Anda di halaman 1dari 25

TUGAS 1

STRUKTUR DERMAGA
LUKIYONO
11-22-201-005
1. Pelabuhan
Ikan
Pelabuhan perikanan adalah
pelabuhan yang digunakan untuk
berlabuhnya kapal-kapal penangkap
ikan serta menjadi tempat distribusi
maupun pasar ikan. Klasifikasi
pelabuhan perikanan ada 3, yaitu:
1. Pelabuhan Perikanan Pantai,
2. Pelabuhan Perikanan Nusantara,
dan
3. Pelabuhan Perikanan Samudera.
Contoh Pelabuhan Ikan :
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap adalah pelabuhan
yang terletak di teluk Cilacap. Lebih tepatnya pelabuhan
perikanan ini terletak pada Provinsi Jawa Tengah, Kota Madya
Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, Kelurahan Telaga Kemulyan.
Untuk mendukung sistem distribusi perikanan pada pelabuhan ini,
pelabuhan ini dilengkapi dengan akses jalan utama yang
menghubungkan pelabuhan perikanan tersebut ke beberapa lokasi
strategis di wilayahnya. Jarak tempuh antara Pelabuhan Cilacap
dengan lokasi strategis tersebut adalah sebagai berikut, jarak
tempuh dengan Kantor Pemerintah Provinsi 230 km, jarak tempuh
ke Kantor Kota Madya adalah 3 km, kemudian jarak tempuh ke
Kantor Kecamatan 2 km.
Untuk menunjang pengolahan maupun pemasaran, dalam hal
ini ekspor maupun impor dalam produk perikanan pelabuhan
ini di tunjang juga dengan akses jalan menuju bandara
dengan jarak tempuh 250 km ke Bandara Ahmad Yani -
Semarang dan 260 km ke Bandara Adi Sumarno - Solo.
Untuk menunjang kegiatan distribusi melalui laut,
pelabuhan ini di tunjang dengan akses jalan darat sejauh 4
km dari Pelindo cilacap dan 200 km dari Pelabuhan
Perikanan Kepulauan Pekalongan.
Sarana dan Prasarana
2. Pelabuhan
Minyak
Pelabuhan minyak merupakan pelabuhan yang menangani aktivitas
pasokan minyak. Letak pelabuhan ini biasanya jauh dari keperluan
umum sebagai salah satu fakltor keamanan. Pelabuhan ini juga
biasanya tidak memerlukan dermaga/pangkalan yang harus dapat
menampung muatan vertikal yang besar, karena cukup dengan
membuat jembatan perancah atau tambatan yang lebih menjorok ke
laut serta dilengkapi dengan pipa-pipa penyalur yang diletakkan
persis dibawah jembatan, terkecuali pada pipa yang berada di
dekat kapal harus diletakkan diatas jembatan guna memudahkan
penyambungan pipa menuju kapal. Pelabuhan ini juga dilengkapi
dengan penambat tambahan untuk mencegah kapal bergerak pada
saat penyaluran minyak.

Contoh Pelabuhan Minyak
Pelabuhan Minyak Balikpapan

Pelabuhan Balikpapan mulai dipergunakan
bersamaan dengan pemboran pertama minyak
di Balikpapan pada 10 Pebruari 1897 oleh
Perusahaan Mathida.

Pelabuhan Balikpapan adalah Pelabuhan Minyak
milik Pertamina, untuk bongkar muat minyak
mentah.
Fasilitas Pelabuhan Minyak
Balikpapan
1. Akses jalan
2. Tabung Penampung Minyak
3. Pipa instalasi minyak
4. Pos Pelayanan
5. Gudang
6. Dermaga
7. Pemecah ombak
8. dll
3. Pelabuhan Barang
Pelabuhan ini mempunyai dermaga yang dilengkapi dengan
fasilitas untuk bongkar muat barang. Pelabuhan dapat
berada di pantai atau estuary dari sungai besar.
Contoh Pelabuhan Barang:
Pelabuhan Tanjung Emas
Pelabuhan Tanjung Emas (terkadang ada yang menulis Tanjung
Mas), dikelola oleh PT PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO),
diresmikan pada tahun 1985. Pelabuhan ini merupakan satu-satunya
pelabuhan di Kota Semarang. Pelabuhan Tanjung Emas ke arah Tugu
Muda Semarang berjarak sekitar 5 km atau kira-kira 30 menit
dengan kendaraan sepeda motor/mobil. Fasilitas Dermaga pada
pelabuhan ini: Nusantara, Pelabuhan dalam II, Dermaga Gd VII,
DUKS PLTU, DUKS Pertamina, DUKS BEST serta DUKS Sriboga.
Pelabuhan Tanjung Emas juga didukung dengan peralatan: Kapal
Tunda, Kapal Pandu, Kapal Kepil, Gudang, Lapangan Penumpukan dan
alat Bongkat, serta dengan pelayanan meliputi: Pelayanan Kapal,
Pelayanan Barang, Pelayanan Terminal, Palayanan Tanah, Bangunan,
Air, dan Listrik.

4. Pelabuhan Penumpang
Pelabuhan penumpang tidak banyak berbeda
dengan pelabuhan barang. Pada pelabuhan barang
di belakang dermaga terdapat gudang-gudang,
sedang untuk pelabuhan penumpang dibangun
stasiun penumpang yang melayani segala kegiatan
yang berhubungan dengan kebutuhan orang yang
berpergian, seperti kanror imigrasi, duane,
keamanan, direksi pelabuhan, maskapai
pelayaran, dan sebagainya.
Contoh Pelabuhan Penumpang:
Pelabuhan Merak
Pelabuhan Merak berada di Selat Sunda. Selat ini memiliki
posisi yang strategis menyatukan dan melayani dua pulau
besar dan utama di Indonesia yaitu Pulau Jawa dan
Sumatera.
Sarana dan Prasarana
Apron dermaga.
Gudang.
Gedung terminal penumpang,
lapangan parkir.
Areal bongkar muat moda angkutan
darat.
Akses ke sistem pengangkutan darat.
Sarana debarkasi dan embarkasi
penumpang.
Dll.
5. Pelabuhan Campuran
Pelabuhan campuran ini lebih diutamakan
untuk keperluan penumpang dan barang,
sedangkan untuk minyak masih
menggunakan pipa pengalir.

Contoh Pelabuhan Campuran:
Pelabuhan Tanjung Priok
Pelabuhan Tanjung Priok merupakan
pelabuhan terbesar dan terpadat di
Indonesia. Pelabuhan Tanjung Priok
melayani angkutan Penumpang, Barang,
Peti kemas dan Minyak. Selain itu di
pelabuhan Tanjung Priok juga terdapat
Pangkalan/pelabuhan Militer TNI-AL.
6. Pelabuhan Militer
Pelabuhan ini lebih cenderung
digunakan untuk aktivitas militer.
Pelabuhan ini memiliki daerah
perairan yang cukup luas serta letak
tempat bongkar muat yang terpisah
dan memiliki letak yang agak
berjauhan.
Pelabuhan ini berfungsi untuk
mengakomodasi aktifitas kapal
perang.
Contoh Pelabuhan Militer:
Pelabuhan Pondok Dayung Jakarta
Utara
http://asepardian.wordpress.com/2011/06/03/pelab
uhan/
http://e-journal.uajy.ac.id/3880/3/2TS12403.pdf
http://eprints.undip.ac.id/34701/3/2048_chapter_I.p
df


Sumber-sumber