Anda di halaman 1dari 13

Pengukuran Kinerja Organisasi

Sektor Publik

Mardiasmo

Pengertian
Mardiasmo,2005 : 121
Sistem pengukuran kinerja sektor
publik adalah suatu sistem yang
bertujuan untuk membantu manajer
publik menilai pencapaian suatu strategi
melalui alat ukur finansial dan nonfinansial.

Maksud dilakukannya pengukuran kinerja


sektor publik :
Mardiasmo,2005 : 121

Membantu memperbaiki kinerja pemerintah

Pengalokasian sumber daya dan


pembuatan keputusan
Mewujudkan pertanggungjawaban publik
dan memperbaiki komunikasi kelembagaan

Tujuan Sistem Pengukuran Kinerja


Mardiasmo, 2005 : 122
Mengkomunikasikan strategi secara lebih
baik (top down dan bottom up)
Mengukur kinerja finansial dan non-finansial
secara berimbang sehingga dapat ditelusur
perkembangan pencapaian strategi
Mengakomodasi pemahaman kepentingan
manajer level menengah dan bawah serta
memotivasi untuk mencapai goal congruence
Sebagai alat untuk mencapai kepuasan
berdasarkan pendekatan individual dan
kemampuan kolektif yang rasional

Manfaat Pengukuran Kinerja


Mardiasmo, 2005 : 122
Memberikan pemahaman mengenai ukuran yang
digunakan untuk menilai kinerja manajemen
Memberikan arah untuk mencapai target kinerja yang
telah ditetapkan
Sebagai media monitor, evaluasi, dan koreksi atas
pencapaian kinerja;Sebagai dasar untuk memberikan
penghargaan dan hukuman (reward & punishment)
secara obyektif
Sebagai alat komunikasi antara bawahan dan pimpinan
Sebagai dasar untuk memberikan penghargaan dan
hukuman (reward & punishment)
Mengidentifikasi tingkat kepuasan pelanggan
Membantu memahami proses kegiatan instansi
pemerintah
Memastikan bahwa pengambilan keputusan dilakukan
secara obyektif

Informasi Yang Digunakan Untuk


Pengukuran Kinerja
Mardiasmo, 2005 : 123
Informasi Finansial
Varians Pendapatan (revenue variance)
Varians Pengeluaran/Belanja ( expenditure variance )
Varians belanja rutin (recurrent expenditure variance)
Varians belanja investasi/modal (capital expenditure
variance)

Informasi Non Finansial


Perspektif finansial (finansial perspective),
Perspektif kepuasan pelanggan (custumer
perspective,
Perspektif efisiensi proses internal (internal process
efficiency), dan
Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (learning
and growth perspective).

Karakteristik Variabel Kunci


Mardiasmo, 2005 : 124
Menjelaskan faktor pemicu keberhasilan dan
kegagalan organisasi
Sangat volatile dan dapat berubah dengan
cepat
Perubahannya tidak dapat diprediksi
Jika terjadi perubahan perlu diambil tindakan
segera
Variabel tersebut dapat diukur, baik secara
langsung maupun melalui ukuran antara
(surrogate)

Peranan Indikator Kinerja Dalam


Pengukuran Kinerja
Mardiasmo, 2005 : 125
Indikator kinerja penting untuk mengetahui
apakah aktivitas atau program telah dilakukan
secara efisien dan efektif.
Penentuan
indikator
kinerja
perlu
dipertimbangkan komponen berikut :
Biaya pelayanan (cost of service)
Kualitas dan Standar pelayanan (quality and
standards);
Cakupan pelayanan (coverage)
Kepuasan (satisfaction)

Indikator Kinerja dan Pengukuran Value for Money


Mardiasmo, 2005 : 127-128

Mekanisme untuk menentukan indikator


kinerja sebagai berikut :
Sistem perencanaan dan pengendalian
Spesifikasi teknis dan standardisasi
Kompetensi teknis dan profesionalisme
Mekanisme ekonomi dan dan mekanisme
pasar
Mekanisme sumber daya manusia

Pengukuran Value for Money


Mardiasmo, 2005 : 132

Pengembangan Indikator Value For Money

Mardiasmo,2005 : 131-132

Ekonomis

Efektif
Efisien

Langkah-Langkah Pengukuran Value for


Money
Mardiasmo, 2005 : 133-134

Pengukuran Ekonomi
Pengukuran Efisiensi
Pengukuran Efektivitas
Pengukuran Outcome
Estimasi Indikator Kinerja
Pertimbangan Dalam Membuat Indikator
Kinerja

Elemen-elemen Pengukuran Kinerja VFM


Mardiasmo,2005 : 135