Anda di halaman 1dari 23

Case Report III

Glaukoma Akut
Case Report III
Indrianingrum 1102001129
Junia Kirana 1102001
Rika Marlina 1102001229
Selmi Meliana 1102001245
Shinta Ayu P 1102001250
Sukma Anggun P 1102001266
Tri Wahono 1102001278
Wilda 1102001288
Zamzuri Hudaya 1102001299

Anatomi Mata1
Fisiologi Cairan Bola Mata1
Fisiologi Cairan Bola Mata2
TIO rata-rata 15 mmHg dengan batas antara
12-20mmHg.3
J onjot badan cilier
Canal Schlemm
Anyaman Trabekulum
Sudut bilik mata
Bilik depan
Pupil
Glaukoma2
Kumpulan penyakit berupa neuropati
optik dengan disertai hilangnya lapang
pandang dimana TIO merupakan
faktor resiko utama.
Klasifikasi Glaukoma3
1. Glaukoma primer
Glaukoma sudut tertutup(closed angle
glaucoma,acute congestive glaucoma)
Glaukoma sudut terbuka (open angle glaucoma,
chronic simple glaucoma)
2. Glaukoma sekunder
Kelainan lensa:
- Luksasi
- Pembengkakkan
- Fakoltik
Kelainan Uvea:
- Uveitis
- Tumor

Klasifikasi Glaukoma
Trauma:
- Hifema
- Perforasi kornea
- Prolaps iris
Pembedahan
Penyebab glaucoma sekunder lainnya:
- Rubeosis iridis
- Penggunaan Kortikosteroid topical berlebihan
Klasifikasi Glaukoma
3. Glaukoma congenital
- Primer atau infantile
- Menyertai kelainan congenital lainnya
4. Glaukoma absolute.
Glaukoma Akut
Penyakit mata yang disebabkan oleh
tekanan intra okuler yang meningkat
mendadak sangat tinggi.3
Biasanya terjadi pada glaucoma sudut
tertutup akut, dimana tekanan
intraokuler meningkat mendadak.4

Patofisiologi Glaukoma Akut
Patofisiologi Glaukoma Akut
Jika sudut drainage dari cairan aqueus
humor tertutup, maka cairan tidak
dapat keluar dari mata.TIO akan
meningkat dan juga menekan nervus
optikus sehingga menyebabkan
kerusakan.6
TIO Meningkat6
Faktor Resiko2
Peredaran darah
dan regulasi<
TD /
Fenomena autoimun
Deg. Primer sel
ganglion
Umur > 45 tahun
DM
Keluarga riwayat
glaukoma
Miopi
Hipermetropi
Pasca bedah dengan
hifema/infeksi
Pada ethnis Asia
glaukoma sudut
tertutup >>

Manifestasi Klinis4
Rasa sakit hebat yang menjalar ke
kepala disertai mual dan muntah
Mata merah dan bengkak
Tajam penglihatan sangat menurun
Melihat lingkaran lingkaran seperti
pelangi (halo).
Manifestasi Klinis
Pada pemeriksaan dengan lampu senter:
- injeksi konjungtiva
- injeksi silier
- kornea suram karena sembab
- reaksi pupil hilang atau melambat
- kadang pupil midriasis
- Primer : kedua bilik mata depan
tampak dangkal
Sekunder : dijumpai penyakit
penyebabnya.
Funduskopi sukar dilakukan karena terdapat
kekeruhan media refraksi.
Pada perabaan:
- Bola mata yang sakit terasa lebih keras
dibanding sebelahnya.

Diagnosis2
Anamnesa
Mengukur tekanan bola mata dengan
Tonometer:
- Tonometer Schiotz
- Tonometer Non kontak
- Tonometer Aplanasi
Ofthalmoskop
Perimetri
Gonioskopi
Penatalaksanaan3.4.5
Bentuk primer
Tetes mata Pilocarpin 2% tiap - 1 jam
pada mata yang mendapat serangan dan 3x1
tetes pada mata sebelahnya. Bila perlu
diberikan analgesic dan anti emetik.
Acetazolamid 500 mg, dilanjutkan 4 x 250 mg
Persiapan operasi (iridektomi) berdasarkan
hasil pemeriksaan Gonioskopi setelah
pengobatan medikamentosa.


Iridektomi
Diagnosis Banding3
Iritis akut
Konjunktivitis akut
Komplikasi5
Kebutaan
Prognosis2.4
Glaukoma tidak dapat disembuhkan tapi
dapat dicegah untuk menghambat
kerusakan lebih lanjut dari lapang
pandang dan rusaknya saraf
penglihatan.
Bila glaucoma diketahui dini maka akan
tercegah terjadinya kebutaan.


Daftar Pustaka
1. www.Google.com
2. Sidarta.I,dkk: Glaukoma.Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia 2001
3. Sidarta.I,dkk:Ilmu Penyakit Mata.Untuk Dokter
Umum dan Mahasiswa Kedokteran.Sagung seto
2002
4. Arief.M.,dkk:Kapita Selekta Kedokteran.
Glaukoma.Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia 2001
5. Sidarta.I.,M.Tanzil.,Salamun.Zainal A.:Sari Ilmu
Penyakit Mata.Jakarta,1981.Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia
6. www.yahoo.com