Anda di halaman 1dari 11

DM DINI

DM NGURAH
PERUBAHAN ANATOMI DAN
FISIOLOGI TRAKTUS DIGESTIVUS
PADA WANITA HAMIL
Seiring perkembangan kehamilan, lambung
dan usus mengalami pergeseran karena
pembesaran rahim.

Penemuan fisik pada penyakit tertentu
mengalami perubahan. Appendix, misalnya,
mengalami pergeseran ke arah atas dan lateral
dan bisa mencapai regio flank dextra.
1. Gastric Empetying Time (Waktu Pengosongan
Lambung)
Penelitian menggunakan teknik absorbsi
asetaminofen tampaknya tidak mengalami
perubahan pada tiap trimester dan dibandingkan
dengan wanita yang tidak hamil. Selama
persalinan , terutama setelah pemberian
analgesik, waktu pengosongan lambung menjadi
lebih lama sehingga pada kasus general anestesi
memperbesar resiko regurgitasi dan aspirasi.
2. Pyrosis (heartburn)
Hal ini merupakan kasus yang sering
ditemukan selama kehamilan dan disebakan
refluks asam lambung pada esofagus bagian
bawah. Walaupun perubahan posisi lambung
berperan dalam meningkatkan angka kejadian
heartburn, penurunan tonus sfingter esofagus
juga menjadi salah satu faktor utama.
Pada perempuan hamil tekanan intraesofagal
mengalami penurunan dan tekanan
intragastric menjadi lebih besar. Hal ini
disertai dengan adanya penurunan amplitudo
dan kecepatan gelombang peristaltik
esofagus.
Gusi menjadi lebih lunak dan menjadi lebih
hiperemi selama kehamilan dan rentan
berdarah walau dengan trauma kecil,
misalnya menggunakan sikat gigi.
Pembengkakan gusi, peningkatan vaskuller
disebut dengan epulis yang mengalami
regresi spontan setelah persalinan.

3. Hemoroid
Hemoroid juga menjadi salah satu kasus
penting pada perempuan hamil yang
berkaitan dengan adanya konstipasi dan
peningkatan tekanan vena.
2. Hepar
Tidak mengalami peningkatan ukuran selama
kehamilan
Hanya saja terjadi peningkatan aliran darah
hepar sehingga meningkatkan diameter vena
portal hepatika.
Alkaline Fosfatse mengalami peningkatan
hingga 2 kali lipat
Serum Aspartat Transaminase (AST), Alanin
Transaminase (ALT), Y-glutamyl transferase
(GGT) , dan bilirubin mengalami penurunan.

Kadar albumin mengalami penurunan selama
kehamilan namun pada late pregnancy
konsentrasi albumin mendekati 3,0 g/dL.

Leucyne aminopeptidase, merupakan enzin hati
yang berifat proteolitik, dimana pada penyakit
hati kadar serum ini akan mengalami
peningkatan. Hal ini juga ditemukan pada wanita
hamil. Pregnancy induced aminopeptidase
memiliki aktivitas oxytosinase dan aktivitas
vasopresin yang menyebabkan transient diabetes
insipidus.
3. GALLBLADER
Selama kehamilan, kontraksi kandung
empedu mengalami penurunan >
meningkatkan volume residual.
Hal ini mungkin disebabkan progesteron
menghalangi kontraksi kandung empedu >
peningkatan prevalensi terbentuknya batu
empedu pada wanita hamil.