Anda di halaman 1dari 3

NO

4.

DIGNOSA KEPERAWATAN
Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar),

INTERVENSI
1. Diskusikan fungsi jantung normal.

mengenai kondisi, program pengobatan

Meliputi informasi sehubungan

b.d:

dengan perbedaan pasien dari


fungsi normal.

a) Kurang pemahaman/kesalahan persepsi

2. Kuatkan rasional pengobatan.

tentng hubungan fungsi

3. Jelaskan tujuan pembatasan

jantung/penyakit/gagal.

aktivitas dan kebutuhan

b) Kurang informasi/kesalahan persepsi


cara untuk memantau keamanan atau
keefektifan terapi.
c) Informasi tidak akurat/kesalahan
interprestasi.

keseimbangan aktivitas/istrahat.
4. Diskusikan menjadi seefektif
mungkin tanpa menjadi kelelahan,
dan istrahat diantara aktivitas.
5. Diskusikan pentingnya pembatasan

d) Tidak mengenal sumber informasi.

natrium. Berikan daftar kandungan

e) Kurang informasi tentang fungsi

natrium pada makanan umum yang

jantung/implikasi penyakit jantung dan


status kesehatan akan datang.
f) Kebutuhan perubahan pola hidup.
g) Tidak mengenal terapi
pascaterapi/kebutuhan perawatan diri.
h) Kurang informasi/salah pengertian
kondisi medis/kebutuhan terapi.
i) Kesalahan konsep/salah interprestasi
informasi.
j) Kurang mengingat.
k) Kurang informasi tentang proses

harus dibatasi/dihindari.
6. Diskusikan obat, tujuan, dan efek
samping.
7. Anjurkan pasien tidak mengubah
dosis obat untuk alasan apapun.
8. Berikan informasi dan nyatakan
pasien/orang terdekat secara verbal
pemahaman tanda/gejala toksik
untuk melaporkan pada dokter.
9. Dorong untuk factor /situasi yang
sebagai factor pencetus, contoh

penyakit, cara untuk mencegah

stress emosional, kerja fisik, makan

pengulangan atau komplikasi.

trelalu banyk/berat.
10. Bantu pasien/orang terdekat untuk
mengidentifikasi sumber fisik dan
stress emosi dan diskusikan cara

yang dapat mereka hindari.


11. Kaji pentingnya control berat
badan, menghentikan merokok,
perubahan diet dan olah raga.
12. Diskusikan dampak penyakit sesuai
pola hidup yang diinginkan dan
aktivitas. Memberikan informasi,
privasi, atau konsultasi sesuai
indikasi.
13. Tunjukan/dorong pasien untuk
memantau nadi sendiri selama
aktivitas.
14. Jadwal/aktivitas sederhana di
rumah, libatkan pasien atau
keluarga terdekat.
15. Kaji tingkat pengetahuan pasien
atau keluarga dan kemampuan/
keinginan belajar.
16. Beri tekanan pentingnya
menghubungi dokter bila nyeri
dada atau gejala sesuai indikasi.
17. Diskusikan isu-isu mengenai
melakuakan kembali aktivitas
seksual mis.. korelasi stress dari
seks dengan aktivitas lain.
18. Dorong menggunakan kartu/gelang
identifikasi kegawatan medic,sesuai
indikasi.