Anda di halaman 1dari 10

Journal Of Marine Research.

Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24


Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

15

Pengaruh Suhu Ekstraksi Terhadap Kualitas Alginat Rumput Laut
Turbinaria sp. dari Pantai Krakal !unung Kidul"#og$akarta

Ar%ianto &i'o(o
)*
Ali Ridlo Sri Sed+ati

#ro$ram %tudi &lmu 'elautan, (a)ultas #eri)anan dan &lmu 'elautan, *ni+ersitas ,ipone$oro
'ampus Tem-alan$, %emaran$ 502.5 Telp/(a" 024-.4.4/01
email : dioch_gun@yahoo.com
A'strak
Rumput laut Tur-inaria sp merupakan jenis rumput laut coklat yang menghasilkan alginat.
Alginat banyak dugunakan dalam industri, antara lain sebagai pengental, pensuspensi, penstabil,
pembentuk film, pembentuk gel, dan bahan pengemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh suhu ekstraksi terhadap kualitas alginat rumput laut Tur-inaria sp. meliputi rendemen, kadar
air, kadar abu, dan viskositas. Pengambilan sampel Tur-inaria sp. dilakukan di Pantai rakal !unung
idul, "ogyakarta. #etode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan
Acak $engkap %RA$&. 'ampel diekstraksi dengan menggunakan larutan (a
)
*+
,
- . dengan perlakuan
perbedaan suhu ekstraksi /0 1*, 20 1*, 30 1*, -0 1*, dan 40 1* masing5masing perlakuan dengan ,
ulangan. 6asil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan semakin tinggi suhu ekstraksi
meningkatkan rendemen, dan menurunkan kadar air, kadar abu, dan viskositas. 6asil penelitian
menunjukkan rendemen tertinggi dicapai pada suhu 40 1* yaitu )-,73 8 0,,/ .. adar air terendah
dihasilkan pada suhu 40 1* yaitu 92,7) 8 0,3, .. adar abu terendah dihasilkan pada suhu 40 1* yaitu
),,)4 8 ),29 .. :iskositas tertinggi dihasilkan pada suhu /0 1* yaitu )3,49 8 9,)0 cPs. Perlakuan
menggunakan suhu 20 1* menghasilkan kualitas alginat terbaik jika dilihat dari standar baku yang telah
ditetapkan.
Kata kunci , Tur-inaria sp.; 2l$inat; 'uhu <kstraksi
A'stract
Tur-inaria sp. is a type of bro=n algae that produce alginate. Alginate is =idely used in industry,
such as for a coagulant, suspending, stabili>ers, film formers, gel formation, and emulsifier. ?he objective
of research =as to kno= the effect of temperature e@straction to=ard Auality of alginate such as yield,
=ater content, ashes content, and viscosity of Tur-inaria sp. 'ampling of Tur-inaria sp. =as done in
rakal Beach !unung idul, "ogyakarta. ?he method used =as e@perimental method. Cesign e@periment
applied =as *omplete Randomi>ed Cesign %*RC& =ith (a
)
*+
,
- . by different ?emperature treatment
from /0 1* 20 1*, 30 1*, -0 1*, and 40 1* of concentration triplicate to=ard alginate Auality. ?he results
sho=ed that the higher temperature e@straction caused higher yield, and lo=er =ater content, ashes
content, and viscosity. ?he result sho=ed the highest yield =as obtained at temperature 40 1* %)-,73 8
0,,/ .&. ?he lo=est =ater content =as obtained at temperature 40 1* %92,7) 8 0,3, .&. ?he lo=est
ashes content =as obtained at temperature 40 1* %),,)4 8 ),29 .&. ?he highest viscosity content =as
obtained at temperature /0 1* %)3,49 8 9,)0 cPs&. ?reatment temperature 20 1* produce temperature
best if seen from the odor of =hich set standard.
Ke$(ords , Tur-inaria sp.; Alginate; ?emperature <@straction
D& #enulis penan$$un$ ja3a-
Pendahuluan
Rumput laut coklat di Endonesia
tercatat sedikitnya terdapat 4 genus yaitu
*ystoseira, Cictyopteris, Cictyota,
6ormophysa, 6idroclathrus, Padina,
'argassum dan ?urbinaria %Romimohtarto
dan Fu=ana )009&.
Alginofit adalah jenis rumput laut
coklat penghasil alginat, yaitu %ar$assum
sp., Tur-inaria sp., yang banyak dijumpai di
daerah laut Endonesia %Rasyid )00)&.
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

16

Tur-inaria sp. memiliki bentuk
thallus silindris, tegak, kasar, terdapat
bekas5bekas percabangan. 6oldfast berupa
cakram kecil dengan terdapat perakaran
yang berekspansi radial. Percabangan
berputar sekeliling batang utama. Blade
merupakan kesatuan yang terdiri dari
tangkai dan lembaran daun umumnya
berukuran kecil, diameter berkisar satu cm,
membentuk setengah bulatan melengkung
seperti ginjal, bentuk daun ada yang
menyerupai kerucut segitiga, dan seperti
corong dengan pinggir daun bergerigi.
Garna thalli coklat muda atau cokalat tua.
?inggi rumpun mencapai -2 cm %Atmadja et
al, 9773&.
Alginat merupakan salah satu
kelompok polisakarida yang terbentuk
dalam dinding sel rumput laut coklat
dengan kadar mencapai /0 . dari total
berat kering dan memegang peranan
penting dalam mempertahankan struktur
jaringan sel. 'ecara kimia=ai, alginat
adalah suatu polimer linier panjang yang
tersusun dari dua unit monomerik, yaitu
asam H5C5mannuronat dan asam I5$5
guluronat %ordi, )099&. Alginat terdapat
dalam dinding sel rumput laut coklat yang
berupa kristal5kristal yang tersusun secara
pararel pada benang5benang halus selulosa
dan cairan sel %?ruus et al., )009& dalam
"ulianto %)00-&.
Asam alginat dapat berupa
homopolimer yang terdiri dari monomerik
sejenis yaitu asam C5mannuronat saja atau
asam $5guluronat saja %Ginarno, 9773&.
(atrium alginat merupakan garam natrium
dari asam alginat, polimer glukuronan linier
terdiri dari asam H5%95/&5C5manosiluronat
dan residu asam I5%95/&5$5gulosiluronat
%6andayani, )004&. 'truktur natrium
alginat disajikan pada !ambar 9.



!am'ar -. 'truktur natrium alginat
%6andayani, )004&.

Alginat dimanfaatkan sebagai bahan
aditif pada industri makanan, farmasi dan
obat5obatan yang berfungsi sebagai
thi!)enin$, sta-ili4in$ dan emulsi56in$
a$ent %*hapman J *hapman 9740&.
:iskositas natrium alginat komersil
mempunyai standar yang ditetapkan oleh
'igma, Enternasional ?rade *entre %E?*&,
dan amoga=a *hemical Endustry %*E&
%"ulianto 977-&. (atrium alginat ber=arna
putih sampai kekuningan, berbentuk
tepung, hampir tidak berbau dan berasa,
larut dalam air dan mengental, tidak larut
dalam larutan hidrokoloid dengan
kandungan alkohol lebih dari )0 ., dan
tidak larut dalam kloroform, eter, dan asam
%Kood *hemical *ode@ 9749 dalam
Cirektorat Fendral Budidaya Perikanan
)003&.
Proses ektraksi rumput laut untuk
menghasilkan garam alginat, sebagian
besar menggunakan pelarut air. Prinsip
dasar ekstraksi alginat adalah perendaman
rumput laut coklat dengan larutan (a
)
*+
,

atau (a+6. emudian larutan alginat kasar
yang diperoleh ditambahkan dengan larutan
asam kuat sehingga akan membentuk
endapan asam alginat. Proses pemurnian
produk ini meliputi proses penjernihan,
pemucatan dan pengendapan alginat. Pada
umumnya produk akhir yang dihasilkan
berupa (a5alginat yang dapat larut dalam
air. Penelitian ekstraksi alginat dengan
perlakuan suhu 30 1* telah banyak
dilakukan. <kstraksi alginat dari beberapa
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

17

metode, masih didapatkan hasil alginat
yang relatif rendah sehingga perlu adanya
penelitian lanjutan, diharapkan diketahui
suhu terbaik sehingga mendapatkan
kualitas alginat sesuai dengan standar
industri. Pembentukan natrium alginat yang
mempunyai viskositas dan bobot molekul
tinggi diperlukan suhu ekstraksi yang
optimal %Basmal et al 9777 dalam "uni>al
)00/&.
?ujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh suhu ekstraksi
dengan larutan (a
)
*+
,
terhadap kualitas
alginat meliputi rendemen, kadar air, kadar
abu, dan viskositas dari rumput laut
Tur-inaria sp.

Materi dan Metode
Materi Penelitian
#ateri dalam penelitian ini adalah
rumput laut jenis Tur-inaria sp. yang
diambil dari Pantai rakal, !unung idul,
"ogyakarta. Bahan yang digunakan dalam
proses pengolahan alginat adalah larutan
+6, (a
)
*+
,
, 6*l, (a+6, dan (ao*l teknis.
Metode Penelitian
Rancangan penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak $engkap.
Perlakuan dalam penelitian berupa
perbedaan suhu ektraksi %/0 1*, 20 1*, 30
1*, -0 1*, dan 40 1*& dengan =aktu
perebusan ) jam dengan , pengulangan.
6asil yang didapat dianalisis secara
statistik yaitu normalitas, homo$enitas,
2NOV2, dan 7ontras H6potesis Test.
Cilanjutkan uji regresi linier untuk melihat
persamaan yLaMb@ dan melihat bentuk
hubungan antara perbedaan suhu ekstraksi
terhadap kualitas alginat. Analisis korelasi
dilakukan untuk melihat besar hubungan
atau keterkaitan perlakuan perbedaan suhu
ekstraksi terhadap kualitas alginat.
a. Pengam'ilan Sampel
Pengambilan sampel rumput laut
Tur-inaria sp. dilakukan di Pantai rakal,
!unung idul, pada kedalaman 8 0,2 m
pada 3 'eptember )09), pengambilan
sampel rumput laut Tur-inaria sp.
dilakukan pada surut air laut karena ombak
yang besar. 'ampel dipilih dan dicuci
dengan air laut untuk menghilangkan
kotoran beserta organisme yang
menempel, kemudian rumput laut
Tur-inaria sp. dimasukkan dalam karung5
karung.
'. Preparasi Sampel
Rumput laut basah Tur-inaria sp.
dicuci menggunakan air ta=ar berulang5
ulang untuk menghilangkan butiran garam
yang menempel sampai bersih. 'etelah
dicuci bersih dikeringkan diba=ah sinar
matahari selama 8 , hari. Agar cepat
kering pada saat penjemuran dilakukan
pembolak5balikan sehingga bagian atas dan
ba=ah rumput laut terkena sinar matahari
secara merata. 'ampel rumput laut kering
Tur-inaria sp. dikemas dalam plastik dan
disimpan ditempat kering agar terhindar
dari pertumbuhan jamur.
c. Ekstraksi Alginat
<kstraksi alginat dilakukan menurut
"ulianto %)00-& dan #ir>a %)09)& yang
telah dimodifikasi konsentrasi (a
)
*+
,
, +6
dimana dengan urutan sebagai berikut:
'ampel kering sebanyak 20 gram
dipotong dengan ukuran 8 9 cm. emudian
direndam dengan air ta=ar selama 8 ,
jam. Perendaman air ta=ar bertujuan untuk
mengembalikan kondisi segar dan
mempersiapkan tekstur rumput laut
Tur-inaria sp. menjadi lunak sehingga
mempermudah proses ekstraksi dan juga
mengurangi kadar garam mineral. 'ampel
kemudian direndam dengan larutan +6
0,- . selama ,0 menit dengan
perbandingan 9:)0 %9 untuk bahan yang
direndam dan )0 untuk larutan perendam&.
Perendaman dengan larutan +6 bertujuan
untuk melunakan dinding sel rumput laut
Tur-inaria sp. Rumput laut yang telah
direndam +6 0,- . dicuci dengan air
mengalir. Pencucian dengan air ta=ar
bertujuan untuk menghilangkan kelebihan
ion kalsium yang terikat dengan alginat.
'ampel direndam 6*l 2 . dengan
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

18

Cirendam +6 0,- . 9:)0 8
9
N
)
jam
Cirendam 6*l 2 . 9:)0 8 )/ jam
Cicuci air mengalir 2 menit
Cirebus (a
)
*+
,
- . 9:)0 pada suhu /0 1*, 20
1*, 30 1*, -0 1*, dan 40 1* selama ) jam
Ciperas dan disaring dengan kain
belacu
Kiltrat dipucatkan dengan
(a+*l 9:9 9, .
Citambahkan 6*l 2 . 9:)0
%pembentukan asam alginat&
Cicuci dengan air bersih
Citambahkan (a+6 ) .
sampai p6 -
%pembentukan (a5alginat&
Ciendapkan dengan etanol
73 . 9:2
Cikeringkan dengan sinar matahari
Citepungkan dengan -lender
Cicuci air mengalir 2 menit sampai p6 -
'ampel Tur-inaria sp. 20 gr
Cirendam air ta=ar 8 , jam
Analisis Cata
'erbuk alginat
perbandingan 9:)0 selama )/ Fam.
Perendaman dengan larutan 6*l bertujuan
untuk menghilangkan kotoran epifit yang
menempel dan melarutkan garam5garam
alkali tanah. Rumput laut yang telah
direndam 6*l 2 . di cuci dengan air
mengalir. Proses selanjutnya dilakukan
penambahan larutan (a
)
*+
,
- . dengan
prebandingan 9:)0 dipanaskan dengan
suhu konstan /0 1*, 20 1*, 30 1*, -0 1*
dan 40 1* selama ) jam. Perebusan dengan
larutan (a
)
*+
,
bertujuan untuk
memisahkan kandungan alginat dari
selulosa. 6asil yang didapat kemudian
disaring dan diperas dengan kain belacu
sehingga menghasilkan ampas dan filtrat.
Kiltrat kemudian dimasukkan kedalam
=adah dan ditambahkan (a+*l 9, .
dengan perbandingan 9:9. Pemucatan
dengan larutan (a+*l bertujuan untuk
mengoksidasi pigmen5pigmen atau gugus
pemba=a =arna rumput laut coklat
sehingga derajat putih alginat semakin baik
kemudian ditambahkan larutan 6*l 2 .
dengan perbandingan 9:)0 dengan tujuan
untuk membentuk asam alginat. Asam
alginat diendapkan dengan larutan (a+6 )
. sampai p6 netral. Pembentukan natrium
alginat dengan ditambahkan larutan alkali
yang mengandung ion (a
M
seperti (a+6
atau (a
)
*+
,
bertujuan mendapatkan alginat
dalam bentuk yang stabil. (atrium alginat
yang dihasilkan ditambahkan dengan etanol
73 . dengan perbandingan 9:2.
Penambahan dengan larutan alkohol seperti
etanol 73 . bertujuan untuk
mengendapkan natrium alginat menjadi
sempurna. Pengeringan dilakukan diba=ah
sinar matahari selama 8 , hari dengan
tujuan untuk mengurangi kadar air yang
terkandung didalam alginat, kemudian
ditepungkan menjadi serbuk alginat.
'elanjutnya dilakukan analisis kualitas
alginat dengan penghitungan rendemen,
dianalisis kadar air, kadar abu dan
viskositas %Badan 'tandar (asional, 9777&.


Ciagram alir proses pengolahan alginat
disajikan pada !ambar ).




























!am'ar .. 'kema Alur Proses Pengolahan
Alginat Tur-inaria sp.
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

19

/asil dan Pem'ahasan
Rumput laut Tur-inaria sp.
diekstraksi menggunakan (a
)
*+
,
- .
dengan variasi suhu /0 1* sampai 40 1*
selama ) jam. Alginat yang diperoleh
dihitung rendemen, kemudian dianalisis
kadar air, kadar abu dan viskositasnya.
6asilnya disajikan dalam ?abel 9 %data
rerata 8 standar deviasi&.

Ta'el -. 6asil Rerata Rendemen %.&,
adar Air %.&, adar Abu %.&
dan :iskositas Alginat %cPs&
pada 'uhu <kstraksi yang
Berbeda.

Analisis Rendemen Alginat Turbinaria
sp.
Berdasarkan dari penelitian didapat
hasil rerata rendemen 97,20 . O )-,73 .
tersaji pada !ambar , dan !ambar /.

!am'ar 0. 6asil Rerata Rendemen %.&
Alginat Rumput $aut
Tur-inaria sp. pada 'uhu
<ktraksi yang Berbeda.

!am'ar 1. !rafik Regresi $inier Rendemen
Alginat Rumput $aut Tur-inaria
sp. pada 'uhu <kstraksi yang
Berbeda.

6asil penilitian ini menunjukkan
peningkatan suhu ekstraksi menyebabkan
rendemen alginat akan semakin
meningkat. Pengaruh perbedaan suhu
ekstraksi terhadap kenaikan rendemen
alginat yaitu sebesar R L 74 ..
Berdasarkan uji +ne=ay A(+:A pengaruh
suhu ekstraksi terhadap rendemen
memberikan nilai K sebesar 79,,)4 dan K
tabel
%/,90, 0,02&
L ,,/4 sehingga K hitung P
K tabel %0,02& maka 6
9
diterima.
Berdasarkan hal tersebut dapat
disimpulkan bah=a hubungan suhu
ekstraksi terhadap rendemen alginat
berpengaruh nyata.
6al ini diduga peningkatan suhu
ekstraksi akan menyebabkan semakin
banyak alginat yang terlepas dari dinding
sel. #enurut Budiyanto dan "ulianingsih
%)004& suhu ekstraksi yang tinggi
menyebabkan peningkatan energi kinetik
larutan sehingga difusi pelarut ke dalam sel
semakin meningkat pula. 6al tersebut
mengakibatkan alginat terlepas dari sel
rumput laut coklat sehingga alginat yang
dihasilkan semakin banyak.
#ushollaeni %)099& menambahkan
bah=a perebusan rumput laut coklat
Tur-inaria sp. menggunakan natrium
karbonat mampu memisahkan selulosa dan
alginat yang terdapat pada sel rumput laut
coklat yang akan menyebabkan sel
menggelembung, kemudian pecah dan
19.50
21.43
22.69
24.97
27.96
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
30.00
40 50 60 70 80
R
e
n
d
e
m
e
n

(
%
)
suhu (C)
y = 2.046x + 17.17
R = 0.977
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
30.00
40 50 60 70 80
R
e
n
d
e
m
e
n

(
%
)
suhu (C)
'uhu
<kstraksi
%1*&
Rendemen
%.&
adar
Air %.&
adar
Abu
%.&
:iskositas
%cPs&
/0 97,20 8
0,43
)0,33
8 0,9-

)4,7/
8 ,,2)

)3,49 8
9,)0

20 )9,/) 8
9,)4
94,24
8 ),)0

)3,)3
8 9,)4

)/,99 8
0,49

30 )),34 8
0,49
94,)0
8 0,33

)2,)9
8 9,34

)9,99 8
0,-0

-0 )/,7- 8
0,//
9-,-,
8 9,32

)3,04
8 ),20

9-,-, 8
0,7,

40 )-,73 8
0,,/
92,7)
8 0,3,

),,)4
8 ),29

92,,3 8
0,79

Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

20

rusak akibatnya alginat keluar dari dinding
sel.
Rendemen alginat yang dihasilkan
dalam penelitian ini telah memenuhi
standar baku menurut Kood *hemical
*ode@ %9749&, yang menyatakan rendemen
natrium alginat lebih dari 94 . sesuai
kebutuhan industri pangan dan non
pangan. #enurut *hapman and *hapman
%9740& dalam Alpis %)00)&, rendemen yang
diperoleh juga dipengaruhi oleh jenis
rumput laut, proses esktraksi, lingkungan
tempat rumput laut tumbuh, dan umur
panen.

Analisis Kadar Air Alginat Turbinaria
sp.
Berdasarkan hasil penelitian,
diketahui bah=a rerata kadar air alginat
berkisar antara 92,7) O )0,33 . tersaji
pada !ambar 2 dan !ambar 3.

!am'ar 2. 6asil Rerata adar Air %.&
Alginat Rumput $aut
Tur-inaria sp. pada 'uhu
<ktraksi yang Berbeda.

!am'ar 3. !rafik Regresi $inier adar Air
Alginat Rumput $aut Tur-inaria
sp. pada 'uhu <kstraksi yang
Berbeda.
6asil penelitian ini menunjukkan
peningkatan suhu ekstraksi menyebabkan
kadar air alginat akan semakin menurun.
Pengaruh perbedaan suhu ekstraksi
terhadap penurunan kadar air alginat yaitu
sebesar R L 72,4 .. Berdasarkan hasil uji
+ne=ay A(+:A pengaruh suhu ekstraksi
terhadap kadar air alginat memberikan nilai
K sebesar 2,9,- dan K tabel
%/,90, 0,02&
L ,,/4
sehingga K hitung P K tabel %0,02& maka 6
9

diterima. Berdasarkan hal tersebut dapat
disimpulkan bah=a hubungan suhu
ekstraksi terhadap kadar air alginat
berpengaruh nyata.
Penurunan kadar air diduga garam
mineral lebih banyak larut dengan suhu
tinggi dibandingkan dengan suhu rendah.
6al ini diperkuat oleh "uni>al %)00/&,
bah=a garam5garam mineral bersifat
higroskopis menyebabkan kadar air alginat
lebih tinggi. adar air alginat juga
dipengaruhi oleh proses pengeringan.
Carma=an et al %)003& menjelaskan untuk
mendapatkan kadar air natrium alginat
yang rendah bisa diperoleh dengan
memperbaiki teknik ekstraksi terutama
pada proses pengeringan. Perbaikan teknik
pengeringan dapat dilakukan dengan
penggunaan oven atau penjemuran di
ba=ah sinar matahari.
adar air alginat yang dihasilkan
dalam penelitian ini sedikit lebih tinggi
dengan yang ditetapkan oleh standar (77
%9749& dimana kadar air alginat tidak lebih
dari 92 .. #enurut Endriani et al %9777&,
secara umum kadar air yang ditetapkan
untuk natrium alginat adalah 2 O )0 .,
maka kadar air dalam penelitian ini sudah
dapat digunakan di dunia industri pangan.

Analisis Kadar A'u Alginat Turbinaria
sp.
Berdasarkan hasil penelitian,
diketahui bah=a rerata kadar abu alginat
berkisar antara ),,)4 O )4,7/ . tersaji
pada !ambar - dan !ambar 4.
20.66
18.58
18.21
17.74
15.92
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
40 50 60 70 80
K

!

"
#
!

(
%
)
suhu (C)
y = $1.031x + 21.31
R = 0.918
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
40 50 60 70 80
K

!

"
#
!

(
%
)
suhu (C)
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

21


!am'ar 4. 6asil Rerata adar Abu %.&
Alginat Rumput $aut
Tur-inaria sp. pada 'uhu
<ktraksi yang Berbeda.


!am'ar 5. !rafik Regresi $inier adar Abu
Alginat Rumput $aut Tur-inaria
sp. pada 'uhu <kstraksi yang
Berbeda.
6asil penelitian ini menunjukkan
peningkatan suhu ekstraksi menyebabkan
kadar abu alginat akan semakin menurun.
Pengaruh suhu ekstraksi terhadap
penurunan kadar abu yaitu sebesar R L
44,7 .. Berdasarkan hasil uji +ne=ay
A(+:A pengaruh suhu ekstraksi terhadap
kadar abu alginat memberikan nilai K
sebesar ),9)/ dan K tabel
%/,90, 0,02&
L ,,/4
sehingga K hitung Q K tabel %0,02& maka 6
9

ditolak. Berdasarkan hal tersebut dapat
disimpulkan bah=a hubungan suhu
ekstraksi terhadap kadar abu alginat tidak
berpengaruh nyata.
adar abu pada penelitian ini diduga
berasal dari penambahan (a+6. (afii
%)009& menjelaskan bah=a asam alginat
yang telah dicuci dengan aAuades diduga
masih mengandung kelebihan asam yang
berasal dari 6*l sehingga pada saat
pembentukan natrium alginat, kelebihan
asam tersebut akan bereaksi dengan (a+6
terbentuk garam5garam lain. "uni>al
%)00/& menambahkan bah=a kadar abu
alginat berasal dari garam5garam yang
melakat pada rumput laut dan residu garam
yang tidak tercuci pada proses pembersihan
dan selalu terba=a pada proses
selanjutnya. Rumput laut termasuk bahan
pangan yang mengandung mineral cukup
tinggi seperti kalium, kalsium, fosfor,
natrium, magnesium, mangan, dan >at besi
%Anggadiredja, )003&.
adar abu yang dihasilkan dalam
penelitian ini hampir mendekati standar
baku yang telah ditetapkan oleh (77.
#enurut (77 %9749& standar kadar abu
berkisar antara 9, O )- ., sehingga alginat
hanya dapat digunakan untuk industi
tekstil, dan kertas. 'alasa %)00)&
menyatakan komposisi garam mineral
rumput laut tergantung dari jenis, umur
serta kondisi hidrologi5kimia=i rumput laut
tersebut.

Analisis 6iskositas Alginat Turbinaria
sp.
Berdasarkan dari hasil penelitian
diperoleh rerata viskositas alginat berkisar
antara 92,,3 O )3,49 cPs tersaji pada
!ambar 7 dan !ambar 90.


!am'ar 7. 6asil Rerata :iskositas Alginat
Rumput $aut Tur-inaria sp.
pada 'uhu <ktraksi yang
Berbeda.
28.94
26.27
25.22
26.08
23.28
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
30.00
35.00
40 50 60 70 80
K

!

"
%
u

(
%
)
suhu (C)
y = $1.150x + 29.41
R = 0.791
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
30.00
35.00
40 50 60 70 80
K

!

"
%
u

(
%
)
suhu (C)
26.81
24.11
21.11
17.74
15.36
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
30.00
40 50 60 70 80
&
#
s
'
(
s
#
)

s

(
*
e
n
)
#

+
(
#
s
e
)
suhu (C)
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

22


!am'ar -8. !rafik Regresi linier :iskositas
Alginat Rumput $aut
Tur-inaria sp. pada 'uhu
<ktraksi yang Berbeda.

6asil penelitian ini menunjukkan
peningkatan suhu ekstraksi menyebabkan
viskositas alginat menurun. Pengaruh suhu
ekstraksi terhadap penurunan viskositas
yaitu sebesar R L 77,- .. Berdasarkan
hasil uji +ne=ay A(+:A pengaruh suhu
ekstraksi terhadap viskositas alginat
memberikan nilai K sebesar -/,03, dan K
tabel
%/,90, 0,02&
L ,,/4 sehingga K hitung P
K tabel %0,02& maka 6
9
diterima.
Berdasarkan hal tersebut dapat
disimpulkan bah=a hubungan suhu
ekstraksi terhadap viskositas alginat
berpengaruh nyata.
6al ini diduga rantai polimer alginat
mudah terdegradasi karena selama proses
ekstraksi semakin tinggi suhu rantai
polimer alginat mengalami degradasi
polimer alginat sehingga menyebabkan
penurunan viskositas. Citambahkan +leh
ing %974,& dalam (afii %)009&,
peningkatan suhu dapat merusak rantai
polimer alginat. Budiyanto dan "ulianingsih
%)004&, menjelaskan bah=a peningkatan
suhu ekstraksi menyebakan pemecahan
polimer5polimer sehingga menghasilkan
bobot molekul yang lebih rendah. :iskositas
dipengaruhi oleh panjang rantai polimer,
konsentrasi larutan, suhu dan adanya
polivalen seperti ion kalsium %*hapman,
9740&. Panjangnya rantai polimer alginat
menghasilkan bobot molekul yang tinggi
sehingga dapat menyebabkan viskositas
alginat meningkat.
:iskositas yang dihasilkan dalam
penelitian ini telah memenuhi standar baku
menurut Enternasional ?rade *entre %E?*&
termasuk kedalam bagian rendah dan
amoga=a *hemical Endustry %*E& ekstra
rendah. Citambahkan oleh "uni>al %)00/&,
industri makanan, minuman, farmasi, dan
kosmetik membutuhkan alginat dengan
viskositas tinggi, tetapi alginat dengan
viskositas rendah dapat digunakan untuk
meratakan dan memperjelas pencapan
dalam industri tekstil printin$
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bah=a perlakuan suhu
ekstraksi berpengaruh terhadap kualitas
alginat rumput laut Tur-inaria sp. 'emakin
tinggi suhu ekstraksi pada penelitian ini
dapat meningkatkan rendemen dan
menurunkan kadar air, kadar abu, dan
viskositas. Perlakuan menggunakan suhu
20 1* menghasilkan kualitas alginat terbaik
jika dilihat dari standar baku yang telah
ditetapkan.

9capan Terimakasih
Penulis menyampaikan terimakasih
kepada semua pihak dan instansi yang
telah memberikan bantuan dan fasilitas
dalam penulisan jurnal ilmiah ini.

:aftar Pustaka
Alpis. )00). #empelajari Pembuatan loro
aragenan dari Rumput $aut Fenis
8u!heuma !ottonii dengan
Penambahan ombinasi Beberapa
onsentrasi +6 dan *l. R'kripsiS.
Kakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,
Institut Pertanian Bogor, Bogor, 51 hlm.
Anggadiredja, F.?., A. Tatnika., 6eri
Pur=oto., dan Estini, '. )003.
Rumput $aut. Penebar '=adaya,
Fakarta, 9/- hlm.
y = $2.927x + 29.80
R = 0.997
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
30.00
40 50 60 70 80
&
#
s
'
(
s
#
)

s

(
*
e
n
)
#

+
(
#
s
e
)
suhu (C)
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

23

Atmadja, G.'., A. adi, 'ulistijo dan R.
'atari. 9773. Pengenalan Fenis5Fenis
Rumput $aut di Endonesia.
Puslitbang +seanologi $EPE, Fakarta,
979 hlm.
Badan 'tandar (asional. 9777. 'tandar
(asional Endonesia. '(E 03530/75
9777. Pengujian :iskositas, Badan
'tandarisasi (asional, Fakarta.
Budiyanto, A., dan "ulianingsih. )004.
Pengaruh 'uhu dan Gaktu <kstraksi
?erhadap arakter Pektin dari Ampas
Feruk 'iam 97itrus no-ilis :;. <urnal
#as!apanen 5 92; 2001 : 3.-44
*hapman, :.F. and *hapman, C.F. 9740.
'ea=eed and ?heir Uses. ?hird
<dition. *hapman and 6all, $ondon,
,// hlm.
Cirektorat Fendral Perikanan Budidaya.
)003. Rumput $aut Endonesia.
Cepartemen elautan dan
Perikanan, 92) hlm.
Carma=an, #., ?a>=ir. dan 6ak, (. )003.
Pengaruh Perendaman Rumput $aut
*oklat Calam Berbagai $arutan
?erhadap #utu (atrium Alginat.
Buletin ?eknologi 6asil Perikanan
:olume EV. (omor 9 %abstrak&.
6andayani, E. )004. arakterisasi dan Profil
Cisolusi Atenol Cari #atriks
ompleks Poliion itosan5(atrium
Alginat. Kakultas #atematika Can
Elmu Pengetahuan Alam Cepartemen
Karmasi, Universitas Endonesia,
Cepok.
Endriani, 6. dan <mi '. 9777. Budidaya,
Pengelolaan, dan Pemasaran
Rumput $aut. Penebar '=adaya,
Fakarta.
ordi, #. !hufran 6. )099. iat 'ukses
Budi Caya Rumput $aut dan
?ambak. A(CE, "ogyakarta, 9,3
hlm.
$uning, . 9770. 'ea=eed; ?heir
<nvironment, Biopgeography and
<cophysiology. Fohn Gilley and
'ons, Enc., (e= "ork, 2)- hlm.
#ir>a, #. )09). Pengaruh Perendaman
$arutan +6 dan (a+6 ?erhadap
ualitas Alginat Rumput $aut
%ar$assum pol6!6stum *.A. Agard.
R'kripsiS. Kakultas Perikanan dan
Elmu elautan, Universitas
Ciponegoro, 'emarang, -, hlm.
#ushollaeni, G. )099. arakterisasi
(atrium Alginat Cari %ar$assum sp.,
?urbinaria sp. Can Padina sp. <urnal
Te)nolo$i dan &ndustri #an$an,
Vol:==&& 91;
(afii, :ivianti. )009. Pengaruh 'uhu
Penyimpanan ?erhadap 'ifat Kisik
dan imia (atrium Alginat
%ar$assum sp. dari Perairan Pulau
Pari, epulauan 'eribu. R'kripsiS.
Kakultas Perikanan dan Elmu
elautan, Enstitut Pertanian Bogor,
Bogor, /7 hlm.
(ybakken, F.G. 977). Biologi $aut. 'uatu
Pendekatan <kologi. P?. !ramedia,
Pustaka Utama, Fakarta, /27 hlm.
Rasyid, A. )00). <kstraksi (atrium Alginat
Cari Tur-inaria de!urrens Asal
Perairan Pulau +tangala %'ula=esi
Utara&. Pusat Penelitian +seanografi
$EPE. #akalah 'eminar Rumput $aut,
#ini 'imposium #ikroalgae dan
ongres E Ekatan Kikologi Endonesia.
Romimohtarto, . dan '. Fu=ana. )009.
Biologi $aut : Pengetahuan Biota
$aut. Cjambatan, Fakarta, 2/0 hlm.
'alasa KKA. )00). ?eknologi Pengolahan
Ekan dan Rumput $aut. Cepartemen
elautan dan Perikanan. Pusat
Pendidikan dan Pelatihan Perikanan,
Fakarta.
Journal Of Marine Research.
Volume 2,Nomor 3, Tahun 2013, Halaman 15-24
Online di: http://ejournal-s1undipa!id/inde"php/jmr

24

Gidyastuti, '. )007. adar Alginat Rumput
$aut yang ?umbuh Ci Perairan $aut
$ombok yang Ciekstrak Cengan Cua
#etode <kstraksi. ,alam: <urnal
Te)nolo$i #ertanian di :om-o). :ol.
90 %,& : 9//592) %abstrak&.
Ginarno, K.!. 9773. ?eknologi Pengolahan
Rumput $aut. P.?. !ramedia Pustaka
Utama, Fakarta, 90- hlm.
"ulianto, . 977-. <kstraksi Alginat dari
#akroalga *oklat %Phaeophyta& dan
Pengembangannya Ci #aluku.
'eminar elautan $EPE5U(6A'.
Ambon. 6lm: )495)44.
"ulianto, . )00-. Pengaruh onsentrasi
(atrium 6idroksida ?erhadap
:iskositas (atrium Alginat dari
%ar$assum dupli!atum F.!. Agardh
%Phaeophyta&. Pusat Penelitian
+seanografi5$EPE J $imnologi5$EPE.
Fakarta. <urnal Nasional. :ol. ,, %)& :
)725,03.
"uni>al. )00/. ?eknologi Pengolahan
Alginat. Pusat Riset Produk dan 'osial
<konomi elautan Perikanan, Fakarta,
39 hlm.