Anda di halaman 1dari 9

Cara Membuat Yoghurt yang

Benar
Sumber : http://bisnisukm.com/
Yoghurt merupakan salah satu olahan
susu yang diproses melalui proses
fermentasi dengan penambahan kultur
organisme yang baik, salah satunya yaitu
bakteri asam laktat. Di pasaran yoghurt
terbagi dalam dua jenis, yang pertama
adalah yoghurt plain yaitu yoghurt tanpa
rasa tambahan dan yang kedua adalah
drink yoghurt yaitu yoghurt plain yang
oleh produsen telah ditambahkan perasa
tambahan buah-buahan seperti rasa
stroberi, jeruk ataupun leci
Kelebihan Yoghurt :
Bila di nilai dari kandungan gizinya, yoghurt tidaklah
kalah dengan susu pada umumnya. Hal ini karena bahan
dasar yoghurt adalah susu, bahkan ada beberapa
kelebihan yoghurt yang tidak dimiliki oleh susu murni
yaitu :

1. Sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang sensitif dengan
susu (yang ditandai dengan diare) karena laktosa yang
terkandung pada susu biasa sudah disederhanakan dalam
proses fermentasi yoghurt.
2. Bila dikonsumsi secara rutin bahkan mampu menghambat
kadar kolestrol dalam darah karena yoghurt mengandung
bakteri lactobasillus. Lactobasillus berfungsi menghambat
pembentukan kolestrol dalam darah kita yang berasal dari
makanan yang kita makan seperti jeroan atau daging.
3. Meningkatkan daya tahan tubuh kita karena yoghurt
mengandung banyak bakteri baik sehingga secara otomatis
dapat menyeimbangkan bakteri jahat yang terdapat dalam
susu kita.

Cara Pembuatan Yoghurt
Walaupun terlihat sulit, pembuatan yoghurt
sebenarnya sangat sederhana. Alat-alat yang kita
butuhkan tidaklah terlalu rumit, seperti panci
berukuran kira-kira 40 cm, sendok pengaduk, toples
kaca dengan tutup. Semua peralatan ini dapat
diperoleh dengan mudah dipasar-pasar atau pusat
pembelanjaan seperti Carrefour. Bahan utama yang
dibutuhkan untuk pembuatan yoghurt hanyalah
susu. Susu ini dapat berupa susu cair langsung tetapi
yang perlu diperhatikan susu yang digunakan harus
susu putih.
Adapun langkah-langkahnya sebagai
berikut :
1. Siapkan susu yang sudah dicairkan dengan air matang sebanyak
1 liter lalu tambahkan susu krim sebanyak 15%.
2. Masak dengan api kecil sambil diaduk terus selama 30 menit
tetapi jangan sampai mendidih. Hal ini hanya bertujuan untuk
menguapkan air sehingga nantinya akan terbentuk gumpalan
atau solid yoghurt.
3. Jika sudah, solid yoghurt lalu diangkat dan didinginkan kira-kira
sampai hangat-hangat kuku baru kemudian ditambahkan bibit
yoghurt sebanyak 2 5% dari jumlah yoghurt yang sudah
mengental tadi. Bibit yoghurt memang tidak dijual di pasaran
secara bebas tetapi dapat anda peroleh disalah satu toko. Atau
secara sederhananya kita dapat menggunakan yogurt yang plain
(tanpa rasa tambahan), tanpa gula dan tanpa aroma sebagai bibit
yoghurt.
4. Diamkan selama 24 jam dalam wadah tertutup untuk
menghasilkan rasa asam dan bentuk yang kental.
5. Semakin tinggi total solidnya maka cairan bening yang tersisa
semakin sedikit, dan yoghurt yang dihasilkan semakin bagus.
Solid yoghurt yang belum diberikan tambahan rasa ini dapat juga
dijadikan bibit yoghurt untuk pembuatan selanjutnya.
6. Setelah berbentuk yoghurt dapat ditambahkan sirup atau gula
bagi yang tidak kuat asamnya, bahkan bisa ditambahkan dengan
perasa tambahan makanan seperti rasa jeruk, strawberry dan leci
yang dapat kita peroleh di apotek-apotek. Yoghurt dapat
disajikan tidak hanya sebagai minuman, tetapi juga dapat
disajikan bersama salad buah sebagai sausnya ataupun sebagai
bahan campuran es buah.
7. Yoghurt yang sudah jadi dapat ditempatkan di wadah plastik
ataupun kaca. Kalaupun kita ingin menggunakan wadah plastik
sebaiknya yang agak tebal, akan tetapi bila ingin menyimpan
yoghurt untuk waktu yang lebih lama sebaiknya menggunakan
wadah kaca.
Kebersihan merupakan hal yang harus
sangat kita perhatikan, sehingga sebaiknya
semua alat yang digunakan direbus terlebih
dahulu dalam air mendidih selama 5-10 menit.
Apabila kebersihan tidak dijaga dapat
mengakibatkan yoghurt tidak jadi, dengan ciri-
ciri tidak berasam walaupun berbentuk solid, di
permukaan solid ditumbuhi jamur yang
berbentuk bintik-bintik hitam dan berbau asam
yang sangat tajam.
Untuk yoghurt yang kita buat sendiri sebaiknya
paling lama penyimpanannya selama 1 minggu.
Selain masalah kebersihan, masalah
penyimpanan yoghurt juga perlu untuk
diperhatikan.
Ada dua hal yang harus
diperhatikan yaitu :
1. Yoghurt tidak boleh terkena sinar
matahari.
2. Tidak boleh ditaruh dalam suhu ruangan,
harus disimpan dalam suhu dingin/kulkas
tetapi juga tidak boleh diletakkan dalam
freezer. Yoghurt tidak boleh disimpan
dalam freezer karena bahan dasar yoghurt
yang berupa susu dapat pecah dan justru
itu akan merusak yoghurt.

Tips Memilih Yogurt
Bila anda tidak sempat membuat dan ingin membeli
yogurt di pasaran maka ada beberapa hal yang harus
diperhatikan :

1. Pilihlah yoghurt yang kental.
2. Pilihlah yoghurt yang disimpan di suhu dingin jangan
yang di luar karena biasanya sudah disterilkan lagi
sehingga mikroorganismenya sudah tidak ada.
3. Dicermati labelnya yang plain yoghurt atau yang drink
yoghurt disesuaikan dengan kebutuhan kita.
4. Dicermati tanggal kadaluarsanya.