Anda di halaman 1dari 10

Kuliah 3:

Pendekatan dalam Kesehatan Mental


Tujuan :
Paham adanya berbagai pendekatan dalam memandang
kesehatan mental
a. Pendekatan orientasi klasik
b. Pendekatan orientasi penyesuaian diri
c. Pendekatan orientasi pengembangan diri.
d. Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan ketiga orientasi
tersebut.

Orientasi klasik
Latar belakang
Kesehatan
mental
Pada masa awal
Kesadaran tentang perlunya
perlakuan yang lebih manusiawi
terhadap penyandang gangguan
mental
mengandung arti sempit,
karena kajian ilmu kesehatan
mental lebih diperuntukkan bagi
orang yang mengalami gangguan
& penyakit jiwa
Pengertian Klasik
Intervensi biologis-
medis terapeutik
& kuratif
Penyembuhan konflik2,
trauma masa lalu,
Mengacu pada
kemampuan individu
untuk menyesuaikan
diri dng tuntutan diri
sendiri & norma sosial
Orientasi Penyesuaian Diri Orientasi pertumbuhan
Pelepasan sumber-
sumber yg tersembunyi
dari bakat, kreativitas,
Energi dan dorongan
(Schultz, 991)
Fokus ke arah apa
individu akan menjadi
aktualisasi potensi
diri
Normal mampu
menyesuaikan diri,
terhindar dari konflik
belajar respon yg
adaptif
Lebih dari sekedar normal
Setiap orang memiliki
kekuatan positif & korektif
Perbandingan tiga orientasi Kesmen
Orientasi klasik Penyesuaian
diri
Pertumbuhan
Hilangnya gejala
gangguan mental
Kemampuan
menyesuaiakan
diri dg tuntutan diri
sendiri & norma
sosial
Pelepasan
sumber-sumber yg
tersembunyi dari
bakat, kreativitas,
Energi & dorongan
Penyembuhan
konflik2, trauma
masa lalu
Belajar respon
adaptif
Aktualisasi diri
sesuai potensinya
lebih dr sekedar
normal
Abnormalitas
Penyesuaian diri thd
tuntutan diri & sosial
Berkembang
optimal
Aktualisasi diri
Orientasi klasik abnormalitas
Mmemlihat
menekankan
Penyebab Abnormalitas
Biologis
Psiko-sosial
Pre-peri-post natal (onset)
Pendekatan biologis : 3 teori
gejala & gangguan psikologis disebabkan oleh struktur
otak yg abnormal dan gangguan biokimia, atau kesalahan
pada gen

Deskripsi
Teori struktural Abnormalitas dlm struktur otak
gangguan mental.
Teori Biokimia Tingkat hormon atau neuro transmitter
yg tdk seimbang, atau fungsi reseptor yg
lemah menyebabkan gangguan mental
Teori Genetik Gangguan pada gen sbg penyebab
Gangguan mental.
Struktur otak yg abnormal dpt disebabkan kecelakaan
atau proses penyimpangan. kerusakan pada area tertentu
tipe gangguan psikologis.
Mis :kerusakan otak pada bagian frontal cerebral cortex
ditemukan pada schizophrenia
Neurotrasmitter dan sistem endokrin harus bekerja dalam
kondisi seimbang. Bila ada kekuatan dr luar sistem yang
dapat mengacaukan keseimbangan tsb. misal:
abnormalitas genetik mempengaruhi sistem biokimia
dan perkembangan otak

Konsepsi Dpt terjadi miliaran kombinasi kromosom
sangat mungkin terjadinya variabilitas antar individu
pertukaran, kerusakan, perubahan akibat mutasi, perubahan
spontan dlm molekul DNA
Gangguan
spesifik dari embrio
berasal dari ortu
Bervariasi tingkat keparahannya
Psikodinamika
Gejala gangguan mental dikarenakan
konflik yg tak disadari antara dorongan
primitive dengan hambatan atas
dorongan tersebut.
Behavioral
Gejala gangguan mental terbentuk
melalui pemberian hukuman & reward
(penguatan) atas perasaan atau perilaku
tertentu yg diterima dari lingkungan.
Kognitif
Cara orang mengartikan situasi, asumsi
individu ttg dunia dan konsep diri mereka
dpt menumbuhkan perasaan & perilaku
Humanistic &
Eksitensial
Ganggaun mental orang tdk dapt
mengikuti nilai & potensi mereka sendiri
tetapi lebih menuruti tuntutan dari orang
lain.
Pendekatan psiko-sosial
Teori mikro
Pendekatan yang difokuskan pada
emosi, regulasi diri, dsb
mengintervensi penyebab yang
spesifik pengembangan konsep
didasarkan pada temuan empirik
Model kerentanan
thd stress
penyebab psikopatologi merupakan
jalinan dari faktor kerentanan dan
stress model diathesis
Interdisiplin
perkembangan psikopatologi
terjadi karena adanya interaksi
diantara semua komponen dalam
sistem tsb. model biopsikososial