlangsung pada hari ke-)* dari siklus haid. Biasanya pada setiap o"ulasi dihasilkan ) oosit sekunder.

'. #ase Luteal L% merangsang !olikel yang telah kosong untuk membentuk korpus atau uteum &badan kuning(. Selanjutnya korpus ini menghasilkan progestron yang mengakibatkan endometrium berkembang tebal dan lembut serta banyak pembuluh darah. Selama )0 hari setelah o"ulasi progesterone ber!ungsi mempersiapkan uterus untuk kemungkinan hamil. 1terus pada tahap ini siap menerima dan member sel telur yang telah dibuahi &.igot(. 2ika tidak terjadi !ertilisasi 'orpus luteum berubah menjadi 'orpus albi'ans dan berhenti menghasilkan progesterion.

d. #ase Menstruasi 3 Perdarahan

4pabila !ertilisasi tidak terjadi produksi progesterone mulai menurun pada hari ke-25. 6orpus luteum &badan kuning( berdegenerasi dan lapisan uterus bersama dinding dalam rahim luruh &mengelupas( pada hari ke-28 sehingga terjadi pendarahan. Biasanya haid berlangsung selama 7 hari. Setelah itu dinding uterus pulih kembali. Selanjutnya karena tidak ada lagi progesterone yang dibentuk maka #S% dibentuk lagi kemudian terjadilah proses oogenesis dan siklus haid dimulai kembali. Siklus haid akan berhenti jika terjadi kehamilan. 8amun ada yang menyebutkan bahwa pada tiap siklus dikenal dengan 9 masa utama yaitu$ a. Masa haid selama 2 sampai 8 hari Pada waktu itu endometrium dilepas sedangkan pengeluaran hormon-hormon o"arium paling rendah &minimum(. b. Masa proli!erasi sampai hari ke-)* ,ndometrium tumbuh kembali disebut juga endometrium melakukan proli!erasi. 4ntara hari ke-)2 sampai ke-)* dapat terjadi pelepasan o"um dari o"arium yang disebut o"ulasi. '. Masa sekresi :erjadi perubahan dari korpus rubrum menjadi korpus luteum yang mengeluarkan progesterone. ;i bawah pengaruh progesteron ini kelenjar endometrium yang tumbuh berkelok-kelok mulai bersekresi dan mengeluarkan getah yang mengandung glikogen dan lemak. Pada akhir masa ini stroma endometrium berubah kea rah sel-sel desidua terutama yang berada di seputar pembuluh-pembuluh arterial. -eadaan ini memudahkan adanya nidasi &menempelnya o"um pada dinding rahim setelah dibuahi(.