Anda di halaman 1dari 15

BAB III

DATA PERCOBAAN DAN PENGOLAHAN DATA

Percobaan I: Kalibrasi Pengumpanan Air

Tabel 3.1. Data Kalibrasi Pengumpanan Air


Bukaan Valve

0.25

0.50

1.00

Teknik Kimia-2009

V (mL)

V (m3)

t (s)

128.00

0.000128

126.00

0.000126

128.00

0.000128

285.00

0.000285

328.00

0.000328

276.00

0.000276

338.00

0.000338

378.00

0.000378

406.00

0.000406

V avg

M (m3/s)

0.000127333

4.2444E-05

0.000296333

9.8778E-05

0.000374

0.00012467

0.00045
y = 0.0003x + 9E-05
R = 0.8478

0.0004
Volume Average

0.00035
0.0003
0.00025
0.0002
0.00015
0.0001
0.00005
0
0

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

Bukaan Valve
Grafik 3.1. Hubungan Bukaan Valve dengan Volume Average

1.40E-04
y = 0.0001x + 3E-05
R = 0.8478

1.20E-04

Laju Alir (Q)

1.00E-04
8.00E-05
6.00E-05
4.00E-05
2.00E-05
0.00E+00
0

0.2

0.4

0.6

0.8

Bukaan Valve
Grafik 3.2. Hubungan Bukaan Valve dengan Laju Alir (Q)

Teknik Kimia-2009

1.2

Percobaan II: Konveksi Bebas


Berikut merupakan data konveksi bebas yang diperoleh dari hasil percobaan.
Tabel 3.2. Data Percobaan Konveksi Bebas
Tinggi
Weir

0.25

0.5

T1

T2

T3

T4

T5

( C)

( C)

( C)

( C)

( C)

V (ml)

t(s)

M (m3/s)

25

90

43

57

42.5

520.00

40

0.000065

25

90

43

60

43.5

485.00

40

0.00006

25

90

43

58

43.5

360.00

40

0.00007

25

90

41

59

44

1118.00

40

0.00017

25

90

41

58

44

1120.00

40

0.000205

25

90

42

59

43.8

1085.00

40

0.00014

25

90

41

58

44

1680.00

40

0.000075

25

90

41

60

43

1700.00

40

7.75E-05

25

90

41

58

44

1720.00

40

7.75E-05

Keterangan:
T1

: temperatur masukan air

T2

: temperatur masukan steam

T3

: temperatur keluaran air (air yang keluar melalui selang)

T4

: temperatur keluaran steam (temperatur kondensat)

T5

: temperatur keluaran air dari tube

: Laju Alir Kondensat

Dari data yang diperoleh dalam percobaan, dapat ditentukan beberapa parameter (dalam hal ini bilangan
tak berdimensi) yang memengaruhi peristiwa konveksi bebas. Bilangan tak berdimensi itu, antara lain
bilangan Prandtl, Nusselt dan Grashoft. Di sini akan dibandingkan besarnya nilai Nusselt pada
percobaan dengan literatur. Berikut adalah alur perhitungan untuk menentukan Nusselt:
1. Menentukan Tf
Tf
Teknik Kimia-2009

T fo T fi
2

(3.1)

nilai Tf0 dan Tft merupakan temperatur masukan dan keluaran air (T1 dan T3).
2. Menentukan Tw

Tw

Two Twi
2

(3.2)

nilai Tw0 dan Twt merupakan temperatur masukan dan keluaran steam (T2 dan T4).
3. Menentukan suhu limbak
Tbulk

Tw T f
2

(3.3)

4. Menentukan nilai densitas (), viskositas (), konduktivitas termal (k) dan kapasitas kalor (Cp)
pada suhu limbak
Penentuan densitas dan viskositas, k dan Cp dilakukan dengan cara interpolasi data densitas dan
suhu yang terdapat pada Tabel Appendix-9 (Holman, 1986).

5. Menentukan nilai Nusselt percobaan


Untuk menentukan nilai Nusselt percobaan, dapat digunakan persamaan:

(3.4)
h merupakan koefisien perpindahan panas, yang dapat dihitung menggunakan persamaan:

(3.5)
Q menyatakan debit pada setiap bukaan yang nilainya telah dihitung pada percobaan I untuk
bukaan valve 0.25 (kalibrasi).
6. Menentukan nilai Nusselt literatur
Penentuan Nusselt literatur untuk aliran turbulen dapat menggunakan persamaan berikut:

Gr Pr D
L
Nu lit
1 exp 16

32L
DGr Pr

Teknik Kimia-2009

3/ 4

(3.6)

Persamaan di atas menunjukkan bahwa untuk menentukan Nusselt, harus diketahui dahulu nilai
dari bilangan tak berdimensi lainnya, Grashoft (Gr) dan Prandtl (Pr).
Pr

cp
k

2
3
gTD 3 g Tc p D
GrD

k
v2

(3.7)

(3.8)

T dinyatakan dalam T = (Tw-Tf)

1
Tf

Berikut adalah tabulasi perhitungannya:

Teknik Kimia-2009

(3.9)

Tabel 3.3. Penentuan Nusselt Percobaan


Weir
0

0.25

0.5

Q
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05

Tf ( C )
34
34
34
33
33
33.5
33
33
33

Tw ( C )
73.5
75
74
74.5
74
74.5
74
75
74

Tbulk ( C )
53.75
54.5
54
53.75
53.5
54
53.5
54
53.5

cp
4.183378
4.179
4.178604
4.178378
4.178153
4.178604
4.178153
4.178604
4.178153

986.0854
985.6741
985.9458
986.0854
986.225
985.9458
986.225
985.9458
986.225

k
0.64837838
0.6483795
0.6486036
0.64837838
0.64815315
0.6486036
0.64815315
0.6486036
0.64815315

T
39.5
41
40
41.5
41
41
41
42
41

h
142.356358
143.589188
142.6602
144.096548
143.640333
143.615139
143.640333
144.547065
143.640333

Tabel 3.4. Penentuan Nusselt Literatur


Weir
0

0.25

0.5

Tf( C )

Tw( C )

4.24E-05
34
4.24E-05
34
4.24E-05
34
4.24E-05
33
4.24E-05
33
4.24E-05 33.5
4.24E-05
33
4.24E-05
33
4.24E-05
33

73.5
75
74
74.5
74
74.5
74
75
74

Teknik Kimia-2009

Tbulk ( C )
53.75
54.5
54
53.75
53.5
54
53.5
54
53.5

986.0854
985.6741
985.9458
986.0854
986.225
985.9458
986.225
985.9458
986.225

0.00051909
0.00051255
0.00051688
0.00051909
0.0005213
0.00051688
0.0005213
0.00051688
0.0005213

Re

Pr

6906.092
6991.364
6934.6
6906.092
6877.825
6934.6
6877.825
6934.6
6877.825

3.34227
3.335989
3.326955
3.34227
3.357586
3.326955
3.357586
3.326955
3.357586

0.029412
0.029412
0.029412
0.030303
0.030303
0.029851
0.030303
0.030303
0.030303

Gr
16648687
17710298
16998908
18021709
17659128
17683939
17659128
18389728
17659128

Nu

Nu lit

error

3.262405
3.290653
3.268233
3.302286
3.292974
3.29011
3.292974
3.31146
3.292974

17.05981
17.3175
17.12919
17.40136
17.33293
17.29931
17.33293
17.46949
17.33293

80.87666
80.99811
80.92009
81.02283
81.00163
80.98126
81.00163
81.04433
81.00163

Tabel 3.5. Penentuan Nilai Koefisien Perpindahan Panas (h)


Bukaan
0.25

Weir
0

0.25

0.5

Teknik Kimia-2009

Q
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05
4.24E-05

Tf ( C )
34
34
34
33
33
33.5
33
33
33

Tw
73.5
75
74
74.5
74
74.5
74
75
74

Tbulk ( C )
53.75
54.5
54
53.75
53.5
54
53.5
54
53.5

cp
4.183378
4.179
4.178604
4.178378
4.178153
4.178604
4.178153
4.178604
4.178153

986.0854
985.6741
985.9458
986.0854
986.225
985.9458
986.225
985.9458
986.225

T
39.5
41
40
41.5
41
41
41
42
41

h
h (Avrg)
142.356358 142.8686
143.589188
142.6602
144.096548 143.784
143.640333
143.615139
143.640333 143.9426
144.547065
143.640333

Dari hasil tersebut dapat diketahui hubungan antara ketinggian weir dengan koefisien perpindahan
panas konveksi (h)

145
144.5
144
h 143.5
143
142.5
142
0

0.1

0.2

0.3

0.4

0.5

0.6

Ketinggian Weir
percobaan 2

percobaan 1

percobaan 3

Grafik 3.3. Hubungan Tinggi Weir terhadap Koefisien Perpindahan Kalor (h)

144
143.8

143.6
143.4
143.2
143
142.8
0

0.1

0.2

0.3

0.4

0.5

0.6

weir
Grafik 3.4. Hubungan Tinggi Weir terhadap Koefisien Perpindahan Kalor (h) rata-rata

Teknik Kimia-2009

Percobaan III: Konveksi Paksa

Tabel 3.5. Data Percobaan Konveksi Paksa


Bukaan
Valve

0.25

0.5

T1 (

T2 (

T3 (

T4 (

T5 (

V kondensat
(mL)

25

90

43

63

42

42

25

90

44

62

42

36

25

90

43

63

41.5

38

25

90

37

56

36

68

25

90

37

56

35.5

65

25

90

37.5

55

35.5

71

25

90

32

52

33.5

133

25

90

33

49

33.5

124

25

90

32

50

33.5

130

Tabel 3.6. Hasil Perhitungan Konveksi Paksa


Bukaan
Valve
0.25

0.5

0.0005069 985.3504

0.649728417

1.539104607

4.179

0.0005069 985.3504

0.649728417

1.539104607

4.26667E-05

4.179

0.0005069 985.3504

0.649728417

1.539104607

0.000095

4.179

0.0005314 986.7532

0.646805755

1.546059217

0.000109333

4.179

0.0005314 986.7532

0.646805755

1.546059217

0.000092

4.179

0.0005324 986.8072

0.646693345

1.546327958

0.000112667

4.179

0.0005484 987.7245

0.644782374

1.550910881

0.000126

4.179

0.0005522 987.9403

0.644332734

1.551993167

0.000135333

4.179

0.0005522 987.9403

0.644332734

1.551993167

Q (m3/s)

Cp

4.26667E-05

4.179

0.000042

Teknik Kimia-2009

Tabel 3.7. Hasil Perhitungan Konveksi Paksa


Bukaan
Valve

0.25

Tf
(C)

Tw
(C)

Tbulk
(C)

34

76.5

55.25

7110.725111 141.1386761 3.257751799 3.227778766

34.5

76

55.25

6999.620031 138.0511093 3.257751799 3.157167484

34

76.5

55.25

7110.725111 141.1386761 3.257751799 3.227778766

31

73

52

15122.56661 313.7082143 3.427266187 7.206785527

31

73

52

17404.21702 361.0396291 3.427266187 8.294125098

31.25

72.5

51.875

14619.83625 302.3536086 3.433785971 6.947144737

28.5

71

49.75

17396.1182

29

69.5

49.25

19325.98503 412.5233873 3.570701439 9.513229253

28.5

70

49.25

20757.53948 446.0005617 3.570701439

0.5

Re

T1 = air masuk

T2 = steam masuk

T3 = air keluar (T air selang)

T4 = steam keluar (T kondensat)

T5 = air keluar pipa (T air pipa)

Tf

: (T1+T3)/2

Tw

: (T2+T4)/2

Tbulk

: (Tf+Tw)/2

Teknik Kimia-2009

Nu

373.5922855 3.544622302 8.609428534

Keterangan dalam matrix tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

Pr

10.2852486

450
400
350
300
h

250
200

Series1

150
100
50
0
0

0.2

0.4

0.6

0.8

1.2

bukaan valve
Grafik 3.5. Hubungan Bukaan Valve dengan Koefisien Perpindahan Kalor (h)

Sifat-sifat fluida (air) seperti viskositas (), massa jenis (), k, Cp dan sebagainya akan
dievaluasi dari suhu bulk ini, dengan mencari referensi yang ada di buku.

Re

vD QD

, dengan v = Q/A

=
=

QD
1 / 4 * 3,14 * D * D *

4 Q
3,14 * D *

Q adalah laju alir feed yang telah diperoleh pada percobaan pertama untuk tiap bukaan
keran.
Cp
k

Pr

: bilangan Prandlt,

Nu

: bilangan Nusselt, hd/k

QCp (T 3 T 1)
3,14 * D * L * (Tw Tf )

Nilai Re menunjukkan angka yang terletak pada kisaran > dari 2000, ini menunjukkan aliran berada
pada daerah transisi.
Yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah menghitung konstanta pada aliran konveksi paksa pada
aliran transisi.
Nu = C.ReAPrB
Jika

dibentuk

dalam

persamaan

Log Nu = A log Re + B log Pr + log C, dengan:


log Nu sebagai nilai y.
Teknik Kimia-2009

logaritma,

persamaan

di

atas

menjadi:

log Re sebagai nilai x1.


log Pr sebagai nilai x2.
Sehingga didapat tabel berikut dengan masing-masing bukaan:
Tabel 3.8. Nilai Log untuk Tiap Bukaan Valve
Bukaan
Valve

Log Re
(X1)

Log Pr
(x2)

Log Nu (y)

y*x1

y*x2

x12

x22

x1*x2

0.25
0.5
1
tot

3.84965
4.19633
4.28239
12.32837

0.51292
0.53522
0.55169
1.59984

0.50573
0.87406
0.97632
2.3561

1.94686
3.66783
4.18098
9.79567

0.2594
0.46782
0.53863
1.26584

14.81977
17.60918
18.33889
50.76784

0.26308
0.28646
0.30437
0.85392

1.97455
2.24597
2.36257
6.5831

Nilai A, B dan C dapat dicari dengan metode least square 2 variabel, yaitu
Log Nu = A log Re + B log Pr + log C
y = b1x1 + b2x2 + a
y = b1x1 + b2x2 + na
x1y = b1x12 + b2x1x2 + a x1
x2y = b1x1x2 + b2x22 + ax2

Perhitungan Konveksi Paksa dengan Variasi Q dan Weir Tetap

1. Bukaan valve 1/4


Dengan memasukkan nilai yang dihitung dari tabel di atas pada bukaan 0,25, akan didapat
persamaan-persamaan:
0.50573= b1 3.84965+ b2. 0.51292+ a
1.94686= b1. 14.81977+ b2. 1.97455+ 3.84965a
0.2594= b1. 1.97455+ b2. 0.26308+ 0.51292a

Sehingga diperoleh:
b1 = -1.874704994
b2 = 2.198782041
a = -0.190011652
Jadi, nilai A = -1.87, B = 2.2 dan C = 10-0.19= 0.65
Persamaan yang dihasilkan sebagai berikut:
Teknik Kimia-2009

Nu =0.65Re-1.87 Pr2.2 dan Nu literatur : 0.023 Re 0,8 Pr 0,333


Besarnya kesalahan literatur adalah:

A = - 1.87 0.8 x100 % 334 .34 %

B = 2.2

C=

0.8

- 0.65 0.333
x100 % 560 .29 %
0.333

0.65 0.023
x100 % 2707 .12 %
0.023

2. Bukaan valve
Dengan memasukkan nilai yang dihitung dari tabel di atas pada bukaan 0,5, akan didapat persamaanpersamaan:
Log Nu = A log Re + B log Pr + log C
y = b1x1 + b2x2 + a
y = b1x1 + b2x2 + na
x1y = b1x12 + b2x1x2 + a x1
x2y = b1x1x2 + b2x22 + ax2
Diperoleh sistem persamaan:
0.87406= b1. 4.19633+ b2. 0.53522+ a
3.66783= b1. 17.60918+ b2. 2.24597+ 2.51183a
0.46782= b1. 2.24597+ b2. 0.28646+ 0.53522a

Sehingga nilai:
b1 = 16.23733411
b2 = -0.998942428
a = -1.62464428
Jadi,

A = 16.24
B = -0.99
C = 10-1.62 = 0.02

Persamaan yang dihasilkan:


Nu = 0.02Re16.24Pr-0.99
Nu literatur: 0.023 Re 0,8 Pr 0,333
Besarnya kesalahan literatur adalah:

Teknik Kimia-2009

A=

16 .24 0.8
x100 % 1929 .67 %
0.8

B=

- 0.99 0.333
x100 % 399 .98 %
0.333

C = 0.024 0.023 x100 % 3.19 %


0.023

3. Bukaan Valve 1
Dengan memasukkan nilai yang dihitung dari tabel di atas pada bukaan 1, akan didapatkan
persamaan-persamaan:
Log Nu = A log Re + B log Pr + log C
y = b1x1 + b2x2 + a
y = b1x1 + b2x2 + na
x1y = b1x12 + b2x1x2 + a x1
x2y = b1x1x2 + b2x22 + ax2
Akan diperoleh sistem persamaan:
0.97632= b1. 4.28239+ b2. 0.55169+ a
4.18098= b1. 18.33889+ b2. 2.36257+ 4.28239a
0.53863= b1. 2.36257+ b2. 0.30437+ 0.55169a

Sehingga:
b1 = 7.773248569
b2 = -0.831362194
a = -0.579288974
Jadi,

A = 7.77
B = -0.83
C = 10-0.59= 0.26

Persamaan yang dihasilkan:


Nu = 0.26 Re7.77 Pr-0.83
Nu literatur: 0.023 Re 0,8 Pr 0,333
Besarnya kesalahan literatur adalah:

A =

7.77 0.8
x100 % 871 .66 %
0 .8

Teknik Kimia-2009

- 0.83 0.333
x100 % 349.66 %
0.333

B=

C = 0.26 0.023 x100 % 1045.47 %


0.023

Tabel 3.9. Nilai Laju Alir untuk Tiap Bukaan Valve


Q

b1

b2

0.25

-1.874704994

2.198782041

-0.190011652

0.5

16.23733411

-0.998942428

-1.62464428

7.773248569

-0.831362194

-0.579288974

18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
0.00000
-2

0.50000

1.00000

-4

1.50000

2.00000

2.50000

Bukaan Valve
Bukaan Valve vs b1

Bukaan Valve vs b2

Bukaan valve vs a

Grafik 3.6. Hubungan Nilai a, b1 dan b2 dengan Bukaan Valve

Teknik Kimia-2009

3.00000

3.50000